Kecam penembakan masjid, Turki serukan penghentian islamofobia

Dunia harus mengakhiri kebungkaman mengenai kebencian islamofobia

Ankara (ANTARA) – Turki pada Jumat mendesak dunia agar menghentikan terorisme fasis islamofobia, setelah penembakan terjadi di dua masjid di Selandia Baru.

“Serangan terhadap dua masjid di Selandia Baru memperlihatkan titik tempat islamofobia, permusuhan terhadap Muslim dicapai,” kata Ibrahim Kalin, Juru Bicara Presiden Turki, di akun Twitter.

Pernyataan Kalin dikeluarkan setelah serangan terhadap dua masjid di Christchurch terjadi pada Jumat siang waktu setempat dan 40 orang dilaporkan meninggal.

Ia mengutuk keras serangan teroris fasis tersebut dan mendoakan semoga Tuhan mengampuni mereka yang meninggal, demikian laporan Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat siang.

“Perbuatan pengecut ini memperlihatkan bagaimana retorika anti-Muslim dan kebencian mengarah kepada pembunuhan. Dunia harus mengakhiri kebungkaman mengenai kebencian islamofobia.”

“Kita telah berulangkali menyaksikan retorika islamofobia terhadap Islam dan orang Muslim telah berubah menjadi ideologi jahat dan pembunuhan,” kata Kalin.

Polisi Selandia Baru mengkonfirmasi sejumlah orang telah menjadi korban aksi brutal penembakan.

Kantor Berita Reuters melaporkan dari Jakarta, pemimpin Islam dan politik di seluruh Asia menyampaikan kecaman mereka sehubungan dengan penembakan di dua masjid di Selandia Baru pada Jumat, dan sebagian mengungkapkan warga negara mereka berada di tempat tragedi itu terjadi.

Duta besar Indonesia di Selandia Baru Tantowi Yahya mengatakan penyelidikan sedang dilakukan mengenai apakah ada warga negara Indonesia di tempat penembakan. Ada 331 warga Indonesia di Christchurch, termasuk 134 mahasiswa, kata Kementerian Luar Negeri di Jakarta.

Di Malaysia, yang mayoritas warganya pemeluk Islam, Anwar Ibrahim –pemimpin partai terbesar di koalisi yang memerintah– mengatakan satu warga negara Malaysia telah cedera dalam serangan tersebut, yang gambarkan sebagai tragedi kelam yang dihadapi umat manusia dan perdamaian dunia.

“Saya sangat sedih oleh perbuatan biadab ini, yang bertolak-belakang dengan nilai kemanusiaan dan merenggut nyawa warga sipil,” kata Anwar Ibrahim di dalam satu pernyataan.

Virus anti-Muslim

Pendiri All India Muslim Personal Board di India, badan cendekiawan non-pemerintah, Kalam Faruqui, mengatakan serangan tersebut “dikutuk dengan sangat keras”.

“Virus anti-Muslim menyebar ke seluruh dunia,” kata Faruqui kepada Reuters. “Rakyat dari seluruh agama mesti sangat khawatir.”

Duta Besar Afghanistan untuk Australia, Selandia Baru dan Fiji Wahidullah Waisisi mengatakan di akun Twitter tiga warga negara Afghanistan telah cedera.

“Doa saya bersama keluarga warga negara Afghanistan yang telah tertembak dan meninggal dalam peristiwa keji ini,” katanya.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan Mohammad Faisal di media sosial mengutuk peristiwa itu. Ia menggunakan tagar #pakistanagainstterror.

Rakyat biasa menyampaikan kengerian mereka mengenai video yang tersebar luas mengenai seorang lelaki yang telihat secara membabi-buta menembaki orang-orang di dalam masjid dengan menggunakan senapan laras panjang.

Video itu diduga merupakan siaran langsung teroris saat menembaki jamaah masjid, termasuk orang yang sedang shalat, pada Jumat waktu setempat. Namun, kebenaran video tersebut belum dikonfirmasi oleh pemerintah.

“Rasanya sangat menjijikkan, orang itu tidak memiliki otak dan brutal,” kata seorang pengguna Twitter di Indonesia yang mengaku bernama Farhan Adhitama.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan banyak orang yang terperangkap dalam penembakan itu mungkin adalah migran dan pengungsi.

“Mereka adalah kita. Orang yang melakukan kekerasan terhadap kita, tidak mempunyai tempat di Selandia Baru,” kata dia.

Baca juga: Presiden kecam penembakan masjid di Christchurch Selandia Baru

Baca juga: Enam WNI ada di Masjid Al-Noor saat penembakan Christchurch

Baca juga: Dua WNI jadi korban penembakan di masjid di Selandia Baru

Baca juga: 40 tewas, 20 luka parah dalam penembakan masjid di Selandia Baru
 

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

40 tewas, 20 luka parah dalam penembakan masjid di Selandia Baru

“Kami mendapat laporan bahwa 40 orang meninggal dalam aksi kekerasan ekstrim ini,” kata Ardern. “Jelas serangan ini dapat dilukiskan sebagai serangan teroris.”

Wellington (ANTARA) – Sebanyak 40 orang tewas dan lebih 20 lagi luka parah dalam aksi penembakan di dua masjid di Selandia Baru pada Jumat, yang disebut Perdana Menteri Jacinda Ardern sebagai serangan teroris.

Pembunuhan oleh sedikitnya seorang pria bersenjata itu dilakukan saat sholat Jumat berlangsung di Kota Christchurch. Itu merupakan penembakan massal terburuk di negara itu dan dikutuk di seluruh wilayah Asia.

“Kami mendapat laporan bahwa 40 orang meninggal dalam aksi kekerasan ekstrim ini,” kata Ardern. “Jelas serangan ini dapat dilukiskan sebagai serangan teroris.”

Ardern mengatakan Selandia Baru telah ditempatkan dalam tingkat ancaman keamanan tertinggi. Ia mengatakan empat orang yang sedang dalam penahanan pihak kepolisian memiliki pandangan ekstrim, tetapi mereka tidak masuk dalam daftar pengawasan kepolisian.

Gambar-gambar video yang tersiar di media sosial, yang diambil oleh seorang pria bersenjata dan diunggah ke jejaring sosial  saat serangan itu berlangsung, menunjukkan dia bergerak ke satu masjid, memasukinya dan melepaskan tembakan serampangan ke arah orang-orang di dalam masjid.

Para jamaah, yang meninggal atau cedera, terbaring meringkuk di lantai masjid itu, menurut video itu. Reuters tak dapat mengonfirmasi keaslian dari gambar video tersebut.

Seorang pria yang mengatakan dia berada di masjid An Nur menyatakan kepada media, pria itu berkulit putih, mengenakan helm dan rompi anti peluru. Pria tersebut masuk ke dalam masjid ketika para jamaah sedang ruku.

“Dia bawa senjata besar … dia datang dan mulai menembak siapa saja di dalam masjid,” kata pria itu, Ahmad Al-Mahmoud. Dia mengatakan dirinya dan yang lain berhasil meloloskan diri dengan memecah kaca pintu.

Radio New Zealand yang mengutip seorang saksi mata di dalam masjid melaporkan, ia mendengar tembakan-tembakan diletuskan dan sedikitnya empat orang tergeletak di tanah dan “darah berserak di mana-mana”.

Ardern menyatakan 30 orang tewas di masjid An Nur, masjid utama kota itu, dan 10 orang lagi di sebuah masjid di pinggiran Linwood.

“Ini hari terburuk Selandia Baru,” ujarnya.

Komisaris polisi Selandia Baru Mike Bush mengatakan empat orang yang terdiri atas tiga orang pria dan seorang wanita telah ditahan.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan salah seorang dari pria-pria tersebut adalah warga Australia.

Polisi menyatakan bahan-bahan peledak ditemukan bersama dengan sebuah kendaraan yang mereka hentikan.

Semua masjid di Selandia Baru telah diminta untuk menutup pintu-pintu, kata polisi.

Sumber: Reuters

Penerjemah: Mohamad Anthoni
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dua WNI jadi korban penembakan di masjid di Selandia Baru

Jakarta (ANTARA) – Dua orang warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban dalam aksi teror penembakan massal yang terjadi di masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, pada Jumat, 15 Maret 2019, pukul 13:40 (waktu setempat).

“Kami baru menerima informasi bahwa terdapat dua WNI yang tertembak dalam peristiwa penembakan di masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir di Jakarta, Jumat.

Arrmanatha menyatakan berdasarkan informasi yang dikumpulkan oleh KBRI di Wellington dari kelompok WNI di Christchurch, bahwa dua WNI yang tertembak dalam peristiwa tersebut adalah seorang ayah dan anaknya. Keduanya sekarang masih mendapatkan perawatan di Christchurch Public Hospital.

“Ayahnya saat ini dirawat di ruang ICU dan anaknya juga dirawat di rumah sakit yang sama tetapi di ruang perawatan biasa,” ujar dia.

Pihak Kementerian Luar Negeri mewakili pemerintah Indonesia menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa dua WNI tersebut.

“Kami sangat prihatin dengan situasi saat ini, yang dialami para korban dan keluarga mereka. Kami mendoakan agar ayah dan anak itu segera pulih,” ucap Arrmanatha.

Namun, sejauh ini pihak Kemenlu RI belum mendapatkan informasi terperinci mengenai WNI yang menjadi korban penembakan di Selandia Baru itu.

“Untuk informasi detail yang kami terima itu belum lengkap. Tetapi berdasarkan informasi yang kami terima, ayah dan anak (WNI) itu dan keluarganya belum lama tinggal di Christchurch,” ia menjelaskan.

Terkait situasi pasca-peristiwa penembakan di Christchurch, Pemerintah Indonesia mengimbau agar para WNI di Selandia Baru untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap berhati-hati.

Berdasarkan catatan Kemenlu RI, terdapat 331 orang WNI di kota Christchurch, termasuk 134 mahasiswa. Jarak dari Wellington ke Christchurch mencapai 440 kilometer.

Bagi keluarga dan kerabat WNI yang membutuhkan informasi lebih lanjut dan bantuan konsuler dapat menghubungi hotline KBRI Wellington pada nomor +64211950980 dan +64 22 3812 065.

Aksi penembakan di masjid di kota Christchurch di Selandia Baru itu terjadi pada saat sejumlah orang Muslim sedang melaksanakan ibadah Sholat Jumat.

Pihak Kepolisian Selandia Baru telah menyeru semua orang untuk mengurangi aktivitas di luar dan berusaha tetap berada di dalam ruangan. ***2***

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Siswa Selandia Baru tinggalkan kelas, lancarkan pemogokan global

Wellington (ANTARA) – Ribuan siswa meningggalkan kelas di seluruh Selandia Baru pada Jumat; mereka menggelar pemogokan global pelajar guna menentang diamnya pemerintah mengenai perubahan iklim.

“Perubahan iklim lebih buruk dibandingkan dengan Voldermort,” demikian salah satu tulisan tangan seorang pelajar. Ia merujuk kepada penyihir jahat di dalam film terkenal Harry Potter.

“Saya bertaruh dinosaurus mengira mereka juga punya waktu,” demikian tulisan di spanduk lain, saat pelajar dan orang tua murid berpawai di gedung Parlemen di Ibu Kota Selandia Baru, Wellington.

Protes pelajar diselenggarakan di 30 kota besar dan kecil di seluruh Selandia Baru dan direncanakan di berbicara ibu kota negara di seluruh Australia, Eropa serta Amerika Serikat pada Jumat.

Pawai tersebut adalah bagian dari pemogokan pelajar di seluruh dunia, yang dimulai pada Agustus 2018 –ketika pegiat iklim Swedia yang berusia 16 tahun Greta Thunberg memulai protesnya di luar gedung Parlemen pada hari sekolah. Anggota Parlemen Norwegia telah mencalonkan Thurberg untuk memperoleh Hadiah Noberl Perdamaian.

“Pemerintah hanya perlu mengubah beberapa hal, yaitu mengapa jika kami mogok pada hari sekolah maka mereka akan memperhatikan dan mereka mungkin akhirnya melakukan sesuatu,” kata pelajar yang berusia 14 tahun Inese, sebagaimana dikutip Reuters –yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi. Ia tak ingin nama keluarganya disebutkan.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, yang telah menjanjikan 100 juta dolar Selandia Baru (68 juta dolar AS) untuk mengurangi buangan gas rumah kaca, mendukung pemogokan pelajar, dan mengatakan remaja tak boleh menunggu sampai mereka cukup tua untuk memberi suara.

Dukungan Ardern buat pelajar bertolak-belakang dengan tindakan politisi di Australia dan Inggris –yang telah mencela mereka karena meninggalkan kelas.

“Untuk melakukan tindakan mengenai masalah yang menurut mereka penting, mereka mesti melakukannya setelah sekolah atau pada akhir pekan,” kata Menteri Pendidikan Australia Dan Tehan kepada wartawan mengenai protes di Melbourne.

Wali murid di Wellington, Alex –yang berpawai di samping putranya yang berusia 11 tahun, tidak sependapat. “Jauh lebih baik pada hari pendidikan … ini adalah masalah terbesar pada masa kita,” katanya.

Banyak ilmuwan mengatakan pembakaran bahan bakar fosil seperti batu bara mengeluarkan gas rumah kaca, yang memerangkap panas dan meningkatkan temperatur global, sehingga mengakibatkan banjir, kemarau, gelombang panas dan menaikkan permukaan air laut.

Dalam Konferensi Iklim di Paris pada 2015, banyak negara berjanji akan bekerja untuk membatasi kenaikan dua derajat Celsius, langkah yang akan memerlukan pengurangan radikal penggunaan batu bara dan bahan bakar fosil.

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Eliswan Azly
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menteri: Bangladesh akan pindahkan pengungsi ke pulau pada April

Antara

Dhaka (ANTARA) – Bangladesh pada Kamis (14/3) menyatakan negara itu akan memindahkan puluhan ribu Muslim Rohingya dari kamp yang kelebihan penghuni ke pulau terpencil yang rentan terhadap cuaca ekstrem, meskipun rencana tersebut mengundang banyak kontroversi.

Tempat berteduh dan tembok penghalang banjir telah dibangun di Bhashan Char, pulau kecil yang berlumpur dan baru muncul di Teluk Benggala pada 2006, dengan harapan pemerintah bisa memindahkan 10.000 pengungsi Rohingya ke sana.

Bangladesh telah membicarakan pulau tersebut selama bertahun-tahun dan rencana untuk memindahkan sebagian dari hampir satu juta pengungsi yang tinggal di sepanjang perbatasan dengan Myanmar telah macet berkali-kali.

Usul untuk memindahkan pengungsi tetap tidak populer di kalangan masyarakat Rohingya dan pengeritik telah meningkatkan keprihatinan mengenai kemampuan pulau itu untuk menghadapi badai selama musim hujan, kata Kantor Berita Myanmar, MIZZIMA –yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi.

Tapi Mozammel Huq, pemimpin Komite Kabinet Bangladesh mengenai Hukum dan Ketenangan dan menteri senior pemerintah, mengatakan pemindahan itu akan berlangsung sebagaimana direncanakan.

“Kami berencana memulai proses tersebut bulan depan, sebab pembangunan di Bhashan Char sekarang telah selesai,” katanya.

Kamal Hossain, Administratur Pemerintah di Kabupaten Cox Bazar –tempat kamp besar Rohingya berada, mengatakan mereka “sedang menyiapkan daftar pengungsi yang secara sukarela akan dipindahkan ke pulau tersebut”.

Krisis baru

Pulau itu bisa dijangkau dengan naik perahu selama saut jam dari daratan terdekat dan banyak ahli mengatakan terlalu berbahaya untuk menampung pengungsi di pulau tersebut sebab pulau itu rentan terhadap banjir selama terjadinya lonjakan topan.

Ratusan ribu orang telah meninggal di Bangladesh akibat topan selama 50 tahun belakangan ini, kebanyakan di daerah pantai.

Para pejabat lokal telah merujuk ke tanggul setinggi tiga meter yang baru dibangun di sekeliling pulau tersebut, yang mereka katakan akan mencegah gempuran gelombang jika ada topan.

Tapi seorang ahli hak asasi manusia PBB pada Januari memperingatkan pemindahan pengungsi dapat memicu “krisis baru” buat masyakarat minoritas Muslim yang telah menderita.

Hug mengatakan PBB “mesti memusatkan perhatian pada kesejahteraan pengugnsi Rohingya”. “Terserah Bangladesh untuk memutuskan di mana akan menempatkan pengungsi.”

Kelompok bantuan telah memperingatkan pengungsi yang memenuhi kamp pengungsi terbesar di dunia di Cox’s Bazar menghadapi ancaman tanah longsor, penyakit dan banjir.

Masyarakat Rohingya menyelamatkan diri dari Myanmar pada 2017 ke Bangladesh. Mereka menyelamatkan diri dari pendasan di Negara Bagian Rakhine di Myanmar.

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Eliswan Azly
COPYRIGHT © ANTARA 2019

WNI di Selandia Baru diimbau waspada pascaaksi penembakan

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia mengimbau agar para warga negara Indonesia (WNI) di Selandia Baru untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap berhati-hati pascaaksi penembakan massal yang terjadi di masjid di kota Christchurch, Selandia Baru yang terjadi pada Jumat, 15 Maret 2019, pukul 13.40 (waktu setempat).

