Malaysia kutuk pengakuan Trump terkait kedaulatan Israel atas Golan

Kuala Lumpur (ANTARA) – Pemerintah Malaysia mengutuk keputusan  Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan.

“Dataran Tinggi Golan adalah bagian tak terpisahkan dari Suriah dan akan selalu demikian,” demikian pernyataan Kemenlu Malaysia, Rabu.

Malaysia merasa tidak dapat menerima bahwa Amerika Serikat akan mengakui pendudukan paksa dan ilegal atas tanah milik negara berdaulat.

“Tindakan ceroboh dan provokatif semacam itu tidak lain adalah kemunafikan yang paling buruk. Itu sepenuhnya membatalkan argumen AS sendiri tentang Krimea,” katanya.

Mengutip Deklarasi Krimea, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan bahwa tidak ada negara yang dapat mengubah perbatasan negara lain dengan paksa. Krimea adalah wilayah sengketa yang melibatkan Rusia dan Ukraina.

“Ini membuktikan bahwa AS telah bertindak dengan cara yang tidak layak bagi negara besar dan telah memilih untuk mengisolasi diri dari komunitas internasional,” katanya.

Dia mengatakan keputusan itu tidak menunjukkan minat dalam menemukan solusi abadi untuk konflik Timur Tengah.

“Ini menunjukkan pengabaian total AS terhadap hukum internasional. Ini mengabaikan kenyataan di lapangan dan memicu ketegangan di wilayah tersebut,” katanya.

Sementara itu pada Selasa (26/3) Pemerintah Indonesia juga menolak secara tegas adanya pengakuan atas Dataran Tinggi Golan sebagai bagian dari Israel. 

Pengakuan ini dianggap tidak kondusif bagi upaya penciptaan perdamaian dan stabilitas kawasan.

Melalui keterangan tertulis yang diunggah dalam situs resmi Kementerian Luar Negeri RI, Indonesia menyatakan tetap mengakui Dataran tinggi Golan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari wilayah kedaulatan Republik Suriah yang saat ini diduduki Israel pascaperang 1967.

Posisi Indonesia ini berdasarkan pada prinsip dalam Piagam PBB mengenai penghormatan atas kedaulatan dan integritas teritorial setiap negara, serta berbagai elemen yang terkandung pada resolusi-resolusi Dewan Keamanan terkait Dataran Tinggi Golan.

Resolusi yang dimaksud antara lain Resolusi 242 (1967), 338 (1973) dan 497 (1981) yaitu penolakan terhadap perolehan suatu wilayah yang dilakukan secara paksa, penarikan mundur pasukan Israel dari wilayah Dataran Tinggi Golan, penolakan terhadap jurisdiksi hukum Israel atas Dataran Tinggi Golan , serta penegasan bahwa langkah Israel untuk menduduki Dataran Tinggi Golan adalah tidak sah dan tidak memiliki dampak hukum internasional

Indonesia mendesak masyarakat internasional untuk terus menghormati hukum internasional dan piagam PBB serta tetap berpedoman kepada Resolusi  PBB terkait dalam mendorong proses perdamaian di kawasan Timur Tengah.

Baca juga: Pengakuan AS terkait Golan disebut langgar hukum internasional

Baca juga: Negara Teluk tolak pengakuan Dataran Tinggi Golan oleh AS

Baca juga: Al-Moallem: Tindakan Trump tak pengaruhi status Dataran Tinggi Golan

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden Rouhani periksa kerusakan akibat banjir di Iran Utara

London (ANTARA) – Presiden Iran Hassan Rouhani pada Rabu memeriksa kerusakan akibat banjir bandang di Iran Utara dan menjanjikan ganti-rugi bagi korban.

Sementara itu jumlah korban jiwa di seluruh negeri itu mencapai 26 orang.

Rouhani, yang dituduh oleh pengeritiknya salah mengurus krisis, membawa beberapa menteri Kabinet berkunjung ke Provinsi Golestan, yang gubernurnya dipecat pada Sabtu (23/3) di tengah kemarahan masyarakat karena ia tidak bertugas. Ia sedang di luar negeri ketika banjir tersebut –yang disebut bencana alam “yang tak pernah terjadi sebelumnya”– melanda.

Sedikitnya 26 orang telah dikonfirmasi tewas dan ratusan menderita luka akibat banjir itu, kata beberapa pejabat pada Rabu.

“Kami akan membangun kembali Golestan seperti kondisinya sebelum ini, dan kami akan berada bersama kalian,” kata Rouhani, yang dikutip Kantor Berita Tasnim, dalam pertemuan dengan warga desa.

Di satu negara yang lebih sering menghadapi kemarau, Rouhani mengatakan banjir itu, akibat hujan lebat, telah mempengaruhi 25 dari 31 provinsi di Iran dan luasnya bencana telah mengalahkan layanan darurat di beberapa daerah.

“Pemerintah akan menggunakan segala cara dan akan memberi ganti-rugi buat mereka yang lahan, tempat usaha dan rumahnya telah rusak,” kata Rouhani sebagaimana dikutip Reuters –yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu malam.

Sementara itu para pesaing Rouhani telah menuduh pemerintah berbuat terlalu sedikit. Kepala Kehakiman Ebrahim Raisi pada Selasa mengatakan para pejabat yang menangani bencana itu secara tidak layak dan mengakibatkan kematian warga sipil dapat menghadapi hukuman.

Kerusakan parah akibat banjir tersebut dilaporkan telah disebabkan oleh minimnya prasaranan di Iran. Di Kota Shiraz, tempat 18 orang meninggal, pata pejabat mengatakan banjir terjadi akibat saluran air yang sudah tua dan dirancang untuk mengalihkan air yang berlebihan telah tersumbat oleh pembangunan lain.

Sumber: Reuters

Baca juga: Banjir bandang renggut 11 korban jiwa di Iran selatan

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia-Swedia kerja sama pertahanan melalui pelatihan tentara

… kesempatan bagi kita untuk mengambil manfaat sebesar-besarnya dalam menguasai teknologi radar, kerja sama di bidang ilmu pengetahuan, sistem alutsista yang terpadu dan mudah dijalankan…

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia dan Swedia mewujudkan kerja sama pertahanan antarkedua negara melalui pemberian pelatihan oleh Swedia bagi perwira-perwira TNI, seperti disampaikan dalam keterangan tertulis dari Kedutaan Besar Indonesia di Stockholm yang diterima di Jakarta, Rabu.

“Kami sangat bangga bahwa para perwira TNI dari ketiga matra mendapat pendidikan dan kursus mengenai sistem radar, teknologi dan inovasi (di Swedia),” kata Duta Besar Indonesia untuk Swedia, Bagas Hapsoro.

Pernyataan itu disampaikan Hapsoro dalam pertemuannya dengan Kepala Staf TNI AU, Yuyu Sutisna, Rabu pagi (27/3), di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Ia menyebutkan, kursus dan pelatihan untuk 21 perwira TNI secara gabungan itu dilakukan dengan fasilitasi dari Saab Swedia, pada 6-23 Maret 2019 di empat kota Swedia, yaitu Gotheborg, Karlskoga, Linköping, dan Stockholm. Kesemua kota itu adalah kota-kota penting di mana riset dan pengembangan, pengembangan desain, rancang-bangun, dan produksi sistem-sistem pertahanan dari Saab AB berada. 

Gotheborg menjadi “rumah” bagi sistem penginderaan dan radar serta sistem peringatan dini dan komando, Erieye dan GlobalEye, serta Giraffe. Karlskoga adalah “rumah” bagi sistem pertahanan bawah air dan kapal selam, di antaranya adalah kapal selam A26.

Linköping adalah pusat pengembangan sistem pertahanan udara dan pesawat tempur, di antaranya tempat di mana jet tempur multi peran JAS39 Gripen C/D dan E/F dikembangkan, sedangkan Stockholm adalah kantor pusat industri pertahanan dari Swedia itu.

Menanggapi hal yang dikatakan Hapsoro itu, Sutisna menyatakan, pelatihan teknologi militer dari Swedia itu harus dimanfaatkan secara baik oleh TNI.

“Ini adalah kesempatan bagi kita untuk mengambil manfaat sebesar-besarnya dalam menguasai teknologi radar, kerja sama di bidang ilmu pengetahuan, sistem alutsista yang terpadu dan mudah dijalankan,” ujar dia.

Ia pun menekankan pentingnya kerja sama dalam alih teknologi militer serta produksi, khususnya untuk industri strategis dan jaminan kualitas. “Swedia termasuk beberapa negara yang memiliki teknologi dan kapasitas yang diandalkan untuk bidang ini,” kata dia.

Menurut keterangan resmi Kedutaan Besar Indonesia di Stockholm, materi transfer pengetahuan dalam pelatihan untuk tentara Indonesia di Swedia, antara lain adalah konsep dan pelaksanaan triple helix, inovasi dan teknologi, radar darat, dan sistem peringatan dini dan komando udara (AEW&C). Di dunia, Swedia menempati peringkat atas dalam hal teknologi dan inovasi. 

Selanjutnya, Hapsoro menjelaskan, saat ini kerja sama pertahanan kedua negara telah memiliki payung hukum yang kuat, yaitu nota kesepahaman yang telah ditandatangi antara Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, dan Menteri Pertahanan Swedia, Peter Hultqvist. Nota kesepahaman tentang Kerja sama pertahanan Indonesia-Swedia itu ditandatangani pada Desember 2017.

“Kalau basis dari kerja sama Indonesia dan Swedia adalah nota kesepahaman, maka sudah tiba saatnya untuk saling kunjung,” kata Hapsoro.

Berdasarkan keterangan itu, pemerintah Swedia sangat mengharapkan ada kunjungan dari tim TNI AU untuk mengunjungi fasilitas dan pusat-pusat pendidikan dan pelatihan industri pertahanan swasta di Swedia.

Sutisna menyatakan penghargaannya kepada Kedutaan Besar Indonesia di Stockholm atas informasi itu dan segera akan mengatur rencana saling kunjung di tingkat perwira tinggi. 

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Asia-Eropa perlu bangun konektivitas melalui pemuda

Jakarta (ANTARA) – Negara-negara mitra Asia-Europe Meeting (ASEM) perlu membangun konektivitas, salah satunya melalui interaksi dan kerja sama antarpemuda Asia dan Eropa, kata Direktur Kerja Sama Intra Kawasan dan Antar Kawasan (KSIA) Amerika dan Eropa Kemenlu RI Masni Eriza di Jakarta, Rabu.

Pernyataan tersebut dia sampaikan pada acara peringatan Asia-Europe Meeting (ASEM) Day 2019 bertema “Promoting the Role of Youth in ASEM” yang dilaksanakan di Universitas Al-Azhar Indonesia di Jakarta.

“Kita mendorong konektivitas, dan itu ada ‘hard connectivity’ seperti jalan, transportasi, dan lain-lain. Namun, ada juga yang ‘soft connectivity’, yaitu ‘people-to-people contact’, antara lain pemuda,” ujar Masni.

Menurut dia, negara-negara mitra ASEM harus mulai mendorong kerja sama antara kawasan Asia dan Eropa melalui interaksi antarpemuda karena mereka adalah generasi penerus yang akan memastikan keberlangsungan kerja sama kedua kawasan.

“Karena pemuda (di kawasan Asia dan Eropa) memang sekarang jumlahnya 40 persen, tetapi nanti masa depan kan mereka yang menjadi pemimpin semua, dan 100 persen masa depan kita ada pada anak muda,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut dia, negara-negara mitra ASEM melalui Yayasan Asia-Eropa (Asia-Europe Foundation/ASEF) harus membekali para pemuda Asia dan Eropa dengan kemampuan dan keahlian untuk dapat mengatasi berbagai tantangan di masa depan.

“Bagaimana kita di organisasi dan sebagai sebuah forum antarnegara mendorong mereka (pemuda) untuk lebih siap menghadapi tantangan masa sekarang dan masa depan. Itulah alasan kenapa setiap tahun kita adakan (ASEM Day) di kampus karena kan salah satu sumber tempat menggembleng pemuda ada di kampus,” kata Masni.

Selain itu, menurut dia, ASEF sekarang ini terus mengupayakan kerja sama antarorganisasi kepemudaan di Asia dan Eropa serta mengadakan berbagai kegiatan yang dapat memberdayakan dan meningkatkan kapasitas pemuda.

“Kami di Kemlu (RI) dua tahun lalu membuat program ‘passionpreneur challenge’. Jadi, start up muda yang belum jadi perusahaan besar, kita adu. Pemuda saling beradu ide dengan cara ditantang oleh para ahlinya, dan kita cari pemenang siapa yang paling bagus idenya untuk diimplementasikan untuk menjadi pebisnis beneran,” ungkapnya.

Senada dengan Masni, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Geurend berpendapat bahwa 51 negara anggota ASEM harus dapat membekali para pemudanya untuk dapat mengatasi berbagai tantangan bersama di masa depan.

Oleh karena itu, kata dia, Uni Eropa pun telah mendorong dan mengadakan kegiatan-kegiatan yang dirancang untuk dapat merangkul, menghubungkan, dan memberdayakan para pemuda yang merupakan generasi penerus.

“Dunia dan teknologi berubah dengan cepat maka kita harus bisa membantu mereka (para pemuda) untuk mendapatkan manfaat dari perubahan tersebut,” ujar dia. 

Baca juga: Asia, Eropa dorong peningkatan kerja sama antarpemuda

Baca juga: Wapres sampaikan empat pandangan dalam KTT ASEM

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Modi : India ukir terobosan besar dengan tembak jatuh satelit

New Delhi (ANTARA) – Perdana Menteri Narendra Modi, Rabu, mengatakan India berhasil menembak jatuh satelit di luar angkasa dengan peluru kendali anti-satelit, memuji uji coba tersebut sebagai terobosan besar dalam program luar angkasa mereka.

Dalam pidato yang disampaikan di TV, Modi mengatakan bahwa India akan menjadi negara keempat yang menggunakan senjata anti-satelit setelah Amerika Serikat, Rusia dan China.

Kemampuan seperti itu meningkatkan kekhawatiran persenjataan luar angkasa sekaligus memicu persaingan di kalangan musuh negara adikuasa.

“Beberapa waktu lalu, para ilmuwan kami, menembak jatuh satelit, 300 kilometer jauhnya di luar angkasa, di orbit rendah bumi,” ujar Modi, menyebutnya sebagai prestasi bersejarah.

“Hari ini India mengukir prestasi yang luar biasa,” kata Modi dalam bahasa Hindi. “India mencatatkan namanya sebagai negara superior yang menguasai luar angkasa.”

Modi, yang akan menghadapi pemilu pada April, sebelumnya mencuit di Twitter bahwa akan ada pengumuman penting yang hendak ia sampaikan.

India memilik program luar angkasa selama beberapa tahun, menciptakan satelit pencitraan bumi dan meluncurkan kapabilitas sebagai alternatif yang lebih murah dari program Barat.

Ahli keamanan di Centre of Policy Research di New Delhi, Brahma Chellaney mengatakan Amerika Serikat, Rusia dan China sedang mengejar senjata anti-satelit (ASAT).

“Ruang angkasa sedang berubah menjadi medan pertempuran, menjadikan kemampuan angkasa menjadi hal yang penting. Dengan ini, India berhasil “membunuh” dengan senjata ASAT yang signifikan.”

Tidak ada komentar yang langsung diberikan dari musuh lama mereka, Pakistan. Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertahanan China pun juga tidak menanggapinya.

Baca juga: India uji peluru kendali berkemampuan nuklir

Baca juga: Menhan Indonesia-India bahas kerja sama industri pertahanan

Baca juga: India luncurkan satelit pertahanan pertama buatan dalam negeri

Sumber: Reuters

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Asia, Eropa dorong peningkatan kerja sama antarpemuda

Jakarta (ANTARA) – Yayasan Asia-Eropa (Asia-Europe Foundation/ASEF) terus berupaya mendorong peningkatan kerja sama dan interaksi antarpemuda di kawasan Asia dan Eropa, kata Direktur Eksekutif ASEF Karsten Warnecke di Jakarta, Rabu.

Pernyataan tersebut dia sampaikan pada acara peringatan Asia-Europe Meeting (ASEM) Day 2019 bertema “Promoting the Role of Youth in ASEM”, yang diselenggarakan di Universitas Al-Azhar Indonesia di Jakarta.

Dalam kesempatan peringatan ASEM Day, Karsten Warnecke menekankan nilai-nilai persatuan dari keberagaman yang dimiliki Asia dan Eropa sebagai dua kawasan yang berbeda.

Dia menilai bahwa kegiatan kepemudaan yang diselenggarakan dalam ASEM Day dapat meningkatkan hubungan antarmasyarakat (people-to-people contact) Asia dan Eropa.

“Kita semua datang dari berbagai sistem budaya, politik, dan ekonomi yang berbeda, namun saat kita berkumpul dan menemukan perspektif bersama, kita bisa menciptakan sesuatu hal baru,” ujar Warnecke.

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Guerend berpendapat bahwa 51 negara anggota ASEM harus dapat membekali para pemudanya untuk dapat mengatasi berbagai tantangan bersama pada masa depan.

