Paus Fransiskus dan Syekh Al-Azhar terima penghargaan persaudaraan manusia

Jakarta (ANTARA News) – “Paus Fransiskus dan Syekh Al-Azhar Ahmad Al-Tayeb menerima penghargaan pada manusia dari Uni Emirat Arab,” ujar Atase Media Kedutaan Besar Uni Emirat Arab di Jakarta, Abdullah Ubaid Al Kaabi.
    
“Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab sekaligus Penguasa Dubai Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum memberikan penghargaan “Persaudaraan Manusia” untuk pertama kalinya kepada Paus Gereja Katolik Paus Fransiskus dan Syaikh Al-Azhar Ahmad Al-Tayeb,” ujar Al Kaabi, di Jakarta, Rabu.
    
Penghargaan ini disampaikan dalam upacara penandatanganan dokumen di Abu Dhabi Zayed Foundation, Senin (4/2), dalam rangka peluncuran “Human Fraternity Award” dari Zayed House.

Penghargaan itu akan diberikan setiap tahun kepada tokoh dan lembaga yang telah memberikan kontribusi besar dalam upaya untuk mendekatkan sesama manusia. 

Sheikh Mohammed bin Rashid bersama Putra Mahkota Abu Dhabi sekaligus Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata UEA, Sheikh Mohammed bin Zayed, menyaksikan penandatanganan dokumen persaudaraan manusia yang dilakukan Paus Fransiskus dan Sheikh Al-Azhar dengan tujuan meningkatkan hubungan manusia dan membangun jembatan komunikasi, harmoni, dan cinta kasih di antara seluruh anggota masyarakat. 

“Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum merasa terhormat untuk memberikan penghargaan untuk pertama kalinya kepada Yang Mulia Paus Fransiskus dari Gereja Katolik dan Imam Besar Syaikhul Azhar Dr. Ahmed Al-Tayeb atas upaya mereka dalam menyebarkan perdamaian di dunia,” ujar dia.

Selain itu, ia mengatakan Presiden Uni Emirat Arab, Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan, menekankan, persaudaraan umat manusia ini adalah tanda urgensi memupuk pluralisme dan dialog di antara para pengikut agama di semua masyarakat.

Penghargaan yang diberikan untuk pertama kalinya kepada Syaikhul Al-Azhar dan Paus Fransiskus Yang Mulia ini menunjukkan tentang berbagai upaya yang telah dilakukan oleh keduanya dalam membela sikap moderat dan penolakan terhadap sikap berlebih-lebihan dan ekstremisme.

Pewarta: Azis Kurmala
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019