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyebutkan bahwa saat terjadi penembakan terdapat enam orang WNI di masjid Al-Noor di Christchurch, namun tiga WNI berhasil menyelamatkan diri. Sementara itu, tiga orang lainnya belum diketahui kondisinya.

“Saat terjadi penembakan, ada enam WNI di mesjid itu, tiga sudah konfirmasi berhasil menyelamatkan diri, dan tiga lainnya belum diketahui kondisinya,” kata Menlu Retno.

Untuk itu, pihak Kementerian Luar Negeri akan terus berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Wellington untuk memastikan keadaan dari tiga orang WNI yang belum diketahui kondisinya tersebut.

“Hari ini saya akan terus berkomunikasi dengan duta besar kita di Wellington untuk memastikan keadaan dari tiga WNI lainnya yang belum bisa dihubungi,” ujar Menlu Retno.

Untuk itu, KBRI di Wellington terus memantau perkembangan situasi dan telah mengirimkan tim ke kota Christchurch untuk berkoordinasi dengan otoritas keamanan, rumah sakit, dan Perhimpunan Pelajar Indonesia setempat.

Menurut pihak Kemenlu RI, hingga saat ini belum ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

Berdasarkan catatan Kemenlu RI, terdapat 331 orang WNI di kota Christchurch, termasuk 134 mahasiswa. Jarak dari Wellington ke Christchurch mencapai 440 kilometer.

Bagi keluarga dan kerabat WNI yang membutuhkan informasi lebih lanjut dan bantuan konsuler dapat menghubungi hotline KBRI Wellington pada nomor +64211950980 dan +64 22 3812 065.

Aksi penembakan di masjid di kota Christchurch di Selandia Baru itu terjadi pada saat sejumlah umat Islam sedang melaksanakan ibadah sholat Jumat.

Kantor berita Associated Press melaporkan bahwa seorang saksi mata mengatakan banyak korban tewas dalam aksi penembakan massal di masjid tersebut.

Namun, pihak Kepolisian Selandia Baru belum menggambarkan skala insiden penembakan itu, tetapi menyerukan kepada semua orang untuk tetap berada di dalam ruangan.

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dewan Persahabatan Indonesia-Selandia Baru sampaikan dukacita

Jakarta (ANTARA) – Ketua Dewan Persahabatan Indonesia-Selandia Baru Indradi Soemardjan menyampaikan dukacita kepada keluarga korban penembakan di sebuah masjid bernama Al-Noor di Kota Christchurch, Selandia Baru.

“Kami sangat berduka atas penembakan massal di Christchurch dan berdoa untuk teman-teman kami, terutama mereka yang secara langsung atau tidak langsung terdampak oleh serangan tersebut,” kata Indradi melalui pesan singkat di Jakarta, Jumat.

Peristiwa ini, menurut dia, memberikan alasan yang lebih kuat untuk mendorong dan menumbuhkan pemahaman, persahabatan, dan perdamaian antara masyarakat Indonesia dan Selandia baru dalam berbagai aspek kehidupan.

Penembakan massal di Kota Christchurch dilaporkan mengakibatkan banyak korban jiwa, meskipun hingga kini Kepolisian Selandia Baru belum merilis jumlah korban.

Kementerian Luar Negeri RI telah menyampaikan bahwa tiga orang WNI selamat dari insiden tersebut.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebutkan bahwa saat terjadi penembakan terdapat enam orang WNI di mesjid tersebut, namun tiga WNI berhasil menyelamatkan diri. Sementara itu, tiga orang lainnya belum diketahui kondisinya.

“Saat terjadi penembakan, ada enam WNI di mesjid itu, tiga sudah konfirmasi berhasil menyelamatkan diri, dan tiga lainnya belum diketahui kondisinya,” kata Menlu Retno dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Berdasarkan catatan Kemlu, terdapat 330 orang WNI yang bermukim di kota Christchurch di Selandia Baru, dan 130 orang diantaranya adalah mahasiswa.

Baca juga: Indonesia kecam aksi penembakan di masjid di Selandia Baru

Baca juga: Tiga WNI selamat dari aksi penembakan di mesjid Selandia Baru

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tiga WNI selamat dari aksi penembakan di mesjid Selandia Baru

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan bahwa tiga orang warga negara Indonesia (WNI) selamat dari aksi penembakan yang terjadi di satu masjid bernama Al-Noor di Kota Christchurch di Selandia Baru.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi di Jakarta pada Jumat setelah berkoordinasi dengan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Wellington, Selandia Baru.

Menlu Retno menyebutkan bahwa saat terjadi penembakan terdapat enam orang WNI di mesjid tersebut, namun tiga WNI berhasil menyelamatkan diri. Sementara itu, tiga orang lainnya belum diketahui kondisinya.

“Saat terjadi penembakan, ada enam WNI di mesjid itu, tiga sudah konfirmasi berhasil menyelamatkan diri, dan tiga lainnya belum diketahui kondisinya,” kata Menlu Retno.

Untuk itu, pihak Kementerian Luar Negeri akan terus berkoordinasi dengan KBRI di Wellington untuk memastikan keadaan dari tiga orang WNI yang belum diketahui kondisinya tersebut.

“Hari ini saya akan terus berkomunikasi dengan duta besar kita di Wellington untuk memastikan keadaan dari tiga WNI lainnya yang belum bisa dihubungi,” ujar Menlu Retno.

Berdasarkan catatan Kemenlu, terdapat 330 orang WNI yang bermukim di kota Christchurch di Selandia Baru, dan 130 diantaranya adalah mahasiswa.

Sebelumnya, telah terjadi aksi penembakan di masjid Al-Noor di kota Christchurch di Selandia Baru pada saat sejumlah umat Islam sedang beribadah di mesjid tersebut pada Jumat (15/3).

Kantor berita Associated Press melaporkan bahwa seorang saksi mata mengatakan banyak korban tewas dalam aksi penembakan massal di masjid tersebut.

Namun, pihak Kepolisian Selandia Baru belum menggambarkan skala insiden penembakan itu, tetapi menyerukan kepada semua orang untuk tetap berada di dalam ruangan. 

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia kecam aksi penembakan di masjid di Selandia Baru

… kami mengecam aksi penembakan yang dilakukan di masjid diChristchurch saat umat Islam sedang melakukan ibadah…

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Luar Negeri mengecam aksi penembakan massal yang terjadi di satu masjid di Christchurch, Selandia Baru, yang terjadi pada Jumat, 15 Maret 2019, pukul 13:40 waktu setempat.

“Fakta ada aksi penembakan di masjid saat ibadah itu tindakan yang patut dikecam. Untuk itu, kami mengecam aksi penembakan yang dilakukan di masjid di Christchurch saat umat Islam sedang melakukan ibadah,” kata Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, di Jakarta, Jumat.

Pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan duka cita mendalam kepada korban dan keluarga korban, seperti disampaikan dalam keterangan tertulis dari Kementerian Luar Negeri.

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Wellington terus memantau perkembangan situasi dan telah mengirimkan tim ke Christchurch untuk berkoordinasi dengan otoritas keamanan, rumah sakit dan Perhimpunan Pelajar Indonesia setempat.

Menurut pihak Kementerian Luar Negeri, hingga saat ini tidak ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

Berdasarkan catatan Kementerian Luar Negeri, terdapat 331 orang WNI di kota Christchurch, termasuk 134 mahasiswa. Jarak dari Wellington ke Christchurch mencapai 440 kilometer.

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dua dubes lantik pengurus baru Perkumpulan Persahabatan Indonesia-Korea

Jakarta (ANTARA) – Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang-beom dan Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan Umar Hadi melantik pengurus baru Perkumpulan Persahabatan Indonesia-Korea atau Korea Friendship Association  (IKFA) untuk periode 2019-2024.

Pengusaha Indonesia Adhi Wargono terpilih menjadi ketua umum IKFA untuk periode 2019-2024, menggantikan Nick. T Dammen yang menjabat pada 2010-2015.

“Saya yakin hubungan Korea Selatan dan Indonesia saling membutuhkan terutama menyongsong era industri 4.0,” ujar Adhi Wargono dalam deklarasi pengurus baru Indonesia Korea Friendship Assosiation (IKFA/ Perkumpulan Persahabatan Indonesia Korea) di Jakarta, Kamis.

Adhi Wargono mengatakan IKFA bertujuan untuk meningkatkan persahabatan kedua negara melalui kegiatan seni budaya, olahraga dan bisnis.

Pembentukan pengurus baru tersebut merupakan saran dari Duta Besar Korea untuk Indonesia Kim Chang Beom.

Susunan pengurus Indonesia Korea Friendship Assosiation (IKFA) 2019-2025 terdiri atas Dewan Pengarah: Prof. Dr. Rokhmin Dahuri, Abd. Nick T. Dammen, Geunhyo An, Yi Sun Hyeong dan Darmawan Djayusman.

Sementara itu, Dewan Pengurus: Ketua Umum: Adhi Wargono, Wakil Ketua Umum : Jimmy Berlian Sutopo. Sekretaris Jendral : Danang Girindrawardana, Wakil Sekjen : Ratna Renggogeni.

Adapaun Ketua bidang Kreatif Entertaimen: Rina Novita, Ketua Bidang Pendidikan: Irman Alfian Zahiruddin, Ketua bidang Bisnis Development: Christopher Winata dan Yudian Alkatsyah,

Ketua Bidang Art & Culture: Dr. Harry Darsono PhD, dan Ketua Bidang Olahraga: Kesit B. Handoyo, Ketua Bidang Hubungan dan Penerjemah: Hur Young Soon.

Baca juga: IKFA diharapkan perkuat hubungan Indonesia-Korea Selatan

Baca juga: Kunjungi Seoul, Menristekdikti bahas pengembangan universitas siber

Baca juga: Korea Selatan berkomitmen jembatani negosiasi AS-Korea Utara

Baca juga: Korea Selatan kecewa atas hasil pertemuan kedua Trump-Kim

Pewarta: Azis Kurmala
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IKFA diharapkan berikan pelatihan kewirausahaan kepada buruh migran

Kita akan kolaborasi dengan IKFA untuk membantu pemberdayaan buruh migran Indonesia di Korea Selatan. Salah satunya pelatihan kewirausahaan

Jakarta (ANTARA) – Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan, Umar Hadi mengharapkan pengurus Indonesia Korea Friendship Assosiation (IKFA/ Perkumpulan Persahabatan Indonesia Korea) dapat memberikan pelatihan kewirausahaan kepada buruh migran Indonesia di Korea Selatan.

“Kita akan kolaborasi dengan IKFA untuk membantu pemberdayaan buruh migran Indonesia di Korea Selatan. Salah satunya pelatihan kewirausahaan,” ujar Umar Hadi saat menghadiri deklarasi pengurus baru Indonesia Korea Friendship Assosiation (IKFA/ Perkumpulan Persahabatan Indonesia Korea) di Jakarta, Kamis.

Pelatihan kewirausahaan, lanjut dia, bertujuan untuk mendorong buruh migran yang pulang ke Indonesia dapat menjadi pengusaha di daerah mereka masing-masing.

“Tiap tahun ada 3,000 sampai 4,000 buruh migran baru ke Korsel. Tiap tahun juga ada sekitar 3,000 yang kembali ke Indonesia karena kontraknya habis,” katanya.

Selama tiga tahun bekerja di Korea Selatan, kata dia, buruh migran Indonesia dapat mengumpulkan tabungan rata-rata sebesar Rp1,5 miliar.

Dengan jumlah tabungan sebanyak itu, kata dia, diharapkan mereka dapat mendirikan usaha di daerah asal.

Meskipun demikian, menurut dia, ada beberapa buruh migran yang menghabiskan tabungannya untuk membeli rumah, mobil, tanah dan lainnya.

“Mereka tidak menyisihkan untuk membuka usaha karena tabungan mereka habis. Saya tidak mau mereka seperti itu. Saya ingin mereka pulang dari Korea Selatan bisa jadi pengusaha di Indonesia. Saya ingin mereka pulang ke Indonesia untuk menjadi agen perubahan,” kata dia.

Karena itu, pelatihan kewirausahaan kepada buruh migran Indonesia harus mendapatkan dukungan dari semua pihak, demikian Umar Hadi.

Baca juga: Wapres harapkan Korsel tambah kuota TKI

Baca juga: Korea Selatan siapkan kuota 10.200 TKI formal

Baca juga: MPR berharap Korea jaga tenaga kerja Indonesia

Baca juga: Dua ribu TKI berebut gaji Rp20 juta di Korsel

Pewarta: Azis Kurmala
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rombongan Taliban diserang pasukan AU Afghanistan

Kabul (ANTARA) – Tujuh petempur Taliban tewas ketika rombongan kendaraan mereka menjadi sasaran serangan pasukan Angkutan Udara Afghanistan di Provinsi Kunduz, Afghanistan Utara.

Kol. Mohammad Hanif Rezayee, Juru Bicara Korps Militer Shaheen 209, mengatakan kepada koresponden Kantor Berita Afghanistan, Bakhtar –yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis malam, rombongan Taliban telah menjadi sasaran serangan di sekitar Kabupaten Khan Abad di provinsi Kunduz. Dalam peristiwa itu, tujuh anggota Taliban, termasuk pemimpinnya –Mullah Alawuddin, tewas.

Mullah Alawuddin adalah salah seorang komandan penting Taliban di Kabupaten Khan Abad, yang memiliki peran aktif dalam kebanyakan kegiatan teror yang menghancurkan di kabupaten tersebut.

Dalam peristiwa terpisah, sebanyak 74 orang yang diduga melakukan bermacam perbuatan pidana ditangkap oleh polisi nasional Afghanistan dalam tiga pekan belakangan ini di Provinsi Balkh, Afghanistan Utara.

Menurut laporan Kantor Berita Bakhtar, Mohammad Asef Azad, Manager Badan Kontra-Narkotika di Kantor Kepala Polisi Balkh, dalam satu taklimat mengatakan sepanjang tahun ini 74 orang yang diduga melakukan berbagai perbuatan kriminal ditangkap di berbagai wilayah di Provinsi Balkh.

Semua orang itu ditangkap dengan dakwaan perampokan, pembunuhan, penyelundupan narkotika dan penyelundupan manusia, tambah Azad.

Sumber: Bakhtar
Baca juga: Pasukan Afghanistan bentrok dengan Taliban berebut pangkalan militer

Baca juga: AS, Taliban lanjutkan pembicaraan perdamaian di Afghanistan

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IKFA diharapkan perkuat hubungan Indonesia-Korea Selatan

Jakarta (ANTARA) – Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang-beom mengharapkan Indonesia Korea Friendship Assosiation (IKFA/ Perkumpulan Persahabatan Indonesia Korea) dapat memperkuat hubungan kedua negara di berbagai bidang.

“IKFA diharapkan dapat mempererat hubungan Indonesia-Korea Selatan yang telah terjalin sejak 45 tahun lalu serta dapat meningkatkan kerja sama kedua negara di berbagai bidang baik seni budaya, olahraga maupun bisnis,” ujar Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang-beom saat menghadiri deklarasi pengurus baru Indonesia Korea Friendship Assosiation (IKFA/ Perkumpulan Persahabatan Indonesia Korea) di Jakarta, Kamis.

Perkumpulan Persahabatan Indonesia Korea, lanjut Duta Besar Kim, dapat memfasilitasi berbagai kerja sama antara kedua negara.

“Berbagai kerja sama yang kita lakukan selama ini sangat diperlukan untuk semakin memperkuat hubungan kedua negara,” ujar Dubes Kim Chang-beom.

Ia mengungkapkan bahwa Indonesia adalah teman sejati dan sehati bagi Korea Selatan.

“Semoga semangat kerjasama pengurus IKFA terus menyala dalam perjalanan hubungan Indonesia dan Korea Selatan di masa depan,” ucap Dubes Kim Chang-beom.

Ia mengatakan kemitraan kedua negara meningkat menjadi “special strategic partnership” dengan menekankan percepatan industrilisasi di indonesia.

Kesepakatan itu terjadi saat pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Presiden Moon Jae-In di Bogor, Jawa Barat, pada 2017.

“Kami juga melakukan yang terbaik terkait ‘special strategic partnership’ dalam upaya meningkatkan volume perdagangan, investasi, bisnis, dan lain-lain di antara kedua negara,” ujar Dubes Kim Chang-beom.

Pada periode Januari-Juni 2018, perdagangan kedua negara tumbuh 10,12 persen menjadi US$ 8,84 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, tapi Indonesia mengalami defisit US$ 1,8 juta.***2***

 Baca juga: Kedutaan Besar Indonesia di Seoul gencarkan promosi pariwisata nasional
Baca juga: Mira Lesmana-Riri Riza buat versi Indonesia Film Korea “Sunny”

 

Pewarta: Azis Kurmala
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia bantu Malaysia ungkap kasus dua WNI dimutilasi di Selangor

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia membantu aparat penegak hukum di Malaysia untuk mengungkap kasus mutilasi dua warga negara Indonesia (WNI) di Selangor.