Oleh karena itu, kata dia, Uni Eropa pun telah mendorong dan mengadakan kegiatan-kegiatan yang dirancang untuk dapat merangkul, menghubungkan, dan memberdayakan para pemuda, yang merupakan generasi penerus.

“Dunia dan teknologi berubah dengan cepat maka kita harus bisa membantu mereka (para pemuda) untuk mendapatkan manfaat dari perubahan tersebut,” ujar dia.

Sementara itu, Direktur Kerja Sama Intra Kawasan dan Antar Kawasan (KSIA) Amerika dan Eropa Kemenlu RI Masni Eriza menyampaikan bahwa Indonesia juga akan terus berperan aktif untuk memperkuat kerja sama antarpemuda, khususnya dalam kerangka ASEM.  

Baca juga: Wapres: Perkuat kerja sama Asia-Eropa untuk atasi terorisme
Baca juga: Bupati Garut siapkan beasiswa untuk siswi juara silat Asia-Eropa

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pertemuan trilateral Belanda, Australia, Rusia bahas jatuhnya MH17

Antara

Sydney (ANTARA) – Pejabat pemerintah Belanda dan Australia menemui mitra mereka dari Rusia guna membahas tentang siapa yang bertangung jawab atas jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 pada 2014 silam, demikian informasi dari Menteri Luar Negeri Belanda, Stef Blok, Rabu.

Seluruh 298 penumpang tewas ketika pesawat, yang melayani rute Amsterdam – Kuala Lumpur, ditembak jatuh di atas teritorial yang dikuasai separatis pro-Rusia di Ukraina timur. Sekitar dua pertiga dari korban tewas merupakan warganegara Belanda.

“Pertemuan trilateral pertama baru saja berlangsung,” kata Blok kepada awak media di Sydney.

“Kami tidak dapat menjelaskan isi proses pembicaraan tersebut karena kerahasiaan di sini sangat dijaga, tetapi saya dapat katakan – kami tetap berkomitmen untuk memperoleh kebenaran, keadilan dan akuntabilitas.”

Pada Mei 2018, dua pemerintah, yakni Belanda dan Australia, mengatakan mereka akan meminta pertanggungjawaban Rusia setelah penyelidik melacak sistem rudak “Buk”, yang menurut mereka digunakan untuk menembak jatuh pesawat. Rudal tersebut berasal dari unit Brigade Anti-serangan Pesawat Rusia ke-53, yang berbasis di Kota Kursk, Rusia.

Pada saat itu, Presiden Vladimir Putin menanggapi bahwa pesawat tersebut tidak ditembak jatuh oleh rudal milik Rusia.

Australia mengatakan pihaknya akan mengupayakan ganti rugi finansial yang tidak spesifik bagi keluarga dari 38 warganya yang tewas.

Sumber: Reuters

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Eliswan Azly
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Aliansi oposisi Thailand bakal jadi mayoritas di majelis rendah

Bangkok (ANTARA) – Partai Pheu Thai Thailand pada Rabu mengatakan telah membentuk “barisan demokrasi” dengan sejumlah partai lain pascapemilu bersengketa.

Melalui aliansi politik, pihaknya mengaku akan meraup 255 kursi yang menjadikannya mayoritas di majelis rendah parlemen, sehingga mempunyai hak untuk membentuk pemerintahan.

Namun, aliansi tersebut tampaknya akan gagal dalam pemilihan perdana menteri, yang membutuhkan suara gabungan dengan majelis tinggi parlemen, Senat, yang sepenuhnya ditunjuk oleh junta militer, yang pada 2014 melengserkan pemerintahan Pheu Thai terpilih.

Calon perdana menteri dari partai Pheu Thai, Sudarat Keyuraphan saat konferensi pers mengatakan bahwa bersama dengan partai lain dalam “barisan demokratis” aliansi oposisi akan mengantongi 255 kursi, berdasarkan perhitungan yang dihimpun dari hasil pemilu parsial.

Hasil tidak resmi pemilu pada Minggu ditunda hingga Jumat di tengah penghitungan suara yang kisruh dan tuduhan kecurangan.

Baca juga: Pengamat klaim hadapi keterbatasan dalam menilai pemilu Thailand

Baca juga: Pemerintah Thailand tolak tunda pemilu

Baca juga: Rakyat Thailand Beri Suara di Pemilu Penting

Sumber: Reuters

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemantau: Kampanye pemilihan Thailand “sangat condong” ke Junta

antara

Bangkok (ANTARA) – Kampanye pemilihan umum yang berlangsung pada akhir pekan di Thailand “sangat condong” untuk menguntungkan satu partai yang dekat dengan junta militer, kata seorang pemantau pemilihan dari Asia pada Selasa, mengeritik proses penghitungan surat suara yang menimbulkan kecurigaan.

Kebingungan atas hasil-hasil pemilu dua hari setelah pemungutan suara pada Ahad telah menghapus harapan-harapan bahwa pemilihan pertama sejak kudeta militer tahun 2014 akan mengakhiri pergolakan politik hampir selama 15 tahun di kekuatan ekonomi terbesar kedua di Asia Tenggara itu.

Hasil-hasil resmi belum diumumkan, tapi “fron demokrasi” yang beroposisi mengatakan pihaknya telah menarik cukup mitra koalisi untuk membentuk pemerintahan, sementara partai pro-tentara juga menyatakan kemenangan dan mengatakan tidak akan menerima seseorang selain pemimpin junta Prayuth Chan-ocha sebagai perdana menteri.

Asian Network for Free Elections (ANFREL) yang berkantor di Bangkok belum mengumumkan penilaiannya apakah terjadi kecurangan dalam pemilihan. Dua pihak tersebut mengaku meraih kemenangan dalam pemungutan suara.

Namun ketika ditanya apakah pemilu itu berlangsung jujur dan adil, seorang pejabat ANFREL menolak mengomentari langsung, hanya mengatakan, “Lingkungan sangat condong menguntungkan junta militer.”

“Begitu banyak hal yang harus dipertimbangkan bersama,” kata Rohana Nishanta Hettiarachchie, ketua misinya. “Tak adil untuk ambil simpulan seluruh proses berjalan jujur dan adil atau tidak.”

Komisi Pemilihan Thailand belum segera bersedia memberi komentar. Komisi itu sebelumnya menolak menanggapi tuduhan-tuduhan mengenai kecurangan.

Sumber: Reuters  

Penerjemah: Mohamad Anthoni
Editor: Eliswan Azly
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penonton penuhi konser gamelan di Selandia Baru

Jakarta (ANTARA) – Konser gamelan dan tari Indonesia yang diselenggarakan atas kerja sama antara KBRI Wellington, New Zealand School of Music (NZSM), serta Gamelan Wellington: Padhang Moncar dan Taniwha Jaya menuai sukses dan dikunjungi banyak penonton.

Konser gamelan dan tari Indonesia bertajuk “Night HUB: Gamelan and Indonesian Dance” itu digelar di HUB Victoria University, Wellington, Selandia Baru pada 22 Maret 2019, menurut keterangan tertulis dari KBRI Wellington yang diterima di Jakarta, Selasa.

HUB Victoria University merupakan aula besar dengan lokasi sangat strategis yang sering digunakan para mahasiswa untuk berkumpul, belajar dan istirahat sambil menunggu kegiatan kuliah berikutnya.

Ratusan penonton, mahasiswa, akademisi, staf Universitas Victoria, Wellington dan keluarga larut dalam hening dan megahnya pagelaran gamelan dan tari Indonesia yang ditampilkan pada hari itu.

Pagelaran dilaksanakan berbarengan dengan peringatan tujuh hari serangan teroris yang menewaskan sedikitnya 50 umat Muslim, termasuk seorang WNI, yang sedang menjalankan ibadah sholat Jumat di Masjid An-Noor dan Linwood di kota Christchurch, Selandia Baru.

Konser gamelan dan tari diawali dengan mengheningkan cipta dan doa bersama, yang dipimpin oleh Pimpinan Islamic Centre Al-Ameen di Wellington Ustad Agam Jaya, sebagai penghormatan terhadap para korban.

Direktur NZSM Sally Jane menyambut baik konser gamelan dan tari yang menyajikan kolaborasi dua gamelan, yaitu gamelan Jawa dan Bali, yang dinilai berhasil menghibur ratusan penikmat seni yang memenuhi Aula Hub Victoria University.

“Ini adalah malam yang menakjubkan, menyentuh, dan mengharukan, NZSM dapat menjadi bagian dari kelompok yang begitu bermurah hati adalah hal yang sangat luar biasa,” ujar Sally Jane.

Sementara itu, staff KBRI Wellington Adek Triana Yudhaswari yang mewakili Dubes Tantowi Yahya menyampaikan penghargaan tinggi atas peran aktif NZSM dan Gamelan Wellington dalam mempromosikan seni budaya Indonesia, khususnya gamelan dan tari, di kalangan mahasiswa dan masyarakat umum Selandia Baru.

Gamelan Indonesia telah menjadi bagian penting kurikulum (mata kuliah PERF250:Indonesian Gamelan) pada NZSM, Victoria University of Wellington setelah KBRI Wellington memberikan seperangkat alat gamelan kepada Victoria University untuk pengajaran gamelan dan perbantuan seorang tenaga pengajar pada 1976. Melalui NZSM terbentuk Gamelan Wellington.

Gamelan Wellington telah berkiprah di berbagai ajang seni budaya di Selandia Baru, termasuk di festival terbesar World Music and Dance (WOMAD) di New Plymouth, secara rutin memberikan lokakaryauntuk para pelajar di sekolah-sekolah di Wellington dan sekitarnya.

Gamelan merupakan salah satu sarana penting dalam soft diplomacy dan telah berkontribusi dalam kegiatan promosi dan pemajuan seni budaya Indonesia serta membantu meningkatkan citra positif Indonesia di Selandia Baru. ***3***

Baca juga: Pagelaran gamelan Indonesia pukau publik Amerika Serikat
Baca juga: Alunan gamelan dan sinden asal Budapest pukau publik Ceko
Baca juga: Tujuh pesan Indonesia sikapi serangan teror di masjid Selandia Baru

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Negara Teluk tolak pengakuan Dataran Tinggi Golan oleh AS

Dubai (ANTARA) – Empat negara Teluk Arab pada Selasa menolak keputusan Amerika Serikat untuk mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan. Riyadh memperingatkan bahwa langkah tersebut dapat merusak proses perdamaian serta berpengaruh pada stabilitas regional.

Arab Saudi, Bahrain, Qatar dan Kuwait – semua sekutu Washington yang menjadi tuan rumah pasukan Amerika – mengkritik langkah Presiden Donald Trump untuk mengakui pencaplokan 1981 oleh Israel, dan mengatakan wilayah tersebut diduduki tanah Arab.

“Itu akan berdampak negatif yang signifikan dalam proses perdamaian di Timur Tengah serta keamanan dan stabilitas kawasan tersebut,” kata Kantor Berita Arab Saudi SPA dalam satu pernyataan.

Pihaknya menggambarkan deklarasi Senin sebagai pelanggaran nyata terhadap Piagam PBB dan hukum internasional.

Kuwait dan Bahrain mengatakan mereka menyesali keputusan tersebut, saat Qatar meminta Israel untuk menghentikan pendudukannya di Dataran Tinggi Golan dan tunduk pada resolusi internasional.

Trump, bersama dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu – yang sedang melakukan lawatan ke Washington, pada Senin meneken pernyataan yang secara resmi mengesahkan pengakuan AS atas Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah Israel.

Israel merampas Dataran Tinggi Golan dari Suriah dalam perang Timur Tengah 1967 dan mencaploknya pada 1981 dalam langkah yang tidak diakui dunia internasional.

Sumber: Reuters
Baca juga: Arab Saudi cela pengakuan AS atas Dataran Tinggi Golan
Baca juga: Ketua Parlemen Arab tolak pengakuan Trump atas Dataran Tinggi Golan
Baca juga: Al-Moallem: Tindakan Trump tak pengaruhi status Dataran Tinggi Golan
Baca juga: Trump tandatangani dekrit pengakuan kedaulatan Israel atas Golan

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Aksi aerobatik tim Jupiter di Langkawi

Pesawat tim Aerobatik Jupiter melakukan manuver di udara saat Langkawi International Maritime and Aerospace (LIMA) 2019 di Langkawi, Malaysia, Selasa (26/3/2019). Tim Jupiters mempertontonkan kepiawaian menari di angkasa kepada masyarakat internasional di Langkawi. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/pras.

Pameran Maritim dan Aero Space Langkawi

Pesawat tempur Malaysia melakukan manuver saat pembukaan pameran Langkawi International Maritime and Aerospace (LIMA) 2019 di Langkawi, Malaysia, Selasa (26/3/2019). Pameran alutsista kemaritiman dan kedirgantaraan tersebut berlangsung 26-30 Maret 2019. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/pras.

Wartawan: tanggalkan Lensa Kombatif untuk Bantu Perdamaian Korea

Seoul, Korea Selatan (ANTARA) – Proses perdamaian dan reunifikasi Semenanjung Korea adalah tugas konstitusional Korea Selatan dan Korea Utara yang perlu mendapat dukungan pers internasional untuk mengawalnya demi terciptanya perdamaian di semenanjung tersebut.

Pers internasional perlu mengawal agenda tersebut antara lain dengan menanggalkan lensa kombatif dalam melihat konflik di Semenanjung Korea, kata anggota Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Teguh Santosa ketika berbicara dalam forum World Journalists Conference 2019 di Seoul, Korea Selatan, Senin.

“Reunifikasi adalah tugas konstitusional Korea Utara dan Korea Selatan. Para pemimpin mereka pada masa lalu, terutama setelah Perang Dingin berakhir telah menggelar serangkaian pembicaraan ke arah itu,” ujar Teguh. Ia merujuk kepada pertemuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Il dan Presiden Korea Selatan Moon Jaein di Pyongyang tahun 2000.

Dalam pertemuan tersebut kedua pemimpin sepakat bahwa reunifikasi adalah pekerjaan bersama bangsa Korea yang harus dilakukan dalam suasana damai dan persaudaraan. Soal bagaimana akhir unifikasi dan reunifikasi itu terserah pada dialog bangsa Korea tanpa campur tangan pihak lain, katanya.

Menurut Teguh, yang sudah berkali kali berkunjung ke Pyongyang dan Seoul, proses perdamain antara kedua Korea sering terganggu oleh pihak ketiga –yang khawatir terhadap perubahan lanskap politik di kawasan itu dapat membahayakan posisi geostrategis dan kepentingan ekonomi mereka.

Pertemuan antara Moon Jaein dan Kim Jong Un sebanyak tiga kali tahun lalu menunjukkan kemajuan yang sangat besar dalam pembicaraan antar-Korea, katanya.

Selain itu, Kim Jong Un juga telah bertemu dua kali dengan Presiden AS Donald Trump di Singapura tahun lalu dan di Vietnam akhir bulan lalu.

“Meskipun tidak ada kesepakatan tertulis dalam pertemuan kedua saya pikir pertemuan di Hanoi cukup memberikan hasil yang memuaskan. Dalam studi konflik, perjanjian perdamaian membutuhkan elemen penting, termasuk kesabaran. Saya optimistis dengan hasil pembicaraan damai ini ,” kata dosen Asia Timur Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Ia mengatakan seringkali tanpa disadari wartawan menggunakan lensa kombatif dalam melihat konflik seakan-akan semua konflik harus berakhir dengan benturan yang dramastik.

“Saya kira kita perlu melihat persoalan dari prospektif yang lebih positif dan konstruktif,” katanya.

Konferensi ini diadakan pertama kali tahun 2013 dan kini menjadi forum terbesar yang dihadiri wartawan dari berbagai negara. Konferensi tahun ini diselenggarakan setelah KTT AS-Korea Utara bulan Februari lalu yang berakhir tanpa penandatangan kesepakatan antara pemimpin kedua negara.

Konferensi tersebut diselenggarakan Asosiasi Wartawan Korea (JAK) dan dihadiri peserta dari 50 negara. Selain Teguh Santosa, pertemuan juga menghadirkan pembicara lain seperti Deputi Direktur Eksekutif SMG News Center Hong Kong Zhu Xiaoqian, wartawan Die Welt Jerman Teresa Pfuetzner, Wakil Presiden JAK Woosuk Kenneth Choi dan Presiden Masyarakat Nasional Wartawan Profesional Amerika Serikat Janet Marie Tarquinio

Baca juga: Kemendes kirim 40 kepala desa studi ke Korea dan China
Baca juga: Pompeo: AS berharap teruskan pembicaraan dengan Korea Utara
Baca juga: Bekraf gandeng SBC Korea kembangkan startup digital
Baca juga: Korea Selatan berkomitmen jembatani negosiasi AS-Korea Utara

Pewarta: Suharto
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Banjir bandang renggut 11 korban jiwa di Iran selatan

Dubaidi (ANTARA) – Sedikitnya 11 orang meninggal dalam banjir bandang yang melanda Provinsi Fars di Iran Selatan, menurut televisi pemerintah Iran, Senin.

