Menlu Retno puji kepemimpinan Jacinda Ardern

Saya sangat percaya, dengan kekuatan peran perempuan dalam mendorong perdamaian

Jakarta (ANTARA) – Menteri Luar Negeri RI Retno RI memuji kualitas kepemimpinan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, yang didukung dengan rasa empati, melindungi, dan solidaritas tinggi sehingga menempatkannya sebagai agen perdamaian.

Dalam pertemuan World Assembly for Women (WAW!) di Tokyo, Jepang, Sabtu (23/3), Menlu Retno mengatakan bahwa Ardern menunjukkan kualitasnya sebagai pemimpin yang baik saat menghadapi serangan teror di Christchurch minggu lalu.

“Langkah-langkah yang diambil PM Selandia Baru menghadapi tragedi penembakan Christchurch, menunjukan empati yang besar, yang mampu menumbuhkan solidaritas dan menunjukan pernannya sebagai ‘ibu’ bangsa,” kata Menlu Retno dalam keterangan tertulis Kemlu RI, Minggu.

Menurut Menlu, kepemimpinan perdana menteri perempuan seperti Jacinta Arden menunjukan bahwa perempuan memiliki kemampuan untuk berperan dan berkontribusi terhadap perdamaian.

“Saya sangat percaya, dengan kekuatan peran perempuan dalam mendorong perdamaian. Mari kita bekerja sama dalam mendorong peran serta perempuan sebagai agen perdamaian dan toleransi,” kata Retno.

“Mari kita bekerjasama mendorong peran serta perempuan sebagai agen perdamaian dan toleransi,” ujarnya

Lebih lanjut Menlu RI menyampaikan pentingnya meningkatkan partisipasi dan pemberdayaan perempuan sebagai negosiator dan mediator.

Berkaitan dengan hal ini, Indonesia dan ASEAN akan menyelenggarakan Pelatihan Regional tentang Perempuan, Perdamaian dan Keamanan untuk diplomat perempuan dari semua negara ASEAN.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk membangun jaringan negosiator dan mediator perdamaian perempuan di Asia Tenggara.

Menlu RI juga mendorong para menteri perempuan untuk mengambil langkah serupa di kawasannya untuk meningkatkan kapasitas perempuan sebagai negosiator dan mediator perdamaian.

Jaringan ini selanjutnya diharapkan dapat menjalin kerjasama dengan jaringan serupa di kawasan lainnya, sebagai kontribusi nyata perempuan dalam penciptaan stabilitas dan perdamaian global.

“Saya yakin negosiatior dan mediator perempuan akan berkontribusi lebih dalam menjaga perdamaian dan kestabilan,” kata Menlu Retno dalam pertemuan WAW! yang dihadiri Wakil Presiden Panama serta para menteri luar negeri perempuan dari delapan negara. 

Baca juga: Ribuan orang di Selandia Baru berkumpul mengenang korban Christchurch
Baca juga: Selandia Baru buka kembali masjid yang diserang

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menlu RI sampaikan perkembangan Rakhine State dalam forum perempuan

Menlu Retno menyampaikan keprihatinan akan situasi yang semakin memburuk, khususnya kondisi para pengungsi dengan terhentinya berbagai program bantuan dari negara donor

Jakarta (ANTARA) – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan perkembangan situasi di Rakhine State dan Palestina dalam forum World Assembly for Women (WAW!) ke-5 di Tokyo, Jepang, Sabtu (23/3).

Dalam forum yang dihadiri Wakil Presiden Panama serta para menteri luar negeri perempuan dari delapan negara tersebut, Menlu Retno menegaskan pentingnya penciptaan kondisi yang kondusif untuk proses repatriasi bagi pengungsi Rohingya.

Ia juga menyampaikan keprihatinan atas masih adanya defisit kepercayaan antara komunitas dan pemangku kepentingan, demikian keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri RI yang diterima, Minggu.

Dalam konteks ini, Menlu RI menyampaikan bahwa ASEAN terus berupaya untuk menjembatani dan mendukung proses repatriasi, termasuk dengan mengirimkan tim asesmen ke Myanmar.

Mengenai Palestina, Menlu Retno menyampaikan keprihatinan akan situasi yang semakin memburuk, khususnya kondisi para pengungsi dengan terhentinya berbagai program bantuan dari negara donor.

Menlu RI menegaskan kembali komitmen penuh Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina. Selanjutnya Retno juga menyampaikan hasil kunjungannya ke Amman, Jordania awal Maret lalu, untuk memberikan bantuan peningkatan kapasitas bagi perempuan Palestina dan bantuan kemanusiaan kepada pengungsi Palestina.

Di sela-sela pertemuan WAW!, Menlu RI juga melakukan pertemuan dengan State Minister for Foreign Affairs Jepang Toshiko Abe.

Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri membahas upaya untuk memperkuat kerja sama bilateral, termasuk kerja sama terkait pengiriman tenaga kerja terampil Indonesia ke Jepang. Kedua menteri juga membahas kerja sama pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan Indo-Pasifik.

Sebagai Menlu Indonesia perempuan pertama dan mewakili negara berpenduduk muslim terbesar, Indonesia dipandang memiliki kredensial yang lengkap dalam memajukan peran perempuan.

Keberhasilan Indonesia ini juga sangat sangat dilihat dari komitmen kuat Presiden Joko Widodo dengan menempatkan sejumlah menteri perempuan dengan portofolio yang strategis dalam Kabinet Kerja.

Pertemuan WAW! ke-5 diselenggarakan oleh pemerintah Jepang bekerja sama dengan Women 20, sebuah engagement group G-20 yang menyuarakan isu pemberdayaan perempuan, kesetaraan gender, pertumbuhan yang inklusif dalam sektor ekonomi internasional.

Forum WAW! merupakan bentuk komitmen Jepang untuk pengarusutamaan isu gender dan pemberdayaan perempuan dalam berbagai bidang.

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Oposisi Thailand tidak mampu bentuk pemerintahan mayoritas

Bangkok (ANTARA) – Suatu hitung cepat dalam pemilihan umum pertama di Thailand sejak kudeta 2014 menunjukkan partai Pheu Thai dari mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra yang mengasingkan diri meraih kursi terbanyak yaitu 163, sedangkan partai militer menduduki posisi kedua dengan 96 kursi.

Jika hasil tersebut benar, Pheu Thai tidak memiliki cukup suara untuk membentuk pemerintahan mayoritas dalam harapannya untuk menciptakan “front demokrasi” dengan partai-partai lain.

Partai pro-tentara Palang Pracharat yang ingin mempertahankan pemimpin junta Prayuth Chan-ocha sebagai perdana menteri juga memerlukan mitra koalisi, tetapi mungkin memiliki peluang yang lebih baik berkat aturan pemilihan yang ditulis oleh junta.

Hitung cepat itu diselenggarakan oleh lembaga riset Thailand Super Poll dan disiarkan segera oleh televisi setempat PBS setelah pemilihan pukul lima sore, Minggu.

Sumber: Reuters

Baca juga: Pengamat klaim hadapi keterbatasan dalam menilai pemilu Thailand

Penerjemah: Maria Dian A
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ribuan pemotor Filipina memprotes aturan baru plat nomor

Manila (ANTARA) – Lebih dari sepuluh ribu pengendara motor memacetkan jalan-jalan utama di ibu kota Filipina, Manila pada Minggu untuk memprotes peraturan baru yang memaksa mereka memasang plat nomor yang lebih besar, dengan menyatakan bahwa ukuran tidak dapat menyelesaikan masalah.

Kasus pembunuhan, perampokan dan kejahatan lain yang dilakukan oleh penjahat yang mengendarai motor telah merajalela di Filipina, seiring dengan semakin banyaknya orang beralih menggunakan sepeda motor karena jalanan sudah sangat padat.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte menandatangani peraturan baru pada bulan ini, yang mengharuskan seluruh kendaraan bermotor yang sah untuk memasang plat nomor yang lebih besar agar lebih mudah dilihat oleh pihak berwenang dan saksi mata suatu kejahatan.

Berdasarkan undang-undang, ukuran plat harus mudah dibaca dari jarak 15 meter. Untuk identifikasi yang cepat dan mudah, plat perlu dicat dengan warna sesuai 17 warna masing-masing daerah.

“Ini bukan suatu jalan penyelesaian untuk kejahatan karena seorang penjahat tidak akan memakai sepeda motornya sendiri. Itulah sebabnya komunitas pengendara motor harus melawan rancangan peraturan plat nomor ini,” kata pengunjukrasa Joseph De Los Reyers.

Sumber: Reuters
 

Penerjemah: Maria Dian A
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ribuan orang di Selandia Baru berkumpul mengenang korban Christchurch

Christchurch (ANTARA) – Ribuan orang berkumpul di sejumlah kota di Selandia Baru pada Minggu, untuk memprotes rasisme dan mengenang kematian 50 Muslim ditangan pria bersenjata di Christchurch.

Pada kesempatan yang sama, Perdana Menteri Jacinda Ardern mengumumkan doa bersama secara nasional akan digelar pekan ini.

Sekitar 15.000 orang menghadiri tuguran di Christchurch di sebuah taman dekat masjid An-Nur, tempat tersangka supremasi kulit putih membantai lebih dari 40 korban. Sejumlah orang lainnya ikut tewas di masjid terdekatnya, Linwood.

Banyak perempuan non-Muslim mengenakan kerudung dalam acara tersebut, beberapa di antaranya dipakaikan oleh anggota komunitas Muslim Christchurch, untuk menunjukkan dukungannya bagi mereka yang beragama Islam saat mereka terlibat dalam acara yang sama pekan lalu.

Ardern pada Minggu menuturkan bahwa doa bersama secara nasional untuk menghormari para korban, yang sebagian besar merupakan migran atau pengungsi, akan digelar pada 29 Maret.

“Doa bersama akan menjadi kesempatan untuk menunjukkan sekali lagi bahwa rakyat Selandia Baru penuh kasih, inklusif dan beragam, dan kami akan menjaga nilai-nilai tersebut,” tulis Ardern dalam pernyataan.

Perdana menteri mendapatkan pujian atas kepemimpinannya pasca-serangan mematikan. Ia bergerak cepat untuk mengecam insiden tersebut sebagai terorisme, memperkuat undang-undang tentang senjata dan mengekspresikan solidaritas nasional dengan para korban maupun kelurga mereka.

Acara malam tersebut diawali dengan pembacaan doa secara Islam, diikuti pembacaan nama-nama korban, yang mencakup siswa dari Sekolah Menengah Cashmere yang berada di dekatnya.

“Kegelapan tidak dapat diusir dengan kegelapan, melainkan cahaya,” kata siswa sekolah, Okirnaro Tilaia di hadapan kerumunan. “Kebencian tidak dapat mengusir kebencian, hanya kasih sayang yang bisa melakukannya.”

Sebelumnya pada hari itu lebih dari 1.000 orang berkumpul dalam aksi protes terhadap rasisme di Auckland tengah, membawa plakat bertuliskan “Kehidupan migran penting” dan “Pengungsi disambut disini.”

Muslim menyumbang hanya 1 persen dari 4,8 juta populasi Selandia Baru, menurut sensus 2013, kebanyakan dari mereka lahir di luar negeri.

Saat Selandia Baru terus diselimuti awan duka dan mengajukan pertanyaan bagaimana serangan seperti itu bisa terjadi di negara Pasifik yang damai ini, keluarga korban berbicara tentang kehilangan mereka.

Shahadat Hossain, yang saudara kandungnya Mojammel Haque tewas dalam serangan itu, tiba di Selandia Baru pada Sabtu. Kedatangannya untuk menjemput jasad saudaranya kembali pulang ke Bangladesh.

“Saya tidak dapat membayangkan bagaimana perasaan saya saat melihat tubuh saudara saya sudah tak bernyawa,” katanya kepada Reuters. “Saya sangat terpukul.”

Sementara itu, Farid Ahmed, yang berada di masjid An-Nur saat penembakan berlangsung, berhasil menyelamatkan diri. Namun istrinya Husna, turut tewas dalam peristiwa nahas tersebut. Pada Minggu, ia mengunjungi tetangganya satu persatu untuk mengucapkan terima kasih kepada mereka atas dukungan yang diberikan padanya.

“Mereka berlari… mereka menangis, mereka dihujani air mata,” katanya tentang para tetangga saat mereka tahu bahwa Husna menjadi korban tewas.

“Itu adalah dukungan yang luar biasa dan ekspresi kasih sayang, dan saya merasa bahwa saya juga harus mengambil kesempatan untuk mengatakan kepada mereka bahwa saya juga menyayangi mereka.”

Sumber: Reuters

Baca juga: Rakyat Aceh doakan korban penembakan di Selandia Baru
Baca juga: Selandia Baru berterima kasih atas dukungan Indonesia
Baca juga: Selandia Baru larang jenis senjata semiotomatis

 

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wisata Museum Penjara Hoa Lo dan museum sejarah militer Vietnam

Wisatawan melihat deretan patung peraga para tahanan di Museum Penjara Hoa Lo, Hanoi, Vietnam, Minggu (24/3/2019). Bekas penjara yang didirikan pemerintah kolonial Prancis pada tahun 1886 untuk menahan para tawanan politik itu saat ini menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Hanoi, Vietnam. ANTARA FOTO/R. Rekotomo/aww.

Media pemerintah Suriah: gerilyawan tembaki desa dengan gas

Beirut (ANTARA) –
Media pemerintah Suriah yang mengutip rumah sakit di Hama yang dikuasai pemerintah, Sabtu, mengatakan bahwa 21 orang mengalami gejala sesak nafas akibat gas beracun setelah gerilyawan menembaki sebuah desa.

Pemantau perang, Observatorium HAM untuk Suriah yang berbasis di Inggris juga melaporkan, bahwa 21 orang dengan gejala tercekik dirawat di rumah sakit, namun belum diketahui apakah ini berasal dari bahan kimia atau asap dan debu yang ditimbulkan dari penembakan tersebut.

Kantor Berita Nasional SANA mengutip kepala Rumah Sakit Nasional Saqilbia yang mengatakan serangan terjadi di desa al-Rasif. Pihaknya juga merilis gambar-gambar dan rekaman para korban yang berbaring di rumah sakit dengan menggunakan masker oksigen.

Daerah tersebut berada di dekat garis depan antara pemerintah Suriah dan wilayah kantong pemberontak besar terakhir di barat laut. Ditempat itulah pengeboman militer meningkat dalam beberapa pekan terakhir meskipun adanya kesepakatan antara Rusia dan Turki untuk mengakhiri perang.

Pada Jumat dan Sabtu, serangan udara di daerah yang dikuasai gerilyawan di barat daya menewaskan 15 orang termasuk empat orang anak. Sebanyak 25 orang lainnya terluka, kata Observatorium.

Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW), yang bertindak sebagai pengawas global, telah mendokumentasikan penggunaan sistematis racun saraf sarin dan klorin selama konflik delapan tahun Suriah.

Dari 2015 hingga 2017, tim gabungan PBB dan OPCW ditunjuk untuk memastikan serangan gas di Suriah. Pihaknya menemukan bahwa pasukan pemerintah Suriah menggunakan sarin dan klorin dalam beberapa kesempatan. Sementara, ISIS diketahui menggunakan gas mustard sulfur.

OPCW sedang menyelidiki dugaan serangan gas pada November di Allepo yang dikuasai pemerintah. Akibat dugaan tersebut, sebanyak 100 orang jatuh sakit. Damaskus dan sekutunya Rusia menuding gerilyawan menjadi dalang di balik aksi tersebut.

Sumber: Reuters 

Baca juga: Laporan PBB salahkan Pemerintah Suriah atas serangan sarin
Baca juga: Badan pengawas temukan gas sarin di Suriah
Baca juga: Tim peneliti gas sarin Suriah sudah di Turki
Baca juga: Enam orang tewas dalam serangan gas di Suriah

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Koalisi pimpinan Saudi gerebek pesawat nir-awak di Sanaa Yaman

Jakarta (ANTARA) – Koalisi militer pimpinan Saudi melancarkan penggerebekan di situs gerakan Al-Houthi yang bersekutu dengan Iran di ibu kota Yaman, Sanaa, Kantor Berita Saudi, SPA pada Sabtu melaporkan.