“Sejak awal pemerintah Indonesia dan Malaysia memberikan perhatian serius terhadap pengungkapan kasus pembunuhan keji kedua WNI atas nama Nuryanto dan Ai Munawwarah ini,” demikian keterangan tertulis Direktorat Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI yang diterima di Jakarta, Kamis.

Pemerintah Indonesia melalui KBRI Kuala Lumpur memberikan dukungan penuh proses pengungkapan perkara mulai dari proses pencocokan DNA dan sidik jari korban hingga pemulangan kedua jenazah ke tanah air, Rabu (13/3).

Kedua jenazah dipulangkan ke Indonesia menggunakan penerbangan Malaysian Airlines melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Pada hari yang sama, kedua jenazah langsung diserahterimakan kepada keluarga masing-masing di Bandung dan di Pangandaran, Jawa Barat.

“Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan sekaligus menyampaikan komitmen KBRI untuk mengawal proses hukum kasus ini di Malaysia”, kata pejabat Fungsi Konsuler KBRI Kuala Lumpur Shabda Thian, yang mengantarkan langsung jenazah Nuryanto dari Kuala Lumpur hingga ke Bandung.

Sementara itu, Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM) telah memeriksa dua orang warga Pakistan yang diduga ditemui korban terakhir kali sebelum dinyatakan hilang.

Kedua orang tersebut diperiksa selama hampir satu bulan, namun tidak ditemukan indikasi keterlibatan atas kasus tersebut sehingga mereka dilepaskan.

Selain merujuk kepada keterangan kedua warga Pakistan yang sudah dibebaskan tersebut, dalam pengungkapan kasus ini PDRM juga merujuk kepada rekaman kamera pengintai (CCTV) dan modus-modus dalam kasus lainnya yang serupa.

Nuryanto dan Ai Munawwarah berangkat ke Malaysia pada 17 Januari 2019 dan hilang kontak dengan keluarga sejak 21 Januari 2019.

PDRM berhasil menemukan bagian-bagian tubuh korban di beberapa lokasi yang berbeda di Sungai Buloh, Selangor, pada 26 Januari 2019.

PDRM memastikan identitas kedua korban tersebut adalah WNI pada 1 Maret 2019 sehingga dapat dilanjutkan untuk proses pemulangan jenazah.

Baca juga: Polis Diraja Malaysia pastikan dua korban mutilasi di Selangor adalah WNI

Baca juga: Jasad Ujang Nuryanto, korban mutilasi di Malaysia dimakamkan

Baca juga: Aktor intelektual di balik mutilasi WNI di Malaysia sedang diburu

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Malaysia Tutup Ratusan Sekolah

Kuala Lumpur (ANTARA) – Malaysia menutup lebih banyak sekolah setelah dugaan kebocoran bahan kimia pekan lalu yang menyebabkan lebih dari 200 anak-anak, guru dan lainnya dirawat akibat keracunan, seperti yang diungkapkan menteri pendidikan, Rabu(13/3).

Jumlah sekolah yang ditutup bertambah menjadi 111 sekolah pada Rabu dari 13 sekolah yang ditutup pada hari sebelumnya.

Pihak berwenang meyakini keracunan diakibatkan oleh limbah beracun yang dibuang ke sungai di dekat sekolah-sekolah di negara Bagian Johor.

“Berdasarkan situasi saat ini dan pemberitahuan dari komite penanggulangan bencana negara bagian, Menteri Pendidikan memutuskan untuk segera menutup seluruh sekolah yang berjumlah 111 di daerah Pasir Gudang,” menurut pernyataan Menteri Pendidikan Maslee Malik.

Sebelumnya pada Rabu melalui Facebook, Maszlee mengungkapkan bahwa situasi tersebut “semakin kritis”.

Jumlah korban yang dirawat bertambah menjadi 207 korban, sebelumnya 35 korban yang dilaporkan pekan lalu. Sejak Senin, 44 korban dirawat di rumah sakit, tempat enam korban lainnya mendapatkan perawatan intensif. Sebanyak 33 di antaranya merupakan siswa sekolah.

Sumber: Reuters
 

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Malaysia tolak permintaan Vietnam atas pembebasan Doan Thi Huong

Jakarta (ANTARA) – Jaksa Agung Malaysia pada Kamis menolak permintaan Vietnam untuk membebaskan warganya, Doan Thi Huong,  yang dituduh membunuh kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong Nam.

Pengadilan akan melanjutkan sidang pada 1 April mendatang.

Permintaan Vietnam menyusul pembebasan pada Senin, atas permintaan Indonesia, terhadap Siti Aisyah, warga negara Indonesia yang bersama warga Vietnam tersebut dikenai tuduhan.  

Baca juga: Presiden apresiasi pembebasan Siti Aisyah dari hukuman di Malaysia

Huong dan Siti Aisyah dituduh membunuh Kim dengan mengusapkan racun VX ke wajah pria itu di bandara Kuala Lumpur pada Februari 2017. VX merupakan senjata kimia yang dilarang.

“Kami keberatan bahwa penuntutan umum tidak bertindak secara adil terhadap Doan Thi Huong,” ungkap pengacaranya, Hisyam Teh, yang meminta penangguhan dengan alasan bahwa kliennya sedang sakit.

Teh mengatakan kepada pengadilan bahwa penolakan permintaan Vietnam tersebut “jahat” dan merupakan kasus diskriminasi. Jaksa agung dianggap lebih memilih satu salah satu pihak saja, sejak pengadilan memerintahkan keduanya untuk mengajukan pembelaan mereka.

Menteri Kehakiman dan Luar Negeri Vietnam sedang berkomunikasi dengan mitra mereka dari Malaysia untuk menjamin pembebasan kliennya, kata Teh.

Setelah putusan itu, Huong terlihat terisak saat berbicara dengan pejabat kedutaan Vietnam, sebelum akhirnya dibawa pergi oleh polisi.

Jaksa membuat kejutan pada Senin dengan meminta pengadilan untuk membatalkan dakwaan terhadap Siti Aisyah dan membebaskan perempuan tersebut. Kedutaan Indonesia membawanya pulang ke Jakarta pada hari yang sama.

Persidangan memperlihatkan CCTV dua wanita yang diduga menyerang Kim Jong Nam saat kakak tiri Kim Jong Un itu bersiap menjalani pemeriksaan sebelum terbang.

Para pengacara menyatakan bahwa kedua perempuan itu merupakan orang-orang suruhan dalam pembunuhan yang dirancang agen Korea Utara. Kedutaan Besar Korea Utara di Kuala Lumpur dirusak dengan coretan, hanya beberapa jam sebelum persidangan dilanjutkan.

Interpol mengeluarkan permintaan penangkapan atas empat warga Korea Utara, yang diidentifikasi sebagai tersangka oleh kepolisian Malaysia. Keempatnya meninggalkan Malaysia beberapa jam setelah pembunuhan terjadi.

Sebelum dibunuh, Kim Jong Nam tinggal di pengasingan di Macau selama beberapa tahun. Ia meninggalkan tanah airnya setelah  Kim Jong Un menjadi pemimpin Korea Utara pada 2011 setelah kepergian ayah mereka.

Sejumlah anggota parlemen Korea Selatan menuduh rezim Korea Utara sebagai otak dibalik pembunuhn Kim Jong Nam, yang mengkritik pemerintahan dinasti keluarganya. Tuduhan  itu dibantah oleh Pyongyang.

Sumber: Reuters

Baca juga: Jaksa Agung sebut pembebasan Siti Aisyah hasil kerja bersama
Baca juga: Menkumham jelaskan kronologi pembebasan Siti Aisyah

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

ASEAN Foundation-Microsoft luncurkan Program Inovasi Digital

Jakarta (ANTARA) – ASEAN Foundation bekerja sama dengan Microsoft meluncurkan Program Inovasi Digital ASEAN untuk menciptakan generasi Pemuda ASEAN yang siap menghadapi era digital di masa depan.

ASEAN Foundation dan Microsoft mengumumkan peluncuran Program Inovasi Digital ASEAN itu di Sekretariat ASEAN di Jakarta, Kamis, dengan tujuan untuk melengkapi para pemuda ASEAN berusia 15 hingga 35 tahun dengan keterampilan digital,

“Saya sangat senang menyaksikan peluncuran Pogram Inovasi Digital ASEAN ini yang bertujuan untuk menciptakan generasi muda ASEAN yang siap era digital di masa depan. Ini adalah program yang sangat bagus,” kata Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jock Hoi pada acara peluncuran program tersebut.

Sekretaris Jenderal Lim Jock Hoi menyatakan bahwa program itu sejalan dengan fokus ASEAN saat ini pada revolusi industri dan sesuai dengan tema kepemimpinan Thailand tahun ini di ASEAN, yaitu “memajukan kemitraan untuk pembangunan berkelanjutan”. Tema itu menekankan kerja sama berkelanjutan dan semangat untuk tidak membiarkan siapa pun tertinggal. 

Kaum muda, yang menyumbang lebih dari 33 persen populasi ASEAN, diyakini memainkan peran kunci dalam mendorong kawasan Asia Tenggara lebih dekat dengan aspirasi, seperti yang diuraikan dalam cetak biru Komunitas ASEAN.

Kesepuluh negara anggota ASEAN telah mengintensifkan upaya untuk mengembangkan dan memberdayakan pemuda di bawah kesadaran bahwa masa depan ASEAN ada di tangan para pemuda ketika mereka menjadi pemimpin masa depan dan katalis ASEAN untuk pembangunan ekonomi, sosial dan budaya.

Program Inovasi Digital ASEAN bertujuan untuk menjangkau 46.000 pemuda yang terpinggirkan di tujuh negara ASEAN – yaitu Indonesia, Kamboja, Malaysia, Myanmar, Filipina, Thailand, dan Vietnam – dan membekali mereka dengan keterampilan digital untuk memungkinkan mereka berkembang dalam revolusi industri keempat .

Untuk mencapai tujuan itu, mitra lokal dari masing-masing dari tujuh negara ASEAN akan dibawa untuk memberikan lokakarya peningkatan kapasitas bagi lebih dari 500 pendidik dengan memanfaatkan modul pembelajaran yang dikembangkan secara khusus.

Selain pelaksanaan lokakarya, ada juga kompetisi pembuatan blog regional untuk kaum muda dari 10 negara anggota ASEAN yang akan berlangsung pada akhir tahun. Kompetisi tersebut akan mengajak kaum muda ASEAN untuk membuat blog tentang tantangan pembangunan berkelanjutan di seluruh ASEAN.

Selain kompetisi, tonggak penting lain dari program itu adalah pembuatan laman daring  terintegrasi yang akan diluncurkan pada April tahun ini. Laman  itu akan berfungsi tidak hanya sebagai platform e-learning bagi kaum muda di ASEAN untuk memperdalam keterampilan digital mereka, tetapi juga sebagai media untuk menyebarkan kesadaran soal ASEAN di kalangan pemuda.

“Kami percaya bahwa teknologi dapat menjadi kekuatan untuk inklusi sosial dan ekonomi. Dengan membekali kaum muda dengan keterampilan digital, kami meningkatkan peluang ekonomi mereka sambil juga mengatasi kekurangan bakat yang dihadapi oleh industri saat mereka bertransformasi secara digital,” kata Yvonne Thomas, Direktur Program Keterampilan Digital Global dari Microsoft Philantrophies.

Dengan Program Inovasi Digital ASEAN, menurut Yvonne, Microsoft berkomitmen untuk membangun kapasitas ASEAN Foundation dan mitra pelatihan lokalnya untuk membekali para pemuda dari kalangan terpinggirkan untuk membangun masa depan pekerjaan mereka.

“Melalui pendidikan ilmu komputer yang berkualitas tinggi dan adil, kaum muda akan mengembangkan kreativitas, pemikiran kritis, dan keterampilan memecahkan masalah yang merupakan atribut penting bagi mereka untuk berkembang di semua sektor,” katanya.

Salah satu visi dari sektor pendidikan ASEAN adalah untuk mempromosikan komunitas yang mengakui pentingnya pemuda sebagai masa depan ASEAN, dan yang memiliki kesadaran meningkat akan ASEAN sebagai suatu wilayah.

Baca juga: Indonesia-Thailand dorong pengembangan konsep Indo-Pasifik ASEAN
Baca juga: Indonesia angkat isu koperasi pada ajang ASEAN Plus 3

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KBRI dan PPLN Brunei sediakan transportasi gratis saat Pemilu 2019

Jakarta (ANTARA) – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Brunei Darussalam dan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Bandar Seri Begawan akan menyediakan transportasi bus dan kapal motor dari Kuala Belait, Tutong, dan Temburong ke KBRI Bandar Seri Begawan secara gratis untuk pemungutan suara Pemilu 2019.

Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam Sujatmiko dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu, menjelaskan bahwa transportasi tersebut disediakan agar memudahkan WNI di seluruh penjuru Brunei untuk melakukan pemungutan suara 14 April 2019.

“Saat ini tengah disusun titik-titik penjemputan WNI beserta moda transportasinya di masing-masing wilayah dan dalam waktu dekat akan segera diumumkan secara luas,” kata Sujatmiko.

KBRI dan PPLN Bandar Seri Begawan telah menyelenggarakan acara sosialisasi Tata Cara Pemilu 2019 bagi WNI di Wilayah Kuala Belait dan sekitarnya di Hotel V-Plaza, Brunei Darussalam, 9 Maret lalu, yang dihadiri 350 peserta.

Dalam acara tersebut disampaikan paparan teknis tata cara penyelenggaraan beserta simulasi pemungutan suara Pemilu 2019 oleh PPLN dan Panwaslu Bandar Seri Begawan.

Saat sesi tanya jawab, sebagian besar peserta menyampaikan apresiasi yang tinggi baik kepada KBRI maupun PPLN dan Panwaslu Bandar Seri Begawan yang telah berupaya untuk mempersiapkan Pemilu 2019 di Brunei dengan sebaik-baiknya.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Brunei, Sujatmiko berpesan mengenai perlunya WNI di seluruh Brunei untuk selalu mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku di negara tersebut agar terhindar dari berbagai jenis hukuman.

Ia juga menjelaskan beberapa pasal khusus dalam hukum syariah di Brunei Darussalam yang akan segera diberlakukan bulan April 2019

 Sujatmiko menyampaikan keprihatinannya bahwa saat ini terdapat 52 WNI yang dipenjara, yaitu 40 laki-laki di Penjara Maraburong dan 12 perempuan di Penjara Jerudong.

Kasus-kasus yang dialami para WNI tersebut di antaranya 70 persen kasus pelanggaran keimigrasian serta 30 persen kasus-kasus lain seperti pencurian, perampokan, penyelundupan, tindakan asusila, penipuan, dan pembunuhan. ***2***
Baca juga: PPLN Singapura: 125.403 WNI masuk DPT
Baca juga: Panitia Pemilihan Kuala Lumpur lantik 2.491 KPPSLN
Baca juga: WNI di Brunei siap kawal Pemilu 2019

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden Terima Menlu Thailand Bahas Harga Karet Dunia

ANTARA-Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai  di Istana Merdeka Jakarta Rabu 13 Maret 2019. Dalam pertemuan tersebut keduanya membahas beberapa isu terkait perhimpunan negara negara asia tenggara ( ASEAN ) seperti perkembangan rakhine state hingga harga karet dunia.

Fiji hentikan penerbangan Boeing 737 MAX

Jakarta (ANTARA) – Maskapai Fiji Airways dan Otoritas Penerbangan Sipil Fiji pada Rabu menghentikan sementara penerbangan dua pesawat Boeing jenis 737 MAX setelah pesawat jenis serupa jatuh di Indonesia dan di Ethiopia.

Menurut situs pelacak pesawat Flightradar24, pesawat-pesawat tersebut berjenis 737 MAX.

Maskapai dan pihak berwenang dalam pernyataan bersama mengatakan mereka meyakini kelayakan pesawat jenis tersebut namun akan menangguhkan penerbangan guna menghargai kekhawatiran masyarakat dan pengaturan yang diterapkan di seluruh dunia.

Fiji Airways akan menggunakan pesawat Boeing jenis 737 dan Airbus SE A330 miliknya untuk menggantikan pesawat Boeing 737 MAX.

Inggris, Jerman, India, Prancis serta Australia merupakan serentetan negara yang telah menghentikan operasi pesawat Boeing jenis 737 MAX dalam beberapa hari terakhir.

Sumber: Reuters

Baca juga: AS tidak akan kandangkan Boeing 737 MAX
Baca juga: Saham Boeing terus turun, banyak maskapai larang terbang jet 737 Max

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia-Thailand peringati 70 tahun hubungan diplomatik tahun depan

Jakarta (ANTARA) – Indonesia dan Thailand akan memperingati 70 tahun hubungan diplomatik pada tahun 2020, pemerintah kedua negara akan bekerja sama mengadakan acara perayaan bersama.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi usai melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Rabu.

“Terkait hubungan bilateral, tahun depan akan menandai 70 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Thailand,” ujar Menlu Retno Marsudi.

Menurut Menlu RI, pemerintah kedua negara berharap dapat menyelenggarakan acara bersama untuk memperingati 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Thailand itu.