Banjir yang terjadi setelah hujan lebat di banyak tempat di Iran menimpa 56.000 rakyat yang tinggal di 270 desa dan kota-kota kecil di provinsi-provinsi bagian utara yaitu Mazandaran dan Golestan di sepanjang Laut Kaspia selama beberapa hari terakhir, kata laporan televisi.

“Paling tidak ada 11 korban jiwa dan 35 orang lainnya terluka di Provinsi Fars,” kata kepala Dinas Kedaruratan Pirhossein Kolivand.

Televisi Iran mengatakan sejumlah provinsi berada dalam keadaan siaga terhadap banjir akibat hujan deras.

Sumber: Reuters

Baca juga: Banjir bandang tewaskan 11 orang di Iran

Penerjemah: Maria Dian A
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sepuluh anak terbunuh akibat serangan udara AS di Afghanistan

Kabul (ANTARA) – Sepuluh anak yang merupakan bagian dari keluarga besar terbunuh dalam serangan udara oleh Amerika Serikat di Afghanistan, bersama tiga orang dewasa warga sipil, Perserikatan Bangsa-bangsa melaporkan, Senin.

Serangan udara yang berlangsung pada Sabtu dini hari merupakan bagian dari pertempuran antara Taliban dan pasukan Amerika Serikat dan Afghanistan, dan berlangsung sekitar 30 jam di Kunduz, suatu provinsi di Afghanitan Utara tempat Taliban kuat di tempat tersebut.

Anak-anak terpisah dari keluarga mereka akibat pertikaian dimana-mana di negeri tersebut, menurut Misi Bantuan di Afghanistan (UNAMA), yang menyiarkan laporan pendahuluan tentang kejadian tersebut.

UNAMA mengatakan dalam suatu taklimat bahwa telah terverifikasi 13 warga sipil yang menjadi korban di sekitar waktu kejadian serangan udara.

Tiga warga sipil lagi menderita luka. Peristiwa tersebut terjadi di Telawka –yang berada di dekat kota Kunduz.

Sersan Debra Richardson, perempuan juru bicara untuk Misi Dukungan Tegas di Afghanistan dipimpin NATO, membenarkan bahwa pasukan AS melancarkan serangan udara, tetapi dia mengatakan pada Senin bahwa misi tersebut belum mengonfirmasi bahwa serangan itu menyebabkan jatuh korban warga sipil.

Dia menuturkan bahwa tujuan misi tersebut bertujuan mencegah jatuhnya korban sipil, sedangkan Taliban dengan sengaja bersembunyi di antara warga sipil.

Jumlah warga sipil Afghanistan yang terbunuh pada tahun lalu dalam serangan udara maupun bom bunuh diri telah meningkat, PBB mengatakan dalam laporan bulan Februari. Korban anak-anak akibat serangan udara telah meningkat setiap tahun sejak 2014.

Pertempuran meningkat selama perundingan ulang antara AS dan utusan Taliban untuk tujuan mengakhiri perang Afghanistan yang telah berlangsung selama 17 tahun.

Sumber: Reuters.

Baca juga: Lebih 10 warga sipil tewas akibat serangan udara AS di Afghanistan
Baca juga: Puluhan orang tewas dalam serangan kelompok bersenjata di Afghanistan Timur
Baca juga: Taliban serbu pos keamanan di Afghanistan, tewaskan 21

Penerjemah: Maria Dian A
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menteri Luar Negeri Selandia Baru Kunjungi Malaysia

Kuala Lumpur (ANTARA) – Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke Malaysia Selasa (26/3) pada kunjungan yang dijadwalkan setelah serangan teroris di Christchurch.
“Selandia Baru telah menjadi teman dekat dengan Malaysia selama lebih dari 60 tahun, dengan pertahanan, perdagangan, pendidikan, dan hubungan Persemakmuran yang signifikan,” kata Peters sebagaimana tersia dalamr siaran pers di laman resmi Pemerintah Selandia Baru, Senin.
Dia mengatakan kunjungan ini memberi Selandia Baru kesempatan untuk berterima kasih kepada Malaysia secara langsung atas persahabatan dan dukungan mereka selama periode yang sulit ini.
“Ini untuk mengekspresikan kesedihan kami sendiri atas kehilangan mereka juga,” katanya.
Di Malaysia, Peters akan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Dato’ Seri Wan Azizah Wan Ismail, Menteri Luar Negeri Dato’ Saifuddin Abdullah, dan anggota parlemen Dato ‘Seri Anwar Ibrahim.
“Malaysia adalah salah satu mitra ekonomi Selandia Baru terbesar di Asia Tenggara. Banyak orang Malaysia menyebut Selandia Baru sebagai rumah, sementara yang lain menghabiskan waktu di Selandia Baru, terutama sebagai mahasiswa,” kata Peters.
Peters berangkat Selasa pagi dan kembali ke Selandia Baru Kamis 28 Maret 2019.
Sebelumnya Kementerian Luar Negeri Malaysia mengumumkan bahwa warganya, Muhammad Haziq bin Mohd Tarmizi (17), menjadi korban jiwa penembakan teroris di Christchurch, Selandia Baru, pada Jumat (15/3) pekan lalu.
“Dengan kesedihan mendalam dan dengan persetujuan dari keluarga, Kementerian Luar Negeri ingin mengonfirmasikan bahwa Muhammad Haziq bin Mohd Tarmizi berada di antara 50 korban yang kehilangan nyawa dalam insiden penembakan tragis di Christchurch,” demikian bunyi siaran pers Kemenlu Malaysia, Kamis.
Muhammad adalah putra Mohd Tarmizi Shuib, yang juga terluka ketika serangan itu terjadi.
Baca juga: Ribuan orang di Selandia Baru berkumpul mengenang korban Christchurch
Baca juga: Menlu Selandia Baru sampaikan belasungkawa bagi WNI korban penembakan

 

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia selenggarakan pelatihan bisnis bagi negara-negara Pasifik

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia telah menyelenggarakan pelatihan bagi pelaku bisnis dari negara-negara Pasifik, bertajuk International South Pacific – Indonesia Entrepreneurship Camp: Sharing Experience to Achieve Sustainable Development Goals (SDGs) diselenggarakan di Jakarta, 18–22 Maret 2019.

Pelatihan ini diikuti 21 pelaku bisnis dari Fiji, Kiribati, Kepulauan Marshall, Nauru, Caledonia Baru, Niue, Papua Nugini, Kepulauan Solomon, serta Indonesia.

Mewakili Kementerian Luar Negeri RI, Pejabat Fungsional Diplomat, Ditjen Informasi dan Diplomasi Publik, Jahar Gultom secara resmi menutup pelatihan pada 22 Maret 2019 bertempat di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

“Kegiatan pelatihan ini menjadi wahana bagi peserta untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman, serta memperoleh kemampuan untuk mendukung peningkatan produktivitas dan mendorong kewirausahaan dalam rangka pencapaian Sustainable Development Goals khususnya dalam pertumbuhan ekonomi”, ujar Jahar dalam keterangan tertulis Kemlu RI, Senin.

Kegiatan pelatihan ini merupakan komitmen Indonesia dalam mempromosikan kerja sama teknik di antara sesama negara berkembang.

Indonesia percaya bahwa Kerja Sama Selatan-Selatan bisa membantu membangun kerja sama yang lebih baik untuk prosperity yang berdasar pada prinsip-prinsip yang mengutamakan kesetaraan, mutual respect, non-conditionality, demand driven, dan keuntungan bersama.

Fiafia Rex dari Niue yang mewakili peserta menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia yang telah memberikan kesempatan kepada seluruh peserta untuk berpartisipasi dalam kegiatan pelatihan.
Baca juga: Indonesia tandatangani perjanjian ekonomi dengan Pasifik Selatan
 

Fiafia Rex dari Niue, salah satu peserta yang pelatihan bisnis yang diadakan Indonesia bagi negara-negara Pasifik Selatan di Jakarta, Jumat (22/3/2019). (Kemlu RI) “Pendidikan merupakan faktor penting dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia, dan itulah yang kami peroleh dari program ini. Sekembalinya kami ke negara asal, kami akan menerapkan ilmu yang kami dapat di sini,” ujar Fiafia.

Selama pelaksanaan pelatihan, para peserta mendapatkan materi dalam kelas serta mengunjungi SMESCo dan beberapa mal di Jakarta guna membandingkan segmentasi pasar dan branding.

Selain itu tiga peserta bahkan turut berkesempatan menjadi pembicara dalam Indonesia-South Pacific Forum-Business Engagement pada 21 Maret 2019.

Program ini juga telah berhasil mempertemukan dua pengusaha dari Indonesia dan Papua Nugini yang sepakat untuk menjajaki kerja sama dalam pemasaran produk makanan Indonesia di Papua Nugini.

Diharapkan dari pelatihan ini dapat terwujud sinergi yang dapat menjadi bibit kerja sama ekonomi yang konkret antarpelaku usaha di Indonesia dan kawasan Pasifik khususnya di bidang kemaritiman, infrastruktur, dan pembangunan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah.  
Baca juga: Indo-Pasifik perluas kepentingan Indonesia di Samudera Pasifik dan Hindia

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Partai Pheu Thai : kami ingin membentuk pemerintahan koalisi

Bangkok (ANTARA) – Partai Pheu Thai, yang terkait dengan mantan pemimpin Thailand yang mengasingkan diri, Thaksin Shinawatra pada Senin mengatakan bahwa pihaknya membuka perundingan dengan partai-partai antijunta lainnya untuk berupaya membentuk pemerintahan, meskipun hasil pemilu pada Minggu masih belum pasti.

“Pembentukan pemerintahan ini harus menjawab kehendak rakyat dan membawa negara ke arah yang lebih demokratis,” kata calon perdana menteri dari partai Pheu Thai, Sudarat Keyuraphan saat konferensi pers.

Baru sebagian hasil perolehan suara yang diumumkan dari pemilu Minggu kemarin, yang pertama di negara tersebut sejak kudeta militer 2014. Tampaknya, gambaran jelasnya tidak muncul sebelum Jumat.

Sekretaris Jenderal partai Pheu Thai, Phumtham Wechayachai mengatakan suara yang diberikan untuk partai-partai antiJunta menunjukkan keinginan untuk kembali kepada pemerintahan demokratis dan itu harus dihormati.

“Terhitung hari ini, kami akan mulai menggelar perundingan dengan partai-partai lainnya (untuk membentuk pemerintahan),” kata dia kepada awak media.

Sumber: Reuters

Baca juga: Partai pro-tentara unggul sementara dalam pemilihan Thailand
Baca juga: Oposisi Thailand tidak mampu bentuk pemerintahan mayoritas
Baca juga: Pengamat klaim hadapi keterbatasan dalam menilai pemilu Thailand

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mabes Polri-Ormas Islam studi banding ke Xinjiang-Beijing

Beijing (ANTARA) – Jajaran Markas Besar Kepolisian RI bersama ormas Islam dan lembaga pendidikan Islam melakukan studi banding mengenai toleransi kehidupan sosial dan kebangsaan di Xinjiang dan Beijing, China.

“Kami ingin melakukan pendalaman, khususnya tentang Uighur. Nanti dilanjutkan ke Beijing. Bagaimana komunitas Islam di China ini bisa berkembang,” kata Direktur Keamanan Negara Badan Intelijen Keamanan Mabes Polri, Brigjen Pol Djoko Mulyono, di Wisma Duta KBRI Beijing, Senin.

Saat memimpin delegasi Indonesia menemui Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun itu, dia menyampaikan beberapa kesan setelah mengunjungi Kota Kashgar, Daerah Otonomi Xinjiang, Sabtu (23/3) hingga Minggu (24/3).

“Di situ kami juga langsung ke kamp pelatihan penduduk yang kurang mampu dan diindikasikan terpapar radikalisme,” kata jenderal polisi bintang satu itu.

Menurut dia, program pendidikan dan pelatihan itu bisa membawa perkembangan di Kashgar dan lebih menyejahterakan masyarakat.

“Penanggulangan ekstremismenya lebih rapi,” komentarnya setelah mengunjungi Kashgar dan Urumqi, Ibu Kota Xinjiang, bersama 34 anggota delegasi yang terdiri atas 11 jajaran Mabes Polri dan 23 ormas dan lembaga pendidikan Islam di Indonesia itu.

Selanjutnya delegasi melakukan pertemuan dengan beberapa tokoh Islam di Beijing dan para pelajar Indonesia di Ibu Kota China itu hingga Rabu (27/3).

Menanggapi hal itu, Dubes RI untuk China, Djauhari berujar, ” Kalau sudah melihat, pasti mempunyai persepsi sendiri-sendiri mengenai hal-hal yang ada di sana.”

Kemudian dia mengemukakan bahwa hubungan bilateral Indonesia dengan China terus mengalami perkembangan.

“Sekarang ini Indonesia dengan China menjalin kemitraan strategis yang luas Kalau dulu mungkin hanya teman biasa, sekarang sudah menjadi sahabat,” ujarnya.

Beberapa ormas Islam yang ikut dalam rombongan itu di antaranya unsur Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Forum Umat Islam, Dewan Masjid Indonesia, dan beberapa lembaga pendidikan Islam serta pondok pesantren.

Berdasarkan catatan Antara, pada awal tahun ini sudah ada dua gelombang ormas Islam Indonesia yang mengunjungi Xinjiang.

Dewasa ini Xinjiang menjadi sorotan dunia internasional atas dugaan pelanggaran HAM terkait pusat pendidikan dan pelatihan.

Namun Beijing berdalih bahwa pusat pendidikan vokasi itu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia bagi masyarakat Xinjiang yang mayoritas beretnis Uighur itu.

Selain dari Indonesia, beberapa delegasi dan media asing dari Asia, Timur Tengah, dan Eropa juga sudah mendatangi langsung kamp-kamp pendidikan vokasi di Xinjiang.
 
Baca juga: Beijing undang diplomat EU kunjungi Xinjiang
Baca juga: Pertemuan pimpinan parlemen China-Indonesia singgung isu Uighur

 

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PM Selandia Baru umumkan komisi penyelidikan serangan Christchurch

Wellington (ANTARA) – Perdana Menteri Selandia baru Jacinda Ardern pada Senin mengumumkan pembentukan suatu komisi kerajaan untuk menyelidiki serangan pada 15 Maret di dua masjid di Christchurch, yang menewaskan 50 orang.

Komisi tersebut juga akan melibatkan dinas intelijen Selandia Baru.

“Penting untuk memastikan bahwa semua upaya dilakukan untuk mengetahui bagaimana aksis terorisme itu terjadi dan hal-hal apa saja, jika ada, yang waktu itu kita punyai untuk menghentikannya,” kata Ardern kepada para wartawan di Gedung Parlemen di Ibu Kota Selandia Baru Wellington.

Ia mengatakan komisi kerajaan itu, yang akan menjalankan penyelidikan secara independen dan biasanya dibentuk jika ada kepentingan besar masyarakat, adalah langkah penting yang diambil dalam menyikapi serangan 15 Maret tersebut.

Sumber: Reuters

Penerjemah: Tia Mutiasari
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PM Selandia Baru akan terbang ke China akhir pekan

Wellington (ANTARA) – Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, pada Senin mengatakan ia akan melakukan lawatan ke China untuk menemui Presiden Xi Jinping, di tengah kekhawatiran memanasnya hubungan kedua negara.

Ardern menuturkan bahwa ia akan bertolak ke Beijing pada Minggu.

Ia pertama kali mengumumkan rencana kunjungannya ke China pada tahun lalu, namun tidak menyebutkan tanggal pastinya.

Hubungan dengan China meregang di bawah pemerintahan Ardern, yang secara terbuka menghidupkan kekhawatiran tentang pengaruh Beijing di Pasifik Selatan. Selandia Baru juga pernah menolak tawaran raksasa telekomunikasi China, Huawei, untuk membangun jaringan seluler 5G.

Sejumlah pemimpin oposisi menyalahkan Ardern beserta pemerintahannya karena diduga semakin memperburuk hubungan dengan China. Mereka menyatakan bahwa itu menjadi hubungan paling buruk yang pernah ada.

Ardern mengakui adanya kerumitan dalam hubungannya dengan China, namun menepis kekhawatiran bahwa telah terjadi keretakan dengan mitra dagang terbesar Selandia Baru tersebut.

Perdana menteri mengatakan kunjungan ke China dipersingkat menjadi satu hari pasca-penembakan massal di Christchurch, yang menewaskan 50 orang.

“Awalnya kunjungan tersebut akan berlangsung lebih lama, termasuk delegasi bisnis, tetapi dalam situasi yang tampaknya tidak tepat dan saya ingin mengakui bahwa tuan rumah kami, China, telah mengakomodasi semua keperluan itu,” kata Ardern saat konferensi pers.

Ardern, yang dalam lawatannya akan menemui Perdana Menteri Li Keqiang, akan pulang ke Selandia Baru pada Selasa.

Sejumlah pembicaran akan mencakup pembahasan seputar peningkatan kesepakatan perdagangan bebas antara keduanya serta sejumlah isu lain, kata dia.

Bulan lalu, China menunda kampanye pariwisata utama di Selandia Baru beberapa hari sebelum peluncurannya meningkatkan kekhawatiran meregangnya hubungan atas pengaruh China di Pasifik.