Juru bicara koalisi Kolonel Turki al-Malki mengatakan penggerebekan tersebut menargetkan dua gua yang digunakan pasukan Al-Houthi untuk menyimpan pesawat nir-awak, lapor SPA. Sebelumnya, stasiun TV Al-Arabiya menyebutkan bahwa penggerebekan berlangsung di kamp Al-Houthi di Sanaa, termasuk markas udara Al-Dailami.

Menurut al-Maliki, penggerebekan tersebut merupakan bagian dari operasi penghancuran kapabilitas pesawat nir-awak Al-Houthi, yang dimulai sejak Januari.

Tidak ada laporan mengenai korban.

Pemerintah Yaman yang didukung Saudi dan kelompok Al-Houthi mencapai kesepakatan untuk memberlakukan gencatan senjata dan penarikan pasukan dari pelabuhan Hudaydah, gerbang utama bagi bantuan dan produk impor Yaman. Kesepakatan di Swedia pada Desember lalu itu menjadi terobosan besar utama dalam upaya mengakhiri perang empat tahun di Yaman.

Puluhan ribu orang tewas dalam perang yang mengadu domba Al-Houthi dengan faksi-faksi Yaman dukungan koalisi pimpinan Arab Saudi, yang loyal kepada pemerintahan Abd-Rabbu Mansour Hadi. Kelompok Al-Houthi melengserkan pemerintahan Hadi di ibu kota Sanaa pada akhir 2014.

Konflik di kawasan tersebut secara luas dilihat sebagai perang perwalian antara Arab Saudi dan Iran. Al-Houthi membantah disebut sebagai boneka Teheran. Mereka mengatakan bahwa revolusi yang mereka miliki untuk melawan korupsi.

Sumber: Reuters

Baca juga: 26 warga Yaman dikabarkan tewas akibat serangan udara sekutu
Baca juga: Sekutu pimpinan Saudi sebar persenjataan di Yaman lewat udara

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Selandia Baru buka kembali masjid yang diserang

Christchurch (ANTARA) – Dua masjid di kota Christchurch, Selandia Baru yang baru dicat dan baunya tercium, tempat seorang pria bersenjata menewaskan 50 orang jamaah pekan lalu, dibuka kembali pada Sabtu, dengan banyak penyintas termasuk di antara jamaah yang pertama kali masuk dan berdoa bagi mereka yang telah wafat.

Di Masjid Al Noor, tempat lebih dari 40 orang jamaah ditembak hingga mati oleh seorang tersangka pria kulit putih, sholat berlangsung seperti biasa dengan aparat keamanan bersenjata berjaga di tempat kejadian, tapi tak ada bekas-bekas yang mengingatkan telah terjadi penembakan di masjid itu, peristiwa terburuk di Selandia Baru.

Aden Diriye, yang kehilangan puteranya yang berusia 3 tahun, Mucad Ibrahim, dalam serangan itu, kembali ke masjid tersebut bersama dengan teman-temannya.

“Saya sangat bahagia,” katanya setelah sholat. “Allahu Akbar. Saya kembali segera kami bangkit kembali, untuk berdoa.”

Sebagian besar korban penembakan, yang dengan cepat dikutuk Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardem sebagai serangan teroris, adalah para imigran atau pengungsi dan kematian mereka bergema ke seluruh dunia Islam.

Pangeran El Hassan bin Talal dari Yordania, yang mengunjungi Masjid Al Noor, mengatakan serangan tersebut menyerang martabat manusia.

“Ini saat kesedihan mendalam bagi kita semua, seluruh kemanusiaan,” kata dia.

Polisi mengatakan mereka juga akan membuka kembali masjid Linwood, tempat ibadah kedua yang diserang saat sholat Jumat pekan lalu.

Selandia Baru berada di bawah siaga keamanan ketat sejak serangan itu yang mendorong Ardern bergerak cepat dengan pemberlakuan undang-undang ketat yang melarang sebagian senjata digunakan pada 15 Maret.

Ashif Shaikh, yang berada di Masjid Al Noor pada hari pembataian itu dan kembali pada Sabtu, mengatakan ia tidak akan gentar. Dua orang asisten rumah tangganya tewas dalam peristiwa tersebut.

“Inilah tempat kami berdoa, tempat kami bertemu, dan kami akan kembali ya,” kata dia.

Pada Sabtu pagi, sekitar 3.000 orang melakukan “gerak jalan untuk cinta” melintasi Chrischurch sementara kota itu berusaha bangkit dari tragedinya.

Dengan membawa poster-poster bertuliskan “Dia ingin memecah belah kami, dia hanya membuat kami lebih kuat”, “Kaum Muslim selamat datang, rasis tidak”, dan “Kia Kaha” – kata dalam bahasa Maori yang berarti “tetap kuat’, orang-orang berjalan sebagian besar diam atau menyanyikan lagi himne perdamaian dalam bahasa Maori.

“Kami merasa seperti kebencian telah membawa banyak kegelapan pada saat-saat seperti ini dan cinta adalah obat terkuat untuk menerangi kota keluar dari kegelapan,” kata Manaia Butler, 16 tahun, salah seorang penyelenggara gerak jalan.

Selandia Baru dan Ardern telah mendapat pujian bagi simpati dan persatuan dalam menanggapi serangan-serangan tersebut. Raja Dubai Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum mengucapkan terima kasih kepada Ardern di Twitter Jumat malam.

Ia mengunggah sebuah foto Burj Khalifaworld di Dubai, gedung tertinggi di dunia, dengan foto Ardern yang memeluk seorang wanita berukuran besar. Di foto tersebut tertulis kata “salam” dalam bahasa Arab yang berarti “damai” di atas mereka.

“Terima kasih kepadamu @jacindaardern dan Selandia Baru atas empati tulus dan dukunganmu yang telah mendapat pujian dari 1,5 miliar orang Islam setelah serangan teroris tersebut yang mengagetkan komunitas Muslim di seluruh dunia,” cuitnya di Twitter.

Berdasarkan sensus tahun 2013, jumlah orang Islam sebanyak 1 persen dari 4,8 juta penduduk Selandia Baru. Sebagian besar dilahirkan di luar negeri.

Pada Jumat, azan disiarkan ke seluruh negeri melalui televisi dan radio dan sekitar 20.000 orang mengikuti sholat di lapangan di seberang Masjid Al Noor sebagai tanda solidaritas. Di antara para jamaah, banyak wanita berjilbab untuk menunjukkan dukungan mereka.

Sumber: Reuters
Baca juga: Enam WNI ada di Masjid Al-Noor saat penembakan Christchurch

Penerjemah: Mohamad Anthoni
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

NU Tiongkok usulkan perubahan nomenklatur cabang LN

Beijing (ANTARA) – Jajaran Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tiongkok mengusulkan perubahan nomenklatur khusus untuk cabang di luar negeri.

“Penyebutan ‘istimewa’ dalam PCINU diusulkan diganti dengan kata ‘internasional’ karena istilah istimewa tidak relevan. Seolah-olah PCINU diistimewakan sehingga kesannya ada perbedaan perlakuan antara PCNU (cabang di setiap kabupaten/kota) dan PCINU (cabang di luar negeri),” kata Katib Syuriah PCINU Tiongkok Suudut Tasdiq kepada Antara di Beijing, Minggu.

Menurut dia, penyebutan “internasional” akan lebih tepat disandang PCINU yang tersebar di beberapa negara daripada “istimewa”.

“Ini merupakan hasil diskusi singkat di akhir acara Harlah NU kemarin yang selanjutnya usulan ini akan dibawa ke Muktamar NU,” ujarnya.

Selain diskusi, Harlah juga diisi dengan istgasah, tahlil, dan pembacaan selawat “asyghil” yang bertepatan dengan kegiatan rutinan khataman Al Quran.

Kegiatan yang dipusatkan di Changchun, Provinsi Jilin, itu dipancarkan secara daring agar bisa diikuti warga nahdliyin yang tersebar di beberapa daerah di daratan Tiongkok.

Dalam sambutannya Rais Syuriah PCINU Tiongkok Imran Rosyadi Hamid mengajak warga nahdliyin di China turut menunjukkan wajah Islam yang damai dan ramah di dunia internasional, khususnya di negara berpenduduk terbanyak di dunia itu.

Salah satu ikhtiarnya adalah PCINU Tiongkok menerbitkan buku berjudul “Islam, Indonesia, dan China” yang ditulis oleh para santri di Tiongkok.

“Buku ini juga bagian dari ikhtiar kami memberikan gambaran yang jernih atas isu-isu keislaman yang muncul di Tiongkok,” ujarnya.

PCINU Tiongkok yang berdiri pada 2017 itu beranggotakan para pelajar Indonesia di berbagai perguruan tinggi di China. ***3*** 

Baca juga: PCNU minta militansi perempuan NU ditingkatkan untuk menangkan Jokowi-Ma’ruf
 

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ledakan landa perayaan dan gubernur Helmand terluka

Antara

Lashkar Gah, Afghanistan (ANTARA) – Dua ledakan terjadi di suatu perayaan di Laskhar Gah, di bagian selatan Afghanistan, pada Sabtu, mencederai gubernur Provinsi Helmand, kata perwira keamanan.

Ledakan-ledakan tersebut terjadi saat warga masyarakat merayakan Hari Petani.

Gubernur Helmand Mohammad Yasin Khan jatuh dan terluka akibat ledakan-ledakan itu sebelum ia dengan cepat dibawa keluar dari tempat acara, kata seorang saksi mata Reuters.

Para pekerja darurat tiba untuk membantu merawat sedikitnya 15 orang yang terluka. Penyebab ledakan tersebut sejauh ini belum jelas tetapi tampaknya disebabkan oleh bahan peledak yang ditanam.

Tidak segera jelas apakah ada orang yang tewas.

Helmand merupakan salah satu provinsi di Afghanistan, tempat para pemberontak memiliki kendali dan pengaruh besar. Lashkar Gah adalah ibu kota provinsi itu.
 

Penerjemah: Mohamad Anthoni
Editor: Eliswan Azly
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengamat klaim hadapi keterbatasan dalam menilai pemilu Thailand

Bangkok (ANTARA) – Satu kelompok internasional mengatakan pihaknya akan menghadapi keterbatasan dalam menilai pemilihan umum di Thailand yang akan dilangsungkan pada Ahad apakah akan berjalan bebas dan adil akibat pemberian akreditasi yang terlalu lambat untuk melakukan lebih dari 35 pemantauan di negara itu.

Para pemilih akan memberikan suara mereka pada Ahad dalam pemilu pertama sejak kudeta militer tahun 2014 dalam konstestasi antara pemimpin junta saat ini, yang berusaha tetap berkuasa melalui pemungutan suara, dan partai-partai anti-junta yang setia kepada mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra yang berada di pengasingan.

Asian Network for Free Elections (ANFREL) yang berkedudukan di Bangkok berupaya mendapatkan akreditasi pada November dan berharap mengerahkan 80 pengamat untuk memantau jalannya pemilu yang diikuti 51,4 juta orang pemilih itu. 

Namun, izin untuk memantau pemilu itu baru diberikan pada 14 Maret dan kurang dari setengah dari total jumlah pemantau yang akan bertugas di lapangan.

“Sayang sekali … kami tidak bisa menurunkan semua pengamat yang telah kami rencanakan karena masalah visa,” kata Sekretaris Jenderal ANFREL Rohana Nishanta Hettiarachchie, dan ketua misi pemilihan Thailand (TVM) kepada Reuters.

Ketika dimintai tanggapannya,  seorang juru bicara pemerintah dan seorang wanita juru bicara kementerian luar negeri meminta Reuters untuk menanyakan hal itu ke komisi pemilu, yang tak bersedia memberi komentar.

Pemungutan suara di Thailand dilangsungkan setelah negara itu diperintah langsung oleh junta hampir lima tahun dan dipandang sebagai kontestasi antara pemimpin junta Prayuth Chan-ocha – yang ingin tetap berkuasa sebagai pemimpin terpilih – dan satu “fron demokrasi” beranggota partai-partai yang dipimpin oleh Pheu Thai pro-Thaksin yang digulingkan.

Satu faksi ketiga, yang dipimpin Partai Demokrat anti-kemapaman Thaksin, berharap dapat membentuk sebuah pemerintahan yang netral.

Namun, sistem parlementer dalam konstitusi baru yang dibuat dengan dukungan militer, memberikan partai-partai pro-junta keuntungan besar atas para pesaing mereka, termasuk Pheu Thai, yang diperkiarakan akan meraih suara paling banyak.

Baca juga: Wakil PM: Thailand selenggarakan pemilu pada 2019

Sumber: Reuters

Penerjemah: Mohamad Anthoni
Editor: Rahmad Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pakistan serukan perdamaian dengan India saat unjuk kekuatan

Islamabad (ANTARA) – Pakistan menginginkan perdamaian dengan India, dan mereka sebaiknya menitikberatkan pada kesehatan dan pendidikan, kata Presiden Pakistan Arif Alvi pada Sabtu dalam parade untuk menunjukkan keunggulan militernya setelah kebuntuan yang menegangkan antara kedua negara bertetangga pemilik senjata nuklir.

Konflik kedua negara itu pecah bulan lalu setelah serangan bom bunuh diri yang diakui oleh kelompok militan yang berkedudukan di Pakistan di kawasan Kashmir India yang menewaskan 40 personel polisi para militer.

“Kami tak percaya perang dan ingin memecahkan masalah melalui dialog,” kata Presiden Alvi dalam pidato Hari Republik Pakistan. “Daripada berperang kita sebaiknya fokus pada kesehatan dan pendidikan.”

Pesawat-pesawat tempur Pakistan terlibat dalam pertempuran udara dengan pesawat India di atas Kashmir yang diperselisihkan dan terbagi dua pada 27 Februari, sehari setelah serangan oleh jet-jet India atas apa yang dikatakannya sebagai kamp militan di Pakistan.

Dalam bentrokan pertama sejak perang terakhir mereka tahun 1971, Pakistan menjatuhkan pesawat India dan menangkap pilotnya setelah keluar dari pesawat di wilayah Kashmir yang dikendalikan Pakistan.

Pilot itu kemudian dibebaskan oleh Pakistan sebagai isyarat perdamaian.

Presiden yang memegang jabatan seremonial ini mengatakan India telah menyalahkan Pakistan atas serangan bunuh diri itu tanpa bukti, yang dikatakannya tak bertanggung jawab.

Parade militer pada Sabtu mencakup pertunjukan udara dengan memperlihatkan jet tempur JF-17 buatan Pakistan. Salah satu pesawat itu berhasil menjatuhkan pesawat India bulan lalu.

“Parade hari ini mengirim pesan bahwa kami orang-orang yang cinta damai tetapi kami tidak akan pernah melupakan pertahanan kami,” kata Alvi.

Parade itu dihadiri Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, yang diundang untuk menghadiri acara tersebut sebagai tamu utama, an Perdana Menteri Pakistan Imran Khan.

Khan mengatakan di Twitter sebelumnya bahwa ia menerima pesan dari PM India Narendra Modi dengan ucapan selamat atas Hari Republik dan menyerukan perdamaian dan kerja sama aregional.

“Saya sambut baik pesan PM Modi untuk rakyat kami,” kata Khan. “Saya yakin saatnya untuk mulai dialog komprehensif dengan India mengatasi dan menyelesaikan semua isu.

Perselisihan mengenai Kashmir memicu dua dari tiga perang antara India dan Pakistan setelah kemerdekaan tahun 1947. Mereka terlibat perang kedua tahun 1965, dan ketiga tahun 1971 karena sebagian besar terkait masalah yang kemudian jadi Bangladesh.

Baca juga: Militer India-Pakistan sepakat redakan ketegangan di perbatasan

Sumber: Reuters

Penerjemah: Mohamad Anthoni
Editor: Rahmad Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Asosiasi Pengajar Bahasa Indonesia di China terbentuk

Beijing (ANTARA) – Asosiasi Pengajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (APBIPA) di China terbentuk melalui pemilihan ketua secara terbuka di Beijing.