“Pada peringatan 70 tahun hubungan Thailand-Indonesia, kami tentu sangat senang bisa bersama-sama melakukan beberapa acara atau kegiatan,” ujar Menlu Thailand Don Pramudwinai.

Hubungan Indonesia dan Thailand telah lama terjalin dengan baik. Pemerintah kedua negara saling mendukung posisi masing-masing di berbagai forum dan organisasi internasional.

Pemerintah Indonesia pun mendukung keketuaan Thailand di ASEAN pada tahun ini. “Thailand saat ini adalah ketua ASEAN. Saya ingin menegaskan kembali dukungan Indonesia kepada Thailand untuk kepemimpinan di ASEAN tahun ini,” ucap Menlu Retno.

Terkait hubungan ekonomi kedua negara, nilai perdagangan bilateral Indonesia dan Thailand menunjukkan angka yang cukup baik. Pada 2018, nilai perdagangan kedua negara mencapai 17,77 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Produk ekspor utama Indonesia ke Thailand antara lain berupa mesin, peralatan listrik, makanan, produk kertas, dan aksesori kendaraan.

Sementara produk yang diimpor Indonesia dari Thailand didominasi kendaraan bermotor, produk metal dan baja, tekstil, serta makanan. ***2***

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Eddy K Sinoel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

India ikut kandangkan pesawat Boeing 737 MAX 8

Jakarta (ANTARA) – India melarang pesawat-pesawat jenis 737 MAX buatan Boeing Amerika Serikat  memasuki atau transit di wilayah udaranya mulai Rabu pukul 10.30 GMT (pukul 17.30 WIB), kata kementerian penerbangan sipil negara itu, setelah satu pesawat jenis sama jatuh di Ethiopia pada Minggu (10/3). 

Sebelumnya pada Selasa (12/3), kementerian tersebut mengatakan pihaknya akan segera menghentikan sementara pengoperasian jet-jet 737 MAX.  
  
“Pesawat-pesawat tersebut akan dikandangkan hingga dimodifikasi secara tepat dan langkah-langkah keamanan dilakukan guna memastikan operasi pesawat tersebut aman,” cuit kementerian di akun Twitter ttps://twitter.com/MoCA_GoI/status/1105527436345860101.

Dua maskapai ternama India, Jet Airways Ltd dan SpiceJet Ltd, mengoperasikan pesawat Boeing 737 MAX dalam pelayanannya. Jet

Maskapai SpiceJet menghentikan operasi pesawat Boeing 737 MAX setelah adanya keputusan regulator untuk melarang pesawat tersebut, kata juru bicara SpiceJet, Rabu. SpiceJet memiliki 13 737 MAX di antara armada pesawat jetnya, menurut FlightGlobal

Regulator keselamatan penerbangan Uni Eropa sebelumnya pada Selasa menghentikan sementara semua penerbangan pesawat jenis Boeing 737 MAX di blok tersebut, bergabung dengan gelombang penangguhan pesawat jenis tersebut di seluruh dunia.

Saham maskapai SpiceJet sempat terjun 8,8 persen dalam perdagangan sementara saham Jet Airways anjlok sebesar 3,4 persen.

Berbeda halnya dengan maskapai bertarif rendah, InterGlobe Aviation yang tidak menggunakan pesawat-pesawat 737 MAX, sahamnya naik hingga 4,4 persen.

Sumber: Reuters

Baca juga: AS tidak akan kandangkan Boeing 737 MAX
Baca juga: Saham Boeing terus turun, banyak maskapai larang terbang jet 737 Max

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia-Thailand dorong pengembangan konsep Indo-Pasifik ASEAN

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia dan Thailand sepakat berkolaborasi dalam mendorong pengembangan konsep bersama ASEAN tentang kerja sama Indo-Pasifik.

Kesepakatan itu diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi usai melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Rabu.

“Terkait dengan konsep Indo-Pasifik, Indonesia sangat bersyukur dengan dukungan penuh Thailand sebagai ketua ASEAN. Indonesia berharap untuk melanjutkan kolaborasi baik dengan Thailand dalam pengembangan kerja sama Indo-Pasifik,” ujar Menlu Retno.

Menlu RI menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia menyambut baik teks kesepakatan negara-negara anggota ASEAN untuk memiliki pandangan bersama ASEAN tentang konsep kerja sama Indo-Pasifik, seperti yang juga diusulkan dalam Pertemuan Pejabat Senior ASEAN di Bangkok pada awal Maret tahun ini.

Negara-negara anggota ASEAN telah sepakat bahwa ASEAN perlu mengembangkan pandangan bersama tentang konsep Indo-Pasifik berdasarkan perspektif Indonesia yang menekankan sentralitas dan inklusifitas ASEAN.

Selain itu, Menlu Retno juga menyampaikan bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah pertemuan “The High Level Dialogue on Indo-Pacific Cooperation and Indonesia-South Pacific Forum”, yang akan berlangsung pada 20-21 Maret 2019 di Jakarta, dengan mengundang perwakilan dari 18 negara.

“Dialog ini akan berfungsi sebagai platform untuk memperkuat kerja sama dan membangun rasa saling percaya dalam diskusi kerja sama Indo-Pasifik,” ucap Menlu Retno.  

Baca juga: Indonesia-Thailand-Malaysia sepakat kurangi ekspor karet 300.000 ton
Baca juga: Indonesia promosikan budaya Melayu di Thailand

 

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia ajak Thailand kerja sama stabilkan harga karet

Indonesia, Thailand, dan Malaysia adalah tiga negara utama pengekspor karet

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia mengajak Thailand dan Malaysia untuk bekerja sama dalam upaya menstabilkan harga karet yang sedang menurun.

“Indonesia, Thailand, dan Malaysia adalah tiga negara utama pengekspor karet. Untuk itu, Indonesia menekankan bahwa kita perlu memperkuat kerja sama untuk menstabilkan harga karet, karena ketiganya adalah negara yang paling terdampak bila harga global karet terus turun,” ujar Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi di Jakarta, Rabu.

Hal itu disampaikan oleh Menlu RI usai melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri di Jakarta.

Masalah turunnya harga karet memang menjadi perhatian utama Indonesia dan Thailand, sebagai produsen karet terbesar dunia.

Untuk itu, kedua negara akan mendiskusikan berbagai upaya bersama yang dapat dilakukan untuk mencoba menstabilkan harga global karet yang dalam beberapa bulan terakhir terus menurun.

Terkait hubungan ekonomi kedua negara, nilai perdagangan bilateral Indonesia dan Thailand menunjukkan angka yang cukup baik. Pada 2018, nilai perdagangan kedua negara mencapai 17,77 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Produk ekspor utama Indonesia ke Thailand, antara lain berupa mesin, peralatan listrik, makanan, produk kertas, dan aksesoris kendaraan.

Sementara produk yang diimpor Indonesia dari Thailand didominasi kendaraan bermotor, produk metal dan baja, tekstil, serta makanan.

Baca juga: Hilirisasi karet dan sawit terganjal tumpang tindih kebijakan

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Situasi Xinjiang stabil dalam 27 bulan terakhir

Beijing (ANTARA) – Situasi di Daerah Otonomi Xinjiang, China, relatif stabil karena sudah tidak ada lagi tindakan terorisme dalam 27 bulan terakhir, menurut pihak berwenang setempat.

Kepala Daerah Otonom Xinjiang Shohrat Zakir di sela-sela pertemuan Kongres Rakyat Nasional (NPC) Beijing, Selasa (12/3), mengemukakan bahwa masyarakatnya merasa nyaman dengan situasi tersebut.

Selama satu periode daerah, otonomi di wilayah paling barat daratan Tiongkok yang mayoritas dihuni oleh etnis Uighur itu mengalami serangkaian tindakan terorisme.

Namun keadaan berangsur baik setelah  tindakan efektif dijalankan untuk menjaga stabilitas keamanan, tambah gubernur beretnis Uighur itu sebagaimana dikutip media resmi China, Rabu.

“Tindakan terhadap terorisme dan ekstremisme tidak pernah menyasar kepada kelompok etnis dan agama tertentu seperti tuduhan beberapa orang di negara lain,” kata Zakir.

Dengan terpeliharanya situasi keamanan, lanjut dia, daerahnya telah kedatangan lebih dari 150 juta wisatawan sepanjang tahun 2018, yang merupakan kenaikan dari 40 persen dibandingkan dengan tahun 2017.

Ia juga menampik tudingan sejumlah media dengan menyatakan bahwa sejumlah lembaga pendidikan dan pelatihan keterampilan di beberapa daerah tingkat dua di Xinjiang bukanlah kamp konsentrasi.

Dia juga menganggap tuduhan bahwa kebebasan para peserta pelatihan dibatasi sangat tidak akurat karena mereka diizinkan pulang pada hari libur akhir pekan, termasuk meninggalkan lembaga tersebut sesuai keinginan mereka.

Lembaga HAM PBB dan beberapa media Barat sebelumnya menyoroti kamp pelatihan tersebut karena dianggap melanggar hak asasi manusia. 

Baca juga: Peneliti: Perusahaan pengawasan China lacak jutaan orang di Xinjiang
Baca juga: Menyibak gelap lorong Kamp Vokasi Uighur Xinjiang (bagian 1)
Baca juga: Gubernur Xinjiang buka akses internasional terkait kamp pendidikan kejuruan

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengadilan Tinggi Madras: korupsi menyebar seperti kanker

Chennai (ANTARA) – Pengadilan Tinggi Madras, yang mengamati bahwa korupsi menyebar seperti “kanker”, pada Senin (11/3) meminta petugas pengawas di Tamil Nadu agar melakukan penggerebekan secara berkala ke kantor-kantor.

Disebutkan bahwa di kantor-kantor tertentu telah terjadi penyogokan bagi dikeluarkannya setiap dokumen seperti sertifikat waris.

Hakim S.M. Subramaniam menyatakan orang biasa sangat putus-asa akibat korupsi di kantor pelayanan umum dan oleh pegawai negeri.

Ia mengatakan semua pejabat yang lebih tinggi, termasuk di pengadilan, harus memperhatikan situasi yang terjaditserta menangani semua kasus secara tepat.

Ia menyampaikan pengamatan itu saat menolak petisi yang diajukan oleh seorang petugas pajak khusus, yang menantang penskorsannya karena dugaan korupsi dengan alasan penundaan dalam dikeluarkannya instruksi tersebut.

Pengadilan tak bisa memperlihatkan kelonggaran atau simpati yang menyesatkan dalam kasus korupsi. Hakim Subramaniam mengatakan dan menetapkan perintah skorsing terhadap seorang pegawai pemerintah tak bisa dibatalkan semata-mata karena alasan ada penundaan dalam dikeluarkannya instruksi tersebut.

“Korupsi menyebar seperti kanker di negara besar kita. Orang biasa benar-benar putus-asa berkaitan dengan kegiatan korupsi di kantor pelayanan umum dan oleh pegawai pemerintah,” kata hakim itu di dalam putusannya, sebagaimana dikutip Kantor Berita India, PTI –yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa petang.

Hakim tersebut juga mengatakan, “Hari demi hari, bahkan untuk memperoleh dokumen hukum, rakyat biasa harus menyogok pejabat tertentu layanan umum.”

Ia menambahkan terutama di kantor bupati, bahkan untuk memperoleh sertifikat hukum mereka atau sertifikat kewarganegaraan atau “patta” (dokumen tanah) atau dokumen lain, “orang memberi sogok kepada pejabat, yang kebanyakan diminta. Itu adalah situasi yang menyakitkan yang berlangsung”.

Karena fakta itu, Departemen Pengawasan dan Anti-Korupsi (DVAC) bahkan harus lebih waspada lagi dan melakukan pemeriksaan mendadak secara berkala ke kantor bupati, kata hakim tersebut. Ia menyatakan pemeriksaan semacam itu dilakukan di kantor transportasi regional dan kantor sub-pendaftaran Departemen Pendaftaran.

“Demikian juga dengan kantor bupati, yang harus dipantau, dan pemeriksaan mendadak harus dilakukan untuk membekuk pelaku praktek korupsi,” katanya.

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kremlin: Pembicaraan sengketa teritorial dengan Jepang butuh waktu lama

Jakarta (ANTARA) – Kremlin, Selasa, mengatakan bahwa pembicaraan dengan Jepang yang dimaksudkan untuk merampungkan perjanjian damai Perang Dunia II antara kedua negara sekaligus mengakhiri sengketa teritorial atas rantai pulau di Pasifik dapat memakan waktu bertahun-tahun.

Tidak hanya itu, pembicaraan tersebut juga merupakan masalah yang kompleks bagi kedua negara.

Jepang dengan gencar berupaya menyelesaikan sengketa atas empat pulau – yang dikenal sebagai Teritorial Utara di Jepang dan Kepulauan Kuril Selatan di Rusia – yang menjadi penghalang bagi Moskow maupun Tokyo untuk secara resmi mengakhiri permusuhan Perang Dunia II mereka.

Perdana Menteri Shinzo Abe kerap menggelar pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin guna mengakhiri sengketa selama puluhan tahun lamanya. Namun, sejauh ini belum ada terobosan yang dicapai antar kedua pemimpin tersebut.

sumber: Reuters

Baca juga: Putin dan Abe bicara dengan astronaut ISS dari Kremlin

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mahkamah Agung: kendaraan lebih menyebabkan polusi dibanding kembang api

New Delhi (ANTARA) – Mahkamah Agung India pada Selasa mempertanyakan mengapa rakyat “memburu” industri kembang api padahal kendaraan tampaknya menjadi sumber polusi “yang lebih besar”.

Pengadilan tertinggi itu telah mengajukan pertanyaan apakah ada studi perbandingan mengenai “proporsi polusi” yang disebabkan oleh kembang api dan mobil, demikian laporan Kantor Berita India, PTI –yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa petang.

Mahkamah tersebut memperhatikan bahwa orang yang terlibat dalam pembuatan kembang api telah kehilangan pekerjaan dan mengatakan pengadilan itu “tak ingin menggerakkan pengangguran”.

“Apakah ada studi perbandingan mengenai apa proporsi polusi yang disebabkan oleh kembang api dan apa proporsi yang disebabkan oleh mobil?”

“Tampaknya anda memburu pembuat kembang api tapi penyebab polusi yang lebih besar barangkali adalah kendaraan,” kata Dewan Hakim S.A. Bodde dan S.A. Nazeer kepada Pengacara Umum A.N.S. Nadkarni.

Dewan Hakim tersebut mendengarkan keluhan yang telah mengupayakan pelarangan total atas penggunaan kembang api di seluruh India dengan alasan itu meningkatkan polusi.

Baca juga: Jenis-jenis polutan kendaraan dan bahayanya bagi kesehatan

Baca juga: Pajanan polusi udara jadi salah satu faktor kanker paru

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Siti Aisyah ingin istirahat, bebas dari sorotan media

Jakarta (ANTARA) – Siti Aisyah ingin segera pulang ke kampung halamannya di Serang, Banten, dan istirahat setelah terbebas dari ancaman hukuman mati di Malaysia.

Siti yang didakwa terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri Pemimpin Tinggi Korea Utara Kim Jong-un, mengaku lelah setelah menjalani proses hukum di Malaysia.

“Mungkin saya perlu istirahat, jauh dari sorotan media-media. Ingin bersama keluarga dulu mencari suasana yang tenang,” kata Siti saat ditemui sejumlah media di Kantor Direktorat Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Selasa sore.

Setelah dinyatakan bebas oleh hakim Pengadilan Tinggi Shah Alam, Kuala Lumpur, dan pulang ke tanah air pada Senin (11/3), Siti terus menjadi sorotan media.

Siti Aisyah tidak menyangka bisa terbebas dari ancaman hukuman mati yang didakwakan padanya atas pembunuhan Kim Jong-nam, 13 Februari 2017.

Rasa bahagia dan tidak percaya itu bahkan membuat Siti sulit tidur.

“Mungkin baru bisa tidur setengah jam. Rasanya masih belum terasa nyata, masih kaget,” kata dia.

Karena kasus yang menjeratnya, Siti ditahan selama dua tahun 23 hari di penjara Malaysia dan telah menjalani 66 kali persidangan sebelum akhirnya dinyatakan bebas.

Selama berada di dalam penjara, Siti ditempatkan di sel khusus yang ia huni seorang diri, terpisah dari tahanan yang lain.

Namun, ia menjelaskan bahwa otoritas hukum Malaysia selalu memperlakukannya dengan baik.

“Pihak KBRI juga selalu memberi dukungan, begitu pula keluarga. Itu yang memberi saya semangat dan kuat sampai saat ini,” kata Siti.

Setelah bebas, perempuan berusia 27 tahun itu belum memikirkan rencana ke depan.

Siti hanya ingin segera pulang ke Serang untuk berkumpul dengan keluarga dan putra semata wayang yang telah lama terpisah dengannya.

Baca juga: Selama ditahan Malaysia, Siti Aisyah rindukan anak semata wayang

Baca juga: Menlu: Pertemuan Siti dengan Presiden permintaan keluarga

Baca juga: Presiden terima Siti Aisyah di Istana Merdeka

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Selama ditahan Malaysia, Siti Aisyah rindukan anak semata wayang

Jakarta (ANTARA) – Siti Aisyah, WNI yang dibebaskan dari hukuman mati di Malaysia, mengaku merindukan anak semata wayangnya yang tinggal di Serang, Banten.