Tahun lalu, Selandia Baru mengeluarkan pernyataan kebijakan pertahanan yang mengatakan meningkatnya pengaruh China di Pasifik Selatan dapat merusak stabilitas regional. Hal itu juga dapat menyinggung ketegangan di Laut China Selatan yang disengketakan sehingga menimbulkan keluhan dari pihak China.

Sumber: Reuters

Baca juga: Menlu Selandia Baru menuju Turki untuk tanggapi komentar Erdogan
Baca juga: Perdana Menteri Selandia Baru hamil anak pertama
Baca juga: Kantor PM Selandia Baru Dilempar Bom Molotov

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Malaysia Balas Larangan Sawit Eropa

Kuala Lumpur (ANTARA) – Malaysia kemungkinan akan membeli produk dari negara lain termasuk China sebagai balasan terhadap Eropa, yang melakukan diskriminasi kelapa sawit.

Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad mengungkapkan rencana itu setelah ia meresmikan Kampanye Sayangi Sawit di Ladang Sime Darby Pulau Carey pada Minggu(24/3) malam, sebagaimana dilaporkan media setempat.

Mahathir mengatakan langkah tersebut termasuk pembelian pesawat latih dari China yang mempunyai teknologi lebih canggih dibandingkan dengan Eropa.

Menurut dia, kehebatan pesawat China dia lihat sendiri ketika lawatan resmi ke Pakistan selama tiga hari.

“Jika mereka terus mengambil tindakan diskriminasi terhadap kita. Kami akan mengkaji untuk membeli pesawat ke China atau negara-negara lain,” katanya.

Mahathir menegaskan tindakan itu bukan merupakan promosi produk China tetapi karena mereka ingin memiskinkan dan tidak peduli terhadap 600.000 rakyat yang bekerja di kebun sawit.

“Uni Eropa mempunyai parlemen dan masalah ini dibahas. Kalau parlemen mereka membuat keputusan, semua negara Uni Eropa harus patuh,” katanya.

Baca juga: Uni Eropa pilih hapus minyak kelapa sawit dari bahan bakar kendaraan
Baca juga: Diganggu Uni Eropa, Pemerintah fokus kembangkan pasar baru ekspor sawit

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lebih 10 warga sipil tewas akibat serangan udara AS di Afghanistan

Kunduz, Afghanistan (ANTARA) – Serangan-serangan udara Amerika Serikat di Provinsi Kunduz, Afghanistan Utara, menewaskan lebih dari 10 warga sipil pada Sabtu, kata pejabat-pejabat setempat, sementara pertempuran sengit berkecamuk di sana dan di Provinsi Helmand, di bagian selatan negara itu.

Serangan-serangan udara itu menewaskan 13 warga sipil, kata Safiullah Amiri, anggota Dewan Provinsi Kunduz. Di antara para korban terdapat beberapa anak-anak, kata Amruddin, anggota dewan lainnya, yang menyebut jumlah warga sipil yang tewas 12 orang.

Jenazah korban dibawa ke kota Kunduz di belakang truk sebagai protes oleh puluhan warga sipil terhadap kematian tersebut.

Kematian warga sipil terjadi ketika pasukan pemerintah Afghanistan dan Taliban mengklaim mengalami kerugian besar di masing-masing pihak di Kunduz dan Helmand, dua benteng Taliban.

Sersan Debra Richardson, wanita juru bicara bagi misi “Resolute Support” –yang dipimpin NATO di Afghanistan, mengatakan pihaknya mengetahui laporan-laporan tentang korban sipil, dengan menambahkan bahwa misi itu meninjau kembali semua tuduhan yang kredibel.

“Kami ambil tiap langkah untuk mencegah jatuhnya korban di kalangan warga sipil, berbeda dari Taliban yang sengaja bersembunyi di belakang kaum wanita dan anak-anak,” kata dia dalam satu pernyataan.

Resolute Support, yang beranggotakan tentara dari 39 negara, melatih, memberi nasehat dan membantu pasukan keamanan Afghanistan.

Richardson mengatakan pasukan gabungan Afghanistan dan AS bertempur melawan Taliban sekitar 30 jam sejak Jumat hingga Sabtu dekat kota Kunduz. Dalam pertempuran Taliban bergerak masuk dan keluar rumah warga sipil.

Setelah membunuh 94 petempur Taliban, sejumlah serdadu AS dan Afghanistan mengendarai satu kendaraan ke tempat pemriksaan, tempat dia mengatakan mereka di serang dari jarak dekat, kemudian diikuti oleh petempur Taliban dari sisi tempat pemeriksaan yang menembaki mereka.

Serangan udara kemudian dilancarkan atas kompleks Taliban, salah satu di antara sekian kompleks hari itu, ujarnya.

Menurut satu sumber senior militer Afghanistan, empat prajurit Afghanistan gugur dalam pertempuran itu.

Taliban menyatakan pihaknya telah membunuh 19 anggota pasukan Afghanistan dan lima dari pasukan asing di Kunduz.

Sumber: Reuters

Baca juga: Enam nyawa melayang akibat serangan perayaan Nowruz di Kabul
Baca juga: Kata-kata terakhir lelaki Afghanistan perlihatkan Islam itu perdamaian
Baca juga: Taliban serbu pos keamanan di Afghanistan, tewaskan 21

Penerjemah: Mohamad Anthoni
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Partai pro-tentara unggul sementara dalam pemilihan Thailand

Bangkok (ANTARA) – Hasil sementara dari pemilihan umum di Thailand yang diselenggarakan pada Ahad menunjukkan partai pro-militer unggul sedikit daripada partai populis yang memimpin “fron demokrasi”, hasil tak terduga dari pemungutan suara yang telah lama diundur setelah kudeta tentara tahun 2014.

Dengan 89 persen kertas suara sudah dihitung, Komisi Pemilihan melaporkan Palang Pracharat, partai yang pro-militer, unggul dengan meraih 7,0 juta suara. Partai tersebut mendukung pemimpin junta Prayuth Chan-ocha agar tetap berkuasa.

Partai oposisi utama Phue Thai Party, yang telah menang dalam tiap pemilihan sejak tahun 2001, berada di posisi kedua dengan meraih 6,6 juta suara.

Hasil sementara itu tidak menyebutkan berapa banyak perolehan suara oleh partai-partai peserta pemiliu di parlemen majelis rendah.

Thailand sudah diperintah oleh junta militer selama hampir lima tahun sejak Prayuth, yang saat itu masih menjadi kepala staf angkatan darat, menggulingkan pemerintahan terpilih terkait dengan mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra, yang juga digulingkan oleh tentara tahun 2006.

Thaksin kini berada di pengasingan.

Sekitar 80 persen dari 51,2 juta pemilih yang terdaftar memberikan suara mereka, kata Komisi Pemilihan sekitar sejam sebelum pemungutan suara ditutup pukul 17.00 waktu setempat.

Setelah tempat pemungutan suara ditutup, Reuters salah melaporkan Thai PBS TV –yang mengumumkan jumlah dari perolehan suara dari hasil jajak pendapat tetapi jumlah kursi bagi partai-partai yang ikut pemilihan itu yang disiarkannya berasal dari jajak pendapat terakhir sebelum pemilihan.

Angka-angka yang disiarkan Thai PBS TV berasal dari pusat riset Super Poll.

“Kami meminta maaf atas miskomunikasi staf kami kepada Reuters yang mengadakan exit poll,” kata Paweenrat Sukpongpimon, pakar statistik di Super Poll.

Pemilihan tersebut akan menentukan susunan di Dewan Perwakilan yang berkursi 500. Majelisi rendah itu dan majelis tinggi, Senat, yang semuanya akan dtunjuk oleh junta yang berkuasa – akan memilih perdana menteri yang akan datang.

Sumber: Reuters

Baca juga: Warga Thailand berbondong-bondong ikuti pemilu pertama sejak kudeta 2014
Baca juga: Oposisi Thailand tidak mampu bentuk pemerintahan mayoritas
Baca juga: Pengamat klaim hadapi keterbatasan dalam menilai pemilu Thailand

Penerjemah: Mohamad Anthoni
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mantan PM Abhisit mundur setelah partainya kalah dalam pemilihan

Bangkok (ANTARA) – Mantan Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Demokrat setelah perolehan suara partainya yang tak memuaskan dalam pemilihan umum pada Ahad (24/3).

Partai politik tertua di Thailand itu berada di posisi keempat dalam pemungutan suara, meraih tiga juta suara, menurut hasil sementara yang disiarkan Komisi Pemilihan Umum –yang sudah menghitung 91 persen kertas suara.

“Saya harus bertanggung jawab atas hal ini. Saya mengundurkan diri dari kepemimpinan saya di Partai Demokrat,” kata Abhisit, yang menjadi perdana menteri pada 2008-2011.

Sumber: Reuters

Baca juga: Mantan PM Thailand Vejjajiva serukan cabut darurat militer

Penerjemah: Mohamad Anthoni
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menlu Retno puji kepemimpinan Jacinda Ardern

Saya sangat percaya, dengan kekuatan peran perempuan dalam mendorong perdamaian

Jakarta (ANTARA) – Menteri Luar Negeri RI Retno RI memuji kualitas kepemimpinan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, yang didukung dengan rasa empati, melindungi, dan solidaritas tinggi sehingga menempatkannya sebagai agen perdamaian.

Dalam pertemuan World Assembly for Women (WAW!) di Tokyo, Jepang, Sabtu (23/3), Menlu Retno mengatakan bahwa Ardern menunjukkan kualitasnya sebagai pemimpin yang baik saat menghadapi serangan teror di Christchurch minggu lalu.

“Langkah-langkah yang diambil PM Selandia Baru menghadapi tragedi penembakan Christchurch, menunjukan empati yang besar, yang mampu menumbuhkan solidaritas dan menunjukan pernannya sebagai ‘ibu’ bangsa,” kata Menlu Retno dalam keterangan tertulis Kemlu RI, Minggu.

Menurut Menlu, kepemimpinan perdana menteri perempuan seperti Jacinta Arden menunjukan bahwa perempuan memiliki kemampuan untuk berperan dan berkontribusi terhadap perdamaian.

“Saya sangat percaya, dengan kekuatan peran perempuan dalam mendorong perdamaian. Mari kita bekerja sama dalam mendorong peran serta perempuan sebagai agen perdamaian dan toleransi,” kata Retno.

“Mari kita bekerjasama mendorong peran serta perempuan sebagai agen perdamaian dan toleransi,” ujarnya

Lebih lanjut Menlu RI menyampaikan pentingnya meningkatkan partisipasi dan pemberdayaan perempuan sebagai negosiator dan mediator.

Berkaitan dengan hal ini, Indonesia dan ASEAN akan menyelenggarakan Pelatihan Regional tentang Perempuan, Perdamaian dan Keamanan untuk diplomat perempuan dari semua negara ASEAN.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk membangun jaringan negosiator dan mediator perdamaian perempuan di Asia Tenggara.

Menlu RI juga mendorong para menteri perempuan untuk mengambil langkah serupa di kawasannya untuk meningkatkan kapasitas perempuan sebagai negosiator dan mediator perdamaian.

Jaringan ini selanjutnya diharapkan dapat menjalin kerjasama dengan jaringan serupa di kawasan lainnya, sebagai kontribusi nyata perempuan dalam penciptaan stabilitas dan perdamaian global.

“Saya yakin negosiatior dan mediator perempuan akan berkontribusi lebih dalam menjaga perdamaian dan kestabilan,” kata Menlu Retno dalam pertemuan WAW! yang dihadiri Wakil Presiden Panama serta para menteri luar negeri perempuan dari delapan negara. 

Baca juga: Ribuan orang di Selandia Baru berkumpul mengenang korban Christchurch
Baca juga: Selandia Baru buka kembali masjid yang diserang

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menlu RI sampaikan perkembangan Rakhine State dalam forum perempuan

Menlu Retno menyampaikan keprihatinan akan situasi yang semakin memburuk, khususnya kondisi para pengungsi dengan terhentinya berbagai program bantuan dari negara donor

Jakarta (ANTARA) – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan perkembangan situasi di Rakhine State dan Palestina dalam forum World Assembly for Women (WAW!) ke-5 di Tokyo, Jepang, Sabtu (23/3).

Dalam forum yang dihadiri Wakil Presiden Panama serta para menteri luar negeri perempuan dari delapan negara tersebut, Menlu Retno menegaskan pentingnya penciptaan kondisi yang kondusif untuk proses repatriasi bagi pengungsi Rohingya.

Ia juga menyampaikan keprihatinan atas masih adanya defisit kepercayaan antara komunitas dan pemangku kepentingan, demikian keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri RI yang diterima, Minggu.

Dalam konteks ini, Menlu RI menyampaikan bahwa ASEAN terus berupaya untuk menjembatani dan mendukung proses repatriasi, termasuk dengan mengirimkan tim asesmen ke Myanmar.

Mengenai Palestina, Menlu Retno menyampaikan keprihatinan akan situasi yang semakin memburuk, khususnya kondisi para pengungsi dengan terhentinya berbagai program bantuan dari negara donor.

Menlu RI menegaskan kembali komitmen penuh Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina. Selanjutnya Retno juga menyampaikan hasil kunjungannya ke Amman, Jordania awal Maret lalu, untuk memberikan bantuan peningkatan kapasitas bagi perempuan Palestina dan bantuan kemanusiaan kepada pengungsi Palestina.

Di sela-sela pertemuan WAW!, Menlu RI juga melakukan pertemuan dengan State Minister for Foreign Affairs Jepang Toshiko Abe.

Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri membahas upaya untuk memperkuat kerja sama bilateral, termasuk kerja sama terkait pengiriman tenaga kerja terampil Indonesia ke Jepang. Kedua menteri juga membahas kerja sama pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan Indo-Pasifik.

Sebagai Menlu Indonesia perempuan pertama dan mewakili negara berpenduduk muslim terbesar, Indonesia dipandang memiliki kredensial yang lengkap dalam memajukan peran perempuan.

Keberhasilan Indonesia ini juga sangat sangat dilihat dari komitmen kuat Presiden Joko Widodo dengan menempatkan sejumlah menteri perempuan dengan portofolio yang strategis dalam Kabinet Kerja.

Pertemuan WAW! ke-5 diselenggarakan oleh pemerintah Jepang bekerja sama dengan Women 20, sebuah engagement group G-20 yang menyuarakan isu pemberdayaan perempuan, kesetaraan gender, pertumbuhan yang inklusif dalam sektor ekonomi internasional.

Forum WAW! merupakan bentuk komitmen Jepang untuk pengarusutamaan isu gender dan pemberdayaan perempuan dalam berbagai bidang.

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Oposisi Thailand tidak mampu bentuk pemerintahan mayoritas

Bangkok (ANTARA) – Suatu hitung cepat dalam pemilihan umum pertama di Thailand sejak kudeta 2014 menunjukkan partai Pheu Thai dari mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra yang mengasingkan diri meraih kursi terbanyak yaitu 163, sedangkan partai militer menduduki posisi kedua dengan 96 kursi.

Jika hasil tersebut benar, Pheu Thai tidak memiliki cukup suara untuk membentuk pemerintahan mayoritas dalam harapannya untuk menciptakan “front demokrasi” dengan partai-partai lain.

Partai pro-tentara Palang Pracharat yang ingin mempertahankan pemimpin junta Prayuth Chan-ocha sebagai perdana menteri juga memerlukan mitra koalisi, tetapi mungkin memiliki peluang yang lebih baik berkat aturan pemilihan yang ditulis oleh junta.

Hitung cepat itu diselenggarakan oleh lembaga riset Thailand Super Poll dan disiarkan segera oleh televisi setempat PBS setelah pemilihan pukul lima sore, Minggu.

Sumber: Reuters

Baca juga: Pengamat klaim hadapi keterbatasan dalam menilai pemilu Thailand

Penerjemah: Maria Dian A
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ribuan pemotor Filipina memprotes aturan baru plat nomor

Manila (ANTARA) – Lebih dari sepuluh ribu pengendara motor memacetkan jalan-jalan utama di ibu kota Filipina, Manila pada Minggu untuk memprotes peraturan baru yang memaksa mereka memasang plat nomor yang lebih besar, dengan menyatakan bahwa ukuran tidak dapat menyelesaikan masalah.

Kasus pembunuhan, perampokan dan kejahatan lain yang dilakukan oleh penjahat yang mengendarai motor telah merajalela di Filipina, seiring dengan semakin banyaknya orang beralih menggunakan sepeda motor karena jalanan sudah sangat padat.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte menandatangani peraturan baru pada bulan ini, yang mengharuskan seluruh kendaraan bermotor yang sah untuk memasang plat nomor yang lebih besar agar lebih mudah dilihat oleh pihak berwenang dan saksi mata suatu kejahatan.

Berdasarkan undang-undang, ukuran plat harus mudah dibaca dari jarak 15 meter. Untuk identifikasi yang cepat dan mudah, plat perlu dicat dengan warna sesuai 17 warna masing-masing daerah.