“Asosiasi ini akan mewadahi berbagai kepentingan terkait sistem pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing),” kata Atase Pendidikan Kedutaan Besar RI di Beijing, Yaya Sutarya, Sabtu.

Organisasi tersebut juga akan mewadahi para guru BIPA di 12 perguruan tinggi yang tersebar di berbagai daerah di daratan Tiongkok.

Pembentukan tersebut dilakukan setelah Diskusi Kelompok Terfokus (FGD) mengenai Revitalisasi Pengembangan Program Studi Bahasa Indonesia di RRC yang digelar di Beijing mulai Kamis (21/3).

Kepala Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan (PPSDK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof Emi Emilia.

“Dengan adanya wadah ini, nanti kita bisa menyelenggarakan FGD secara rutin,” kata perempuan yang mengaku bersyukur dengan wadah baru di China itu.

Meskipun pemilihan ketua yang dilakukan secara terbuka bukanlah hal yang lazim dilakukan di China, para dosen Bahasa Indonesia yang kebanyakan warga setempat sudah familiar dengan iklim demokrasi di Indonesia.

Para dosen tersebut rata-rata telah mengenyam pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, baik strata 2 maupun strata 3, di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Oleh sebab itu, mereka tidak alergi dengan metode pemilihan yang dipandu secara langsung oleh Atdik dan disaksikan Kepala PPSDK serta jajaran diplomat dari beberapa kantor perwakilan RI di Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Hong Kong.

Awalnya Atdik meminta tiga perwakilan dosen Bahasa Indonesia dari Beijing, Shanghai, dan Guangzhou berdiri dan memperkenalkan diri serta menyatakan kesediaannya yang mirip dengan kampanye.

Dari dua putaran pilihan terbuka, perwakilan dari Beijing terpilih sebagai ketua APBIPA, sedangkan perwakilan Guangzhou dan Shanghai, masing-masing sebagai sekretaris dan bendahara. ***3***(T.M038)

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Keluarga almarhum Lilik berkabung ke Selandia Baru

Jakarta (ANTARA) – Keluarga Muhammad Abdul Hamid alias Lilik Abdul Hamid (58), WNI yang meninggal dunia akibat serangan teror di Selandia Baru, telah berada di negara tersebut untuk berkabung.

Lilik adalah WNI yang selama 16 tahun terakhir menetap di Christchurch dan bekerja sebagai insinyur perawatan pesawat di maskapai Air New Zealand.

“Sebanyak 10 orang keluarga Pak Lilik sudah berada di Selandia Baru sejak tiga hari lalu, semuanya (biaya perjalanan) ditanggung Air New Zealand, di mana almarhum bekerja selama 16 tahun terakhir,” kata Duta Besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya saat dihubungi Antara di Jakarta, Sabtu.
 

Sementara pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri RI dan Kedutaan Besar Selandia Baru di Jakarta membantu mempercepat proses penyiapan dokumen perjalanan dan visa.

“Kami selaku perwakilan pemerintah senantiasa siap memberikan bantuan dalam batas-batas kemampuan kami,” ujar Tantowi.

Lilik sempat tidak diketahui keberadaannya setelah penembakan massal terjadi saat salat Jumat di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, 15 Maret 2019.

Jenazah Lilik telah dimakamkan di Christchurch pada 17 Maret lalu.

Serangan teror di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood itu mengakibatkan 50 korban meninggal dunia dan puluhan lainnya terluka, termasuk dua WNI yang hingga kini masih dirawat di Christchurch Public Hospital.

Baca juga: Keluarga dari Indonesia akan dampingi Zulfirman Syah hingga pulih

Baca juga: Keluarga WNI korban teror difasilitasi ke Selandia Baru

Baca juga: Tujuh pesan Indonesia sikapi serangan teror di masjid Selandia Baru

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Keluarga dari Indonesia akan dampingi Zulfirman Syah hingga pulih

Jakarta (ANTARA) – Keluarga Zulfirman Syah, WNI yang terluka akibat aksi penembakan massal di Selandia Baru, berkunjung ke negara tersebut untuk mendampinginya hingga pulih.

Empat orang keluarga Zulfirman dengan dikawal tiga orang dari organisasi kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) diperkirakan tiba di Kota Christchurch, Selandia Baru, Sabtu ini.

“Pihak keluarga akan berada di Christchurch untuk beberapa lama guna mendampingi Pak Zul sampai pulih. Sedangkan dari pihak ACT, di samping membesuk Pak Zul, mereka juga akan melakukan kunjungan ke beberapa pihak dari pemerintah,” kata Duta Besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya saat dihubungi Antara di Jakarta, Sabtu.

Tantowi menjelaskan bahwa keberangkatan keluarga Zulfirman ke Selandia Baru difasilitasi oleh ACT yang bergerak atas nama kemanusiaan.

Baca juga: ACT berangkatkan keluarga korban ke Selandia Baru

Sementara pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri RI dan Kedutaan Besar Selandia Baru di Jakarta membantu mempercepat proses penyiapan dokumen perjalanan dan visa.

“Kami selaku perwakilan pemerintah senantiasa siap memberikan bantuan dalam batas-batas kemampuan kami,” tutur Tantowi.

Hingga kini, Zulfirman dan putranya yang ikut menjadi korban dalam serangan teror di dua masjid di Kota Christchurch, 15 Maret lalu, masih dirawat di Christchurch Public Hospital.

Zulfirman yang bekerja sebagai seniman dan putranya yang baru berusia dua tahun ditembak saat sedang melaksanakan salat Jumat di Masjid Linwood, salah satu target serangan selain Masjid Al Noor.

Baca juga: Keluarga: Zulfirmansyah minta anaknya diam saat terjadi penembakan

Selain Zulfirman, seorang WNI bernama Muhammad Abdul Hamid alias Lilik Abdul Hamid (58) diketahui meninggal dunia akibat insiden berdarah tersebut.

Jumat (22/3) lalu menandai hari berkabung nasional untuk para korban serangan teror Selandia Baru, di mana ribuan warga berkumpul di Hagley Park, dekat Masjid Al Noor.

Selandia Baru menyiarkan suara azan, diikuti dengan dua-menit hening, dalam upacara memperingati sepekan sejak serangan Christchurch yang mengakibatkan 50 korban tewas dan puluhan orang lainnya terluka.

Dalam pidato yang ditujukan bagi komunitas Muslim dalam acara peringatan tersebut, Perdana Menteri Jacinda Ardern menyatakan “Selandia Baru berduka bersama Anda, kita adalah satu.”

Baca juga: Pemkot Sumbar lepas keberangkatan keluarga Zulfirman ke Selandia Baru

Baca juga: Empat anggota ACT dampingi keluarga Zulfirman di Selandia Baru

Baca juga: Tujuh pesan Indonesia sikapi serangan teror di masjid Selandia Baru

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Selandia Baru tak sebut video serangan dalam pertemuan dengan Erdogan

Istanbul (ANTARA) – Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters pada Jumat mengatakan bahwa dia tidak meminta Presiden Turki Tayyip Erdogan untuk berhenti memperlihatkan tayangan penembakan di Christchurch pekan lalu dalam kampanyenya, karena dia mengetahui bahwa penayangan tersebut telah dihentikan.

“Tidak, saya tidak meminta karena saya merasa tidak perlu melakukannya, sebab mereka sudah tidak melakukannya lagi,” kata Peters kepada wartawan dalam pertemuan Organisasi Kerjasama Islam, tempat dia bertemu dengan Erdogan.

Dalam serangkaian kampanye pekan lalu termasuk Kamis, Erdogan mempertontonkan rekaman penembakan Selandia Baru yang disebarkan oleh pria bersenjata di Facebook. Tindakan tersebut memicu perselisihan diplomatik di antara kedua negara.

Peters mengatakan Erdogan memastikan bahwa warga negara yang datang ke Turki akan disambut dengan baik seperti sebelumnya dan bahwa semua “kesalahpahaman” telah dibersihkan.

Baca juga: Korban selamat Christchurch yang istrinya tewas kepada pelaku: Saya masih menyayangimu

Baca juga: Facebook hapus 1,5 juta video penyerangan masjid Selandia Baru

Sumber: Reuters

Penerjemah: Maria Dian A
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tujuh pesan Indonesia sikapi serangan teror di masjid Selandia Baru

Jakarta (ANTARA) – Menteri Luar Negeri RI Retno L.P. Marsudi pada Konferensi Tingkat Menteri (KTM) Darurat Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menyampaikan tujuh pesan dari Indonesia dalam menyikapi serangan teror yang terjadi di dua masjid di Selandia Baru.

“Indonesia mengutuk keras aksi terorisme yang terjadi di Masjid Al Nour dan Linwood di Christchurch, Selandia Baru,” kata Menlu Retno saat menyampaikan pesan pertama dari tujuh pesan Indonesia, menurut keterangan tertulis dari Kementerian Luar Negeri yang diterima di Jakarta, Jumat.

KTM Darurat OKI itu diadakan di Istanbul, Turki pada Jumat (22/3) untuk membahas tragedi penembakan jamaah masjid di kota Christchurch serta upaya OKI menangkal ujaran kebencian kepada kaum Muslim.

Dalam pesan kedua, Menlu RI menegaskan kecaman terhadap pernyataan yang dikeluarkan oleh Senator Fraser Anning dari Australia. Pernyataan Senator Anning dinilai tidak bertanggung jawab, menyakitkan dan menyinggung perasaan, terutama perasaan korban dan keluarga korban.

Dalam pesan ketiga, Menlu Retno menyampaikan bahwa sebagai anggota Dewan Keamanan PBB, Indonesia -bersama Kuwait- telah menginisiasi pernyataan pers DK PBB untuk mengecam keras tragedi di Selandia Baru yang merenggut sejumlah korban jiwa, termasuk WNI.

Keempat, Menlu RI menyampaikan bahwa serangan teror di Selandia Baru itu mengingatkan bahwa tidak ada negara yang kebal terhadap terorisme. Serangan di dua masjid di Selandia Baru itu juga menunjukkan masih kurangnya pemahaman publik bahwa Islam adalah agama yang damai.

“Kita harus mencegah agar pemikiran ‘clash of civilizations’ tidak terjadi,” ujar Menlu Retno.

Kelima, pemerintah Indonesia menyampaikan bahwa OKI harus memperkuat nilai-nilai toleransi karena pada dasarnya perdamaian hanya dapat dibangun dengan pondasi toleransi yang kuat.

Keenam, pemerintah Indonesia juga mendorong OKI memperkuat upaya mempromosikan dialog antaragama dan kepercayaan.

Ketujuh, mengingat banyak kepentingan umat yang sedang hadapi tantangan, maka OKI harus bersatu dalam menangani tantangan tersebut, termasuk tekanan yang terus terjadi terhadap bangsa Palestina.

Selain menyampaikan tujuh pesan itu, Menlu Retno mengingatkan agar OKI dapat meningkatkan komitmen untuk menggunakan “OIC Contact Group for Peace and Dialogue” sebagai platform untuk menangani Islamphobia dan bentuk diskriminasi lain yang dihadapi umat Muslim.

Sebagai penutup, Menlu RI mengharapkan agar OKI dapat terus menjalankan peran sebagai pelaku utama penyebaran Islam yang damai. 

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

OKI kecam serangan teror di masjid Selandia Baru

Jakarta (ANTARA) – Negara-negara anggota Organisasi Kerja sama Islam (OKI) bersatu mengecam serangan teror yang terjadi pada Jumat (15/3) di dua masjid di kota Christchurch di Selandia Baru yang menewaskan 50 orang dan membuat puluhan orang lainnya luka-luka.

Kecaman itu disampaikan dalam Konferensi Tingkat Menteri (KTM) Darurat OKI yang dihadiri Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, menurut
keterangan tertulis dari Kementerian Luar Negeri RI yang diterima di Jakarta, Jumat.

KTM Darurat OKI yang bertajuk “OIC Open Ended Executive Committee Emergency Ministerial Meeting On The Recent Terrorist Attack Against Two Mosques In New Zealand And Countering Hatred Against Muslims” itu diselenggarakan di Istanbul pada 22 Maret 2019.

KTM didahului dengan pertemuan pada tingkat pejabat tinggi pada 21 Maret 2019. Pada pertemuan ini, Turki bertindak sebagai pimpinan sidang dalam kapasitasnya sebagai Ketua Komite Eksekutif dan Islamic Summit OKI pada periode ini.

KTM Darurat OKI itu menyepakati dokumen “Final Communique” yang mengecam aksi teror di Christchurch seraya menekankan solidaritas dan dukungan kepada Selandia Baru untuk menuntaskan proses hukum bagi pelaku teror.

Dalam dokumen itu, seluruh negara OKI juga meminta komunitas internasional untuk menginisiasi dan mendukung upaya pencegahan intoleransi, diskriminasi, dan stereotip negatif, pengucilan serta stigmatisasi negatif terhadap Muslim.

Untuk dampak yang lebih luas, negara-negara OKI juga sepakat untuk bekerja sama dengan PBB dan Uni Eropa untuk memantau isu Islamofobia serta melaksanakan dialog konstruktif yang diharapkan dapat memperkuat toleransi, harmoni antaragama dan budaya.

Selain anggota OKI, hadir dalam KTM darurat OKI tersebut, Menlu Selandia Baru, Winston Peters.

Dalam pernyataannya, Menlu Selandia Baru menyampaikan bahwa seluruh masyarakat negaranya berduka dan mengecam serangan teroris di kedua mesjid pada pekan lalu.

Menlu Peters juga menghargai dukungan dan solidaritas dunia Islam untuk Selandia Baru. Menlu Peters menyampaikan berbagai langkah yang telah dan akan diambil Selandia Baru dalam menanggapi serangan teror tersebut, termasuk memperketat aturan kepemilikan senjata api.

Baca juga: Menlu katakan OKI harus jadi solusi permasalahan global
Baca juga: PBB sebut serangan teroris di Selandia Baru Islamfobia
Baca juga: Erdogan: kita harus tolak xenofobia, Islamfobia

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Salat JUmat pertama pascapenembakan di Christchurch

Warga Wellington memeluk umat muslim di Masjid Wellington saat pelaksanaan salat Jumat pertama pascapenembakan di dua masjid kota Christchurch pada Jumat (15/3) di Kilbirnie, Wellington, Selandia Baru, Jumat (22/3/2019). ANTARA FOTO/Ramadian Bachtiar/wpa/hp.

Pertemuan Abe dan Trump kemungkinan pada akhir April

Jakarta (ANTARA) – Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mungkin akan bertemu dengan Presiden Donald Trump di Amerika Serikat pada akhir April, dan keduanya akan membahas Korea Utara serta Perdagangan Jepang – AS, menurut dua pejabat pemerintah dan media Jepang, Kamis.

Pertemuan tersebut diusulkan oleh pihak Jepang dan jadwalnya akan ditentukan pada akhir April, demikian harian Asahi Shimbun, tanpa menyebutkan tanggal pastinya.

Dua pejabat pemerintah yang akrab dengan isu tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa rencana kunjungan Abe masih dibicarakan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri mengatakan kunjungan Abe ke luar negeri belum diputuskan.

Pembicaraan tersebut sepertinya akan berpusat pada Korea Utara setelah pertemuan antara Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada Februari tidak membuahkan hasil, dengan latar-belakang kekhawatiran Tokyo yang dikesampingkan dalam perundingan tersebut, kata Asahi Shimbun.

Menurut penyiaran publik NHK, Rabu, Kabinet Jepang diprediksikan akan menggelar pemungutan suara pada bulan depan guna memperpanjang sanksi secara sepihak terhadap Korea Utara hingga dua tahun.

Perdagangan Jepang – AS juga diperkirakan masuk dalam agenda pertemuan tersebut.

Trump mendorong produsen mobil Jepang agar menambah lapangan pekerjaan di Amerika Serikat saat Gedung Putih mengancam akan memberlakukan tarif hingga 25 persen terhadap kendaraan impor, dengan alasan keamanan nasional.