“Rindu kampung halaman, orang tua, dan anak. Sudah dua tahun tidak ketemu anak, selama saya ditahan di Malaysia,” kata Siti kepada sejumlah media di Kantor Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Selasa sore.

Siti memiliki seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun yang diasuh oleh mantan suaminya di Serang.

Sejak diputuskan bebas oleh Hakim Pengadilan Tinggi Shah Alam, Malaysia, Senin (11/3), Siti belum sempat berkomunikasi dengan putranya.

“Semalam sempat menghubungi (melalui telepon), tapi dia sedang dibawa jalan-jalan oleh kakek dan nenek dari mantan suami saya,” kata perempuan berusia 27 tahun itu.

Selama berada di Malaysia, Siti sengaja tidak pernah menghubungi karena tidak ingin anaknya mengetahui proses hukum dan penahanan yang ia jalani.

Namun, kini setelah bebas, Siti akan memberitahu perihal kasus yang dia alami jika anaknya sudah lebih besar.

“Mungkin secara pelan-pelan, nanti dia sudah besar akan mengerti. Nanti saya akan beritahu pelan-pelan,” ujar Siti.

Pekerja migran asal Serang itu dibebaskan dari dakwaan pembunuhan kakak tiri Pemimpin Tinggi Korea Utara Kim Jong-un, Kom Jong-nam, pada 13 Februari 2017.

Pembebasan itu berstatus bebas tidak murni dengan syarat jika ditemukan bukti baru yang memberatkan maka Siti dapat didakwa kembali.

Baca juga: Pemerintah serahkan Siti Aisyah kembali kepada keluarga

Baca juga: Siti Aisyah sampaikan terima kasih kepada Presiden

Baca juga: Menlu: Pertemuan Siti dengan Presiden permintaan keluarga

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia dukung peran PBB lebih relevan bagi masyarakat

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia mendukung peran PBB agar lebih relevan bagi masyarakat dalam mencapai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), dengan memperkuat sinergi dan kerja sama melalui forum konsultatif yang dilaksanakan untuk keempat kalinya tahun ini.

Wakil Menteri Luar Negeri RI AM Fachir dalam sambutan pembukaan Forum Konsultatif PBB (UNFC) ke-4 di Jakarta, Selasa, menyampaikan harapannya agar forum yang mempertemukan badan-badan PBB dan kementerian RI terkait dapat meningkatkan koordinasi, transparansi, dan akuntabilitas serta meminimalisasi tumpang tindih dan pengulangan implementasi program di Indonesia.

“Kami yakin komunikasi dan koordinasi yang baik akan mengarah pada sinergi yang lebih baik dan efektif untuk membantu Indonesia mencapai target SDGs berdasarkan prioritas pembangunan nasional kami,” kata Wamenlu.

Fachir menegaskan bahwa kepentingan nasional harus menjadi inti dari pembangunan berkelanjutan, karena itu ia sepenuhnya mendukung komitmen Sekretaris Jenderal PBB António Guterres dalam mendayagunakan badan-badan PBB agar lebih responsif memberikan kontribusi yang berdampak besar bagi negara-negara anggota.

Untuk tujuan ini, mekanisme peninjauan bersama sebagaimana disepakati dalam pleno konsultatif terakhir pada 2018 akan menjadi komponen penting untuk mengukur pengembangan dan kemajuan program PBB, untuk mengidentifikasi bidang-bidang yang penting, dan untuk memastikan program PBB terus sejalan dengan rencana pembangunan nasional.

“Salah satu pesan utama Sidang Majelis Umum PBB tahun lalu adalah membuat PBB lebih responsif, bertanggungjawab, dan kredibel. PBB harus menjadi organisasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia,” tutur Wamenlu Fachir. Koordinator Badan PBB untuk Indonesia Anita Nirody menyampaikan sambutan dalam Forum Konsultatif PBB (UNFC) ke-4 di Jakarta, Selasa (12/3/2019). (ANTARA News/Yashinta Difa)

Koordinator Badan PBB untuk Indonesia Anita Nirody memuji inisiatif Indonesia untuk mempercepat implementasi SDGs, salah satunya dengan menyelenggarakan ASEAN Leaders Gathering di Bali akhir tahun lalu, yang disebutnya sebagai tonggak penting dalam memajukan kemitraan komprehensif antara ASEAN dan PBB.

Inisiatif tersebut sejalan dengan resolusi tentang reposisi sistem pembangunan PBB untuk memenuhi Agenda 2030 yang kompleks dan ambisius, yang telah diadopsi dalam Sidang Majelis Umum PBB 2018, melalui kemitraan yang lebih kuat dengan negara-negara anggota.

“Reformasi ini diharapkan akan mengarah pada dukungan operasional dan kebijakan yang lebih tinggi, teritegrasi, serta masukan kebijakan bagi pemerintah dan mitra nasional untuk memenuhi SDGs,” tutur Anita.

Di Indonesia, PBB akan segera menyiapkan Kemitraan PBB untuk Kerangka Pembangunan 2021-2025 yang disesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dan prioritas nasional RI.

Baca juga: Pemerintah masukkan pembangunan rendah karbon dalam RPJMN 2020-2024

Baca juga: Kepala Bappenas sebut revolusi industri 4.0 bisa bantu capai SDGs

Baca juga: Kolaborasi pemerintah-swasta-donor jawaban atas keraguan berinvestasi SDGs

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia undang Menlu Afghanistan bahas proses perdamaian

Jakarta (ANTARA) – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengundang Menteri Luar Negeri Afghanistan Salahuddin Rabbani untuk bertemu di Jakarta, Jumat (15/3), guna membicarakan proses perdamaian di Afghanistan.

Melalui pertemuan tersebut, pemerintah Indonesia ingin mengidentifikasi upaya yang dapat dilakukan untuk berkontribusi terhadap proses perdamaian di negara yang dilanda konflik selama 40 tahun itu.

“Akhir-akhir ini ada perkembangan yang begitu cepat terkait dengan proses perdamaian, Ibu Menlu (Retno) melihat kita ingin berkontribusi lebih dan berperan. Oleh karena itu (Menlu Afghanistan) diundang ke indonesia untuk membicarakan bagaimana peran Indonesia dalam proses perdamaian melihat konteks dinamika yang terjadi di Afghanistan,” kata Direktur Asia Selatan dan Tengah Kemlu RI Ferdy Nico Yohannes Piay dalam press briefing di Jakarta, Selasa.

Kunjungan Menlu Afghanistan dinilai penting untuk menindaklanjuti permintaan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani agar Indonesia mendukung proses perdamaian di negaranya, saat kunjungannya ke Tanah Air pada 2017.

Komitmen Indonesia dalam mendukung proses perdamaian Afghanistan ditegaskan oleh Presiden RI Joko Widodo, yang melakukan kunjungan balasan ke Afghanistan pada Januari 2018. Kesungguhan itu dilanjutkan dengan kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk menghadiri konferensi perdamaian Kabul Process hanya satu bulan berselang.

“Jadi komitmen kita terhadap perdamaian di Afghanistan sangat tinggi. Dua hal yang ingin kita dorong yaitu peace building dalam bentuk capacity building melalui program pelatihan dan pendidikan serta trust building untuk membangun kepercayaan antara elemen masyarakat,” tutur Ferdy.

Indonesia, menurut Ferdy, selama ini telah melakukan berbagai langkah konkret untuk membantu proses perdamaian Afghanistan, antara lain dengan menyelenggarakan Konferensi Ulama Trilateral yang menghadirkan para ulama dari Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan.

Konferensi yang diadakan pada Mei 2018 itu menghasilkan Deklarasi Bogor, yang berisi seruan untuk mengedepankan perdamaian dan menyelesaikan konflik antarkaum Muslim sesuai Al Quran dan sunah, khususnya penyelesaian konflik bersenjata di Afghanistan.

Akhir tahun lalu, Indonesia juga memfasilitasi 80 anak muda Afghanistan untuk berkunjung ke Tanah Air guna mempelajari toleransi dan keberagaman.

“Mereka berinteraksi dengan anak-anak Indonesia. Harapannya, saat kelak menjadi generasi penerus Afghanistan, mereka akan terpengaruh untuk senantiasa memelihara perdamaian di tengah keberagaman,” tutur Ferdy. 

Baca juga: Indonesia bagi pengalaman bidang infrastruktur dengan Afghanistan
Baca juga: Pertemuan Trilateral Ulama bacakan Deklarasi Perdamaian Bogor

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dubes Rusia: Indonesia mitra dagang penting di Asia Tenggara

Jakarta (ANTARA) – Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva mengatakan bahwa Indonesia adalah salah satu mitra dagang Rusia terbesar dan paling menjanjikan di Asia Tenggara.

“Perlu dicatat bahwa ekspor Indonesia ke Rusia secara signifikan melebihi volume pasokan Rusia ke Indonesia,” ujar  Lyudmila Vorobieva saat menghadiri Dialog Bisnis Rusia dan Indonesia di Jakarta, Selasa.

Hal itu disebabkan kondisi nyaman yang diciptakan oleh pemerintah Rusia untuk bisnis Indonesia. “Saya percaya bahwa presentasi hari ini tentang ‘Expocentre’ akan bermanfaat bagi perusahaan Indonesia yang tertarik memasuki pasar Rusia,” kata Dubes Lyudmila.

” ‘Expocentre’ adalah salah satu perusahaan pameran terbesar di Rusia. Perusahaan ini menyelenggarakan lebih dari 100 pameran setiap tahun.

Dubes Lyudmila mengatakan partisipasi dalam pameran internasional adalah cara efektif untuk mempromosikan produk-produk barang maupun jasa ke pasar baru. “Pameran tersebut juga dapat meningkatkan merek dari sebuah produk secara lebih luas,” kata Dubes Lyudmila.

Ia optimistis pertemuan antara delegasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rusia yang dipimpin Sergey Katyrin dengan para pelaku ekonomi Indonesia lewat penyelenggaraan Dialog Bisnis Rusia- Indonesia dapat memberikan dorongan baru bagi kerja sama kedua negara.

“Kami mempertimbangkan untuk membawa kerja sama bilateral ke tingkat kemitraan strategis. Kami mengundang pengusaha Indonesia untuk melihat barang dan jasa dari perusahaan Rusia yang berpatisipasi dalam dialog bisnis itu,” kata Dubes Lyudmila.

Ia mengatakan hubungan antara Rusia dan Indonesia didasarkan pada kemitraan, tradisi persahabatan yang kuat, dan memiliki sejarah yang kaya.

“Pada 2020, kita akan merayakan ulang tahun ke-70 pembentukan hubungan diplomatik antara Rusia dan Indonesia. Kami memiliki dialog politik yang baik,” kata dia.

Hal itu dibuktikan dengan pembicaraan puncak. Misalnya, pertemuan terakhir Presiden Putin dengan Presiden Joko Widodo di sela-sela KTT ASEAN di Singapura pada November 2018.

Kemudian pertemuan intensif antara parlemen kedua negara pada Februari 2019.  A063/

Pewarta: Azis Kurmala
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menlu Thailand berkunjung ke Indonesia bahas ASEAN

Jakarta (ANTARA) – Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi di Jakarta, Rabu (13/3), untuk membicarakan beberapa isu terkait perhimpunan negara-negara Asia Tenggara (ASEAN).

“Ini merupakan pertemuan ketiga dalam tiga bulan terakhir sehingga menunjukkan intensitas hubungan dua menlu. Kebetulan juga pada tahun ini Thailand merupakan Ketua ASEAN sehingga isu yang menjadi fokus perhatian untuk pertemuan bilateral mereka adalah mengenai ASEAN,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir dalam press briefing di Jakarta, Selasa.

Kedua menlu antara lain akan membahas beberapa program kerja, yang telah ditetapkan dalam Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN di Chiang Mai pada Januari lalu, sesuai dengan tema ASEAN tahun ini yakni “Memajukan Kemitraan untuk Keberlanjutan” (Advancing Partnership for Sustainability).

Indo-Pasifik juga akan menjadi bahan pembahasan menlu Indonesia dan Thailand, mengingat para pejabat tinggi negara-negara ASEAN telah ditugaskan oleh menlu masing-masing untuk menyelesaikan rancangan pandangan umum ASEAN mengenai konsep Indo-Pasifik.

Selain itu, kedua menlu akan membahas Rakhine. Negara bagian di Myanmar itu menjadi tempat Pusat Koordinasi ASEAN untuk Bantuan Kemanusiaan dalam Manajemen Bencana (AHA Centre) menjalankan mandat untuk membantu proses repatriasi pengungsi Rohingya dari Cox’s Bazar, Bangladesh, ke Myanmar.

“Fokus kita saat ini adalah memberi dukungan bagi AHA Centre untuk membantu proses repatriasi yang aman dan bermartabat, sesuai kesepakatan para menlu ASEAN dalam pertemuan di Chiang Mai,” ujar Arrmanatha.

Selain isu ASEAN, Menlu Retno dan Menlu Pramudwinai akan membicarakan upaya penguatan kerja sama ekonomi kedua negara.

Isu yang menjadi perhatian utama Indonesia dan Thailand, sebagai produsen karet terbesar dunia, adalah penurunan harga karet.

“Kedua negara akan mendiskusikan upaya bersama untuk mencoba menstabilkan harga karet yang dalam beberapa bulan terakhir terus menurun,” tutur Arrmanatha.

Dari segi ekonomi, menurut Arrmanatha, nilai perdagangan Indonesia dan Thailand menunjukkan angka yang cukup baik.

Pada 2018, nilai perdagangan kedua negara mencapai 17,77 miliar dolar AS. Produk ekspor utama Indonesia ke Thailand antara lain berupa mesin, peralatan listrik, makanan, produk kertas, dan aksesoris kendaraan.

Sementara produk yang diimpor Indonesia dari Thailand didominasi kendaraan bermotor, produk metal dan baja, tekstil, serta makanan.  

Baca juga: Indonesia-Thailand-Malaysia sepakat kurangi ekspor karet 300.000 ton
Baca juga: Indonesia promosikan budaya Melayu di Thailand

 

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Utusan PBB: situasi di Myanmar harus diserahkan ke ICC

Jenewa (ANTARA) – Pelapor Khusus PBB mengenai Myanmar pada Senin (11/3) menyatakan situasi di Myanmar harus diserahkan kepada Mahkamah Pidana Internasional (ICC) oleh Dewan Keamanan, atau satu pihak negara atau kelompok pihak negara.

Ketika berbicara pada Sidang Ke-40 Dewan Hak Asasi Manusia, Yanghee Lee mengatakan, “Semua korban tak boleh dipaksa menunggu api penyucian kebungkaman internasional; Jika tidak mungkin untuk merujuk situasi ke ICC, maka masyarakat internasional mesti mempertimbangkan pembentukan pengadilan mandiri.”

Lee mengatakan ia “khawatir dengan peningkatan situasi Rohingya, dengan pendeportasian dari India dan Arab Saudi baru-baru ini, serta kedatangan satu perahu di Malaysia baru pekan lalu”.

“Saya terganggu saat mendengar laporan dari para pejabat Pemerintah Bangladesh bahwa pada April mereka berencana memindahkan 23.000 pengungsi Rohingya dari berbagai kamp di Cox’s Bazar ke Bhashan Char, pulau yang muncul belum lama ini di Teluk Benggala,” katanya.

“Relokasi yang tak terencana dengan baik dan pemindahan tanpa keinginan pengungsi memiliki potensi akan menciptakan krisis baru,” demikian peringatan pelapor PBB itu, sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa.

“Pemerintah Bangladesh berkewajiban menjamin bahwa ini takkan dilaksanakan,” katanya.

Konflik

Utusan PBB tersebut juga menyuarakan keprihatinan mengenai konflik antara organisasi etnik yang bersenjata di Negara Bagian Shan, Myanmar Utara.

“Meskipun ada gencatan senjata sepihak selama empat bulan oleh militer pada Desember di bagian utara dan timur negeri tersebut, saya makin prihatin mengenai konflik antara organisasi etnik yang bersenjata di Negara Bagian Shan,” kata wanita pejabat itu.

“Ada laporan baru-baru ini mengenai kematian warga sipil dan ribuan orang telah kehilangan tempat tinggal untuk sementara selama beberapa bulan belakangan ini. Sebanyak 1.700 orang menyelamatkan diri dari Namtu dan Hispaw sejak 27 Februari,” katanya.

“Pelanggaran yang berulangkali terjadi hanya membuat trauma atau kembali membuat trauma orang dewasa dan anak-anak, mengganggu kehidupan sehari-hari mereka, pendidikan mereka dan kehidupan mereka, serta mempengaruhi kemampuan mereka untuk memperoleh akses ke perawatan kesehatan dan layanan dasar. Ini harus berlanjut,” katanya.

Ia kembali menyeru “semua pihak dalam konflik tersebut di seluruh dunia agar melindungi warga sipil dan melakukan pencegahan serta mengakhiri permusuhan”.