“Ini bukan suatu jalan penyelesaian untuk kejahatan karena seorang penjahat tidak akan memakai sepeda motornya sendiri. Itulah sebabnya komunitas pengendara motor harus melawan rancangan peraturan plat nomor ini,” kata pengunjukrasa Joseph De Los Reyers.

Sumber: Reuters
 

Penerjemah: Maria Dian A
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ribuan orang di Selandia Baru berkumpul mengenang korban Christchurch

Christchurch (ANTARA) – Ribuan orang berkumpul di sejumlah kota di Selandia Baru pada Minggu, untuk memprotes rasisme dan mengenang kematian 50 Muslim ditangan pria bersenjata di Christchurch.

Pada kesempatan yang sama, Perdana Menteri Jacinda Ardern mengumumkan doa bersama secara nasional akan digelar pekan ini.

Sekitar 15.000 orang menghadiri tuguran di Christchurch di sebuah taman dekat masjid An-Nur, tempat tersangka supremasi kulit putih membantai lebih dari 40 korban. Sejumlah orang lainnya ikut tewas di masjid terdekatnya, Linwood.

Banyak perempuan non-Muslim mengenakan kerudung dalam acara tersebut, beberapa di antaranya dipakaikan oleh anggota komunitas Muslim Christchurch, untuk menunjukkan dukungannya bagi mereka yang beragama Islam saat mereka terlibat dalam acara yang sama pekan lalu.

Ardern pada Minggu menuturkan bahwa doa bersama secara nasional untuk menghormari para korban, yang sebagian besar merupakan migran atau pengungsi, akan digelar pada 29 Maret.

“Doa bersama akan menjadi kesempatan untuk menunjukkan sekali lagi bahwa rakyat Selandia Baru penuh kasih, inklusif dan beragam, dan kami akan menjaga nilai-nilai tersebut,” tulis Ardern dalam pernyataan.

Perdana menteri mendapatkan pujian atas kepemimpinannya pasca-serangan mematikan. Ia bergerak cepat untuk mengecam insiden tersebut sebagai terorisme, memperkuat undang-undang tentang senjata dan mengekspresikan solidaritas nasional dengan para korban maupun kelurga mereka.

Acara malam tersebut diawali dengan pembacaan doa secara Islam, diikuti pembacaan nama-nama korban, yang mencakup siswa dari Sekolah Menengah Cashmere yang berada di dekatnya.

“Kegelapan tidak dapat diusir dengan kegelapan, melainkan cahaya,” kata siswa sekolah, Okirnaro Tilaia di hadapan kerumunan. “Kebencian tidak dapat mengusir kebencian, hanya kasih sayang yang bisa melakukannya.”

Sebelumnya pada hari itu lebih dari 1.000 orang berkumpul dalam aksi protes terhadap rasisme di Auckland tengah, membawa plakat bertuliskan “Kehidupan migran penting” dan “Pengungsi disambut disini.”

Muslim menyumbang hanya 1 persen dari 4,8 juta populasi Selandia Baru, menurut sensus 2013, kebanyakan dari mereka lahir di luar negeri.

Saat Selandia Baru terus diselimuti awan duka dan mengajukan pertanyaan bagaimana serangan seperti itu bisa terjadi di negara Pasifik yang damai ini, keluarga korban berbicara tentang kehilangan mereka.

Shahadat Hossain, yang saudara kandungnya Mojammel Haque tewas dalam serangan itu, tiba di Selandia Baru pada Sabtu. Kedatangannya untuk menjemput jasad saudaranya kembali pulang ke Bangladesh.

“Saya tidak dapat membayangkan bagaimana perasaan saya saat melihat tubuh saudara saya sudah tak bernyawa,” katanya kepada Reuters. “Saya sangat terpukul.”

Sementara itu, Farid Ahmed, yang berada di masjid An-Nur saat penembakan berlangsung, berhasil menyelamatkan diri. Namun istrinya Husna, turut tewas dalam peristiwa nahas tersebut. Pada Minggu, ia mengunjungi tetangganya satu persatu untuk mengucapkan terima kasih kepada mereka atas dukungan yang diberikan padanya.

“Mereka berlari… mereka menangis, mereka dihujani air mata,” katanya tentang para tetangga saat mereka tahu bahwa Husna menjadi korban tewas.

“Itu adalah dukungan yang luar biasa dan ekspresi kasih sayang, dan saya merasa bahwa saya juga harus mengambil kesempatan untuk mengatakan kepada mereka bahwa saya juga menyayangi mereka.”

Sumber: Reuters

Baca juga: Rakyat Aceh doakan korban penembakan di Selandia Baru
Baca juga: Selandia Baru berterima kasih atas dukungan Indonesia
Baca juga: Selandia Baru larang jenis senjata semiotomatis

 

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wisata Museum Penjara Hoa Lo dan museum sejarah militer Vietnam

Wisatawan melihat deretan patung peraga para tahanan di Museum Penjara Hoa Lo, Hanoi, Vietnam, Minggu (24/3/2019). Bekas penjara yang didirikan pemerintah kolonial Prancis pada tahun 1886 untuk menahan para tawanan politik itu saat ini menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Hanoi, Vietnam. ANTARA FOTO/R. Rekotomo/aww.

Media pemerintah Suriah: gerilyawan tembaki desa dengan gas

Beirut (ANTARA) –
Media pemerintah Suriah yang mengutip rumah sakit di Hama yang dikuasai pemerintah, Sabtu, mengatakan bahwa 21 orang mengalami gejala sesak nafas akibat gas beracun setelah gerilyawan menembaki sebuah desa.

Pemantau perang, Observatorium HAM untuk Suriah yang berbasis di Inggris juga melaporkan, bahwa 21 orang dengan gejala tercekik dirawat di rumah sakit, namun belum diketahui apakah ini berasal dari bahan kimia atau asap dan debu yang ditimbulkan dari penembakan tersebut.

Kantor Berita Nasional SANA mengutip kepala Rumah Sakit Nasional Saqilbia yang mengatakan serangan terjadi di desa al-Rasif. Pihaknya juga merilis gambar-gambar dan rekaman para korban yang berbaring di rumah sakit dengan menggunakan masker oksigen.

Daerah tersebut berada di dekat garis depan antara pemerintah Suriah dan wilayah kantong pemberontak besar terakhir di barat laut. Ditempat itulah pengeboman militer meningkat dalam beberapa pekan terakhir meskipun adanya kesepakatan antara Rusia dan Turki untuk mengakhiri perang.

Pada Jumat dan Sabtu, serangan udara di daerah yang dikuasai gerilyawan di barat daya menewaskan 15 orang termasuk empat orang anak. Sebanyak 25 orang lainnya terluka, kata Observatorium.

Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW), yang bertindak sebagai pengawas global, telah mendokumentasikan penggunaan sistematis racun saraf sarin dan klorin selama konflik delapan tahun Suriah.

Dari 2015 hingga 2017, tim gabungan PBB dan OPCW ditunjuk untuk memastikan serangan gas di Suriah. Pihaknya menemukan bahwa pasukan pemerintah Suriah menggunakan sarin dan klorin dalam beberapa kesempatan. Sementara, ISIS diketahui menggunakan gas mustard sulfur.

OPCW sedang menyelidiki dugaan serangan gas pada November di Allepo yang dikuasai pemerintah. Akibat dugaan tersebut, sebanyak 100 orang jatuh sakit. Damaskus dan sekutunya Rusia menuding gerilyawan menjadi dalang di balik aksi tersebut.

Sumber: Reuters 

Baca juga: Laporan PBB salahkan Pemerintah Suriah atas serangan sarin
Baca juga: Badan pengawas temukan gas sarin di Suriah
Baca juga: Tim peneliti gas sarin Suriah sudah di Turki
Baca juga: Enam orang tewas dalam serangan gas di Suriah

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Koalisi pimpinan Saudi gerebek pesawat nir-awak di Sanaa Yaman

Jakarta (ANTARA) – Koalisi militer pimpinan Saudi melancarkan penggerebekan di situs gerakan Al-Houthi yang bersekutu dengan Iran di ibu kota Yaman, Sanaa, Kantor Berita Saudi, SPA pada Sabtu melaporkan.

Juru bicara koalisi Kolonel Turki al-Malki mengatakan penggerebekan tersebut menargetkan dua gua yang digunakan pasukan Al-Houthi untuk menyimpan pesawat nir-awak, lapor SPA. Sebelumnya, stasiun TV Al-Arabiya menyebutkan bahwa penggerebekan berlangsung di kamp Al-Houthi di Sanaa, termasuk markas udara Al-Dailami.

Menurut al-Maliki, penggerebekan tersebut merupakan bagian dari operasi penghancuran kapabilitas pesawat nir-awak Al-Houthi, yang dimulai sejak Januari.

Tidak ada laporan mengenai korban.

Pemerintah Yaman yang didukung Saudi dan kelompok Al-Houthi mencapai kesepakatan untuk memberlakukan gencatan senjata dan penarikan pasukan dari pelabuhan Hudaydah, gerbang utama bagi bantuan dan produk impor Yaman. Kesepakatan di Swedia pada Desember lalu itu menjadi terobosan besar utama dalam upaya mengakhiri perang empat tahun di Yaman.

Puluhan ribu orang tewas dalam perang yang mengadu domba Al-Houthi dengan faksi-faksi Yaman dukungan koalisi pimpinan Arab Saudi, yang loyal kepada pemerintahan Abd-Rabbu Mansour Hadi. Kelompok Al-Houthi melengserkan pemerintahan Hadi di ibu kota Sanaa pada akhir 2014.

Konflik di kawasan tersebut secara luas dilihat sebagai perang perwalian antara Arab Saudi dan Iran. Al-Houthi membantah disebut sebagai boneka Teheran. Mereka mengatakan bahwa revolusi yang mereka miliki untuk melawan korupsi.

Sumber: Reuters

Baca juga: 26 warga Yaman dikabarkan tewas akibat serangan udara sekutu
Baca juga: Sekutu pimpinan Saudi sebar persenjataan di Yaman lewat udara

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Selandia Baru buka kembali masjid yang diserang

Christchurch (ANTARA) – Dua masjid di kota Christchurch, Selandia Baru yang baru dicat dan baunya tercium, tempat seorang pria bersenjata menewaskan 50 orang jamaah pekan lalu, dibuka kembali pada Sabtu, dengan banyak penyintas termasuk di antara jamaah yang pertama kali masuk dan berdoa bagi mereka yang telah wafat.

Di Masjid Al Noor, tempat lebih dari 40 orang jamaah ditembak hingga mati oleh seorang tersangka pria kulit putih, sholat berlangsung seperti biasa dengan aparat keamanan bersenjata berjaga di tempat kejadian, tapi tak ada bekas-bekas yang mengingatkan telah terjadi penembakan di masjid itu, peristiwa terburuk di Selandia Baru.

Aden Diriye, yang kehilangan puteranya yang berusia 3 tahun, Mucad Ibrahim, dalam serangan itu, kembali ke masjid tersebut bersama dengan teman-temannya.

“Saya sangat bahagia,” katanya setelah sholat. “Allahu Akbar. Saya kembali segera kami bangkit kembali, untuk berdoa.”

Sebagian besar korban penembakan, yang dengan cepat dikutuk Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardem sebagai serangan teroris, adalah para imigran atau pengungsi dan kematian mereka bergema ke seluruh dunia Islam.

Pangeran El Hassan bin Talal dari Yordania, yang mengunjungi Masjid Al Noor, mengatakan serangan tersebut menyerang martabat manusia.

“Ini saat kesedihan mendalam bagi kita semua, seluruh kemanusiaan,” kata dia.

Polisi mengatakan mereka juga akan membuka kembali masjid Linwood, tempat ibadah kedua yang diserang saat sholat Jumat pekan lalu.

Selandia Baru berada di bawah siaga keamanan ketat sejak serangan itu yang mendorong Ardern bergerak cepat dengan pemberlakuan undang-undang ketat yang melarang sebagian senjata digunakan pada 15 Maret.

Ashif Shaikh, yang berada di Masjid Al Noor pada hari pembataian itu dan kembali pada Sabtu, mengatakan ia tidak akan gentar. Dua orang asisten rumah tangganya tewas dalam peristiwa tersebut.

“Inilah tempat kami berdoa, tempat kami bertemu, dan kami akan kembali ya,” kata dia.

Pada Sabtu pagi, sekitar 3.000 orang melakukan “gerak jalan untuk cinta” melintasi Chrischurch sementara kota itu berusaha bangkit dari tragedinya.

Dengan membawa poster-poster bertuliskan “Dia ingin memecah belah kami, dia hanya membuat kami lebih kuat”, “Kaum Muslim selamat datang, rasis tidak”, dan “Kia Kaha” – kata dalam bahasa Maori yang berarti “tetap kuat’, orang-orang berjalan sebagian besar diam atau menyanyikan lagi himne perdamaian dalam bahasa Maori.

“Kami merasa seperti kebencian telah membawa banyak kegelapan pada saat-saat seperti ini dan cinta adalah obat terkuat untuk menerangi kota keluar dari kegelapan,” kata Manaia Butler, 16 tahun, salah seorang penyelenggara gerak jalan.

Selandia Baru dan Ardern telah mendapat pujian bagi simpati dan persatuan dalam menanggapi serangan-serangan tersebut. Raja Dubai Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum mengucapkan terima kasih kepada Ardern di Twitter Jumat malam.

Ia mengunggah sebuah foto Burj Khalifaworld di Dubai, gedung tertinggi di dunia, dengan foto Ardern yang memeluk seorang wanita berukuran besar. Di foto tersebut tertulis kata “salam” dalam bahasa Arab yang berarti “damai” di atas mereka.

“Terima kasih kepadamu @jacindaardern dan Selandia Baru atas empati tulus dan dukunganmu yang telah mendapat pujian dari 1,5 miliar orang Islam setelah serangan teroris tersebut yang mengagetkan komunitas Muslim di seluruh dunia,” cuitnya di Twitter.

Berdasarkan sensus tahun 2013, jumlah orang Islam sebanyak 1 persen dari 4,8 juta penduduk Selandia Baru. Sebagian besar dilahirkan di luar negeri.

Pada Jumat, azan disiarkan ke seluruh negeri melalui televisi dan radio dan sekitar 20.000 orang mengikuti sholat di lapangan di seberang Masjid Al Noor sebagai tanda solidaritas. Di antara para jamaah, banyak wanita berjilbab untuk menunjukkan dukungan mereka.

Sumber: Reuters
Baca juga: Enam WNI ada di Masjid Al-Noor saat penembakan Christchurch

Penerjemah: Mohamad Anthoni
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

NU Tiongkok usulkan perubahan nomenklatur cabang LN

Beijing (ANTARA) – Jajaran Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tiongkok mengusulkan perubahan nomenklatur khusus untuk cabang di luar negeri.

“Penyebutan ‘istimewa’ dalam PCINU diusulkan diganti dengan kata ‘internasional’ karena istilah istimewa tidak relevan. Seolah-olah PCINU diistimewakan sehingga kesannya ada perbedaan perlakuan antara PCNU (cabang di setiap kabupaten/kota) dan PCINU (cabang di luar negeri),” kata Katib Syuriah PCINU Tiongkok Suudut Tasdiq kepada Antara di Beijing, Minggu.

Menurut dia, penyebutan “internasional” akan lebih tepat disandang PCINU yang tersebar di beberapa negara daripada “istimewa”.

“Ini merupakan hasil diskusi singkat di akhir acara Harlah NU kemarin yang selanjutnya usulan ini akan dibawa ke Muktamar NU,” ujarnya.

Selain diskusi, Harlah juga diisi dengan istgasah, tahlil, dan pembacaan selawat “asyghil” yang bertepatan dengan kegiatan rutinan khataman Al Quran.

Kegiatan yang dipusatkan di Changchun, Provinsi Jilin, itu dipancarkan secara daring agar bisa diikuti warga nahdliyin yang tersebar di beberapa daerah di daratan Tiongkok.

Dalam sambutannya Rais Syuriah PCINU Tiongkok Imran Rosyadi Hamid mengajak warga nahdliyin di China turut menunjukkan wajah Islam yang damai dan ramah di dunia internasional, khususnya di negara berpenduduk terbanyak di dunia itu.

Salah satu ikhtiarnya adalah PCINU Tiongkok menerbitkan buku berjudul “Islam, Indonesia, dan China” yang ditulis oleh para santri di Tiongkok.

“Buku ini juga bagian dari ikhtiar kami memberikan gambaran yang jernih atas isu-isu keislaman yang muncul di Tiongkok,” ujarnya.

PCINU Tiongkok yang berdiri pada 2017 itu beranggotakan para pelajar Indonesia di berbagai perguruan tinggi di China. ***3*** 

Baca juga: PCNU minta militansi perempuan NU ditingkatkan untuk menangkan Jokowi-Ma’ruf
 

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ledakan landa perayaan dan gubernur Helmand terluka

Antara

Lashkar Gah, Afghanistan (ANTARA) – Dua ledakan terjadi di suatu perayaan di Laskhar Gah, di bagian selatan Afghanistan, pada Sabtu, mencederai gubernur Provinsi Helmand, kata perwira keamanan.

Ledakan-ledakan tersebut terjadi saat warga masyarakat merayakan Hari Petani.