Sejumlah pejabat Jepang berulang kali mengatakan bahwa Abe dan Trump tahun lalu sepakat bahwa Washington tidak akan menerapkan tarif kendaraan selama pembicaraan dagang bilateral masih berlangsung.

Harian Asahi Shimbun mengatakan sejumlah pembahasan juga akan digelar dalam pertemuan April secara terpisah antara Menteri Ekonomi Toshimitsu Motegi dan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer.

Sumber: Reuters

Baca juga: PM Jepang akan temui PM Inggris untuk bahas Brexit
Baca juga: PM Jepang puji rencana pertemuan Trump-Kim Jong Un
Baca juga: PM Jepang janji pindahkan pangkalan militer AS di Okinawa

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden: Pakistan akan melanjutkan upaya bagi kestabilan regional

antara

Islamabad (ANTARA) – Presiden Pakistan Dr. Arif Alvi pada Rabu (20/3) mengatakan Pakistan, yang menjadi pendukung kuat perdamaian di wilayah tersebut, akan melanjutkan upayanya bagi kestabilan dan perdamaian regional, yang perlu bagi pembangunan sosial-ekonomi.

Ketika berbicara dengan delegasi dari Harvard University, AS, yang mengunjungi dia, presiden Pakistan itu mengatakan pemerintah saat ini memiliki agenda ambisius yang berpusat pada rakyat bagi pembangunan sosial-ekonomi Pakistan, yang akan mengendalikan kebijakan luar negeri Islamabad.

Ia menggaris-bawahi bahwa pembaruan luas sosial-ekonomi bertujuan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan yang akan mengarah kepada peluang kerja yang lebih besar buat generasi muda di negeri itu, demikian laporan Kantor Berita Pakistan, APP –yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis malam.

Presiden Pakistan tersebut menyatakan bahwa wilayah itu berdasarkan sejarah telah menjadi penghubung pasar, dan dengan proyek Koridor Ekonomi Pakistan-China (CPEC), Islamabad menawarkan potensi yang tak pernah ada sebelumnya bagi perdagangan regional yang akan menjadi pengendali penting bagi pertumbuhan ekonomi.

Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mensahkan kebijakan pintu terbuka dan belum lama ini telah memberlakukan rejim visa yang lebih liberal untuk menyambut pelancong dan pengusaha ke Pakistan.

Presiden tersebut menyatakan pemerintah akan terus melaksanakan pembaruan untuk membuat Pakistan menjadi negara yang bersahabat pada pariwisata dan kegiatan usaha.

Sumber: APP

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Eliswan Azly
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kamp vokasi: cara China merangkul Xinjiang

Interpretasi itu berfokus untuk mengedepankan prinsip-prinsip toleransi, persatuan dan pelaksanaan Islam jalan tengah

Xinjiang (ANTARA) – Dalam dua tahun terakhir Republik Rakyat China tengah disorot dunia atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia terhadap kelompok minoritas muslim Uighur di wilayah otonomi Xinjiang.

Komite PBB untuk Penghapusan Diskriminasi Rasial pada Agustus 2018 bahkan telah menerima laporan adanya penahanan satu juta orang Uighur dan etnis minoritas lainnya sejak 2017 di kamp pusat re-edukasi yang pemerintah China sebut sebagai Pusat Pelatihan Vokasional.

Namun dunia luar dan panel HAM Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mencurigai kamp itu karena keberadaan dan pengamanannya yang serupa penjara. Tak banyak balai vokasi yang dilengkapi puluhan kamera pengintai dan penuh kerahasiaan.

Pemerintah China tentunya tidak tinggal diam, membantah keras atas segala prasangka itu. Segenap perangkat pemerintah pun organ partai tunggal komunis secara masif menganulir tudingan serius tersebut.

Risih dengan derasnya pemberitaan miring mengenai isu aksi represi terhadap muslim Uighur, Pemerintah China pun lantas membuka diri untuk kalangan terbatas.

Dalam kurun setahun terakhir secara berkala Pemerintah China mengundang media asing untuk meliput kondisi kamp-kamp vokasi di berbagai kota di Xinjiang. Namun tentunya undangan itu tidak serta merta membuat media leluasa mencari tahu apa saja yang ingin diketahui. Setiap kunjungan media akan disertai dengan pemandu, pengawal dan pengawas yang siap mengamankan perjalanan liputan.

Sebagaimana kunjungan ANTARA bersama dalam delegasi ASEAN Elites China Tour 2019 di penghujung Februari 2019 ke Beijing dan Xinjiang. Baik di ibu kota Beijing maupun di Provinsi Xinjiang, rata-rata komentar yang didapatkan dari pejabat berbagai institusi dan tingkatan sama, senada dan seragam.

“Tidak ada pelanggaran hak asasi manusia ataupun diskriminasi terhadap Uighur di Xinjiang,” tandas wakil presiden Asosiasi Islam China Abdul Amin Jin Rubin melalui penerjemah.

Menurutnya, pemberitaan dari media barat terlalu dilebih-lebihkan dan tidak sesuai kenyataan. Padahal yang berlangsung di Xinjiang, kata Abdul Amin, adalah aktivitas pemberantasan terorisme dan kekerasan lain, tapi tidak khusus menargetkan kelompok etnis atau agama tertentu.

Pria yang juga dosen Sastra Arab pada Institut Islam China itu lebih jauh menjelaskan bahwa Asosiasi Islam China telah turut membantu upaya deradikalisasi dengan melakukan interpretasi terhadap literatur suci dan klasik Islam, yang selama ini telah terdistorsi oleh orang-orang yang menginterpretasikannya secara keliru sehingga berpotensi menjadi tindak terorisme.

“Interpretasi itu berfokus untuk mengedepankan prinsip-prinsip toleransi, persatuan dan pelaksanaan Islam jalan tengah,” ujar Abdul Amin.

Di kesempatan berbeda, dari kantor Departemen Publisitas Pusat, Wakil Menteri Jiang Jianguo juga mengungkap hal serupa. “Anda bisa mengecek langsung saat berkunjung ke Xinjiang apakah laporan-laporan itu benar,” tantangnya untuk menjawab tudingan adanya aksi represi di kamp-kamp vokasi.

Pelatihan vokasi, kata Jiang, tidak terkait dengan agama dan etnis tertentu melainkan untuk meredam aksi ekstremisme yang tengah berkembang di Xinjiang.

Setidaknya, ada empat golongan warga yang dimasukkan ke Pusat Pelatihan Vokasi, yakni mantan narapidana terorisme yang masih berpotensi melakukan kembali aksinya; mereka yang pernah terlibat aksi terorisme namun belum termasuk kategori berat, mereka yang dipaksa ikut kegiatan terorisme tapi telah menyadari kesalahannya dan warga yang terpapar paham radikalisme.

Para siswa Kamp Vokasi di Shule County Xinjiang (ANTARA/Siti Zulaikha) Bergunjing Tentang Xinjiang di Wisma Duta

Rupanya tak hanya duta media yang kali ini mendapat undangan dari Pemerintah China untuk bertandang ke Xinjiang. Dalam jamuan makan malam di Wisma Duta Kedutaan Besar Indonesia di Beijing, hadir juga rombongan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang datang bersama elemen organisasi masyarakat NU dan Muhammadiyah dengan total anggota rombongan 15 orang.

Terkait kondisi Xinjiang, Dubes Djauhari Oratmangun, dengan diplomatis berpesan, “Percayai sesuatu setelah melihat.”

Meskipun sang dubes telah berkunjung ke Xinjiang pada Desember 2018, namun ia tidak mengumbar informasi dari sana. Dubes Joe begitu ia akrab dipanggil hanya bercerita di sana dirinya bertemu dengan Gubernur Xinjiang, para ulama dan berkunjung ke sekolah vokasi.

Kata dia, ”Kita perlu meningkatkan people to people contact untuk membangun pemahaman.”

Sebab bagaimanapun, menurutnya, kekuatan hubungan antarbangsa yang dimulai dari orang per orang akan menguatkan hubungan antarnegara. Karena hubungan antar pribadi itu lebih cair dan terbuka serta apa adanya.

Tidak berbeda dari Dubes Joe, Ketua Bidang Kerja Sama Luar Negeri MUI, KH Huhidin Jaenudin yang memimpin delegasi ulama dari Indonesia untuk kunjungan ke Xinjiang, juga mengambil sikap hati-hati.

“Kita tidak boleh memvonis orang tanpa mengetahui duduk persoalannya. Karenanya, sebelum melihat sendiri apa yang terjadi di Xinjiang, kita belum bisa menyatakan sikap apa-apa,” kata Kyai Muhidin. Ia pun bersepakat dengan dubes bahwa hubungan antarnegara tidak lebih kuat dari pada hubungan antarbangsa atau antar-rakyat.

Di kemudian hari sepulang dari kunjungan di Xinjiang, MUI berharap Pemerintah China dapat memberi kebebasan terhadap kaum muslim di negaranya untuk menjalankan ibadah karena jika dilakukan pembatasan secara terus-menerus akan terjadi pendangkalan aqidah.

Kyai Muhidin juga bisa memahami trauma Pemerintah China terhadap aksi terorisme yang pernah terjadi di Xinjiang, namun ia meminta agar tidak menganggap umat Islam yang menjalankan ibadah terkait radikalisme.

Keluar membangun persepsi, ke dalam membangun vokasi

Sejak peristiwa kerusuhan besar di Urumqi Juli 2009 yang merenggut 197 jiwa dan mencederai 1.600 orang, kemudian serentetan aksi kekerasan lain hingga tahun 2015,Pemerintah China kemudian membangun kamp-kamp vokasi untuk menjinakkan kelompok-kelompok yang disebutnya sebagai ekstremis.

Delegasi ASEAN Elites China Tour 2019 berkesempatan mengunjungi empat lokasi Pusat Pendidikan Vokasi di Xinjiang yakni di Kota Atush Perfektur Kezilesu Khirgiz, Perfektur Kashi Kasghar, Perfektur Hotan (ketiganya tingkat kabupaten) dan di Shule County (setingkat kecamatan), Kasghar. Selain itu, kamp-kamp sejenis akan terus dibangun di kawasan-kawasan yang dianggap rawan aksi ektremisme. Dalam setahun terakhir, pemerintah Tiongkok gencar melakukan “klarifikasi” atas apa yang terjadi di Xinjiang dengan mengundang berbagai media luar negeri untuk datang ke wilayah di ujung barat China itu.

Dari versi pemerintah, ada tiga kekuatan yang berkembang di Xinjiang yakni ektremisme, separatisme dan terorisme. Xinjiang merupakan salah satu kawasan paling rawan politik, Pmerintah China berusaha mengendalikan kehidupan beragama dan kebudayaan sembari menjanjikan pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran. Di kamp-kamp itu, para peserta didik yang sebagian besar dari etnis Uighur belajar berbagai jenis keterampilan mulai dari menjahit, salon, elektronik serta belajar seni budaya termasuk menyanyi dan menari.

Tak hanya itu, menurut Direktur Pusat Pendidikan Vokasi di Hotan Mahmud Memeti, yang terpenting kepada mereka diajarkan pengetahuan peraturan dan perundang-undangan Pemerintah China agar mereka menjadi warga negara yang sadar hukum sehingga pada gilirannya tidak lagi melakukan gerakan separatisme. Untuk dapat mengakses informasi, mereka dikenalkan bahasa Mandarin sebagai bahasa resmi China.

Dengan ketiga bekal itu (bahasa, perundang-undangan dan keterampilan) diyakini warga yang tinggal di wilayah yang berbatasan dengan Rusia, Mongolia, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Afghanistan, Pakistan dan India itu bisa memahami Pemerintah China. Beijing tentu tidak ingin kehilangan kendali atas Xinjiang, wilayah yang memiliki cadangan minyak besar serta penyumbang gas alam besar di China.

Oleh Siti Zulaikha
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ledakan di pabrik kimia China tewaskan 47 orang

Shanghai (ANTARA) – Ledakan di sebuah pabrik pestisida di China timur telah menewaskan 47 orang dan mencederai lebih dari 600 lainnya, menurut laporan media pada Jumat.

Ledakan itu merupakan kecelakaan terbaru di kalangan industri tersebut, yang selama ini membuat masyarakat marah.

Ledakan terjadi pada Kamis (21/3) di Kompleks Industri Chenjiagang di Kota Yangcheng, Provinsi Jiangsu. Kebakaran akibat ledakan akhirnya dapat dipadamkan pada Jumat pukul 03.00 waktu setempat, kata televisi negara dalam laporannya.

Orang-orang yang selamat dalam tragedi itu dibawa ke 16 rumah sakit dan 640 orang dirawat karena mengalami cedera. Sebanyak 32 di antara mereka mengalami luka berat, lapor televisi tersebut.

Kebakaran di pabrik milik Tianjiayi Chemical Company itu meluas ke pabrik-pabrik di sekitarnya. Murid-murid taman kanak-kanak di wilayah itu juga terluka karena ledakan, lapor media.

Penyebab ledakan masih diselidiki, namun perusahaan itu selama ini pernah dinyatakan melanggar aturan keselamatan kerja dan dikenai hukuman denda, menurut laporan China Daily. Perusahaan tersebut memproduksi lebih dari 30 jenis kimia organik, yang beberapa di antaranya mudah meledak.

Presiden Xi Jinping, yang sedang berada di Italia untuk kunjungan kenegaraan, memerintahkan agar semua upaya dijalankan guna merawat para korban luka serta “dengan sungguh-sungguh menjaga stabilitas sosial”, kata televisi negara.

Pihak berwenang harus meningkatkan upaya mencegah kecelakaan seperti itu terjadi lagi dan menemukan penyebab ledakan sesegera mungkin, tambah Xi.

Badan perlindungan lingkungan Provinsi Jiangsu mengatakan dalam pernyataan pada Kamis malam bahwa pusat pemantau lingkungan di wilayah tersebut tidak menemukan persentase kandungan bahan kimia tak normal pada toluena, xilena atau benzena.

Pihak berwenang Jiangsu akan melakukan pemeriksaan ke pabrik-pabrik dan gudang kimia, menurut pengumuman darurat yang dikeluarkan oleh media resmi pada Jumat.

Menurut pengumuman itu, yang dimuat di laman berita Partai Komunis di Provinsi Jiangsu, pemerintah akan menutup perusahaan-perusahaan kimia yang diketahui tidak mematuhi peraturan soal bahan kimia berbahaya.

Kemarahan masyarakat soal standar keamanan telah meningkat di China karena banyak insiden terjadi di industri tersebut, dari kecelakaan tambang hingga kebakaran pabrik.

Pada 2015, 165 tewas dalam serangkaian ledakan gudang kimia di Tianjin, kota di wilayah utara.

Pada November tahun lalu, sejumlah ledakan terjadi saat pengiriman gas yang mudah meledak berlangsung di sebuah pabrik kimia. Insiden itu menewaskan 23 orang.

Sumber: Reuters

Baca juga: 10 menit tujuh ledakan di pabrik kimia China tewaskan 19
Baca juga: 11 Tewas, 57 Luka-luka Dalam Ledakan Di Pabrik Kimia China

Penerjemah: Tia Mutiasari
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

China katakan delegasi dagang AS akan kunjungi Beijing 28-29 Maret

Jakarta (ANTARA) – Delegasi perdagangan Amerika Serikat yang diketuai oleh Perwakilan Dagang Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin akan berkunjung ke China pada 28-29 Maret. Keberadaan mereka di Beijing untuk putaran perundingan lanjutan, demikian Kementerian Perdagangan, Kamis.

Sebagai kunjungan balasan, Wakil Perdana Menteri Liu He akan bertolak ke Washington pada awal April untuk menggelar pembicaraan lebih lanjut, menurut juru bicara kementerian Gao Feng, saat dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia tersebut berusaha menuntaskan sengketa dagang yang terjadi selama beberapa bulan.

Pembicaraan empat mata tersebut akan menjadi yang pertama sejak Presiden Donald Trump menunda batas waktu 1 Maret untuk menghindari kenaikan tarif impor China senilai 200 miliar dolar AS, dari 10 persen saat ini menjadi 25 persen.