Baca juga: Bangladesh katakan kepada PBB tak dapat terima lagi pengungsi Myanmar

Baca juga: Utusan PBB: Nyaris tak ada harapan buat pengungsi Rohingya

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenlu: Siti Aisyah tidak bebas murni

Jakarta (ANTARA) – Siti Aisyah, warga negara Indonesia yang dibebaskan oleh Pengadilan Tinggi Malaysia dari dakwaan pembunuhan Kim Jong-nam, telah kembali ke Indonesia, namun tidak bebas murni.

“(Putusan pengadilan) itu dia bebas, tetapi dia tidak bebas murni,” kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI, Lalu Muhammad Iqbal, di Jakarta, Senin.

Pernyataan tersebut disampaikan Iqbal setelah acara penyerahan Siti Aisyah oleh pemerintah Indonesia kepada keluarganya.

Menurut Iqbal, bila ditemukan bukti baru yang memberatkan, Siti Aisyah masih dapat didakwa kembali.

“Jadi, masih ada kemungkinan kalau suatu saat nanti didapatkan bukti-bukti baru, dia bisa didakwa. Karena itu pengacara sempat meminta agar putusan bebas murni. Namun, hakim putuskan tidak bebas murni karena pertimbangan hakim sudah memutuskan ‘prima vacie’,” ujar dia.

Kasus pembunuhan Kim Jong-nam, dengan Siti Aisyah sebagai salah satu terdakwa pada 16 Agustus 2017 telah dinyatakan sebagai kasus “prima vacie”, yang berarti bukti dan saksi dinyatakan layak dan lengkap sehingga persidangan dapat dilanjutkan.

“Namun, yang jelas sekarang Siti Aisyah sudah bebas sesuai arahan dan niat harapan kita. Sekarang sudah bebas, itu yang penting dulu saat ini,” ucap Iqbal.

Dia pun kembali menekankan bahwa Siti Aisyah bukanlah bebas bersyarat. “Ini bukan bebas bersyarat. Bebas tapi tidak murni. Ada kemungkinan kalau di masa mendatang ada bukti baru yang ditemukan bisa didakwa,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam persidangan di Mahkamah Tinggi Shah Alam Selangor Darul Ehsan, Malaysia, yang dpimpin Hakim Dato’ Azmi Bin Ariffin pada Senin, Jaksa Penuntut Umum Muhamad Iskandar Bin Ahmad menarik dakwaan terhadap Siti Aisyah, yang kasusnya mulai disidangkan pada 1 Maret 2017.

Siti Aisyah didampingi koordinator tim pengacara dari Kantor Hukum Gooi & Asyura, Gooi Soon Seng, pada sidang yang berlangsung mulai pukul 10.00 waktu setempat.

Hadir pula perwakilan pemerintah Indonesia dalam sidang tersebut, antara lain Duta Besar RI untuk Malaysia Rusdi Kirana, Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Lalu Muhammad Iqbal dan Kepala Satgas Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur Yusron B Ambary. 

Baca juga: Siti Aisyah sampaikan terima kasih kepada Presiden

Baca juga: Pemerintah serahkan Siti Aisyah kembali kepada keluarga

Baca juga: Presiden sebut pembebasan Siti Aisyah merupakan proses panjang

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah serahkan Siti Aisyah kembali kepada keluarga

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri menyerahkan Siti Aisyah, warga negara Indonesia yang telah dibebaskan oleh Pengadilan Tinggi Malaysia dari dakwaan pembunuhan terhadap Kim Jong-nam, kembali kepada keluarga di Indonesia.

“Sore hari ini secara resmi atas nama pemerintah Indonesia, saya menyerahkan saudari Siti Aisyah kepada pihak keluarga,” ujar Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi di Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Senin.

Menlu RI menyebutkan bahwa pembebasan Siti Aisyah telah melalui proses hukum yang cukup panjang, yakni selama lebih dari dua tahun.

“Apa yang dialami Siti Aisyah ini adalah hasil proses yang panjang. Pendampingan hukum oleh pemerintah sudah dilakukan selama lebih dari dua tahun,” kata Retno.

Pendampingan hukum yang diberikan oleh pemerintah Indonesia kepada Siti Aisyah dilakukan sejak awal kasus pembunuhan terhadap Kim Jong nam itu muncul pada 2017.

“Pemerintah Indonesia selalu menekankan agar Siti Aisyah mendapatkan proses fair trial (peradilan yang adil). Kami terus memantau setiap tahapan proses hukum yang dilalui Siti Aisyah,” ucap Menlu Retno.

Siti Aisyah diserahkan oleh pihak pemerintah RI kepada ayah dan ibunya, Asria (57) dan Benah (52), serta saudara-saudaranya di Jakarta.

“Saya mengucapkan beribu-ribu terima kasih atas bantuan pemerintah kita atas bantuan apa pun yang diberikan, baik dari yang kecil hingga sampai dibebaskan. Terima kasih kepada pemerintah sudah bantu membebaskan anak saya,” ucap Asria, ayah dari Siti Aisyah pada kesempatan itu.

Sebelumnya, dalam persidangan di Mahkamah Tinggi Shah Alam Selangor Darul Ehsan, Malaysia, yang dpimpin Hakim Dato’ Azmi Bin Ariffin pada Senin, Jaksa Penuntut Umum Muhamad Iskandar Bin Ahmad menarik dakwaan terhadap Siti Aisyah, yang kasusnya mulai disidangkan pada 1 Maret 2017.

Siti Aisyah didampingi koordinator tim pengacara dari Kantor Hukum Gooi & Asyura, Gooi Soon Seng, pada sidang yang berlangsung mulai pukul 10.00 waktu setempat.

Hadir pula perwakilan pemerintah Indonesia dalam sidang tersebut, antara lain Duta Besar RI untuk Malaysia Rusdi Kirana, Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Lalu Muhammad Iqbal dan Kepala Satgas Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur Yusron B Ambary. ***2***
Baca juga: Menkumham tegaskan pembebasan Aisyah sesuai hukum di Malaysia
Baca juga: KH Ma’ruf Amin katakan pembebasan Siti Aisyah keberhasilan diplomasi pemerintah
Baca juga: Presiden sebut pembebasan Siti Aisyah merupakan proses panjang

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KBRI Kuala Lumpur urus pemulangan Siti Aisyah

Kuala Lumpur (ANTARA) – Kedutaan Besar RI Kuala Lumpur akan mengurus pemulangan Siti Aisyah setelah dia dibebaskan dari dakwaan pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, dalam sidang di Mahkamah Tinggi Shah Alam, Selangor, Malaysia, Senin.

Dubes RI di Kuala Lumpur Rusdi Kirana mengemukakan hal itu dalam jumpa pers di KBRI Kuala Lumpur, Senin.

Saat jumpa pers, ia didampingi Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal dan Ketua Diaspora Indonesia Chairul Anhar.

Sebelumnya pada Senin, Rusdi Kirana dengan didampingi oleh Dirjen Administrasi Hukum Umum?Kemenkumham serta Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri menghadiri persidangan kasus Siti Aisyah di Mahkamah Tinggi Shah Alam, Selangor, Malaysia.

Dalam persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum Muhamad Iskandar Bin Ahmad telah menyatakan `nolle prosequi` (penghentian penuntutan) dalam kasus Siti Aisyah sesuai Pasal 254 Kitab Hukum Acara Pidana Malaysia.?

“Dengan pernyataan tersebut maka Siti Aisyah dengan sendirinya dibebaskan dari tuntutan dalam kasus ini. Selanjutnya KBRI Kuala Lumpur akan mengurus proses pemulangan Siti Aisyah ?ke tanah air,” katanya.

Dia mengatakan pembebasan itu adalah puncak dari proses panjang upaya Pemerintah Indonesia untuk membebaskan Siti Aisyah dari ancaman hukuman mati akibat dakwaan keterlibatan dalam pembunuhan terhadap warga negara Korea Utara, Kim Jong-nam, pada 13 Februari 2017.?

Siti Aisyah didakwa bersama seorang warga Vietnam, Doan Thi Huong.

“Sejak Siti Aisyah ditangkap, Presiden (Joko Widodo, red) telah meminta dilakukan koordinasi antara ?Menteri Luar Negeri, Menkumham, Kapolri, Jaksa Agung dan Kepala Badan Intelijen Negara dalam rangka memberikan pembelaan dan mengupayakan pembebasan bagi Siti Aisyah,” katanya.?

Sejalan dengan arahan Presiden tersebut, ujar dia, masalah Siti Aisyah selalu diangkat dalam setiap pertemuan bilateral Indonesia-Malaysia, baik pada tingkat presiden, wakil presiden, pertemuan berkala menteri luar negeri dan para menteri terkait dengan mitra Malaysianya.?

“Isu ini pun telah dibahas dalam pertemuan terakhir Presiden dengan Perdana Menteri Malaysia pada 29 Juni 2018 di Bogor,” katanya.?

Sesuai dengan mekanisme kerja sama bilateral di bidang penegakan hukum, ujar dia, proses akhir pembebasan Siti Aisyah tersebit dilakukan melalui mekanisme Bantuan Hukum Timbal Balik (Mutual Legal Assistance/MLA), yang di dalamnya Menteri Hukum dan HAM bertindak sebagai Otoritas Pusat (Central Authority).

Siti Aisyah ditangkap pada 15 Februari 2017 di Hotel Flamingo, Ampang, Kuala Lumpur.

Pemerintah melalui KBRI Kuala Lumpur telah menunjuk tujuh pengacara profesional dari Kantor Pengacara Gooi & Azura untuk memberikan pembelaan dan pendampingan bagi Siti Aisyah.

“Pemerintah juga telah membentuk tim lintas kementerian untuk mendukung pengacara dalam mengumpulkan bukti dan saksi yang relevan bagi pembelaan Siti Aisyah di pengadilan,” katanya.

Sejak awal masa pemerintahannya, ujar dia, Presiden Jokowi telah berkomitmen untuk memastikan kehadiran negara guna melindungi dan membantu setiap WNI yang menghadapi permasalahan di luar negeri. 

Penyunting: Gusti Nur Cahya Aryani 

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Siti Aisyah dibebaskan dari dakwaan membunuh kakak Kim Jong-un

Kuala Lumpur (ANTARA) – Sidang kasus pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, di Mahkamah Tinggi Shah Alam Selangor Darul Ehsan, Senin, memutuskan membebaskan terdakwa pembunuhan dari Indonesia Siti Aisyah.

Pada sidang yang dipimpin hakim Dato` Azmi Bin Ariffin tersebut, jaksa penuntut umum Muhamad Iskandar Bin Ahmad menarik dakwaan terhadap Siti Aisyah, yang kasusnya mulai disidangkan semenjak 1 Maret 2017 tersebut.

Sidang yang berlangsung mulai pukul 10.00 waktu setempat tersebut turut dihadiri oleh Dubes RI di Kuala Lumpur Rusdi Kirana, Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Lalu Muhammad Iqbal, Kepala Satgas Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur Yusron B Ambary dan pejabat Kemkumham.

“Saya merasa senang dengan keputusan hakim hari ini dan Siti Aisyah bisa segera kembali ke Jakarta,” ujar Koordinator Tim Pengacara Siti Aisyah dari Gooi & Asyura, Gooi Soon Seng, ketika dikonfirmasi media usai sidang.

Dubes RI di Kuala Lumpur Rusdi Kirana menyatakan senang dan bahagia dengan keputusan hakim di Mahkamah Tinggi Shah Alam. Ia mengatakan sudah menjadi kewajiban perwakilan RI di Malaysia untuk membela dan melayani warga negaranya.

“Kita harapkan Siti Aisyah bisa segera pulang secepatnya untuk kembali bertemu keluarganya,” katanya.

Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Lalu Muhammad Iqbal mengungkapkan bahwa Menteri Luar Negeri Retno Marsudi langsung dikabari begitu hakim memutuskan Siti Aisyah bebas.

Menlu Retno, kata Lalu, menyampaikan kegembiraannya atas pembebasan Siti Aisyah dari dakwaan dan menekankan bahwa adalah kewajiban pemerintah Indonesia untuk membela WNI di luar negeri.

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dubes Guerend kunjungi proyek pengelolaan hutan bantuan Uni Eropa di Aceh

Jakarta (ANTARA) – Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Guérend, memulai kunjungan tiga hari di Provinsi Aceh untuk melihat dan memperoleh informasi secara langsung mengenai perkembangan terakhir di Aceh dan mengunjungi proyek-proyek bantuan Uni Eropa di bidang pengelolaan hutan.

Dubes Guérend dijadwalkan bertemu dengan para pemangku kepentingan di pemerintahan daerah, perwakilan rakyat daerah dan masyarakat sipil, termasuk Sekretaris Daerah Aceh Helfizar Ibrahim, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Teuku Irwan Djohan, dan Wali Kota Sabang Nazaruddin.   

“Uni Eropa telah lama menjalin hubungan dengan Aceh. Dari bantuan dana yang signifikan untuk rekonstruksi pascatsunami, dukungan ekstensif untuk proses perdamaian Aceh dan bantuan untuk memastikan perlindungan dan pelestarian kawasan hutan yang luas termasuk Taman Nasional Leuser,” kata Dubes Guérend dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

UE juga telah bekerja sama sangat erat dengan Aceh, khususnya dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim melalui konservasi hutan dan perencanaan yang lebih baik sehingga Aceh dapat menjadi panutan yang menunjukkan bahwa konservasi hutan dan pembangunan dapat sama-sama dilaksanakan.

Dalam kunjungan tersebut, Dubes UE akan mengumumkan berakhirnya proyek bantuan Uni Eropa “Dukungan terhadap Upaya Tanggap Perubahan Iklim di Indonesia” senilai 6,5 juta Euro atau sekitar Rp96,5 miliar untuk periode 2016-2019.

Kegiatan proyek ini, antara lain inisiatif untuk mengurangi emisi dari deforestasi dan degradasi hutan, serta berkontribusi pada upaya nasional dalam mitigasi perubahan iklim melalui perencanaan dan penerapan pembangunan rendah karbon. 

Proyek ini telah memfasilitasi penyusunan peraturan, seperti Keputusan Bupati di Kabupaten Pidie yang memungkinkan pemanfaatan Dana Desa untuk perlindungan dan konservasi hutan, serta untuk Pembayaran Layanan Ekosistem (PES) yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia.

Dubes Guérend juga akan mengunjungi Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di Sabang, Pulau Weh, untuk membahas lebih lanjut tentang hasil dari Pendekatan Dinamika Agroforestry (DAF) yang mengandalkan kualitas hutan alami. 

Kisah sukses DAF di Sabang menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi dapat dilakukan secara berkelanjutan tanpa merusak hutan Aceh dan dapat mendukung ekowisata pada saat bersamaan. 

Dubes Guérend berharap agar model DAF dapat direplikasi di tempat lain di Aceh dan di seluruh Indonesia untuk memerangi praktik pertanian yang tidak berkelanjutan. 

Proyek ini merupakan pelengkap dari proyek UE lainnya di Aceh yang bekerja sama dengan Flora & Fauna International (FFI) yang melibatkan masyarakat sipil dalam menyelaraskan upaya perlindungan lingkungan dan upaya pembangunan ekonomi.

Baca juga: UE dukung Indonesia capai target minyak sawit berkelanjutan

Baca juga: Kembangkan EBTKE, pemerintah buka peluang kerjasama Indonesia-Uni Eropa

Baca juga: Uni Eropa bantu Rp1,3 miliar korban tsunami Selat Sunda

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Siti Aisyah minta keluarga tetap di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Siti Aisyah, warga negara Indonesia yang telah dibebaskan Pengadilan Tinggi Malaysia dari dakwaan pembunuhan Kim Jong-nam, meminta keluarga untuk tetap berada di Indonesia selama dia menjalani proses persidangan sejak 2017 lalu.

“Termasuk pada sidang putusan pembebasan hari ini, Siti Aisyah meminta keluarga tetap tinggal dan menunggu proses persidangan di Indonesia,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Nasir, usai konferensi pers, di Ruang Palapa Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin.

Menurut Nasir, Direktorat Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri telah beberapa kali menawarkan untuk memfasilitasi pihak keluarga untuk menjenguk Siti Aisyah, termasuk untuk hadir di persidangan, namun Siti Aisyah menolak.

Meskipun demikian, Jubir Kemlu memastikan bahwa pihak Kedutaan Besar Indonesia di Kuala Lumpur dan staf PWNI-BHI selalu mendampingi Siti Aisyah dalam proses hukum yang dijalani di Malaysia.

“Kita selalu berkoordinasi, baik dengan tim pengacara, maupun antarkementerian, karena fokus pemerintah Indonesia sejak awal berupaya agar Siti Aisyah tidak dikenakan hukuman mati,” kata dia.

Berdasarkan keterangan dari KBRI Kuala Lumpur, Siti Aisyah akan dipulangkan ke Indonesia pada Senin begitu proses administrasi diselesaikan. Setiba di Jakarta, pemerintah Indonesia akan melakukan konferensi pers bersama terkait pembebasan Siti Aisyah.

Dalam persidangan di Mahkamah Tinggi Shah Alam Selangor Darul Ehsan, Malaysia, yang dpimpin Hakim Dato’ Azmi Bin Ariffin pada Senin, Jaksa Penuntut Umum Muhamad Iskandar Bin Ahmad menarik dakwaan terhadap Siti Aisyah, yang kasusnya mulai disidangkan pada 1 Maret 2017.