Gubernur Helmand Mohammad Yasin Khan jatuh dan terluka akibat ledakan-ledakan itu sebelum ia dengan cepat dibawa keluar dari tempat acara, kata seorang saksi mata Reuters.

Para pekerja darurat tiba untuk membantu merawat sedikitnya 15 orang yang terluka. Penyebab ledakan tersebut sejauh ini belum jelas tetapi tampaknya disebabkan oleh bahan peledak yang ditanam.

Tidak segera jelas apakah ada orang yang tewas.

Helmand merupakan salah satu provinsi di Afghanistan, tempat para pemberontak memiliki kendali dan pengaruh besar. Lashkar Gah adalah ibu kota provinsi itu.
 

Penerjemah: Mohamad Anthoni
Editor: Eliswan Azly
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengamat klaim hadapi keterbatasan dalam menilai pemilu Thailand

Bangkok (ANTARA) – Satu kelompok internasional mengatakan pihaknya akan menghadapi keterbatasan dalam menilai pemilihan umum di Thailand yang akan dilangsungkan pada Ahad apakah akan berjalan bebas dan adil akibat pemberian akreditasi yang terlalu lambat untuk melakukan lebih dari 35 pemantauan di negara itu.

Para pemilih akan memberikan suara mereka pada Ahad dalam pemilu pertama sejak kudeta militer tahun 2014 dalam konstestasi antara pemimpin junta saat ini, yang berusaha tetap berkuasa melalui pemungutan suara, dan partai-partai anti-junta yang setia kepada mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra yang berada di pengasingan.

Asian Network for Free Elections (ANFREL) yang berkedudukan di Bangkok berupaya mendapatkan akreditasi pada November dan berharap mengerahkan 80 pengamat untuk memantau jalannya pemilu yang diikuti 51,4 juta orang pemilih itu. 

Namun, izin untuk memantau pemilu itu baru diberikan pada 14 Maret dan kurang dari setengah dari total jumlah pemantau yang akan bertugas di lapangan.

“Sayang sekali … kami tidak bisa menurunkan semua pengamat yang telah kami rencanakan karena masalah visa,” kata Sekretaris Jenderal ANFREL Rohana Nishanta Hettiarachchie, dan ketua misi pemilihan Thailand (TVM) kepada Reuters.

Ketika dimintai tanggapannya,  seorang juru bicara pemerintah dan seorang wanita juru bicara kementerian luar negeri meminta Reuters untuk menanyakan hal itu ke komisi pemilu, yang tak bersedia memberi komentar.

Pemungutan suara di Thailand dilangsungkan setelah negara itu diperintah langsung oleh junta hampir lima tahun dan dipandang sebagai kontestasi antara pemimpin junta Prayuth Chan-ocha – yang ingin tetap berkuasa sebagai pemimpin terpilih – dan satu “fron demokrasi” beranggota partai-partai yang dipimpin oleh Pheu Thai pro-Thaksin yang digulingkan.

Satu faksi ketiga, yang dipimpin Partai Demokrat anti-kemapaman Thaksin, berharap dapat membentuk sebuah pemerintahan yang netral.

Namun, sistem parlementer dalam konstitusi baru yang dibuat dengan dukungan militer, memberikan partai-partai pro-junta keuntungan besar atas para pesaing mereka, termasuk Pheu Thai, yang diperkiarakan akan meraih suara paling banyak.

Baca juga: Wakil PM: Thailand selenggarakan pemilu pada 2019

Sumber: Reuters

Penerjemah: Mohamad Anthoni
Editor: Rahmad Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pakistan serukan perdamaian dengan India saat unjuk kekuatan

Islamabad (ANTARA) – Pakistan menginginkan perdamaian dengan India, dan mereka sebaiknya menitikberatkan pada kesehatan dan pendidikan, kata Presiden Pakistan Arif Alvi pada Sabtu dalam parade untuk menunjukkan keunggulan militernya setelah kebuntuan yang menegangkan antara kedua negara bertetangga pemilik senjata nuklir.

Konflik kedua negara itu pecah bulan lalu setelah serangan bom bunuh diri yang diakui oleh kelompok militan yang berkedudukan di Pakistan di kawasan Kashmir India yang menewaskan 40 personel polisi para militer.

“Kami tak percaya perang dan ingin memecahkan masalah melalui dialog,” kata Presiden Alvi dalam pidato Hari Republik Pakistan. “Daripada berperang kita sebaiknya fokus pada kesehatan dan pendidikan.”

Pesawat-pesawat tempur Pakistan terlibat dalam pertempuran udara dengan pesawat India di atas Kashmir yang diperselisihkan dan terbagi dua pada 27 Februari, sehari setelah serangan oleh jet-jet India atas apa yang dikatakannya sebagai kamp militan di Pakistan.

Dalam bentrokan pertama sejak perang terakhir mereka tahun 1971, Pakistan menjatuhkan pesawat India dan menangkap pilotnya setelah keluar dari pesawat di wilayah Kashmir yang dikendalikan Pakistan.

Pilot itu kemudian dibebaskan oleh Pakistan sebagai isyarat perdamaian.

Presiden yang memegang jabatan seremonial ini mengatakan India telah menyalahkan Pakistan atas serangan bunuh diri itu tanpa bukti, yang dikatakannya tak bertanggung jawab.

Parade militer pada Sabtu mencakup pertunjukan udara dengan memperlihatkan jet tempur JF-17 buatan Pakistan. Salah satu pesawat itu berhasil menjatuhkan pesawat India bulan lalu.

“Parade hari ini mengirim pesan bahwa kami orang-orang yang cinta damai tetapi kami tidak akan pernah melupakan pertahanan kami,” kata Alvi.

Parade itu dihadiri Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, yang diundang untuk menghadiri acara tersebut sebagai tamu utama, an Perdana Menteri Pakistan Imran Khan.

Khan mengatakan di Twitter sebelumnya bahwa ia menerima pesan dari PM India Narendra Modi dengan ucapan selamat atas Hari Republik dan menyerukan perdamaian dan kerja sama aregional.

“Saya sambut baik pesan PM Modi untuk rakyat kami,” kata Khan. “Saya yakin saatnya untuk mulai dialog komprehensif dengan India mengatasi dan menyelesaikan semua isu.

Perselisihan mengenai Kashmir memicu dua dari tiga perang antara India dan Pakistan setelah kemerdekaan tahun 1947. Mereka terlibat perang kedua tahun 1965, dan ketiga tahun 1971 karena sebagian besar terkait masalah yang kemudian jadi Bangladesh.

Baca juga: Militer India-Pakistan sepakat redakan ketegangan di perbatasan

Sumber: Reuters

Penerjemah: Mohamad Anthoni
Editor: Rahmad Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Asosiasi Pengajar Bahasa Indonesia di China terbentuk

Beijing (ANTARA) – Asosiasi Pengajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (APBIPA) di China terbentuk melalui pemilihan ketua secara terbuka di Beijing.

“Asosiasi ini akan mewadahi berbagai kepentingan terkait sistem pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing),” kata Atase Pendidikan Kedutaan Besar RI di Beijing, Yaya Sutarya, Sabtu.

Organisasi tersebut juga akan mewadahi para guru BIPA di 12 perguruan tinggi yang tersebar di berbagai daerah di daratan Tiongkok.

Pembentukan tersebut dilakukan setelah Diskusi Kelompok Terfokus (FGD) mengenai Revitalisasi Pengembangan Program Studi Bahasa Indonesia di RRC yang digelar di Beijing mulai Kamis (21/3).

Kepala Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan (PPSDK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof Emi Emilia.

“Dengan adanya wadah ini, nanti kita bisa menyelenggarakan FGD secara rutin,” kata perempuan yang mengaku bersyukur dengan wadah baru di China itu.

Meskipun pemilihan ketua yang dilakukan secara terbuka bukanlah hal yang lazim dilakukan di China, para dosen Bahasa Indonesia yang kebanyakan warga setempat sudah familiar dengan iklim demokrasi di Indonesia.

Para dosen tersebut rata-rata telah mengenyam pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, baik strata 2 maupun strata 3, di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Oleh sebab itu, mereka tidak alergi dengan metode pemilihan yang dipandu secara langsung oleh Atdik dan disaksikan Kepala PPSDK serta jajaran diplomat dari beberapa kantor perwakilan RI di Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Hong Kong.

Awalnya Atdik meminta tiga perwakilan dosen Bahasa Indonesia dari Beijing, Shanghai, dan Guangzhou berdiri dan memperkenalkan diri serta menyatakan kesediaannya yang mirip dengan kampanye.

Dari dua putaran pilihan terbuka, perwakilan dari Beijing terpilih sebagai ketua APBIPA, sedangkan perwakilan Guangzhou dan Shanghai, masing-masing sebagai sekretaris dan bendahara. ***3***(T.M038)

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Keluarga almarhum Lilik berkabung ke Selandia Baru

Jakarta (ANTARA) – Keluarga Muhammad Abdul Hamid alias Lilik Abdul Hamid (58), WNI yang meninggal dunia akibat serangan teror di Selandia Baru, telah berada di negara tersebut untuk berkabung.

Lilik adalah WNI yang selama 16 tahun terakhir menetap di Christchurch dan bekerja sebagai insinyur perawatan pesawat di maskapai Air New Zealand.

“Sebanyak 10 orang keluarga Pak Lilik sudah berada di Selandia Baru sejak tiga hari lalu, semuanya (biaya perjalanan) ditanggung Air New Zealand, di mana almarhum bekerja selama 16 tahun terakhir,” kata Duta Besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya saat dihubungi Antara di Jakarta, Sabtu.
 

Sementara pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri RI dan Kedutaan Besar Selandia Baru di Jakarta membantu mempercepat proses penyiapan dokumen perjalanan dan visa.

“Kami selaku perwakilan pemerintah senantiasa siap memberikan bantuan dalam batas-batas kemampuan kami,” ujar Tantowi.

Lilik sempat tidak diketahui keberadaannya setelah penembakan massal terjadi saat salat Jumat di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, 15 Maret 2019.

Jenazah Lilik telah dimakamkan di Christchurch pada 17 Maret lalu.

Serangan teror di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood itu mengakibatkan 50 korban meninggal dunia dan puluhan lainnya terluka, termasuk dua WNI yang hingga kini masih dirawat di Christchurch Public Hospital.

Baca juga: Keluarga dari Indonesia akan dampingi Zulfirman Syah hingga pulih

Baca juga: Keluarga WNI korban teror difasilitasi ke Selandia Baru

Baca juga: Tujuh pesan Indonesia sikapi serangan teror di masjid Selandia Baru

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Keluarga dari Indonesia akan dampingi Zulfirman Syah hingga pulih

Jakarta (ANTARA) – Keluarga Zulfirman Syah, WNI yang terluka akibat aksi penembakan massal di Selandia Baru, berkunjung ke negara tersebut untuk mendampinginya hingga pulih.

Empat orang keluarga Zulfirman dengan dikawal tiga orang dari organisasi kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) diperkirakan tiba di Kota Christchurch, Selandia Baru, Sabtu ini.

“Pihak keluarga akan berada di Christchurch untuk beberapa lama guna mendampingi Pak Zul sampai pulih. Sedangkan dari pihak ACT, di samping membesuk Pak Zul, mereka juga akan melakukan kunjungan ke beberapa pihak dari pemerintah,” kata Duta Besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya saat dihubungi Antara di Jakarta, Sabtu.

Tantowi menjelaskan bahwa keberangkatan keluarga Zulfirman ke Selandia Baru difasilitasi oleh ACT yang bergerak atas nama kemanusiaan.

Baca juga: ACT berangkatkan keluarga korban ke Selandia Baru

Sementara pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri RI dan Kedutaan Besar Selandia Baru di Jakarta membantu mempercepat proses penyiapan dokumen perjalanan dan visa.

“Kami selaku perwakilan pemerintah senantiasa siap memberikan bantuan dalam batas-batas kemampuan kami,” tutur Tantowi.

Hingga kini, Zulfirman dan putranya yang ikut menjadi korban dalam serangan teror di dua masjid di Kota Christchurch, 15 Maret lalu, masih dirawat di Christchurch Public Hospital.

Zulfirman yang bekerja sebagai seniman dan putranya yang baru berusia dua tahun ditembak saat sedang melaksanakan salat Jumat di Masjid Linwood, salah satu target serangan selain Masjid Al Noor.

Baca juga: Keluarga: Zulfirmansyah minta anaknya diam saat terjadi penembakan

Selain Zulfirman, seorang WNI bernama Muhammad Abdul Hamid alias Lilik Abdul Hamid (58) diketahui meninggal dunia akibat insiden berdarah tersebut.

Jumat (22/3) lalu menandai hari berkabung nasional untuk para korban serangan teror Selandia Baru, di mana ribuan warga berkumpul di Hagley Park, dekat Masjid Al Noor.

Selandia Baru menyiarkan suara azan, diikuti dengan dua-menit hening, dalam upacara memperingati sepekan sejak serangan Christchurch yang mengakibatkan 50 korban tewas dan puluhan orang lainnya terluka.

Dalam pidato yang ditujukan bagi komunitas Muslim dalam acara peringatan tersebut, Perdana Menteri Jacinda Ardern menyatakan “Selandia Baru berduka bersama Anda, kita adalah satu.”

Baca juga: Pemkot Sumbar lepas keberangkatan keluarga Zulfirman ke Selandia Baru

Baca juga: Empat anggota ACT dampingi keluarga Zulfirman di Selandia Baru

Baca juga: Tujuh pesan Indonesia sikapi serangan teror di masjid Selandia Baru

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Selandia Baru tak sebut video serangan dalam pertemuan dengan Erdogan

Istanbul (ANTARA) – Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters pada Jumat mengatakan bahwa dia tidak meminta Presiden Turki Tayyip Erdogan untuk berhenti memperlihatkan tayangan penembakan di Christchurch pekan lalu dalam kampanyenya, karena dia mengetahui bahwa penayangan tersebut telah dihentikan.

“Tidak, saya tidak meminta karena saya merasa tidak perlu melakukannya, sebab mereka sudah tidak melakukannya lagi,” kata Peters kepada wartawan dalam pertemuan Organisasi Kerjasama Islam, tempat dia bertemu dengan Erdogan.

Dalam serangkaian kampanye pekan lalu termasuk Kamis, Erdogan mempertontonkan rekaman penembakan Selandia Baru yang disebarkan oleh pria bersenjata di Facebook. Tindakan tersebut memicu perselisihan diplomatik di antara kedua negara.

Peters mengatakan Erdogan memastikan bahwa warga negara yang datang ke Turki akan disambut dengan baik seperti sebelumnya dan bahwa semua “kesalahpahaman” telah dibersihkan.

Baca juga: Korban selamat Christchurch yang istrinya tewas kepada pelaku: Saya masih menyayangimu

Baca juga: Facebook hapus 1,5 juta video penyerangan masjid Selandia Baru

Sumber: Reuters

Penerjemah: Maria Dian A
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tujuh pesan Indonesia sikapi serangan teror di masjid Selandia Baru

Jakarta (ANTARA) – Menteri Luar Negeri RI Retno L.P. Marsudi pada Konferensi Tingkat Menteri (KTM) Darurat Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menyampaikan tujuh pesan dari Indonesia dalam menyikapi serangan teror yang terjadi di dua masjid di Selandia Baru.

“Indonesia mengutuk keras aksi terorisme yang terjadi di Masjid Al Nour dan Linwood di Christchurch, Selandia Baru,” kata Menlu Retno saat menyampaikan pesan pertama dari tujuh pesan Indonesia, menurut keterangan tertulis dari Kementerian Luar Negeri yang diterima di Jakarta, Jumat.

KTM Darurat OKI itu diadakan di Istanbul, Turki pada Jumat (22/3) untuk membahas tragedi penembakan jamaah masjid di kota Christchurch serta upaya OKI menangkal ujaran kebencian kepada kaum Muslim.

Dalam pesan kedua, Menlu RI menegaskan kecaman terhadap pernyataan yang dikeluarkan oleh Senator Fraser Anning dari Australia. Pernyataan Senator Anning dinilai tidak bertanggung jawab, menyakitkan dan menyinggung perasaan, terutama perasaan korban dan keluarga korban.

Dalam pesan ketiga, Menlu Retno menyampaikan bahwa sebagai anggota Dewan Keamanan PBB, Indonesia -bersama Kuwait- telah menginisiasi pernyataan pers DK PBB untuk mengecam keras tragedi di Selandia Baru yang merenggut sejumlah korban jiwa, termasuk WNI.

Keempat, Menlu RI menyampaikan bahwa serangan teror di Selandia Baru itu mengingatkan bahwa tidak ada negara yang kebal terhadap terorisme. Serangan di dua masjid di Selandia Baru itu juga menunjukkan masih kurangnya pemahaman publik bahwa Islam adalah agama yang damai.

“Kita harus mencegah agar pemikiran ‘clash of civilizations’ tidak terjadi,” ujar Menlu Retno.

Kelima, pemerintah Indonesia menyampaikan bahwa OKI harus memperkuat nilai-nilai toleransi karena pada dasarnya perdamaian hanya dapat dibangun dengan pondasi toleransi yang kuat.