Pada Rabu Trump memperingatkan bahwa Amerika Serikat kemungkinan akan menunda tarif terhadap produk China selama “periode substansial” guna memastikan bahwa Beijing tunduk pada setiap kesepakatan dagang, menambah ketidakpastian atas pembicaraan tersebut.

Sumber: Reuters

Baca juga: Indonesia-China akan mulai eksekusi investasi Inisiatif Belt and Road
Baca juga: Yuan China melemah 94 basis poin terhadap dolar

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pertemuan Abe dan Trump kemungkinan pa da akhir April

Jakarta (ANTARA) – Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mungkin akan bertemu dengan Presiden Donald Trump di Amerika Serikat pada akhir April, dan keduanya akan membahas Korea Utara serta Perdagangan Jepang – AS, menurut dua pejabat pemerintah dan media Jepang, Kamis.

Pertemuan tersebut diusulkan oleh pihak Jepang dan jadwalnya akan ditentukan pada akhir April, demikian harian Asahi Shimbun, tanpa menyebutkan tanggal pastinya.

Dua pejabat pemerintah yang akrab dengan isu tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa rencana kunjungan Abe masih dibicarakan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri mengatakan kunjungan Abe ke luar negeri belum diputuskan.

Pembicaraan tersebut sepertinya akan berpusat pada Korea Utara setelah pertemuan antara Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada Februari tidak membuahkan hasil, dengan latar-belakang kekhawatiran Tokyo yang dikesampingkan dalam perundingan tersebut, kata Asahi Shimbun.

Menurut penyiaran publik NHK, Rabu, Kabinet Jepang diprediksikan akan menggelar pemungutan suara pada bulan depan guna memperpanjang sanksi secara sepihak terhadap Korea Utara hingga dua tahun.

Perdagangan Jepang – AS juga diperkirakan masuk dalam agenda pertemuan tersebut.

Trump mendorong produsen mobil Jepang agar menambah lapangan pekerjaan di Amerika Serikat saat Gedung Putih mengancam akan memberlakukan tarif hingga 25 persen terhadap kendaraan impor, dengan alasan keamanan nasional.

Sejumlah pejabat Jepang berulang kali mengatakan bahwa Abe dan Trump tahun lalu sepakat bahwa Washington tidak akan menerapkan tarif kendaraan selama pembicaraan dagang bilateral masih berlangsung.

Harian Asahi Shimbun mengatakan sejumlah pembahasan juga akan digelar dalam pertemuan April secara terpisah antara Menteri Ekonomi Toshimitsu Motegi dan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer.

Sumber: Reuters

Baca juga: PM Jepang akan temui PM Inggris untuk bahas Brexit
Baca juga: PM Jepang puji rencana pertemuan Trump-Kim Jong Un
Baca juga: PM Jepang janji pindahkan pangkalan militer AS di Okinawa

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

24 dosen Bahasa Indonesia ikuti penataran di Beijing

Beijing (ANTARA) – Sedikitnya 24 dosen Bahasa Indonesia dari berbagai perguruan tinggi di China mengikuti penataran di Beijing pada 21-22 Maret 2019.

Penataran bertajuk “Revitalisasi Pengembangan Program Studi Bahasa Indonesia di Republik Rakyat Tiongkok” itu dibuka oleh Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun di Beijing, Kamis (21/3) malam.

“Kegiatan ini sekaligus untuk membahas pola pengajaran yang tepat karena semakin banyak sahabat kita di Tiongkok ini mulai tertarik belajar Bahasa Indonesia, begitu juga sebaliknya,” kata Djauhari.

Ia kemudian menyebutkan bahwa hubungan bilateral Indonesia-China dilandasi tiga pilar, yakni politik dan keamanan, perekonomian, dan sosial dan budaya.

“Pilar pertama dan kedua sifatnya pasang-surut. Pilar ketiga ini yang perannya merekatkan, khususnya ‘P to P’ (hubungan antarmasyarakat),” kata mantan Dubes RI untuk Rusia itu menjelaskan.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan (PPSDK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof Emi Emilia mengaku sangat terkesan dengan kemampuan berbahasa Indonesia para dosen yang hampir semuanya berkewarganegaraan China itu.

“Bahkan bahasa Indonesianya jauh lebih bagus daripada bahasa Inggris saya yang berlatar belakang guru Bahasa Inggris,” kata Prof Emi merendah. Atase Pendidikan KBRI Beijing Yaya Sutarya bersama Kepala Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan (PPSDK) Kemendikbud RI Prof Emi Emilia saat membuka Diskusi Kelompok Terfokus Revitalisasi Pengembangan Prodi Bahasa Indonesia di RRC di KBRI Beijing, Kamis (21/3) malam. (M. Irfan Ilmie)
Di China, kegiatan tersebut baru pertama kali digelar. Oleh sebab itu, dia berharap kegiatan tersebut digelar secara reguler.

“Sebelumnya kami juga menggelar kegiatan semacam ini di Jerman, Amerika Serikat, Australia, Thailand, dan Filipina,” ujarnya didampingi Atase Pendidikan KBRI Beijing Yaya Sutarya itu.

Sebanyak 24 dosen Bahasa Indonesia yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari berbagai perguruan tinggi yang tersebar di beberapa daerah di daratan Tiongkok, di antaranya Tianjin Foreign Studies of University, Guangxi University of Nationalities, Xi’an International Studies of University, Guangdong University of Studies, Yunnan Minzu University, Hainan College of Language School, Zhejiang Yuexiu University of Foreign Languages, Jilin Internasional Studies of University, Xiangsihu College GXUN, Beijing Foreign Studies of University, dan Hebei International Studies of University.

Para dosen tersebut kebanyakan lulusan jurusan Bahasa Indonesia dari berbagai perguruan tinggi di China yang pernah mendapatkan program Darmasiswa di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Sampai saat ini, terdapat 12 peguruan tinggi di China yang telah memiliki program studi Bahasa Indonesia. 

Baca juga: Pelajar Indonesia di China masuk MURI berkat kartu pos
Baca juga: Indonesia-China akan mulai eksekusi investasi Inisiatif Belt and Road

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Beijing undang diplomat EU kunjungi Xinjiang

Beijing (ANTARA) – Pemerintah China berencana mengundang para diplomat dari negara-negara anggota Uni Eropa yang ditempatkan di China untuk mengunjungi Xinjiang.

“Tanggal dan rencana keberangkatan masih kami susun,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang di Beijing, Kamis (21/3).

Menurut dia, rencana tersebut dimaksudkan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang perkembangan ekonomi dan sosial di daerah otonomi paling barat daratan Tiongkok itu.

Selain itu, kegiatan tersebut untuk memfasilitasi pertukaran pandangan dan kerja sama antara China dan negara-negara anggota EU.

“Kami berharap kunjungan itu nanti akan memberikan pengalaman langsung kepada para diplomat Eropa tentang bagaimana orang-orang dari berbagai kelompok etnis di Xinjiang bekerja dan hidup bersama dalam suasana aman dan makmur,” katanya.

Xinjiang yang mayoritas penduduknya dari kalangan etnis minoritas Uighur menjadi sorotan berbagai negara. Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Barat menuding China, yang diperintah Partai Komunis, telah melakukan penindasan terhadap etnis Uighur dengan menempatkannya di kamp-kamp pelatihan.

Namun, Beijing membantah tudingan tersebut dengan mengatakan bahwa kamp pelatihan itu merupakan bagian dari program peningkatan kualitas sumber daya manusia bagi penduduk Xinjiang yang masih banyak hidup di bawah garis kemiskinan

Xinjiang mengalami serangkaian tindak kekerasan horisontal selama 23 tahun dalam kurun 1992-2015, yang banyak menimbulkan jatuhnya korban jiwa.

Pada akhir 2018, beberapa duta besar dan diplomat dari Asia dan Timur Tengah mengunjungi Xinjiang, diikuti oleh perwakilan lima kantor berita asing, termasuk Antara, sepekan kemudian.

Selanjutnya, beberapa media dari Asia, Eropa, dan Timur Tengah juga secara bergelombang mengunjungi daerah setingkat provinsi di daratan Tiongkok itu, yang berbatasan langsung dengan Mongolia, Rusia, Kazakhstan, Kirghizstan, Uzbekistan, Tajikistan, Afghanistan, dan Pakistan. 

Baca juga: Peneliti: Perusahaan pengawasan China lacak jutaan orang di Xinjiang
Baca juga: Menyibak gelap lorong Kamp Vokasi Uighur Xinjiang (bagian 1)

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Beberapa ledakan guncang ibu kota Afghanistan, enam orang tewas

Kabul (ANTARA) – Enam orang tewas dan hampir 30 orang lagi cedera ketika beberapa ledakan mengguncang Ibu Kota Afghanistan, Kabul, Kamis, kata Kementerian Kesehatan negeri itu.

Baseer Mujahed, Juru Bicara bagi Polisi Nasional Afghanistan di Kabul, mengatakan kepada Kantor Berita Turki, Anadolu, ledakan bom rakitan (IED) menggunakan Permukiman Karta-e-Sakhi di Kabul Barat, selama perayaan Nevruz, yang menandai awal musim semi.

Sebelumnya, Mujahed telah mengatakan dua orang tewas dan lebih dari selusin lagi cedera dalam ledakan itu. Namun, Kementerian Kesehatan Masyarakat belakangan mengubah jumlah korban jiwa jadi enam dan cedera jadi 29.

Belum ada klaim pertanggung-jawaban dalam serangan tersebut. Lembaga lokal Tolo News melaporkan bahan peledak rakitan pinggir jalan dan bom mortir digunakan dalam serangan itu.
  Suasana di Kabul, Afghanistan. (Anadolu)

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Utusan AS tuding Al-Houthi hambat kesepakatan perdamaian Yaman

Jakarta (ANTARA) – Duta besar Amerika Serikat untuk Yaman, Kamis, menuding gerakan Al-Houthi, yang bersekutu dengan Iran, mengulur waktu kesepakatan perdamaian pelabuhan utama Hudaydah –yang ditengahi PBB, dan mengatakan senjata milik kelompok tersebut menjadi ancaman bagi negara-negara di kawasan itu.

Pemerintah Yaman dukungan Arab Saudi dan kelompok Al-Houthi mencapai kesepakatan gencatan senjata dan penarikan pasukan dari Hudaydah, yang berada di bawah kendali Al-Houthi, dalam pembicaraan di Swedia pada Desember lalu. Kesepakatan tersebut merupakan terobosan besar utama dalam upaya mengakhiri perang yang berlangsung lebih dari empat tahun.

Saat sebagian besar gencatan senjata diberlakukan, penarikan pasukan belum dijalankan. Kedua pihak pun saling menyalahkan lantaran kurangnya kemajuan dalam menerapkan kesepakatan.

“Kami sangat frustasi dengan apa yang kami lihat saat kelompok Al-Houthi menunda dan mengulur waktu untuk menerapkan apa yang mereka sepakati di Swedia, namun saya memiliki kepercayaan yang sangat besar pada utusan PBB dan apa yang sedang ia upayakan,” kata duta besar Matthew Tueller dari pelabuhan Aden, markas pemerintah yang diakui internasional, saat konferensi pers di TV.

“Kami bersedia bekerja sama dengan pihak lain untuk berusaha mewujudkan kesepakatan (Swedia) ini dan melihat apakah Houthi sebenarnya dapat menunjukkan kematangan politik dan mulai menjalani kepentingan Yaman dibandingkan bertindak atas nama mereka yang berupaya melemahkan dan menghancurkan Yaman,” kata dia.

Puluhan ribu orang tewas dalam perang yang mengadu domba Al-Houthi dengan faksi-faksi Yaman dukungan koalisi pimpinan Arab Saudi, yang loyal kepada pemerintahan Abd-Rabbu Mansour Hadi. Kelompok Al-Houthi melengserkan pemerintahan Hadi di ibu kota Sanaa pada akhir 2014.

Konflik di kawasan tersebut secara luas dilihat sebagai perang perwalian antara Arab Saudi dan Iran. Al-Houthi membantah disebut sebagai boneka Teheran. Mereka mengatakan bahwa revolusi yang mereka miliki untuk melawan korupsi.

Sumber: Reuters

Baca juga: Wapres apresiasi upaya Oman bebaskan pelajar Indonesia di Yaman
Baca juga: Gedung Putih menentang resolusi kekuatan perang Saudi Yaman
Baca juga: Gerilyawan Al-Houthi tuduh Inggris berusaha gelincirkan proses perdamaian Yaman
Baca juga: DPR AS setujui penghentian dukungan untuk koalisi Saudi di Yaman

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia-Pasifik Selatan sepakat hadapi IUU Fishing, perubahan iklim

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia dan negara-negara di Pasifik Selatan sepakat menghadapi dua tantangan utama regional, yakni penangkapan ikan secara ilegal atau IUU Fishing dan perubahan iklim melalui kegiatan Indonesia-South Pacific Forum (ISPF).

Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI Desra Percaya, yang juga adalah Ketua kegiatan ISPF, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, mengatakan kesepakatan untuk memberantas IUU Fishing dan mitigasi perubahan iklim tercantum dalam dokumen pernyataan ketua atau chairman statement ISPF.

“Intinya, mengidentifikasi tantangan bersama yang dihadapi Indonesia dan negara Pasifik Selatan dan berbagai pilihan solusi untuk mengatasi tantangan bersama,” ujar Desra.

Pemberantasan IUU Fishing juga diperkuat dengan kesepakatan Indonesia dan Pasifik Selatan untuk melestarikan sumber daya laut melalui upaya penangkapan hasil laut secara berkelanjutan (sustainable fishery). 

Dalam menghadapi perubahan iklim, Indonesia dan Pasifik Selatan sepakat untuk saling berbagi pengetahuan dan teknologi untuk menekan emisi karbon.

“Kami berkomitmen bersama untuk melakukan mitigasi dampak perubahan iklim melalui transfer pengetahuan dan teknologi rendah karbon,” kata Desra.

Selain kedua isu tersebut, Forum Indonesia-Pasifik Selatan juga membahas kerja sama peningkatan konektivitas dan pembangunan berkelanjutan berdasarkan ekonomi kelautan.

“Kami sepakat untuk mendukung pembangunan infrastruktur di negara-negara Pasifik Selatan diperlukan skema pembiayaan yang kreatif,” kata Desra.

Pertemuan Forum Indonesia-Pasifik Selatan bertema “Our future, shared ocean, shared prosperity” (Masa depan kita, laut kita, kesejahteraan bersama) itu diikuti 15 negara dan dua wilayah (Niue dan Kaledonia Baru) di Pasifik Selatan.

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia dorong ekspor industri strategis ke Asia Selatan

Jakarta (ANTARA) – Indonesia terus mendorong ekspor industri strategis ke Asia Selatan, terutama India, Pakistan, dan Bangladesh, yang menjadi penyumbang terbesar surplus perdagangan RI.

Produk industri strategis yang telah berhasil diekspor Indonesia adalah 15 gerbong kereta api buatan PT INKA untuk pengiriman tahap pertama dari total 250 gerbong pesanan Bangladesh dan 14 unit bus buatan CV Laksana ke Bangladesh.

“Artinya kita ingin bukan hanya produk kelapa sawit atau produk-produk yang memiliki multiplayer effects, tetapi produk industri strategis yang menyerap tenaga kerja dan ada nilai tambahnya,” kata Direktur Asia Selatan dan Tengah Kementerian Luar Negeri RI Ferdy Piay dalam seremoni ekspor bus produksi CV Laksana ke Bangladesh, di sela-sela pameran Busworld South East Asia, di JlExpo Kemayoran, Kamis.

Pengiriman empat unit bus eksekutif dan 10 unit bus tingkat (double decker) produksi CV Laksana ke Bangladesh menjadi capaian baru dalam upaya Indonesia memanfaatkan peluang pasar non-tradisional guna mendorong peningkatan ekspor nasional.

Ekspor bus dengan nilai penjualan 808 ribu dolar AS atau sekitar Rp11,41 miliar ini juga merupakan salah satu realisasi dari komitmen pemerintah Indonesia dan Bangladesh untuk meningkatkan kerja sama ekonomi.