Siti Aisyah didampingi koordinator tim pengacara dari Kantor Hukum Gooi & Asyura, Gooi Soon Seng, pada sidang yang berlangsung mulai pukul 10.00 waktu setempat.

Hadir pula perwakilan pemerintah Indonesia dalam sidang tersebut, antara lain Duta Besar RI untuk Malaysia Rusdi Kirana, Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal, dan Kepala Satgas Perlindungan WNI Kedutaan Besar Indonesia di Kuala Lumpur, Yusron B Ambary. 

Baca juga: Usai bebas, Siti Aisyah tunggu kepulangan di KBRI Kuala Lumpur

Baca juga: Pengacara yakin Siti Aisyah akan dibebaskan

Baca juga: Kim Jong-nam membawa 12 botol kecil penawar racun
 

Pewarta: Azizah Fitriyanti
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Usai bebas, Siti Aisyah tunggu kepulangan di KBRI Kuala Lumpur

Jakarta (ANTARA) – Siti Aisyah, warga negara Indonesia yang digugat sebagai tersangka pembunuh Kim Jong-nam, kakak tiri Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un, akan segera pulang ke Indonesia setelah pada Senin dinyatakan bebas oleh Pengadilan Tinggi Malaysia.

Siti saat ini dilaporkan telah berada di Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur untuk menunggu proses pemulangan ke Indonesia.

“Saat ini kita masih berkoordinasi dengan otoritas Malaysia untuk mengurus masalah administrasi, setelah itu kita akan mengurus kepulangannya ke Indonesia,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir di Ruang Palapa Kemlu RI, Jakarta, Senin.

Berdasarkan laporan yang ia terima, Arrmanatha menyampaikan bahwa kondisi Siti Aisyah saat ini dalam keadaan baik dan bersyukur atas kebebasannya setelah melalui proses yang panjang.

“Saya tidak dapat memastikan kapan Siti Aisyah dapat kembali ke Indonesia karena kewenangan penyelesaian administrasi di tangan pemerintah Malaysia,” kata dia.

Dalam persidangan di Mahkamah Tinggi Shah Alam Selangor Darul Ehsan yang dpimpin Hakim Dato’ Azmi Bin Ariffin, Jaksa Penuntut Umum Muhamad Iskandar Bin Ahmad menarik dakwaan terhadap Siti Aisyah, yang kasusnya mulai disidangkan pada 1 Maret 2017.

Siti Aisyah didampingi koordinator tim pengacara dari Kantor Hukum Gooi & Asyura, Gooi Soon Seng, pada sidang yang berlangsung mulai pukul 10.00 waktu setempat.

Hadir pula perwakilan pemerintah Indonesia dalam sidang tersebut, antara lain Duta Besar RI untuk Malaysia Rusdi Kirana, Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Lalu Muhammad Iqbal dan Kepala Satgas Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur Yusron B Ambary. ***1***

Baca juga: Pemerintah Indonesia siapkan strategi baru untuk membela Siti Aisyah
Baca juga: Pengacara yakin Siti Aisyah akan dibebaskan

Pewarta: Azizah Fitriyanti
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengamat China: pembelian F-35 oleh Singapura bukan ancaman

Hal itu sekaligus memberikan tantangan terhadap pertahanan udara China di Laut China Selatan

Beijing (ANTARA) – Para pengamat di China melihat keputusan Singapura membeli jet tempur F-35 dari Amerika Serikat bukan merupakan ancaman bagi negara berpenduduk terbanyak di dunia itu.

Menurut mereka, Singapura telah 30 tahun mengimpor jet tempur canggih buatan AS dan rencana F-35 itu hanya merupakan program lanjutan strategi pertahanan nasional negara kecil yang memiliki peralatan militer canggih itu.

“Saya pikir hal itu (impor F-35) tidak ditujukan kepada China,” kata Direktur Eksekutif “China Center for Collaborative Studies of the South China Sea” Nanjing University, Zhu Feng, dikutip media resmi setempat, Senin.

Pernyataan tersebut menanggapi pemberitaan media AS bahwa keputusan Singapura itu mengindikasikan peningkatan perhatian atas ambisi regional China sehingga Beijing sudah seharusnya memandang rencana pembelian F-35 tersebut sebagai bukti  bahwa desakan kuat kehadiran AS di kawasan Asia-Pasifik masih ada.

Analisis media AS tersebut konyol, demikian pendapat sejumlah pengamat di China. Jet tempur F-20 buatan China saat di Airshow China 2016. (Wikipedia)
Kalau rencana pengadaan jet tempur baru oleh Singapura itu ditujukan kepada China, kenapa di dalam daftar pembelian terdapat opsi J-20 (buatan China)? tanya seorang pengamat militer China yang tidak ditulis namanya oleh Global Times.

Tidak masuk akal mengaitkan pembelian jet tempur itu dengan “pesan terhadap China” karena jet-jet tempur di empat negara yang merupakan sekutu utama AS di wilayah Asia-Pasifik itu sejak semula memang diimpor dari AS, tambah pengamat tersebut.

Menurut dia, pesawat-pesawat tempur tua milik Jepang, Korea Selatan, dan Australia sudah lewat masanya dan mereka membutuhkan pembaruan. Karena itu, rencana Singapura itu adalah langkah wajar dalam upaya memperbarui alutsistanya.

Meskipun demikian, para pakar China juga mengingatkan bahwa penyebaran satuan F-35 di negara-negara sekutu AS memberikan keuntungan tersendiri bagi negara adidaya itu dalam menjalankan operasi di kawasan Asia-Pasifik.

Hal itu sekaligus memberikan tantangan terhadap pertahanan udara China di Laut China Selatan yang sampai saat ini menjadi sengketa antara China dan beberapa negara di kawasan Asia Tenggara.

Terkait dengan jaringan informasi militer AS, para pakar mencatat bahwa meskipun sekutu-sekutu utama AS tidak terlibat dalam peperangan, mereka tetap bisa berbagi berbagai jenis informasi dengan AS.

Pada awal Maret, Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen mengumumkan rencana pembelian 12 unit pesawat tempur jenis F-35.

Pesawat kursi tunggal dan bermesin tunggal buatan Lochkeed Mertin itu dirancang tahan segala cuaca. Pesawat tempur generasi kelima tersebut mampu menjalankan misi serangan darat dan superior di udara.

Pesawat tempur jenis J-20 buatan China, yang masuk dalam daftar pilihan Singapura, juga berkursi tunggal  namun bermesin ganda. Pesawat tempur generasi kelima yang dikembangkan di Chengdu untuk mendukung Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China itu juga dirancang tahan dalam segala cuaca.  

Baca juga: T-50i Golden Eagle TNI AU gelar Operasi Panah di NTT
Baca juga: Skadron Udara 16 tutup tahun dengan cuci jet tempur
Baca juga: Jepang akan beli lagi jet-jet tempur siluman buatan Amerika Serikat

 

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Siti Aisyah bebas

WNI tersangka pembunuhan Kim Jong-nam, saudara pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, Siti Aisyah, tiba untuk mengikuti sidang lanjutan di Mahkamah Tinggi Shah Alam, Malaysia, Senin (11/3/2019). Majelis hakim mengabulkan permohonan jaksa yang mencabut dakwaan pembunuhan yang sebelumnya dijeratkan terhadap Aisyah. ANTARA FOTO/Reuters/Lai Seng Sin/pras.

Warga perbatasan Indonesia-Timor Leste ikuti pelatihan pengolahan daging sapi

Batu, Malang (ANTARA) – Warga yang tinggal di wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste mengikuti pelatihan pengolahan daging sapi yang dilaksanakan oleh Badan Program Pembangunan PBB (UNDP) dengan dukungan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertanian RI.

Sebanyak 16 orang peserta dari Desa Napan, Indonesia dan Desa Oesilo, Timor Leste akan mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan tersebut di Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu, Malang, 10-15 Maret 2019.

Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif pembangunan perdamaian melalui pengembangan ekonomi lokal lintas batas antara Indonesia dan Timor Leste, yang diinisiasi pemerintah Indonesia dan pemerintah Norwegia dalam kerangka kerja sama selatan-selatan dan triangular untuk pembangunan institusional Indonesia dimana UNDP ditunjuk sebagai pelaksana program.

“Indonesia memiliki tanggung jawab besar dalam mengimplementasikan kerja sama selatan-selatan dan triangular untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” kata Duta Besar Diar Nurbintoro dari Direktorat Kerja Sama Teknik Kemlu dalam pembukaan pelatihan di Batu, Minggu (10/3) malam.
  Duta Besar Diar Nurbintoro dari Direktorat Kerja Sama Teknik Kemlu RI mengalungkan badge peserta pelatihan pengolahan daging sapi di Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu, Malang, Minggu (10/3/2019). (Kemlu RI)

Diar menjelaskan bahwa upaya memajukan kerja sama selatan-selatan dan triangular untuk menjaga perdamaian, dapat dilakukan melalui kerja sama teknik untuk meningkatkan kapasitas masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan Indonesia, maupun dengan negara lain seperti Afrika dan Pasifik.

“Melalui kegiatan ini masyarakat Indonesia dan Timor Leste diharapkan dapat belajar lebih banyak dari satu sama lain serta memperkuat kerja sama Indonesia-Timor Leste dalam memberdayakan masy perbatasan. Saya juga berharap adanya kesinambungan dan keberlanjutan dalam kegiatan lebih lanjut di masa depan untuk menindaklanjuti apa yang kita lakukan saat ini,” ujar Diar.

Selama lima hari kegiatan, para peserta akan dilatih untuk mengolah daging sapi menjadi produk turunan yakni bakso, abon, dan sosis.

Pengolahan daging merupakan salah satu cara untuk memperpanjang umur simpan bahan pangan ternak dari keadaan segar menjadi berbagai macam produk olahan yang bisa meningkatkan nilai tambah dan diversifikasi produk.

Salah satu direktur Bagian Perindustrian dan Perdagangan Oecusse, yang merupakan zona khusus ekonomi pasar sosial Timor Leste (ZEESM TL), Domingas Sufa menyebut kegiatan tersebut sesuai dengan program inkubator bisnis yang diterapkan di wilayahnya sejak 2015.
  Domingas Sufa menjelaskan mengenai program inkubator bisnis Oecusse, di sela-sela pembukaan pelatihan pengolahan daging sapi bagi warga perbatasan Indonesia-Timor Leste di Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu, Malang, Minggu (10/3/2019). (ANTARA News/Yashinta Difa)
Sejauh ini, kata Domingas, masyarakat Timor Leste langsung menjual daging sapi ke pasar, tanpa mengolahnya menjadi produk lain yang lebih bernilai ekonomi.

“Setelah mengikuti pelatihan ini kami berharap bisa mengembangkan teknik pengolahan daging sapi ke kelompok-kelompok tani di Timor Leste,” ujar Domingas.

Pelatihan ini juga diharapkan dapat membantu menambah pendapatan masyarakat Timor Leste, yang sebagian besar memiliki mata pencaharian di sektor pertanian dan peternakan. ***1***

Baca juga: Indonesia dukung pembangunan kesehatan Timor Leste

Baca juga: Fary Francis, penggerak olahraga di perbatasan RI-Timor Leste

Baca juga: Indonesia membantu Timor Leste menjadi anggota ASEAN

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Malaysia deportasi enam warga Mesir kendati ada kekhawatiran mengenai penyiksaan

Kuala Lumpur (ANTARA) – Malaysia mendeportasi enam warga Mesir dan seorang Tunisia yang disangka terkait dengan kelompok-kelompok militan di luar negeri kendati kelompok-kelompok hak asasi manusia memprotes langkah itu.

Para tersangka itu termasuk lima orang yang diduga mengaku menjadi bagian dari Ikhwanul Muslimin yang dilarang Mesir, kata Inspektur Jenderal Mohamad Fuzi Harun dalam satu pernyataan pada Minggu.

Kelompok-kelompok HAM mengatakan bahwa para anggota kelompok itu menghadapi kemungkinan penyiksaan dan persekusi di Mesir, yang menyebut mereka teroris, demikian Reuters melaporkan.

Warga Tunisia itu dan salah seorang warga Mesir yang dideportasi adalah anggota Ansar al-Sharia al-Tunisia, yang terdaftar sebagai kelompok teroris Perserikatan Bangsa-Bangsa, kata Mohamad Fuzi.

Kedua orang tersebut yang berusia 20-an sebelumnya ditahan karena berusaha masuk ke negara lain secara ilegal pada 2016. Mereka diduga menggunakan paspor palsu untuk masuk ke Malaysia dengan maksud melakukan perjalanan dan melancarkan suatu serangan di sebuah negara ketiga, kata polisi.

“Para anggota kelompok teror ini disangka terlibat dalam rencana-rencana melakukan serangan-serangan berskala besar di negara-negara lain,” kata Mohamad Fuzi.

Lima orang lagi asal Mesir mengaku menjadi anggota Ikhwanul Muslimin dan dituduh menyediakan perlindungan, transpor dan pekerjaan bagi dua orang yang terkait Ansar al-Sharia.

“Karena kehadiran orang-orang asing ini berisiko terhadap keamanan, semua tersangka telah dideportasi ke negara asal mereka dan… rekomendasi telah dibuat untuk mencantumkan mereka dalam daftar hitam dan melarang memasuki Malaysia selama hidup,” kata Mohamad Fuzi, dengan menambahkan bahwa dua warga Malaysia ditahan dalam operasi kontra-teror.

Related News: The Fall of Egyptian Democracy

Amnesty International Malaysia mengatakan orang-orang Mesir yang dideportasi sekarang berisiko menghadapi penghilangan paksa, penyiksaan, penahanan untuk jangka waktu lama dan peradilan tak adil.

“Kami mendesak pemerintah Malaysia untuk menghormati prinsip non penekanan dan menjamin mereka yang berisiko menghadapi persekusi atau berisiko mengalami cedera permanen di satu negara lain, termasuk penyiksaan, jangan dideportasi,” kata Shamini Darshni Kaliemuthu, direktur eksekutif Amnesty International Malaysia.

Malaysia telah menangkap ratusan orang dalam beberapa tahun belakangan karena mereka disangka terkait dengan kelompok-kelompok militan, setelah sejumlah pria bersenjata yang bersekutu dengan IS melancarkan serangkaian serangan di Jakarta pada 2016.

Serangan granat atas satu bar di pinggiran Kuala Lumpur, Ibu Kota Malaysia, pada Juni 2016 mencederai delapan orang. IS mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, yang pertama terjadi di Malaysia.

Redaktur: Gusti Nur Cahya Aryani

Pewarta: Antara
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Trump katakan dia akan kecewa jika Korut mulai lagi pengujian

Washington (ANTARA) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Jumat (8/2), di akan kecewa jika Pyongyang memulai lagi pengujian senjata dan mengulangi kembali keyakinan dalam hubungannya dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kendati pertemuan puncak kedua pekan lalu mengalami kegagalan.

“Saya akan terkejut dalam cara yang negatif jika ia melalukan sesuatu yang tidak sesuai dengan pemahaman kami. Tapi kami akan lihat apa yang terjadi,” kata Trump kepada wartawan. “Saya akan sangat kecewa jika saya melihat pengujuan (senjata nuklir).”

Komentar Trump muncul setelah dua pusat kajian AS dan lembaga mata-mata Seoul mengatakan pekan ini bahwa Korea Utara sedang membangun kembali tempat peluncuran roket di Sohae di bagian barat negara itu, demikian Reuters melaporkan.

Juga tersiar laporan-laporan dari dinas intelejen Korea Selatan mengenai aktivitas baru di sebuah pabrik di Sanumdong dekat Pyongyang yang memproduksi peluru-peluru kendali balistik antarbenua pertama Korea Utara yang mampu mencapai AS.

Baca juga: Korea Selatan berkomitmen jembatani negosiasi AS-Korea Utara

Pada Jumat, Radio Publik Nasional AS mengutip sejumlah pakar dari Middlebury Institute of International Studies di Kalifornia bahwa gambar-gambar satelit dari Sanumdong yang diambil pada 22 Februari dan pada Jumat menunukkan Korea Utara sia meluncurkan satu rudal atau roket luar angkasa.

Jeffrey Lewis, salah seorang pakar, mengatakan kepada Reuters, aktivitas di dua tempat tersebut “barangkali terkait.” NPR mengatakan foto-foto pada 22 Februari menunjukkan mobil-mobil, truk-truk dan mobil-mobil pengangkut dan dua alat berat di Sanumdong, semmentara gambar-gambar yang diambil pada Jumat memperlihatkan aktivitas telah dihentikan dan salah satu alat angkut telah tak ada lagi.

Beberapa pakar lain, termasuk Joel Wit di 38 North dan Michael Ellman dari International Institute for Strategic Studies memberikan pendapat bahwa simpulan tersebut spekulatif.

“Dalam tiga bulan belakangan telah tersiar berbagai laporan mengenai kegiatan di tempat ini yang bisa jadi bohong,” kata Wit, merujuk ke Sanumdong. “Bisa jadi kegiatan ini untuk persiapan atau peluncuran atau bukan.”