Keenam, pemerintah Indonesia juga mendorong OKI memperkuat upaya mempromosikan dialog antaragama dan kepercayaan.

Ketujuh, mengingat banyak kepentingan umat yang sedang hadapi tantangan, maka OKI harus bersatu dalam menangani tantangan tersebut, termasuk tekanan yang terus terjadi terhadap bangsa Palestina.

Selain menyampaikan tujuh pesan itu, Menlu Retno mengingatkan agar OKI dapat meningkatkan komitmen untuk menggunakan “OIC Contact Group for Peace and Dialogue” sebagai platform untuk menangani Islamphobia dan bentuk diskriminasi lain yang dihadapi umat Muslim.

Sebagai penutup, Menlu RI mengharapkan agar OKI dapat terus menjalankan peran sebagai pelaku utama penyebaran Islam yang damai. 

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

OKI kecam serangan teror di masjid Selandia Baru

Jakarta (ANTARA) – Negara-negara anggota Organisasi Kerja sama Islam (OKI) bersatu mengecam serangan teror yang terjadi pada Jumat (15/3) di dua masjid di kota Christchurch di Selandia Baru yang menewaskan 50 orang dan membuat puluhan orang lainnya luka-luka.

Kecaman itu disampaikan dalam Konferensi Tingkat Menteri (KTM) Darurat OKI yang dihadiri Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, menurut
keterangan tertulis dari Kementerian Luar Negeri RI yang diterima di Jakarta, Jumat.

KTM Darurat OKI yang bertajuk “OIC Open Ended Executive Committee Emergency Ministerial Meeting On The Recent Terrorist Attack Against Two Mosques In New Zealand And Countering Hatred Against Muslims” itu diselenggarakan di Istanbul pada 22 Maret 2019.

KTM didahului dengan pertemuan pada tingkat pejabat tinggi pada 21 Maret 2019. Pada pertemuan ini, Turki bertindak sebagai pimpinan sidang dalam kapasitasnya sebagai Ketua Komite Eksekutif dan Islamic Summit OKI pada periode ini.

KTM Darurat OKI itu menyepakati dokumen “Final Communique” yang mengecam aksi teror di Christchurch seraya menekankan solidaritas dan dukungan kepada Selandia Baru untuk menuntaskan proses hukum bagi pelaku teror.

Dalam dokumen itu, seluruh negara OKI juga meminta komunitas internasional untuk menginisiasi dan mendukung upaya pencegahan intoleransi, diskriminasi, dan stereotip negatif, pengucilan serta stigmatisasi negatif terhadap Muslim.

Untuk dampak yang lebih luas, negara-negara OKI juga sepakat untuk bekerja sama dengan PBB dan Uni Eropa untuk memantau isu Islamofobia serta melaksanakan dialog konstruktif yang diharapkan dapat memperkuat toleransi, harmoni antaragama dan budaya.

Selain anggota OKI, hadir dalam KTM darurat OKI tersebut, Menlu Selandia Baru, Winston Peters.

Dalam pernyataannya, Menlu Selandia Baru menyampaikan bahwa seluruh masyarakat negaranya berduka dan mengecam serangan teroris di kedua mesjid pada pekan lalu.

Menlu Peters juga menghargai dukungan dan solidaritas dunia Islam untuk Selandia Baru. Menlu Peters menyampaikan berbagai langkah yang telah dan akan diambil Selandia Baru dalam menanggapi serangan teror tersebut, termasuk memperketat aturan kepemilikan senjata api.

Baca juga: Menlu katakan OKI harus jadi solusi permasalahan global
Baca juga: PBB sebut serangan teroris di Selandia Baru Islamfobia
Baca juga: Erdogan: kita harus tolak xenofobia, Islamfobia

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Salat JUmat pertama pascapenembakan di Christchurch

Warga Wellington memeluk umat muslim di Masjid Wellington saat pelaksanaan salat Jumat pertama pascapenembakan di dua masjid kota Christchurch pada Jumat (15/3) di Kilbirnie, Wellington, Selandia Baru, Jumat (22/3/2019). ANTARA FOTO/Ramadian Bachtiar/wpa/hp.

Pertemuan Abe dan Trump kemungkinan pada akhir April

Jakarta (ANTARA) – Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mungkin akan bertemu dengan Presiden Donald Trump di Amerika Serikat pada akhir April, dan keduanya akan membahas Korea Utara serta Perdagangan Jepang – AS, menurut dua pejabat pemerintah dan media Jepang, Kamis.

Pertemuan tersebut diusulkan oleh pihak Jepang dan jadwalnya akan ditentukan pada akhir April, demikian harian Asahi Shimbun, tanpa menyebutkan tanggal pastinya.

Dua pejabat pemerintah yang akrab dengan isu tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa rencana kunjungan Abe masih dibicarakan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri mengatakan kunjungan Abe ke luar negeri belum diputuskan.

Pembicaraan tersebut sepertinya akan berpusat pada Korea Utara setelah pertemuan antara Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada Februari tidak membuahkan hasil, dengan latar-belakang kekhawatiran Tokyo yang dikesampingkan dalam perundingan tersebut, kata Asahi Shimbun.

Menurut penyiaran publik NHK, Rabu, Kabinet Jepang diprediksikan akan menggelar pemungutan suara pada bulan depan guna memperpanjang sanksi secara sepihak terhadap Korea Utara hingga dua tahun.

Perdagangan Jepang – AS juga diperkirakan masuk dalam agenda pertemuan tersebut.

Trump mendorong produsen mobil Jepang agar menambah lapangan pekerjaan di Amerika Serikat saat Gedung Putih mengancam akan memberlakukan tarif hingga 25 persen terhadap kendaraan impor, dengan alasan keamanan nasional.

Sejumlah pejabat Jepang berulang kali mengatakan bahwa Abe dan Trump tahun lalu sepakat bahwa Washington tidak akan menerapkan tarif kendaraan selama pembicaraan dagang bilateral masih berlangsung.

Harian Asahi Shimbun mengatakan sejumlah pembahasan juga akan digelar dalam pertemuan April secara terpisah antara Menteri Ekonomi Toshimitsu Motegi dan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer.

Sumber: Reuters

Baca juga: PM Jepang akan temui PM Inggris untuk bahas Brexit
Baca juga: PM Jepang puji rencana pertemuan Trump-Kim Jong Un
Baca juga: PM Jepang janji pindahkan pangkalan militer AS di Okinawa

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden: Pakistan akan melanjutkan upaya bagi kestabilan regional

antara

Islamabad (ANTARA) – Presiden Pakistan Dr. Arif Alvi pada Rabu (20/3) mengatakan Pakistan, yang menjadi pendukung kuat perdamaian di wilayah tersebut, akan melanjutkan upayanya bagi kestabilan dan perdamaian regional, yang perlu bagi pembangunan sosial-ekonomi.

Ketika berbicara dengan delegasi dari Harvard University, AS, yang mengunjungi dia, presiden Pakistan itu mengatakan pemerintah saat ini memiliki agenda ambisius yang berpusat pada rakyat bagi pembangunan sosial-ekonomi Pakistan, yang akan mengendalikan kebijakan luar negeri Islamabad.

Ia menggaris-bawahi bahwa pembaruan luas sosial-ekonomi bertujuan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan yang akan mengarah kepada peluang kerja yang lebih besar buat generasi muda di negeri itu, demikian laporan Kantor Berita Pakistan, APP –yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis malam.

Presiden Pakistan tersebut menyatakan bahwa wilayah itu berdasarkan sejarah telah menjadi penghubung pasar, dan dengan proyek Koridor Ekonomi Pakistan-China (CPEC), Islamabad menawarkan potensi yang tak pernah ada sebelumnya bagi perdagangan regional yang akan menjadi pengendali penting bagi pertumbuhan ekonomi.

Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mensahkan kebijakan pintu terbuka dan belum lama ini telah memberlakukan rejim visa yang lebih liberal untuk menyambut pelancong dan pengusaha ke Pakistan.

Presiden tersebut menyatakan pemerintah akan terus melaksanakan pembaruan untuk membuat Pakistan menjadi negara yang bersahabat pada pariwisata dan kegiatan usaha.

Sumber: APP

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Eliswan Azly
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kamp vokasi: cara China merangkul Xinjiang

Interpretasi itu berfokus untuk mengedepankan prinsip-prinsip toleransi, persatuan dan pelaksanaan Islam jalan tengah

Xinjiang (ANTARA) – Dalam dua tahun terakhir Republik Rakyat China tengah disorot dunia atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia terhadap kelompok minoritas muslim Uighur di wilayah otonomi Xinjiang.

Komite PBB untuk Penghapusan Diskriminasi Rasial pada Agustus 2018 bahkan telah menerima laporan adanya penahanan satu juta orang Uighur dan etnis minoritas lainnya sejak 2017 di kamp pusat re-edukasi yang pemerintah China sebut sebagai Pusat Pelatihan Vokasional.

Namun dunia luar dan panel HAM Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mencurigai kamp itu karena keberadaan dan pengamanannya yang serupa penjara. Tak banyak balai vokasi yang dilengkapi puluhan kamera pengintai dan penuh kerahasiaan.

Pemerintah China tentunya tidak tinggal diam, membantah keras atas segala prasangka itu. Segenap perangkat pemerintah pun organ partai tunggal komunis secara masif menganulir tudingan serius tersebut.

Risih dengan derasnya pemberitaan miring mengenai isu aksi represi terhadap muslim Uighur, Pemerintah China pun lantas membuka diri untuk kalangan terbatas.

Dalam kurun setahun terakhir secara berkala Pemerintah China mengundang media asing untuk meliput kondisi kamp-kamp vokasi di berbagai kota di Xinjiang. Namun tentunya undangan itu tidak serta merta membuat media leluasa mencari tahu apa saja yang ingin diketahui. Setiap kunjungan media akan disertai dengan pemandu, pengawal dan pengawas yang siap mengamankan perjalanan liputan.

Sebagaimana kunjungan ANTARA bersama dalam delegasi ASEAN Elites China Tour 2019 di penghujung Februari 2019 ke Beijing dan Xinjiang. Baik di ibu kota Beijing maupun di Provinsi Xinjiang, rata-rata komentar yang didapatkan dari pejabat berbagai institusi dan tingkatan sama, senada dan seragam.

“Tidak ada pelanggaran hak asasi manusia ataupun diskriminasi terhadap Uighur di Xinjiang,” tandas wakil presiden Asosiasi Islam China Abdul Amin Jin Rubin melalui penerjemah.

Menurutnya, pemberitaan dari media barat terlalu dilebih-lebihkan dan tidak sesuai kenyataan. Padahal yang berlangsung di Xinjiang, kata Abdul Amin, adalah aktivitas pemberantasan terorisme dan kekerasan lain, tapi tidak khusus menargetkan kelompok etnis atau agama tertentu.

Pria yang juga dosen Sastra Arab pada Institut Islam China itu lebih jauh menjelaskan bahwa Asosiasi Islam China telah turut membantu upaya deradikalisasi dengan melakukan interpretasi terhadap literatur suci dan klasik Islam, yang selama ini telah terdistorsi oleh orang-orang yang menginterpretasikannya secara keliru sehingga berpotensi menjadi tindak terorisme.

“Interpretasi itu berfokus untuk mengedepankan prinsip-prinsip toleransi, persatuan dan pelaksanaan Islam jalan tengah,” ujar Abdul Amin.

Di kesempatan berbeda, dari kantor Departemen Publisitas Pusat, Wakil Menteri Jiang Jianguo juga mengungkap hal serupa. “Anda bisa mengecek langsung saat berkunjung ke Xinjiang apakah laporan-laporan itu benar,” tantangnya untuk menjawab tudingan adanya aksi represi di kamp-kamp vokasi.

Pelatihan vokasi, kata Jiang, tidak terkait dengan agama dan etnis tertentu melainkan untuk meredam aksi ekstremisme yang tengah berkembang di Xinjiang.

Setidaknya, ada empat golongan warga yang dimasukkan ke Pusat Pelatihan Vokasi, yakni mantan narapidana terorisme yang masih berpotensi melakukan kembali aksinya; mereka yang pernah terlibat aksi terorisme namun belum termasuk kategori berat, mereka yang dipaksa ikut kegiatan terorisme tapi telah menyadari kesalahannya dan warga yang terpapar paham radikalisme.

Para siswa Kamp Vokasi di Shule County Xinjiang (ANTARA/Siti Zulaikha) Bergunjing Tentang Xinjiang di Wisma Duta

Rupanya tak hanya duta media yang kali ini mendapat undangan dari Pemerintah China untuk bertandang ke Xinjiang. Dalam jamuan makan malam di Wisma Duta Kedutaan Besar Indonesia di Beijing, hadir juga rombongan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang datang bersama elemen organisasi masyarakat NU dan Muhammadiyah dengan total anggota rombongan 15 orang.

Terkait kondisi Xinjiang, Dubes Djauhari Oratmangun, dengan diplomatis berpesan, “Percayai sesuatu setelah melihat.”

Meskipun sang dubes telah berkunjung ke Xinjiang pada Desember 2018, namun ia tidak mengumbar informasi dari sana. Dubes Joe begitu ia akrab dipanggil hanya bercerita di sana dirinya bertemu dengan Gubernur Xinjiang, para ulama dan berkunjung ke sekolah vokasi.

Kata dia, ”Kita perlu meningkatkan people to people contact untuk membangun pemahaman.”

Sebab bagaimanapun, menurutnya, kekuatan hubungan antarbangsa yang dimulai dari orang per orang akan menguatkan hubungan antarnegara. Karena hubungan antar pribadi itu lebih cair dan terbuka serta apa adanya.

Tidak berbeda dari Dubes Joe, Ketua Bidang Kerja Sama Luar Negeri MUI, KH Huhidin Jaenudin yang memimpin delegasi ulama dari Indonesia untuk kunjungan ke Xinjiang, juga mengambil sikap hati-hati.

“Kita tidak boleh memvonis orang tanpa mengetahui duduk persoalannya. Karenanya, sebelum melihat sendiri apa yang terjadi di Xinjiang, kita belum bisa menyatakan sikap apa-apa,” kata Kyai Muhidin. Ia pun bersepakat dengan dubes bahwa hubungan antarnegara tidak lebih kuat dari pada hubungan antarbangsa atau antar-rakyat.

Di kemudian hari sepulang dari kunjungan di Xinjiang, MUI berharap Pemerintah China dapat memberi kebebasan terhadap kaum muslim di negaranya untuk menjalankan ibadah karena jika dilakukan pembatasan secara terus-menerus akan terjadi pendangkalan aqidah.

Kyai Muhidin juga bisa memahami trauma Pemerintah China terhadap aksi terorisme yang pernah terjadi di Xinjiang, namun ia meminta agar tidak menganggap umat Islam yang menjalankan ibadah terkait radikalisme.

Keluar membangun persepsi, ke dalam membangun vokasi

Sejak peristiwa kerusuhan besar di Urumqi Juli 2009 yang merenggut 197 jiwa dan mencederai 1.600 orang, kemudian serentetan aksi kekerasan lain hingga tahun 2015,Pemerintah China kemudian membangun kamp-kamp vokasi untuk menjinakkan kelompok-kelompok yang disebutnya sebagai ekstremis.

Delegasi ASEAN Elites China Tour 2019 berkesempatan mengunjungi empat lokasi Pusat Pendidikan Vokasi di Xinjiang yakni di Kota Atush Perfektur Kezilesu Khirgiz, Perfektur Kashi Kasghar, Perfektur Hotan (ketiganya tingkat kabupaten) dan di Shule County (setingkat kecamatan), Kasghar. Selain itu, kamp-kamp sejenis akan terus dibangun di kawasan-kawasan yang dianggap rawan aksi ektremisme. Dalam setahun terakhir, pemerintah Tiongkok gencar melakukan “klarifikasi” atas apa yang terjadi di Xinjiang dengan mengundang berbagai media luar negeri untuk datang ke wilayah di ujung barat China itu.

Dari versi pemerintah, ada tiga kekuatan yang berkembang di Xinjiang yakni ektremisme, separatisme dan terorisme. Xinjiang merupakan salah satu kawasan paling rawan politik, Pmerintah China berusaha mengendalikan kehidupan beragama dan kebudayaan sembari menjanjikan pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran. Di kamp-kamp itu, para peserta didik yang sebagian besar dari etnis Uighur belajar berbagai jenis keterampilan mulai dari menjahit, salon, elektronik serta belajar seni budaya termasuk menyanyi dan menari.

Tak hanya itu, menurut Direktur Pusat Pendidikan Vokasi di Hotan Mahmud Memeti, yang terpenting kepada mereka diajarkan pengetahuan peraturan dan perundang-undangan Pemerintah China agar mereka menjadi warga negara yang sadar hukum sehingga pada gilirannya tidak lagi melakukan gerakan separatisme. Untuk dapat mengakses informasi, mereka dikenalkan bahasa Mandarin sebagai bahasa resmi China.