Bukan hanya Bangladesh, Ferdy menjelaskan bahwa saat ini Kemlu melalui perwakilan-perwakilan RI di luar negeri sedang melakukan pendekatan untuk memperkenalkan berbagai BUMN nasional untuk menawarkan produk atau jasa yang mereka hasilkan.

Di Sri Lanka, misalnya, Indonesia sedang menjajaki kerja sama pengerjaan proyek yang kini sudah masuk tahap bidding.

“Kita juga menjajaki ekspor gerbong kereta ke Sri Lanka, yang kalau deal artinya kita bisa kirim sebanyak kira-kira 90 gerbong kereta ke sana,” kata Ferdy.

Sementara di Bangladesh, Indonesia menjajaki kerja sama untuk proyek konstruksi dan konektivitas laut.

Menurut Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia Azmal Kabir, Indonesia memiliki industri strategis yang bagus dan layak diekspor, salah satunya gerbong kereta api produksi PT INKA.

Ke depan, ia berharap pelaku usaha Indonesia dan Bangladesh bisa lebih mengeksplorasi peluang bisnis untuk dikerjasamakan.

Neraca perdagangan Indonesia-Bangladesh tahun lalu menunjukkan surplus 1,79 miliar dolar AS di pihak Indonesia. Surplus juga dinikmati Indonesia dalam hubungan perdagangan dengan India, yakni sebesar 8,7 miliar dolar AS dan dengan Pakistan sebesar 1,8 miliar dolar AS.

Saat ini, Indonesia juga sedang mendorong pembahasan perjanjian dagang istimewa atau preferential trade agreement (PTA) dengan Bangladesh yang diharapkan rampung pada 2020.

Baca juga: Indonesia pertama kalinya ekspor bus ke Bangladesh

Baca juga: INKA kirim kereta ke Bangladesh

Baca juga: Bangladesh tawari investor Indonesia kawasan ekonomi khusus

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mengembalikan kejayaan kemaritiman Indonesia berbasis jalur rempah

Nusantara sejatinya menjadi poros penghubung antara timur, barat, utara dan selatan. Dari Tiongkok, Timur Tengah hingga Eropa

Jakarta (ANTARA) – Nusantara telah menjadi pemain penting dalam perdagangan dunia dan negara pemasok utama komoditas penting di dunia yaitu rempah-rempah.

Kemasyhuran Nusantara sebagai negeri pemasok rempah-rempah telah lama dikenal jauh sebelum bangsa Eropa melakukan aktivitas perdagangan di Asia Tenggara.

Diperkirakan bahwa dalam perjalanan waktu dan pada skala dunia, 400-500 spesies tanaman telah dipergunakan dan dikenal sebagai rempah. Di Asia Tenggara sendiri, jumlahnya mendekati 275 spesies.

Rempah-rempah digunakan untuk mengawetkan makanan, bumbu masakan, bahkan obat. Karena khasiatnya, rempah-rempah sangat laku di pasaran dan harganya pun mahal.

Nilai rempah-rempah yang tinggi mendorong orang-orang Eropa menjelajahi jalur pelayaran ke wilayah yang banyak memiliki bahan rempah-rempah, termasuk kepulauan Nusantara, Indonesia.

Dalam perkembangannya, bangsa Eropa berdagang dan menguasai sumber rempah-rempah di negara penghasil. Sejak itu, dimulailah era kolonisasi Barat di Asia.

“Jadi, bayangkan saja. Ketika Eropa belum memiliki banyak pengetahuan tentang berbagai komoditas, rempah-rempah dari dunia Timur telah menyediakan khasiat, cita rasa dan aroma yang dipergunakan sebagai bumbu masak, penawar racun dan obat, bahkan sampai bahan pengawet,” ujar Ketua Yayasan Negeri Rempah Bram Kushardjanto.

Hal tersebut diungkapkan Bram Kushardjanto dalam International Forum on Spice Route (IFSR) di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dengan peran sepenting itu, lanjut dia, rempah-rempah menjadi komoditas utama yang mampu mempengaruhi kondisi politik, ekonomi maupun sosial budaya dalam skala global.

Para raja mengirim ekspedisi mengarungi samudera untuk mencarinya; pedagang mempertaruhkan nyawa dan kekayaannya; perang demi perang memperebutkannya; dunia bergolak dan sejarah peradaban manusia berubah, ucap Bram Kushardjanto.

Poros perdagangan rempah-rempah global Asia, India–Nusantara–Tiongkok, melalui perairan Hindia hingga Pasifik meninggalkan jejak peradaban yang signifikan.

Terletak di sepanjang jalur maritim tersibuk di dunia, lanjut Bram, Nusantara dari masa ke masa telah menjadi daerah strategis yang amat penting dan tujuan perdagangan selama ribuan tahun.

Sebagai akibat dari lalu lintas laut yang padat ke Asia Timur, Timur Tengah, Eropa dan sebaliknya, banyak peradaban berinteraksi; bertukar pengetahuan, pengalaman, dan budaya, tutur Bram.

Sementara itu, Sejarawan Australia National University, Anthony Reid, mengatakan 60 persen jenis rempah di dunia ada di Indonesia.

Rempah, lanjut dia, menjadi komoditas yang dicari para pedagang dari seluruh dunia pada ratusan tahun lalu.

Jalur rempah pada masa itu juga menghubungkan Nusantara dengan dunia. Dalam konteks kemaritiman, lanjut Reid, Nusantara pusat pertemuan global khususnya pada 1480-1650.

Ia juga mengungkapkan jalur rempah bukan hanya terkait dengan perdagangan rempah, melainkan juga pertukaran tradisi, agama, pengetahuan, bahasa, sosial, teknologi, dan pengetahuan. Faktor-faktor lain itulah yang membuat para pedagang asing singgah dan berbisnis di Nusantara.

Selain itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Negeri Rempah Hassan Wirajuda mengatakan Warisan budaya maritim dalam jejak perniagaan global ini menjadi semakin penting untuk diangkat, dikaji dan dimaknai kembali.

Apalagi ketika dewasa ini banyak bergulir pertarungan konsep seperti Jalur Sutera Maritim yang diusung Tiongkok, maupun ragam konsep tentang wawasan Indo-Pasifik yang kesemuanya menuntut Indonesia untuk mengambil peranan yang penting, ungkap mantan Menteri Luar Negeri RI itu.

Karena itu, lanjut Hassan Wirajuda, pemerintah harus menengok kembali sejarah masa lalu kemaritiman Indonesia untuk memajukan budaya maritim.

Hassan mengatakan masyarakat bisa belajar baik dari sisi baik dan buruk masa lalu bangsa ini sebagai upaya untuk memajukan Indonesia.

Salah satu cara mengingat kembali sejarah masa lalu kemaritiman Indonesia, lanjut dia, Yayasan Negeri Rempah menyelenggarakan International Forum on Spice Route (IFSR) pada 19-24 Maret 2019 di Jakarta.

Bertema Reviving the World’s Maritime Culture through the Common Heritage of Spice Route, IFSR menjadi sarana untuk memperkenalkan kembali peranan penting Indonesia dalam skala global.

Hassan Wirajuda mengatakan IFSR mengingatkan kembali salah satu kekayaan warisan bangsa Indonesia, yaitu jalur rempah.

Forum ini menjadi sarana pertukaran pengetahuan, ide maupun konsep antar budaya, ujar Hassan Wirajuda.

Sementara itu, Staf Ahli bidang Sosio-Antropologi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Tukul Rameyo Adi mengatakan saat ini adalah saat yang tepat bagi Indonesia untuk mengembalikan kejayaan Indonesia sebagai bangsa samudera dan tidak hanya dikenal sebagai bangsa pelaut.

“Nusantara sejatinya menjadi poros penghubung antara timur, barat, utara dan selatan. Dari Tiongkok, Timur Tengah hingga Eropa,” kata dia.

Rameyo adi mengatakan Nusantara sejak lama dikenal sebagai bangsa pedagang dan pelaut yang tangguh mengarungi samudera. Rempah adalah salah satu komoditas nusantara dari masa ke masa, ujar dia.

“Dalam konteks yang lebih strategis, forum ini meletakkan Indonesia ke dalam percaturan perbincangan dunia (dimulai dari wilayah regional Asia Tenggara) dengan perspektifnya yang unik dalam memaknai sejarah perdagangan maritim dari masa ke masa,” ujar Tukul Rameyo Adi.

IFSR menjadi forum pertukaran pengetahuan dan pemahaman antar budaya, dengan mengedepankan kekuatan warisan budaya serta semangat multikulturalisme melalui narasi sosio-kultural-historis jalur rempah dan perdagangan maritim yang relevan dengan konteks kekinian.

Forum tersebut dihadiri para pembicara, narasumber ahli, akademisi dari Indonesia dan negara-negara sahabat, yakni Australia, Amerika Serikat, Filipina, India, Jerman, Korea, Malaysia, dan Portugal.

Melalui para narasumber dari negara-negara sahabat yang juga memiliki warisan budaya maritim tersebut, masyarakat luas dapat turut merayakan kesamaan maupun perbedaan budaya.

Baca juga: Perlu kemauan keras untuk kembalikan kejayaan rempah Indonesia

Baca juga: IFSR ingatkan kembali jalur rempah Indonesia

Baca juga: Hassan Wirajuda minta warisan budaya maritim dimaknai kembali

Oleh Azis Kurmala
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia tandatangani perjanjian ekonomi dengan Pasifik Selatan

Jakarta (ANTARA) – Indonesia menandatangani pernyataan bersama mengenai peluncuran negosiasi perjanjian dagang istimewa atau preferential trade agreement (PTA) masing-masing dengan Papua Nugini dan Fiji, dalam Forum Indonesia Pasifik Selatan atau Indonesia South Pacific Forum (ISPF) yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis.

“Salah satu hasil ISPF ini adalah Indonesia menyepakati dimulainya pembahasan PTA dengan negara-negara Pasifik Selatan, yaitu dimulainya proses negosiasi PTA dengan Papua Nugini dan kita juga menyepakati keinginan diluncurkannya pembentukan PTA dengan Fiji,” kata Menteri Luar Negeri RI Retno dalam pembukaan ISPF.

Selain kedua perjanjian tersebut, ISPF juga menjadi momentum penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dan PT Audie Building Industry, yang akan menjadi platform kerja sama untuk mendukung proyek-proyek di negara-negara Pasifik Selatan.

PT Audie Building Industry merupakan perusahaan konstruksi Indonesia yang memiliki beberapa proyek di Pasifik Selatan termasuk Yadua Bay Resort dan Tree Top Villa Resort di Fiji dengan total nilai proyek 5,6 juta dolar Australia, serta Stadion Sepak Bola Bairiki di Kiribati dengan nilai total 12,3 juta dolar Australia.

Di samping itu, selama rangkaian ISPF juga disepakati Pertemuan Delimitasi Batas Maritim ke-6 antara Indonesia dan Palau di Manila, Filipina, pada 20-21 Maret 2019, serta komitmen Indonesia mengadakan pelatihan protokoler dan penyelenggaraan Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) untuk Tuvalu yang akan menjadi tuan rumah Our Ocean Conference 2020.

Ke depan, kata Menlu Retno, kemitraan Indonesia dengan pasifik Selatan akan terus ditingkatkan, termasuk melalui inisiatif penyelenggaraan The Pacific Exposition yang akan diselenggarakan di Auckland, Selandia Baru, pada 12-14 Juli 2019 dan diikuti oleh para pelaku bisnis dan kelompok budaya dari Indonesia dan Pasifik Selatan.

ISPF merupakan inisiatif Indonesia untuk memperkuat kerja sama konkret dengan negara atau wilayah Pasifik Selatan di bidang perdagangan, mengurangi hambatan perdagangan dan investasi, serta meningkatkan kerja sama teknis dan pembangunan kapasitas maupun kerja sama pembangunan.

Forum tersebut juga bertujuan meningkatkan rasa saling pengertian antara Indonesia dengan negara-negara Pasifik Selatan sebagai sesama negara kepulauan yang memiliki latar belakang budaya dan tantangan yang sama, antara lain terkait isu perubahan iklim, isu kemaritiman dan pengembangan wilayah pesisir.

Baca juga: Menlu buka kegiatan Forum Indonesia-Pasifik Selatan

Baca juga: Indonesia tingkatkan kehadiran di Pasifik Selatan melalui ISPF

Baca juga: Papua Nugini ingin belajar pengembangan ekonomi dari Indonesia
 

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Enam nyawa melayang akibat serangan perayaan Nowruz di Kabul

Antara

Jakarta (ANTARA) – Sejumlah ledakan di ibu kota Afghanistan, Kabul menewaskan enam orang dan melukai 23 orang lainnya dalam serangan saat perayaan peringatan tahun baru Persia, demikian informasi juru bicara pemerintah, Kamis.

Serangan tersebut terjadi saat perayaan Nowruz, festival Persia kuno untuk memperingati dimulainya musim semi yang secara luas dirayakan oleh banyak kalangan di Afghanistan. Perayaan tersebut ditentang oleh sejumlah ekstremis garis keras, mereka berpendapat bahwa itu bukan bagian dari ajaran Islam.

Terdapat beberapa laporan yang simpang siur tentang penyebab ledakan di dekat tempat suci Kart-e Sakhi, di daerah Muslim Syiah tulen di sebelah barat Kabul.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri menuturkan sejumlah bom mortir ditembakkan. Berbeda halnya dengan Kementerian Pertahanan yang dalam cuitannya di Twitter menyebutkan bahwa tiga roket ditembakkan ke rumah-rumah warga sipil dan perayaan Nowruz.

Kepolisian menangkap para penyerang dan mengamankan lokasi kejadian, kata Kementerian Pertahanan.

Sumber: Reuters

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Eliswan Azly
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia pertama kalinya ekspor bus ke Bangladesh

Jakarta (ANTARA) – Indonesia untuk pertama kalinya mengekspor bus eksekutif produksi CV Laksana ke Bangladesh.

Perusahaan karoseri CV Laksana mengekspor empat bus eksekutif dan 10 bus tingkat (double decker) ke Bangladesh dengan total nilai penjualan 808 ribu dolar AS atau sekitar Rp11,41 miliar.

“Ini menjadi prestasi atas kegigihan upaya kita untuk memajukan ekspor ke pasar-pasar non-tradisional,” kata Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam seremoni pelepasan bus di sela-sela pameran bus terbesar Asia Tenggara, Busworld South East Asia, di JlExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis.

Ekspor bus ini juga merupakan salah satu realisasi dari komitmen pemerintah Indonesia dan Bangladesh untuk meningkatkan kerja sama ekonomi.

Upaya tersebut sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo yang berkunjung ke Bangladesh tahun lalu, untuk memanfaatkan peluang pasar non-tradisional guna mendorong peningkatan ekspor nasional.

“Mudah-mudahan pengiriman bus ini hanya awal dari banyak hal yang akan dilakukan antara Indonesia dan Bangladesh, dan menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain di Indonesia untuk mengembangkan kerja sama di pasar-pasar potensial yang selama ini belum kita kerjakan,” tutur Menlu Retno.

Bus eksekutif produksi CV Laksana yang diekspor ke Bangladesh berkualitas tinggi dan telah memenuhi standar keamanan internasional UN ECE-R66.

Bus-bus yang menggunakan rangka dan mesin dari Scania, produsen utama kendaraan komersial Swedia, telah dibuat dengan desain dan dimensi panjang yang sesuai peraturan Bangladesh.

“Kami berharap bus-bus Laksana dapat menjadi mode transportasi yang andal di Bangladesh dan dapat membanggakan Indonesia di dunia internasional,” kata Direktur Teknik CV Laksana Stefan Arman.

Sebelum Bangladesh, CV Laksana telah mengekspor lebih dari 200 bus ke Fiji dan Timor Leste.

“Kami percaya dengan dukungan penuh pemerintah maka peluang kami untuk bisa masuk ke negara lain sangat terbuka,” ujar Stefan.