Gedung Putih dan Pentagon tidak segera memberikan tanggapan atas permintaan untuk berkomentar. Departemen Luar Negeri menolak untuk berkomenetar.

Korea Utara telah membekukan pengujian rudal dan nuklir sejak 2017, dan Trump telah menyatakan ini hasil positif dari perangkulan tingkat tinggi dengan Pyongyang selama hampir setahun.

Redaktur: Maria Dian A

Pewarta: Antara
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

India: Pakistan sembunyikan informasi dengan tak beri izin ke tempat pengeboman

New Delhi (ANTARA) – India mengatakan pada Sabtu bahwa Pakistan memiliki informasi yang disembunyikannya dengan mencegah para wartawan mendapat akses ke tempat yang dijadikan sasaran serangan jet-jet tempur India di dalam wilayah Pakistan.

Dengan “menyebut demi alasan-alasan keamanan”, para pejabat keamanan Pakistan mengatakan pada Kamis melarang satu tim dari Reuters mendaki sebuah bukit di bagian timur laut Pakistan ke satu sekolah agama, dan sekelompok gedung-gedung di sekitar yang dijadikan sasaran pesawat-pesawat tempur India pekan lalu.

“Kenyataannya sekarang Pakistan telah menolak akses bagi wartawan untuk mengunjungi tempat itu. Artinya mereka memiliki banyak informasi yang disembunyikan,” kata Raveesh Kumar, juru bicara Kementerian Luar Negeri India, kepada wartawan, demikian Reuters melaporkan.

Baca juga: Api permusuhan Pakistan dan India tampak meredup

Dia mengulangi kembali sikap pemerintah bahwa serangan-serangan udara India “berhasil dan mencapai tujuan yang diinginkan”, setelah ditanya mengenai satu laporan Reuters bahwa gambar-gambar satelit yang memiliki resolusi tinggi yang dilihat Reuters menunjukkan sekolah itu tampak masih berdiri.

Redaktur: Maria Dian A

Pewarta: Antara
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Malaysia jatuhkan hukuman 10 tahun atas penghina Islam di medsos

Kuala Lumpur (ANTARA) – Seorang warga Malaysia dijatuhi hukuman penjara selama lebih 10 tahun dan tiga orang lainnya didakwa menghina Islam dan Nabi Muhammad SAW di media sosial, kata kepolisian pada Sabtu.

Berdasarkan catatan yang ada, hukuman yang diberlakukan tersebut diyakini paling berat di negara mayoritas berpenduduk pemeluk Islam itu. Kekhawatiran atas ketegangan rasial dan agama telah merebak dalam bulan-bulan belakangan ini.

Inspektur Jenderal Polisi Mohmad Fuzi Harun mengatakan dalam pernyataan, orang yang tak disebutkan namanya telah mengaku bersalah atas 10 dakwaan terkait penyalahgunaan jejaring komunikasi, demikian Reuters melaporkan.

Berdasarkan undang-undang yang berlaku, para pelanggar akan dijatuhi hukuman penjara maksimum satu tahun atau denda hingga 50.000 ringgit (12,228 dolar AS) atau keduanya.

Hukuman dijatuhkan secara berurutan, kata Mohamad Fuzi.

Seorang pengguna medsos lainnya juga mengaku bersalah dan proses pembacaan hukuman akan diadakan pada Senin. Dua orang lainnya mengaku tidak bersalah dan sedang ditahan tanpa jaminan. Semua empat orang itu didakwa berdasarkan undang-undang yang menimbulkan ketakharmonisan rasial, hasutan dan penyalahgunaan jejaring komunikasi.

Related News: Isu Xenophon tak pengaruhi hubungan Malaysia-Australia

“Kepolisian menyarankan masyarakat untuk tidak menyalahgunakan medsos atau jejaring komunikasi dengan mengunggah atau berbagi berbagai bentuk provokasi yang dapat mengganggu sensitivitas agama atau rasial, menimbulkan ketegangan rasial di dalam masyarakat yang heterogen di negeri ini,” kata Mohamad Fuzi.

Pada Kamis Menteri Urusan Agama Mujahid Yusof Rawa mengatakan Departemen Urusan Islam telah membentuk satu unit untuk memantau tulisan-tulisan dan komunikasi yang mengina Islam dan Nabi Muhammad.

Dia mengatakan kementerian itu tidak akan berkompromi atas aksi yang menghina agama dan menyerukan hukuman terhadap mereka yang ditemukan bersalah melakukan perbuatan itu.

Redaktur: Gusti Nur Cahya Aryani

Pewarta: Antara
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

pemuda pakistan pencari keadilan “pembunuhan demi martabat” ditembak mati keponakan

Peshawar, Pakistan, (ANTARA News) – Kepolisian Pakistan pada Jumat mengenali identitas tersangka pembunuh seorang pegiat hak asasi yang sudah tujuh tahun mencari keadilan untuk lima korban tindakan yang disebut “pembunuhan demi martabat”, yaitu keponakan laki-lakinya.

Mohammed Afzal (31), yang juga dikenal sebagai Afzal Kohistani, ditembak mati pada Rabu di distrik Abbotabad di wilayah barat-laut Pakistan, kata kepala polisi Abbas Majeed.

“Kami telah menangkap tersangka dari tempat kejadian dan menemukan pistol pada diri tersangka,” katanya.

Tersangka dikenal sebagai keponakan laki-laki dari korban.

Tersangka tidak bisa dimintai keterangan dan polisi tidak menjelaskan dugaan keterlibatannya.

Polisi mencatat laporan kasusnya dengan tuduhan pembunuhan, kata Majeed.

Lebih dari seribu perempuan di Pakistan tewas setiap tahun dalam kasus “pembunuhan demi martabat”.

Peristiwa tersebut biasanya terjadi karena gadis-gadis menolak dinikahkan atau memilih sendiri calon suaminya. Perempuan juga bisa dibunuh karena bercakap-cakap dengan pria, memakai jeans atau lari dari rumah.

Kebanyakan mereka dibunuh atas perintah dewan keturunan laki-laki yang disebut “jirga”, yang juga menjatuhkan hukuman terhadap perkosaan dan mutilasi.

Afzal menjadi berita utama pada 2012 dengan menuduh dewan kesukuan telah memerintahkan pembunuhan terhadap empat perempuan dan dua saudara laki-lakinya setelah sebuah video beredar yang memperlihatkan kelompok itu sedang menyanyi dan bertepuk tangan di kawasan terpencil Pallas Valley di provinsi Khyber Pakhtunkhwa.

Gadis kelima, yang berumur 12 tahun, dibunuh karena berbicara dengan saudarinya setelah hukuman dilaksanakan, katanya.

Senyampang kasusnya digelar di pengadilan pada 2013, tiga saudara Afzal, termasuk dua yang ada di dalam video itu, juga dibunuh. Tanah milik keluarga mereka disita dan rumah mereka dibakar habis.

Baca juga: Pakistan-India pulihkan layanan kereta
Baca juga: Pakistan akan ajukan keluhan kepada PBB terhadap India atas pengeboman hutan

Kejadian yang menimpa lima perempuan itu masih terselubung. Dua dari tiga penyelidik pada saat itu menyimpulkan setelah penyelidikan yang terburu-buru, bahwa mereka masih hidup dan kasusnya ditanggalkan.

Namun seorang saksi mengatakan kepada Reuters pada 2013, bahwa para perempuan itu sudah dibunuh.

Mereka tidak pernah disidangkan dan meskipun penyelidik telah mengambil foto dan sidik jari mereka, tapi tidak pernah dibandingkan dengan kartu penduduk mereka.

Pembunuhan Afzal menimbulkan kegemparan kelompok daring Pakistan –yang meskipun kecil namun bersuara lantang. Seorang anggota parlemen dari kelompok oposisi Sherry Rahman mengatakan ia akan mengangkat kasus kematian Afzal ke parlemen. 

Pewarta: Maria D. Andriana 

Pewarta: Antara
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Enam belas WNI terjaring operasi imigrasi Malaysia

 Kuala Lumpur, 8/3 (ANTARA News) – Sebanyak 16 orang Warga Negara Indonesia (WNI) tidak berdokumen terjaring dalam Operasi Terpadu Kantor Imigrasi Malaysia (JIM) di Pasar Borong Selayang dan Pasar Meru Klang, Selangor, Jumat.

 “JIM melakukan operasi mulai jam 6.00 pagi dengan melibatkan 94 orang pegawai Imigrasi,” ujar Kepala Departemen Imigrasi Malaysia, Dato` Indera Khairul Dzaimeen Bin Daud kepada media di Kuala Lumpur.

 Dalam operasi ini sebanyak 32 kios di kawasan pasar telah diperiksa dan sebanyak169 orang dari berbagai warganegara telah diperiksa. 

“Operasi ini juga menyasar gerai-gerai ilegal di sekitar kawasan pasar yang mana perniagaannya dijalankan oleh warga negara asing,” katanya. 

 Dari jumlah pekerja yang diperiksa sebanyak 47 orang Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI) telah ditahan atas berbagai kesalahan Imigrasi. 

 “PATI yang ditahan selain WNI terdiri atas warganegara Myanmar 22 orang, Bangladesh empat orang diikuti dengan India sebanyak lima orang,” katanya.  

 Mereka semua berumur antara 25 ke 48 tahun dan semua tahanan akan ditempatkan di Depo Imigrasi untuk penyelidikan dan tindakan lebih lanjut.

 Pemeriksaan saat operasi juga menemukan sebanyak 68 orang warganegara asing pemegang kartu UNHCR.

Sebanyak 14 majikan turut ditahan di dalam operasi tersebut dan selanjutnya majikan dan pemilik kios-kios pasar borong akan ditindak. 

 JIM menjalankan operasi bersama Polisi Diraja Malaysia (PDRM), pemerintah daerah setempat dan Jabatan Pendaftaran Negara (JPN) dalam dalam usaha memberantas dan menyelesaikan masalah PATI serta memastikan kesejahteraan, keselamatan dan kedaulatan negara.

“JIM medukung penuh tindakan pihak Pemda setempat untuk membatalkan izin yang telah diberikan kepada mereka. Ini antara tindakan yang perlu bagi menangani PATI yang bekerja dan juga menjalankan perniagaan di pasar borong,” katanya.

Pewarta: Agus Setiawan
 

Pewarta: Antara
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gempa magnitudo 5,9 guncang Papua Nugini

Jakarta (ANTARA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadinya gempa bumi dengan magnitudo 5,9 pada pukul 01:47 WIB.

Menurut laporan BMKG dalam lamannya dikutip Antara di Jakarta pada Kamis dini hari, gempa itu terjadi di 61 kilometer di barat daya kawasan Wewak, Papua Nugini dengan titik pada 4,10 Lintang Selatan dan 143,50 Bujur Timur.

Titik gempa itu terjadi pada kedalaman 153 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.

Sementara itu, Badan Pemantau Geologi AS (USGS) juga mencatat titik gempa itu berlokasi di barat Danau Chambri.

Baca juga: Aktivitas gempa di Gunung Salak masih normal

Baca juga: Gempa 5,0 SR guncang Luwu Timur

Pewarta: Bayu Prasetyo
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PDRM terima 929 laporan terkait penghinaan Nabi Muhammad

Kuala Lumpur (ANTARA News) – Polisi Diraja Malaysia (PDRM) telah menerima 929 laporan dari seluruh negara bagian dan melakukan 16 penyelidikan terkait penghinaan Agama Islam dan Nabi Muhammad SAW.

“Tindakan telah diambil terhadap empat pelaku yang sudah teridentifikasi,” kata Kepala PDRM, Irjen Pol Mohamad Fuzi Harun kepada media di Kuala Lumpur, Rabu.

Dia mengatakan komentar buruk terhadap Agama Islam dan Nabi Muhammad SAW telah disampaikan oleh pemilik akun facebook Bakakuk dan hingga 5 Maret 2019 terdapat 15 laporan polisi yang disampaikan berhubung akun tersebut.

“Pelaku bernama Mohd Sharulnizam Bin Stanley Sigan (29) telah ditahan selama empat hari hingga 7 Maret 2019 di Labuan Sabah pada 3 Maret,” katanya.

Sebanyak 10 orang telah melaporkan akun facebook Ayea Yea yang melakukan komentar buruk terhadap Nabi Muhammad SAW dan Agama Islam.

Pelaku bernama Alister Anak Cogia (22) telah ditahan di Bau Sarawak pada 4 Maret 2019 dan ditahan selama empat hari hingga 7 Maret 2019, katanya.

Fuzi mengatakan komentar buruk juga dilakukan oleh akun facebook Mohd Yazid Kong Bin Abdullah (52) yang telah ditahan di Petaling Jaya Selangor pada 4 Maret 2019 dan penahanan dilakukan 5 Maret 2019.

Redaktur: Mohamad Antoni

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Puteri mantan Presiden Uzbekistan dikirim ke penjara

Tashkent (ANTARA News) – Satu pengadilan di Uzbekistan memerintahkan Gulnara Karimova, puteri mantan presiden, untuk menjalani hukuman pidana penjara sebagai sisa dari masa hukuman tahanan rumah karena pelanggaran yang dilakukannya, menurut kantor jaksa penuntut umum, Rabu.

Karimova, seorang perempuan pengusaha yang juga pernah merekam lagu pop, telah menghilang dari umum selama beberapa tahun setelah berselisih dengan ayahnya Islam Karimova yang memimpin negara di Asia Tengah itu selama 27 tahun sebelum tutup usia pada 2016.

Pada Rabu pagi, jaksa mengatakan bahwa Karimova dikirim ke penjara karena “secara sistematis melanggar kewajiban” terkait dengan hukuman percobaan selama lima tahun karena melakukan penggerapan dan pemerasan.

Hukuman tersebut meliputi larangan meninggalkan rumah dan menggunakan internet serta telepon, demikian Reuters melaporkan.

Pengacaranya dari Swiss, Gregoire Mangeat menulis di Twitter bahwa dia “dipaksa pindah” dari apartemen tempat tinggalnya di Ibu Kota Uzbek, Tashkent pada Selasa. Pihak berwenang mengatakan bahwa dia dibawa ke penjara.

Baca juga: Putin letakkan mawar di makam Presiden Uzbekistan

Pihak yang berkuasa di Uzbekistan berusaha membekukan harta Karimova termasuk yang ada di Swiss, Inggris Raya, Prancis dan sejumlah negara lain.

“Dia dipindahkan ke tempat yang tidak diketahui,” tulis Mangeat.

“Pihak berwenang Uzbekistan terus-menerus berusaha menekan secara fisik dan kejiwaan terhadapnya guna memaksa mencabut permohonan bandingnya dan menanggalkan hak-haknya serta propertinya di Swiss.”

Karimova mundur dari umum pada 2014. Pernyataan resmi tentang nasibnya pertama kali dikeluarkan pada 2017, ketika kantor penuntut umum menyatakan dia bersalah dan dijatuhi hukuman percobaan pada 2015 selama lima tahun, hukuman tersebut sama dengan menjadi tahanan rumah di Uzbekistan, dijatuhkan karena dia mempertaruhkan sejumlah perusahaan dengan pemerasan dan penggelapan serta penghindaran pajak.

Penuntut umum mengatakan, pada saat itu dia sedang dalam pemeriksaan untuk kasus kejahatan yang lain.

Islam Karimova memimpin Uzbekistan mula-mula sebagai ketua Partai Komunis setempat dan menjadi kepala negara pertama setelah negara tersebut merdeka.

Shavkat Mirziyoyev, yang menjadi perdana menteri sangat lama, terpilih sebagai presiden pada 2016.

Redaktur: Maria Dian A

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Puluhan orang tewas dalam serangan kelompok bersenjata di Afghanistan Timur

Kabul (ANTARA News) – Pengebom bunuh diri dan kelompok bersenjata menyerang kantor perusahaan konstruksi di Kota Jalalabad, Afghanistan, Rabu.

Menurut pejabat daerah, 16 pekerja perusahaan tewas dalam insiden tersebut.

Serangan dimulai ketika dua pengebom bunuh diri meledakkan bahan peledak mereka di depan kantor perusahaan itu. Tak lama kemudian, kelompok bersenjata melepaskan tembakan, ungkap juru bicara gubernur Provinsi Nangarhar, Attaullah Khogyani, demikian Reuters melaporkan

Selain 16 pekerja, lima orang penyerang – dua pengebom dan tiga orang bersenjata – ikut tewas, kata dia.

Tidak ada klaim dari kelompok yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Baca juga: Pasukan Afghanistan bentrok dengan Taliban berebut pangkalan militer

Jalalabad merupakan ibu kota Provinsi Nangarhar, yang berada di perbatasan dengan Pakistan.

Wilayah tersebut menjadi markas utama IS di Afghanistan, yang berkembang menjadi salah satu kelompok gerilyawan paling berbahaya di Afghanistan sejak kemunculannya pada awal 2015.

Anggota dewan Provinsi Nangarhar, Sohrab Qaeri menuturkan bahwa empat pekerja perusahaan konstruksi dilarikan ke rumah sakit dan dalam kondisi kritis.

Redaktur: Asri Mayang Sari

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019