Dengan ketiga bekal itu (bahasa, perundang-undangan dan keterampilan) diyakini warga yang tinggal di wilayah yang berbatasan dengan Rusia, Mongolia, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Afghanistan, Pakistan dan India itu bisa memahami Pemerintah China. Beijing tentu tidak ingin kehilangan kendali atas Xinjiang, wilayah yang memiliki cadangan minyak besar serta penyumbang gas alam besar di China.

Oleh Siti Zulaikha
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ledakan di pabrik kimia China tewaskan 47 orang

Shanghai (ANTARA) – Ledakan di sebuah pabrik pestisida di China timur telah menewaskan 47 orang dan mencederai lebih dari 600 lainnya, menurut laporan media pada Jumat.

Ledakan itu merupakan kecelakaan terbaru di kalangan industri tersebut, yang selama ini membuat masyarakat marah.

Ledakan terjadi pada Kamis (21/3) di Kompleks Industri Chenjiagang di Kota Yangcheng, Provinsi Jiangsu. Kebakaran akibat ledakan akhirnya dapat dipadamkan pada Jumat pukul 03.00 waktu setempat, kata televisi negara dalam laporannya.

Orang-orang yang selamat dalam tragedi itu dibawa ke 16 rumah sakit dan 640 orang dirawat karena mengalami cedera. Sebanyak 32 di antara mereka mengalami luka berat, lapor televisi tersebut.

Kebakaran di pabrik milik Tianjiayi Chemical Company itu meluas ke pabrik-pabrik di sekitarnya. Murid-murid taman kanak-kanak di wilayah itu juga terluka karena ledakan, lapor media.

Penyebab ledakan masih diselidiki, namun perusahaan itu selama ini pernah dinyatakan melanggar aturan keselamatan kerja dan dikenai hukuman denda, menurut laporan China Daily. Perusahaan tersebut memproduksi lebih dari 30 jenis kimia organik, yang beberapa di antaranya mudah meledak.

Presiden Xi Jinping, yang sedang berada di Italia untuk kunjungan kenegaraan, memerintahkan agar semua upaya dijalankan guna merawat para korban luka serta “dengan sungguh-sungguh menjaga stabilitas sosial”, kata televisi negara.

Pihak berwenang harus meningkatkan upaya mencegah kecelakaan seperti itu terjadi lagi dan menemukan penyebab ledakan sesegera mungkin, tambah Xi.

Badan perlindungan lingkungan Provinsi Jiangsu mengatakan dalam pernyataan pada Kamis malam bahwa pusat pemantau lingkungan di wilayah tersebut tidak menemukan persentase kandungan bahan kimia tak normal pada toluena, xilena atau benzena.

Pihak berwenang Jiangsu akan melakukan pemeriksaan ke pabrik-pabrik dan gudang kimia, menurut pengumuman darurat yang dikeluarkan oleh media resmi pada Jumat.

Menurut pengumuman itu, yang dimuat di laman berita Partai Komunis di Provinsi Jiangsu, pemerintah akan menutup perusahaan-perusahaan kimia yang diketahui tidak mematuhi peraturan soal bahan kimia berbahaya.

Kemarahan masyarakat soal standar keamanan telah meningkat di China karena banyak insiden terjadi di industri tersebut, dari kecelakaan tambang hingga kebakaran pabrik.

Pada 2015, 165 tewas dalam serangkaian ledakan gudang kimia di Tianjin, kota di wilayah utara.

Pada November tahun lalu, sejumlah ledakan terjadi saat pengiriman gas yang mudah meledak berlangsung di sebuah pabrik kimia. Insiden itu menewaskan 23 orang.

Sumber: Reuters

Baca juga: 10 menit tujuh ledakan di pabrik kimia China tewaskan 19
Baca juga: 11 Tewas, 57 Luka-luka Dalam Ledakan Di Pabrik Kimia China

Penerjemah: Tia Mutiasari
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

China katakan delegasi dagang AS akan kunjungi Beijing 28-29 Maret

Jakarta (ANTARA) – Delegasi perdagangan Amerika Serikat yang diketuai oleh Perwakilan Dagang Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin akan berkunjung ke China pada 28-29 Maret. Keberadaan mereka di Beijing untuk putaran perundingan lanjutan, demikian Kementerian Perdagangan, Kamis.

Sebagai kunjungan balasan, Wakil Perdana Menteri Liu He akan bertolak ke Washington pada awal April untuk menggelar pembicaraan lebih lanjut, menurut juru bicara kementerian Gao Feng, saat dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia tersebut berusaha menuntaskan sengketa dagang yang terjadi selama beberapa bulan.

Pembicaraan empat mata tersebut akan menjadi yang pertama sejak Presiden Donald Trump menunda batas waktu 1 Maret untuk menghindari kenaikan tarif impor China senilai 200 miliar dolar AS, dari 10 persen saat ini menjadi 25 persen.

Pada Rabu Trump memperingatkan bahwa Amerika Serikat kemungkinan akan menunda tarif terhadap produk China selama “periode substansial” guna memastikan bahwa Beijing tunduk pada setiap kesepakatan dagang, menambah ketidakpastian atas pembicaraan tersebut.

Sumber: Reuters

Baca juga: Indonesia-China akan mulai eksekusi investasi Inisiatif Belt and Road
Baca juga: Yuan China melemah 94 basis poin terhadap dolar

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pertemuan Abe dan Trump kemungkinan pa da akhir April

Jakarta (ANTARA) – Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mungkin akan bertemu dengan Presiden Donald Trump di Amerika Serikat pada akhir April, dan keduanya akan membahas Korea Utara serta Perdagangan Jepang – AS, menurut dua pejabat pemerintah dan media Jepang, Kamis.

Pertemuan tersebut diusulkan oleh pihak Jepang dan jadwalnya akan ditentukan pada akhir April, demikian harian Asahi Shimbun, tanpa menyebutkan tanggal pastinya.

Dua pejabat pemerintah yang akrab dengan isu tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa rencana kunjungan Abe masih dibicarakan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri mengatakan kunjungan Abe ke luar negeri belum diputuskan.

Pembicaraan tersebut sepertinya akan berpusat pada Korea Utara setelah pertemuan antara Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada Februari tidak membuahkan hasil, dengan latar-belakang kekhawatiran Tokyo yang dikesampingkan dalam perundingan tersebut, kata Asahi Shimbun.

Menurut penyiaran publik NHK, Rabu, Kabinet Jepang diprediksikan akan menggelar pemungutan suara pada bulan depan guna memperpanjang sanksi secara sepihak terhadap Korea Utara hingga dua tahun.

Perdagangan Jepang – AS juga diperkirakan masuk dalam agenda pertemuan tersebut.

Trump mendorong produsen mobil Jepang agar menambah lapangan pekerjaan di Amerika Serikat saat Gedung Putih mengancam akan memberlakukan tarif hingga 25 persen terhadap kendaraan impor, dengan alasan keamanan nasional.

Sejumlah pejabat Jepang berulang kali mengatakan bahwa Abe dan Trump tahun lalu sepakat bahwa Washington tidak akan menerapkan tarif kendaraan selama pembicaraan dagang bilateral masih berlangsung.

Harian Asahi Shimbun mengatakan sejumlah pembahasan juga akan digelar dalam pertemuan April secara terpisah antara Menteri Ekonomi Toshimitsu Motegi dan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer.

Sumber: Reuters

Baca juga: PM Jepang akan temui PM Inggris untuk bahas Brexit
Baca juga: PM Jepang puji rencana pertemuan Trump-Kim Jong Un
Baca juga: PM Jepang janji pindahkan pangkalan militer AS di Okinawa

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

24 dosen Bahasa Indonesia ikuti penataran di Beijing

Beijing (ANTARA) – Sedikitnya 24 dosen Bahasa Indonesia dari berbagai perguruan tinggi di China mengikuti penataran di Beijing pada 21-22 Maret 2019.

Penataran bertajuk “Revitalisasi Pengembangan Program Studi Bahasa Indonesia di Republik Rakyat Tiongkok” itu dibuka oleh Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun di Beijing, Kamis (21/3) malam.

“Kegiatan ini sekaligus untuk membahas pola pengajaran yang tepat karena semakin banyak sahabat kita di Tiongkok ini mulai tertarik belajar Bahasa Indonesia, begitu juga sebaliknya,” kata Djauhari.

Ia kemudian menyebutkan bahwa hubungan bilateral Indonesia-China dilandasi tiga pilar, yakni politik dan keamanan, perekonomian, dan sosial dan budaya.

“Pilar pertama dan kedua sifatnya pasang-surut. Pilar ketiga ini yang perannya merekatkan, khususnya ‘P to P’ (hubungan antarmasyarakat),” kata mantan Dubes RI untuk Rusia itu menjelaskan.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan (PPSDK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof Emi Emilia mengaku sangat terkesan dengan kemampuan berbahasa Indonesia para dosen yang hampir semuanya berkewarganegaraan China itu.

“Bahkan bahasa Indonesianya jauh lebih bagus daripada bahasa Inggris saya yang berlatar belakang guru Bahasa Inggris,” kata Prof Emi merendah. Atase Pendidikan KBRI Beijing Yaya Sutarya bersama Kepala Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan (PPSDK) Kemendikbud RI Prof Emi Emilia saat membuka Diskusi Kelompok Terfokus Revitalisasi Pengembangan Prodi Bahasa Indonesia di RRC di KBRI Beijing, Kamis (21/3) malam. (M. Irfan Ilmie)
Di China, kegiatan tersebut baru pertama kali digelar. Oleh sebab itu, dia berharap kegiatan tersebut digelar secara reguler.

“Sebelumnya kami juga menggelar kegiatan semacam ini di Jerman, Amerika Serikat, Australia, Thailand, dan Filipina,” ujarnya didampingi Atase Pendidikan KBRI Beijing Yaya Sutarya itu.

Sebanyak 24 dosen Bahasa Indonesia yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari berbagai perguruan tinggi yang tersebar di beberapa daerah di daratan Tiongkok, di antaranya Tianjin Foreign Studies of University, Guangxi University of Nationalities, Xi’an International Studies of University, Guangdong University of Studies, Yunnan Minzu University, Hainan College of Language School, Zhejiang Yuexiu University of Foreign Languages, Jilin Internasional Studies of University, Xiangsihu College GXUN, Beijing Foreign Studies of University, dan Hebei International Studies of University.

Para dosen tersebut kebanyakan lulusan jurusan Bahasa Indonesia dari berbagai perguruan tinggi di China yang pernah mendapatkan program Darmasiswa di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Sampai saat ini, terdapat 12 peguruan tinggi di China yang telah memiliki program studi Bahasa Indonesia. 

Baca juga: Pelajar Indonesia di China masuk MURI berkat kartu pos
Baca juga: Indonesia-China akan mulai eksekusi investasi Inisiatif Belt and Road

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Beijing undang diplomat EU kunjungi Xinjiang

Beijing (ANTARA) – Pemerintah China berencana mengundang para diplomat dari negara-negara anggota Uni Eropa yang ditempatkan di China untuk mengunjungi Xinjiang.

“Tanggal dan rencana keberangkatan masih kami susun,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang di Beijing, Kamis (21/3).

Menurut dia, rencana tersebut dimaksudkan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang perkembangan ekonomi dan sosial di daerah otonomi paling barat daratan Tiongkok itu.

Selain itu, kegiatan tersebut untuk memfasilitasi pertukaran pandangan dan kerja sama antara China dan negara-negara anggota EU.

“Kami berharap kunjungan itu nanti akan memberikan pengalaman langsung kepada para diplomat Eropa tentang bagaimana orang-orang dari berbagai kelompok etnis di Xinjiang bekerja dan hidup bersama dalam suasana aman dan makmur,” katanya.

Xinjiang yang mayoritas penduduknya dari kalangan etnis minoritas Uighur menjadi sorotan berbagai negara. Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Barat menuding China, yang diperintah Partai Komunis, telah melakukan penindasan terhadap etnis Uighur dengan menempatkannya di kamp-kamp pelatihan.

Namun, Beijing membantah tudingan tersebut dengan mengatakan bahwa kamp pelatihan itu merupakan bagian dari program peningkatan kualitas sumber daya manusia bagi penduduk Xinjiang yang masih banyak hidup di bawah garis kemiskinan

Xinjiang mengalami serangkaian tindak kekerasan horisontal selama 23 tahun dalam kurun 1992-2015, yang banyak menimbulkan jatuhnya korban jiwa.

Pada akhir 2018, beberapa duta besar dan diplomat dari Asia dan Timur Tengah mengunjungi Xinjiang, diikuti oleh perwakilan lima kantor berita asing, termasuk Antara, sepekan kemudian.

Selanjutnya, beberapa media dari Asia, Eropa, dan Timur Tengah juga secara bergelombang mengunjungi daerah setingkat provinsi di daratan Tiongkok itu, yang berbatasan langsung dengan Mongolia, Rusia, Kazakhstan, Kirghizstan, Uzbekistan, Tajikistan, Afghanistan, dan Pakistan. 

Baca juga: Peneliti: Perusahaan pengawasan China lacak jutaan orang di Xinjiang
Baca juga: Menyibak gelap lorong Kamp Vokasi Uighur Xinjiang (bagian 1)

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Beberapa ledakan guncang ibu kota Afghanistan, enam orang tewas

Kabul (ANTARA) – Enam orang tewas dan hampir 30 orang lagi cedera ketika beberapa ledakan mengguncang Ibu Kota Afghanistan, Kabul, Kamis, kata Kementerian Kesehatan negeri itu.

Baseer Mujahed, Juru Bicara bagi Polisi Nasional Afghanistan di Kabul, mengatakan kepada Kantor Berita Turki, Anadolu, ledakan bom rakitan (IED) menggunakan Permukiman Karta-e-Sakhi di Kabul Barat, selama perayaan Nevruz, yang menandai awal musim semi.

Sebelumnya, Mujahed telah mengatakan dua orang tewas dan lebih dari selusin lagi cedera dalam ledakan itu. Namun, Kementerian Kesehatan Masyarakat belakangan mengubah jumlah korban jiwa jadi enam dan cedera jadi 29.

Belum ada klaim pertanggung-jawaban dalam serangan tersebut. Lembaga lokal Tolo News melaporkan bahan peledak rakitan pinggir jalan dan bom mortir digunakan dalam serangan itu.
  Suasana di Kabul, Afghanistan. (Anadolu)

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Utusan AS tuding Al-Houthi hambat kesepakatan perdamaian Yaman

Jakarta (ANTARA) – Duta besar Amerika Serikat untuk Yaman, Kamis, menuding gerakan Al-Houthi, yang bersekutu dengan Iran, mengulur waktu kesepakatan perdamaian pelabuhan utama Hudaydah –yang ditengahi PBB, dan mengatakan senjata milik kelompok tersebut menjadi ancaman bagi negara-negara di kawasan itu.

Pemerintah Yaman dukungan Arab Saudi dan kelompok Al-Houthi mencapai kesepakatan gencatan senjata dan penarikan pasukan dari Hudaydah, yang berada di bawah kendali Al-Houthi, dalam pembicaraan di Swedia pada Desember lalu. Kesepakatan tersebut merupakan terobosan besar utama dalam upaya mengakhiri perang yang berlangsung lebih dari empat tahun.

Saat sebagian besar gencatan senjata diberlakukan, penarikan pasukan belum dijalankan. Kedua pihak pun saling menyalahkan lantaran kurangnya kemajuan dalam menerapkan kesepakatan.

“Kami sangat frustasi dengan apa yang kami lihat saat kelompok Al-Houthi menunda dan mengulur waktu untuk menerapkan apa yang mereka sepakati di Swedia, namun saya memiliki kepercayaan yang sangat besar pada utusan PBB dan apa yang sedang ia upayakan,” kata duta besar Matthew Tueller dari pelabuhan Aden, markas pemerintah yang diakui internasional, saat konferensi pers di TV.

“Kami bersedia bekerja sama dengan pihak lain untuk berusaha mewujudkan kesepakatan (Swedia) ini dan melihat apakah Houthi sebenarnya dapat menunjukkan kematangan politik dan mulai menjalani kepentingan Yaman dibandingkan bertindak atas nama mereka yang berupaya melemahkan dan menghancurkan Yaman,” kata dia.

Puluhan ribu orang tewas dalam perang yang mengadu domba Al-Houthi dengan faksi-faksi Yaman dukungan koalisi pimpinan Arab Saudi, yang loyal kepada pemerintahan Abd-Rabbu Mansour Hadi. Kelompok Al-Houthi melengserkan pemerintahan Hadi di ibu kota Sanaa pada akhir 2014.

Konflik di kawasan tersebut secara luas dilihat sebagai perang perwalian antara Arab Saudi dan Iran. Al-Houthi membantah disebut sebagai boneka Teheran. Mereka mengatakan bahwa revolusi yang mereka miliki untuk melawan korupsi.

Sumber: Reuters

Baca juga: Wapres apresiasi upaya Oman bebaskan pelajar Indonesia di Yaman
Baca juga: Gedung Putih menentang resolusi kekuatan perang Saudi Yaman
Baca juga: Gerilyawan Al-Houthi tuduh Inggris berusaha gelincirkan proses perdamaian Yaman
Baca juga: DPR AS setujui penghentian dukungan untuk koalisi Saudi di Yaman

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019