Bangladesh merupakan mitra penting Indonesia di kawasan Asia Selatan. Selain bus eksekutif, pada awal 2019 ini, PT INKA juga telah mengirimkan 15 gerbong kereta api untuk ekspor tahap pertama dari total 250 gerbong pesanan Bangladesh.

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Selandia Baru larang jenis senjata semiotomatis

Christchurch (ANTARA) – Selandia Baru akan melarang senjata dan senapan serbu semiotomatis tipe militer berdasarkan undang-undang mengenai senjata yang ketat setelah pembunuhan 50 orang dalam penembakan massal terburuk di negara itu, kata Perdana Menteri Jacinda Ardern pada Kamis.

Segera setelah penembakan di dua masjid di Christchurch pada Jumat, Ardern menyebut serangan tersebut sebagai aksi terorisme dan mengatakan undang-undang mengenai senjata akan diubah.

“Pada 15 Maret sejarah kami berubah selamanya. Sekarang hukum kami akan (berubah) juga. Kami umumkan tindakan hari ini atas nama seluruh orang Selandia Baru untuk memperkuat undang-undang mengenai senjata kita dan membuat tempat yang lebih aman,” kata Ardern dalam jumpa pers. “Semua senjata semiotomatis yang digunakan dalam serangan teroris pada Jumat 15 Maret akan dilarang.”

Ardern mengharapkan undang-undang baru itu akan berlaku pada 11 April dan skema pembelian kembali akan ditetapkan atas senjata-senjata yang dilarang.

Menurut dia, pembelian kembali akan menelan biaya hingga 200 juta dolar Selandia Baru (sekitar Rp2,8 triliun).

Semua senapan serbu dan senjata semiotomatis tipe militer (MSSA) akan dilarang, demikian pula dengan bagian-bagian yang digunakan untuk mengubah senjata menjadi MSSA dan magasin berkapasitas tinggi.

Berdasarkan UU yang masih berlaku di Selandia Baru, senjata kategori A bisa jadi senjata semiotomatis tetapi dibatasi hingga tujuh tembakan. Video seorang pria bersenjata di salah masjid itu memperlihatkan satu senjata semiotomatis dengan magasin yang besar.

Australia melarang senjata-senjata semiotomatis, juga melakukan pembelian kembali senjata setelah pembunuhan massal Port Arthur tahun 1996. Dalam peristiwa itu, 35 orang ditembak hingga mati.

Ardern mengatakan serupa dengan Australia, UU yang baru mengenai senjata akan memberikan pengecualian dengan ketat bagi petani untuk melakukan pengendalian hama dan kesejahteraan hewan.

“Saya sangat yakin sebagian besar pemilik senjata yang sah di Selandia Baru akan memahami bahwa langkah-langkah itu adalah kepentingan nasional dan akan mematuhi perubahan-perubahan ini.”

Selandia Baru, negara dengan penduduk kurang dari lima juta jiwa, memiliki perkiraan 1,2-1,3 juta senjata api, yang sekitar 13.500 di antaranya adalah senjata jenis MSSA. Sumber: Reuters

Baca juga: Selandia Baru mulai pemakaman korban penembakan masjid
Baca juga: Pelaku penembakan massal Christchurch beli senjata di internet

Penerjemah: Mohamad Anthoni
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cuaca ekstrem di China tewaskan dua orang, lukai 10

Beijing (ANTARA) – Cuaca ekstrem di Provinsi Anhui, China, menewaskan dua orang dan melukai sepuluh lainnya, demikian dinyatakan Pemerintah Kota Ma’anshan, Kamis.

Badai es disertai hujan deras di kota berpenduduk 2,3 juta jiwa  itu terjadi mulai Rabu (20/3) pukul 13.00 waktu setempat (12.00 WIB) dan merupakan yang terparah.

Sebanyak 140 ribu rumah tangga mengalami gangguan listrik akibat peralihan musim yang sangat parah tersebut.

Pemerintah setempat menjanjikan aliran listrik akan kembali pulih sebelum Kamis malam ini, demikian laporan media resmi setempat.

Bencana tersebut diperkirakan mengakibatkan kerugian materi senilai 45,5 juta RMB atau sekitar Rp96,1 miliar, termasuk kerusakan lahan pertanian.

Sementara itu, sejak Rabu (20/3) malam hingga Kamis, Kota Beijing dilanda angin kencang. Data badan metereologi setempat menyebutkan bahwa dalam dua hari terakhir kecepatan angin rata-rata 30 kilometer per jam.

Sampai saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa atau kerugian materi yang disebabkan oleh angin kencang. 

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Warga Malaysia korban penembakan Christchurch

Kuala Lumpur (ANTARA) – Kementrian Luar Negeri Malaysia mengumumkan warganya Muhammad Haziq bin Mohd Tarmizi (17) menjadi korban penembakan teroris di Christchurch, Selandia Baru.

“Dengan kesedihan mendalam dan dengan persetujuan dari keluarga, Kementerian Luar Negeri ingin mengkonfirmasi bahwa Muhammad Haziq bin Mohd Tarmizi diantara 50 korban yang kehilangan nyawa dalam insiden penembakan tragis di Christchurch,” ujar siaran pers Kemenlu Malaysia, Kamis.

Dia adalah putra Mohd Tarmizi Shuib yang juga terluka ketika serangan itu terjadi.

Orang Malaysia yang terluka lainnya adalah Muhammad Nazril Hisham Omar dan Rahimi Ahmad.

Pemerintah Malaysia menyampaikan belasungkawa tulus kepada keluarga almarhum Muhammad Haziq bin Mohd Tarmizi.

Komisi Tinggi Malaysia akan memberikan bantuannya kepada keluarga dalam proses penguburan.

Datuk Seri Dr. Mujahid bin Yusof Rawa, Menteri di Departemen Perdana Menteri juga akan terbang ke Christchurch untuk mewakili pemerintah dalam memberikan dukungan kepada Malaysia yang terkena dampak insiden tragis ini.

“Kementerian ingin mencari pengertian dari media dan publik untuk menghormati perasaan anggota keluarga selama periode yang sulit tersebut,” katanya.

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Papua Nugini sampaikan dukacita bagi korban banjir di Sentani

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Papua Nugini menyampaikan turut berdukacita kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia atas bencana banjir bandang yang terjadi di Sentani di Jayapura, Papua.

“Saya mengucapkan dukacita kepada masyarakat dan pemerintah Indonesia atas banyaknya nyawa yang hilang yang disebabkan oleh bencana alam di Provinsi Papua. Pikiran dan doa kami untuk seluruh keluarga korban. Kami turut berduka cita,” kata Menteri Luar Negeri Papua Nugini Rimbink Pato di Jakarta, Kamis.

Pernyataan tersebut disampaikan Menlu Papua Nugini Rimbink Pato dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan Forum Indonesia-Pasifik Selatan di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Rabu (20/3) mencatat 104 orang meninggal dunia akibat banjir bandang di Papua, yakni 97 orang di Kabupaten Jayapura dan tujuh orang di Kota Jayapura. Hingga saat ini belum semua korban berhasil diindentifikasi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan bahwa sebanyak 79 orang hilang dan belum ditemukan akibat bencana banjir tersebut.

Sementara itu, tim SAR gabungan terus melakukan pencarian sesuai dengan laporan masyarakat yang menyatakan anggota keluarganya belum ditemukan. Selain itu, 160 orang luka-luka, dimana 85 orang luka berat dan 75 orang luka ringan.

Dalam kesempatan itu, Menlu Papua Nugini juga menyatakan turut berduka cita kepada pemerintah dan masyarakat Selandia Baru atas serangan teroris di dua masjid di kota Christchurch di negara tersebut yang menewaskan 50 orang, dan salah satu korban tewas adalah warga negara Indonesia.

“Saya atas nama pemerintah dan masyarakat Papua Nugini ingin menyampaikan belasungkawa kepada Selandia Baru, kepada komunitas Muslim atas banyaknya nyawa yang hilang dan cedera yang disebabkan oleh kejahatan yang menjijikkan di Christcurch,” ujar Pato.

Baca juga: Indonesia tingkatkan kehadiran di Pasifik Selatan melalui ISPF

Baca juga: PLN pulihkan 69 gardu pascabanjir bandang Kabupaten Jayapura

Baca juga: WIKA jajaki peluang proyek pembangunan infrastruktur di PNG
 

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Papua Nugini ingin belajar pengembangan ekonomi dari Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Papua Nugini ingin belajar dari Indonesia tentang pengembangan ekonomi dan peningkatan kemitraan di kawasan Pasifik.

“Para ahli dan analis internasional telah memperkirakan bahwa Indonesia akan muncul sebagai ekonomi terbesar keempat dalam generasi kita,” kata Menteri Luar Negeri Papua Nugini Rimbink Pato dalam pembukaan Forum Indonesia Pasifik Selatan atau Indonesia South Pacific Forum (ISPF) di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Kamis.

Pernyataan tersebut sesuai dengan proyeksi yang dirilis Standard Chartered Plc. awal Januari 2019 yang menyatakan bahwa Indonesia akan menjadi ekonomi terbesar keempat di dunia setelah China, India, dan AS, dengan PDB 10,1 triliun dolar AS.

Menurut Pato, belajar dari pengalaman Indonesia dengan didasari prinsip perdamaian, persahabatan dan kemitraan antarnegara di kawasan Pasifik akan menghasilkan manfaat termasuk ekonomi.

Sebagai demokrasi yang stabil dengan proyeksi ekonomi menjanjikan, menurut Pato, Indonesia akan menjadi negara yang semakin berpengaruh di kancah global, terutama di kawasan Indo-Pasifik.

“Negara-negara berkembang seperti di kawasan Pasifik dapat belajar banyak dan mengamati bagaimana Indonesia bisa mengembangkan sektor-sektor baru selain pertanian dan perikanan, menjadi ekonomi modern dan dinamis seperti saat ini,” tutur Pato.

Pato juga mengapresiasi upaya Indonesia untuk lebih terlibat dalam kerja sama dengan negara-negara Pasifik Selatan, yang menurutnya menyimpan potensi besar dalam bidang ekonomi, perdagangan, dan investasi—sebuah inisiatif integrasi ekonomi serupa yang dilaksanakan Australia melalui kebijakan Australia’s Pacific Step-Up dan Selandia Baru melalui New Zealand’s Pacific Reset.

“Jadi negara-negara Pasifik ini melihat potensi dan peluang besar kerja sama dengan negara seperti Indonesia, yang masyarakatnya sangat beragam namun dapat mempertahankan kesatuan dan kedaulatannya, untuk menjadi pemain global,” kata Pato.

ISPF juga menjadi momentum peningkatan hubungan perdagangan antara Papua Nugini dan Indonesia melalui perjanjian peluncuran negosiasi preferential trade agreement (PTA) yang ditandatangani Pato dan Menlu RI Retno Marsudi.

Baca juga: Forum Pasifik Selatan, ajang tingkatkan peran Indonesia di kawasan

Baca juga: Indonesia tingkatkan kehadiran di Pasifik Selatan melalui ISPF

Baca juga: Menlu buka kegiatan Forum Indonesia-Pasifik Selatan

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menlu buka kegiatan Forum Indonesia-Pasifik Selatan

Jakarta (ANTARA) – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi secara resmi membuka rangkaian kegiatan Forum Indonesia-Pasifik Selatan (Indonesia-South Pacific Forum/ISPF) di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Kamis.

“Pagi ini saya telah membuka rangkaian kegiatan Indonesia-South Pacific Forum atau ISPF di Jakarta untuk meningkatkan peran dan kehadiran (Indonesia) di Pasifik Selatan,” kata Menlu Retno Marsudi.

Pertemuan ISPF itu diikuti oleh 15 negara dan wilayah di Pasifik Selatan dengan tema “Our future, shared ocean, shared prosperity” (Masa depan kita, laut kita, kesejahteraan bersama).

“Pertemuan ini sangat bersejarah karena untuk pertama kali Indonesia menyelenggarakan forum dengan Pasifik Selatan,” ujar Menlu Retno.

Rangkaian kegiatan Forum Indonesia-Pasifik Selatan itu diisi dengan beberapa agenda, salah satunya pertemuan antara wakil pemerintah Indonesia dan negara-negara Pasifik Selatan dengan topik konektivitas dan ekonomi kelautan.

Kedua, dalam ISPF juga diadakan kegiatan “business engagement” secara paralel antara para pelaku usaha Indonesia dan Pasifik Selatan.

Ketiga, forum itu juga menampilkan pameran kemitraan ekonomi, dimana beberapa perusahaan Indonesia dan beberapa wakil dari provinsi Indonesia dan Kadin menampilkan produk-produknya.

Keempat, dalam Forum Indonesia-Pasifik Selatan itu juga diadakan konsultasi bilateral tentang Perjanjian Perdagangan Istimewa (Preferential Trade Agreement/PTA) antara Indonesia dengan Papua Nugini serta Indonesia Fiji.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga memberikan pelatihan wirausaha selama tiga hari bagi para pelaku usaha di Pasifik Selatan. ***2***

Baca juga: Indonesia fokus Indo-Pacifik dalam KTT ASEAN
 

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia tingkatkan kehadiran di Pasifik Selatan melalui ISPF

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah RI berupaya meningkatkan kehadiran dan kerja sama Indonesia di kawasan Pasifik Selatan dengan mengadakan Forum Indonesia-Pasifik Selatan (Indonesia-South Pacific Forum/ISPF), yang berlangsung di Jakarta pada Kamis, 21 Maret 2019.

“Pagi ini saya telah membuka rangkaian kegiatan Indonesia-South Pacific Forum atau ISPF di Jakarta untuk meningkatkan peran dan kehadiran (Indonesia) di Pasifik Selatan,” kata Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat membuka pertemuan tersebut di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI.

Menlu RI menyebutkan dua arti penting dari pelaksanaan Forum Indonesia-Pasifik Selatan (ISPF) tersebut.

Pertama, ISPF sebagai platform dialog untuk memperkuat kerja sama konkret perdagangan, mengurangi hambatan perdagangan dan investasi, serta meningkatkan kerja sama teknis dan pembangunan kapasitas maupun kerja sama pembangunan antara Indonesia dan negara atau wilayah di Pasifik Selatan.

Kedua, Forum Indonesia-Pasifik Selatan itu bertujuan untuk meningkatkan rasa saling pengertian antara Indonesia dengan negara-negara Pasifik Selatan sebagai sesama negara kepulauan yang memiliki latar belakang budaya dan tantangan yang sama, antara lain terkait isu perubahan iklim, isu kemaritiman dan pengembangan wilayah pesisir.

“Kami yakin ISPF telah berhasil meningkatkan ‘foot prints’ dan keterlibatan Indonesia, persahabatan dan kerja sama Indonesia dengan negara-negara Pasifik Selatan, serta memperluas persaudaraan antara Indonesia dan Pasifik Selatan sebagai pembukaan era kerja sama baru Indonesia dengan negara di Pasifik Selatan,” ujar Menlu Retno Marsudi.

Selanjutnya, Menlu RI menyatakan bahwa hubungan Indonesia dengan negara-negara Pasifik Selatan akan semakin ditingkatkan, termasuk melalui inisiatif penyelenggaraan kegiatan The Pacific Exposition 2019 di Auckland, Selandia Baru pada 12-14 Juli 2019. Kegiatan tersebut akan diikuti para pelaku bisnis dan kelompok budaya dari Indonesia dan Pasifik Selatan.

Pertemuan Indonesia-Soth Pacific Forum (ISPF) bertema “Our future, shared ocean, shared prosperity” (Masa depan kita, laut kita, kesejahteraan bersama) diikuti oleh 15 negara dan wilayah di Pasifik Selatan. ***2***

Baca juga: Menlu buka kegiatan Forum Indonesia-Pasifik Selatan
Baca juga: Forum Pasifik Selatan, ajang tingkatkan peran Indonesia di kawasan

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Warga Malaysia termasuk korban jiwa penembakan Christchurch

Kuala Lumpur (ANTARA) – Kementerian Luar Negeri Malaysia mengumumkan bahwa warganya, Muhammad Haziq bin Mohd Tarmizi (17), menjadi korban jiwa penembakan teroris di Christchurch, Selandia Baru, pada Jumat (15/3) pekan lalu.

“Dengan kesedihan mendalam dan dengan persetujuan dari keluarga, Kementerian Luar Negeri ingin mengonfirmasikan bahwa Muhammad Haziq bin Mohd Tarmizi berada di antara 50 korban yang kehilangan nyawa dalam insiden penembakan tragis di Christchurch,” demikian bunyi siaran pers Kemenlu Malaysia, Kamis.

Muhammad adalah putra Mohd Tarmizi Shuib, yang juga terluka ketika serangan itu terjadi.

Orang Malaysia lainnya yang terluka karena penembakan itu adalah Muhammad Nazril Hisham Omar dan Rahimi Ahmad.

Pemerintah Malaysia menyatakan belasungkawa kepada keluarga almarhum Muhammad Haziq bin Mohd Tarmizi sementara Komisi Tinggi Malaysia akan memberikan bantuan kepada keluarga dalam proses penguburan

Datuk Seri Dr. Mujahid bin Yusof Rawa, Menteri di Departemen Perdana Menteri, juga akan terbang ke Christchurch untuk mewakili pemerintah dalam memberikan dukungan kepada para warga Malaysia yang terkena dampak insiden tragis itu.

Kementerian meminta media dan publik untuk menghormati perasaan anggota keluarga selama periode yang sulit pascaserangan tersebut.
Baca juga: Selandia Baru mulai pemakaman korban penembakan masjid
Baca juga: Menlu Selandia Baru menuju Turki untuk tanggapi komentar Erdogan

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Australia sambut kepemimpinan Indonesia kembangkan visi Indo-Pasifik

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Australia menyambut baik kepemimpinan Indonesia untuk mengembangkan visi bersama ASEAN tentang konsep Indo-Pasifik, kata Menteri Luar Negeri Marise Payne.

“Australia menyambut kepemimpinan Indonesia dalam prakarsa penting ini untuk mengembangkan visi ASEAN Indo-Pasifik,” kata Menlu Marise Payne usai melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu RI Retno Marsudi di sela-sela pertemuan Dialog Tingkat Tinggi tentang Kerja Sama Indo-Pasifik yang berlangsung di Jakarta, Rabu.

Menurut Menlu Payne, pemerintah Australia mendukung prinsip-prinsip utama yang muncul untuk visi ASEAN tentang Indo-Pasifik, yakni keterbukaan, transparansi, inklusivitas, kerangka kerja berdasarkan peraturan, penghormatan terhadap hukum internasional, kedaulatan, dan sentralitas ASEAN.

“Prinsip-prinsip ini memiliki sejarah panjang di ASEAN, dan banyak yang ditarik dalam Traktat Persahabatan dan Kerja Sama, yang dengan bangga, Australia merupakan negara penandatangan,” ujar dia.

Australia merupakan salah satu dari 18 negara yang berpartisipasi dalam Dialog Tingkat Tinggi tentang Kerja Sama Indo-Pasifik yang diprakarsai oleh pemerintah Indonesia.

“Walaupun pertimbangan ASEAN tentang pandangan Indo-Pasifik masih berlangsung, sangatlah membesarkan hati dapat memulai dialog ini dengan cara yang sedemikian konstruktif. Ada banyak dukungan bagi ASEAN untuk mengembangkan pandangan Indo-Pasifik, dan konsensus yang terus tumbuh seputar prinsip-prinsip yang akan mendukungnya,” ucap Payne.

Untuk memajukan kerja sama praktis di Indo-Pasifik, 18 negara peserta dialog itu juga membahas cara untuk bekerjasama lebih baik dalam tiga bidang utama, yaitu keamanan maritim, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), dan infrastruktur-konektivitas.

“Membangun kohesi di seluruh wilayah kita dalam tiga hal penting ini akan berfungsi untuk meningkatkan keamanan, stabilitas, dan kemakmuran bagi semua negara,” kata Menlu Australia.

Baca juga: AS dukung sentralitas ASEAN kembangkan kerja sama Indo-Pasifik

Baca juga: Indonesia-Jepang jalin kerja sama ketenagakerjaan

Baca juga: Menlu: kerja sama konkret Indo-Pasifik selaras visi poros maritim

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pandangan bersama ASEAN tentang Indo-Pasifik diapresiasi

Jakarta (ANTARA) – Inisiatif ASEAN untuk menyusun pandangan bersama tentang Indo-Pasifik (ASEAN Outlook on Indo-Pacific) diapresiasi oleh perwakilan 18 negara yang hadir dalam Dialog Tingkat Tinggi tentang Kerja Sama Indo-Pasifik di Jakarta, Rabu.

Perwakilan yang hadir mencakup 10 negara anggota ASEAN serta delapan anggota mitra wicara yaitu Australia, China, India, Jepang, Selandia Baru, Rusia, Korea Selatan, dan AS.

“Jadi sekali lagi sentralitas ASEAN sangat dihargai dan diakui oleh negara-negara peserta dialog,” ujar Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat menyampaikan pernyataan penutup Dialog Tingkat Tinggi tentang Kerja Sama Indo-Pasifik.

Outlook ASEAN tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan kerja sama di kawasan Indo-Pasifik mengingat ASEAN berada di tengah Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, dan selama ini organisasi regional tersebut telah berkontribusi besar terhadap upaya untuk menjaga stabilitas dan kesejahteraan kawasan.

Secara prinsip, menurut Menlu Retno, seluruh negara yang berpartisipasi dalam sesi pembahasan umum (general debate) menyepakati tiga prioritas bersama kerja sama Indo-Pasifik yaitu Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), maritim, serta infrastruktur dan konektivitas.

Dalam ASEAN sendiri konsep outlook sudah hampir selesai. Thailand yang memegang keketuaan ASEAN tahun ini sangat membantu mempercepat proses penyelesaian penyusunan konsep yang sudah dimulai sejak 2018, dengan usulan Indonesia.

“Ke depan tentunya konsep ASEAN akan dimatangkan. Sementara dengan negara-negara mitra lainnya yang dalam pertemuan tadi mengakui dan mendukung sentralitas ASEAN, maka tidak akan mengejutkan kalau konsep ini dikembangkan lebih jauh lagi di dalam mekanisme yang saat ini sudah ada di ASEAN,” ujar Retno.

Pemerintah Indonesia memandang bahwa ASEAN harus proaktif dalam menyikapi perkembangan dan perubahan strategis di kawasan serta harus selalu menjadi penggerak perubahan di kawasan, termasuk kawasan Indo-Pasifik.

Presiden RI Joko Widodo dalam konteks Pertemuan Tinggi Asia Timur pada November 2018 di Singapura memaparkan usulan konsep kerja sama Indo-Pasifik Indonesia yang didasarkan pada prinsip keterbukaan, transparan dan inklusif dengan mempromosikan dialog dan kerja sama serta persahabatan, dan menjunjung hukum internasional dalam menyelesaikan isu regional yang berkembang.

Melalui usulan konsep yang kini masih digodok oleh negara anggota ASEAN tersebut, Indonesia ingin mengajak semua negara ASEAN dan mitranya untuk bersama-sama memastikan agar Samudra Hindia dan Samudera Pasifik tidak dijadikan kawasan untuk ajang perebutan sumber daya alam, pertikaian wilayah dan supremasi maritim.

Baca juga: Menlu: kerja sama konkret Indo-Pasifik selaras visi poros maritim

Baca juga: Indonesia-Thailand dorong pengembangan konsep Indo-Pasifik ASEAN

Baca juga: AS dukung sentralitas ASEAN kembangkan kerja sama Indo-Pasifik

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Selandia Baru mulai pemakaman korban penembakan masjid

Christchurch (ANTARA) – Jenazah para korban penembakan di dua masjid Selandia Baru dibawa dengan menggunakan peti jenazah terbuka yang dipanggul oleh para pelayat ke tempat pemakaman “Memorial Park” di Christchurch pada Rabu.

Itu adalah pemakaman pertama jenazah dari 50 korban.

Mayoritas korban yang tewas dalam serangan pada Jumat di kota South Island itu adalah para migran atau pengungsi dari negara-negara seperti Pakistan, India, Malaysia, Indonesia, Turki, Somalia, Afghanistan dan Bangladesh.

Yang paling muda di antara para korban itu ialah seorang anak lelaki berusia tiga tahun yang dilahirkan di Selandia Baru dan orangtuanya berasal dari Somalia.

Dua korban pertama yang dimakamkan ialah ayah dan puteranya Khaled dan Hamza Mustafa, asal Suriah –yang dicabik-cabik perang.

“Saya tak dapat mengatakan kepada Anda betapa marah dan kecewanya …satu keluarga datang ke sini demi keselamatan dan mereka seharusnya berada di sini aman,” kata Perdana Meneteri Jacinda Ardern, yang datang ke kota itu untuk kedua kali sejak pembunuhan massal tersebut.

Jasad para korban itu yang sudah dikafani dimasukkan ke liang lahat dan dikubur menghadap Mekkah setelah disholatkan.

“Melihat jasad dimasukkan ke liang lahat merupakan saat yang paling emosional bagi saya,” kata Gulshad Ali, yang datang dari Auckland untuk mengikuti pemakaman.

Ratusan orang baik lelaki maupun perempuan datang untuk mengantar jenazah ke pemakaman.

Para petugas keamanan berdiri berjaga-jaga dengan bunga-bunga di senjata genggam dan senapan.

Enam korban dimakamkan pada Rabu, sementara sejumlah korban lagi akan dikebumikan dalam pekan ini.

Sumber: Reuters

Baca juga: BPIP kutuk keras penembakan di Selandia Baru
Baca juga: Tokoh lintas agama tolak kekerasan Selandia Baru
Baca juga: Menlu Selandia Baru menuju Turki untuk tanggapi komentar Erdogan

 

Penerjemah: Mohamad Anthoni
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia-Jepang jalin kerja sama ketenagakerjaan

Jakarta (ANTARA) – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dan Penasehat Khusus Perdana Menteri Jepang Kentaro Sonoura melakukan pertemuan bilatera guna membahas rencana kedua negara untuk menjalin kerja sama bilateral di bidang ketenagakerjaan.

Pertemuan bilateral itu dilaksanakan di sela-sela acara Dialog Tingkat Tinggi tentang Kerja Sama Indo-Pasifik (High Level Dialogue on Indo-Pacific Cooperation) yang dilaksanakan di Jakarta, Rabu.

“Indonesia akan menjalin kerja sama di bidang ketenagakerjaan yang lebih erat dengan Jepang. Jepang telah menyampaikan draft nota kesepahaman tentang kerja sama tersebut,” ujar Menlu Retno.

Retno menyebutkan bahwa pemerintah Jepang telah menyampaikan kebutuhan tenaga kerja asing yang cukup tinggi di negara itu, terutama di bidang kesehatan, pertanian dan perikanan.

Untuk itu, lanjut Menlu Retno, delegasi Jepang dalam pekan ini akan berkunjung ke Indonesia untuk membahas lebih lanjut mengenai rancangan Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Indonesia-Jepang di Bidang Ketenagakerjaan.

Selain dengan perwakilan dari Jepang, Menlu RI di sela-sela Dialog Tingkat Tinggi tentang Kerja Sama Indo-Pasifik itu juga melakukan pertemuan bilateral dengan perwakilan dari enam negara lain, antara lain Wakil Menteri Luar Negeri Vietnam To Anh Dung, Menlu Australia Marise Payne, Wamenlu China Kong Xuanyou, Menlu Selandia Baru Winston Peters.

Delegasi dari 18 negara anggota Pertemuan Tingkat Tinggi Asia Timur (EAS) menghadiri Dialog Tingkat Tinggi tentang Kerja Sama Indo-Pasifik (High Level Dialogue on Indo-Pacific Cooperation) yang digagas Indonesia.

Baca juga: AS dukung sentralitas ASEAN kembangkan kerja sama Indo-Pasifik

Baca juga: Menlu: kerja sama konkret Indo-Pasifik selaras visi poros maritim

Baca juga: Wapres dorong Stabilitas Perdamaian, Kemakmuran Kawasan Indo-Pasifik

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kassym-Jomart Tokayev ambil alih jabatan presiden Kazakhstan

Astana (ANTARA) – Kassym-Jomart Tokayev pada Rabu mengambil alih jabatan presiden Kazakhstan menyusul pengunduran diri yang mengejutkan dari pemimpin kawakan Nursultan Nazarbayev setelah berkuasa selama tiga dasawarsa.

Pemimpin berusia 78 tahun itu pada Selasa malam mengundurkan diri yang nampaknya menjadi langkah awal dalam transisi politik yang direncanakan, yang akan membuatnya tetap bertahan.

Tokayev, diplomat berusia 65 tahun yang fasih berbahasa Rusia, Inggris dan China, akan menjalani sisa masa jabatan hingga akhir April 2020, sesuai dengan konstitusi.

Masih belum jelas apakah mantan perdana menteri yang mengenyam pendidikan di Moskow tersebut kemudian akan mencalonkan diri sebagai presiden. Pada Selasa, Nazarbayev memujinya sebagai “sosok yang dapat dipercaya untuk memimpin Kazakhstan.”

Nazarbayev, yang tidak memiliki pengganti jangka panjang yang jelas, memerintah negara Asia Tengah yang kaya minyak itu sejak 1989, saat negara tersebut masih menjadi bagian dari Soviet republik. Ia juga kerap unggul dalam pemilihan dengan suara lebih dari 90 persen.

Sumber: Reuters
Baca juga: Presiden Kazakhstan umum pengunduran diri
Baca juga: Presiden Kazakhstan kirim pesan duka cita melalui Presiden Jokowi

 

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gempa magnitudo 6,4 goyang barat daya Turki

Jakarta (ANTARA) – Gempa dengan magnitudo 6,4 mengguncang barat daya Turki pada Rabu, demikian informasi badan pemantau gempa Eropa.

Menurut Pusat Seismologi Eropa-Mediterania (EMSC), gempa yang memiliki kedalaman 10 kilometer, menghantam kota Acipayam. Tidak ada laporan langsung terkait korban maupun kerusakan yang ditimbulkan.

Sumber: Reuters
Baca juga: Gempa di Turki lukai 39 orang
Baca juga: Gempa kuat picu tsunami di Turki, dua orang tewas

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Otoritas Selandia Baru selidiki kemungkinan pelaku lain penembakan

Jakarta (ANTARA) – Otoritas Selandia Baru masih menyelidiki kemungkinan tersangka lain yang terlibat dalam aksi teror di dua masjid di Kota Christchurch, setelah menangkap pria berkewarganegaraan Australia yang melakukan penembakan massal tersebut.

Brenton Tarrant (28) diketahui melakukan aksinya sendiri dengan menggunakan lima senjata api untuk menyerang Masjid Al Noor dan Masjid Linwood di Kota Christchurch. Insiden berdarah ini mengakibatkan 50 korban meninggal dunia dan 20 orang lainnya terluka.

“Secara pribadi saya melihat pelaku melakukan setiap aksinya sendiri, dan sangat sulit bagi kami untuk mencari tahu bagaimana dia melakukan hal itu,” kata Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters usai pertemuan bilateral dengan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di sela-sela Dialog Tingkat Tinggi tentang Kerja Sama Indo-Pasifik di Jakarta, Rabu.

Otoritas Selandia Baru, menurut Peters, berharap dapat menemukan orang-orang yang mungkin bekerjasama dengan Tarrant dalam pengungkapan kasus ini.

Orang-orang tersebut, ia melanjutkan, bisa saja ikut mendukung aksi Tarrant yang sejauh ini diketahui dilatarbelakangi prinsip supremasi kulit putih (white supremacy).

“Bukan berarti orang-orang itu tidak memiliki pemikiran yang sama dengannya—idiot, dan pengecut,” tutur Peters.

Peters menggambarkan peristiwa penembakan yang terjadi pada 15 Maret lalu sebagai pukulan bagi negaranya.

Sebagai tanggapan atas serangan tersebut, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern telah menyatakan akan mengubah aturan kepemilikan senjata bagi warga sipil.

Perubahan aturan tersebut, menurut Peters, akan dibahas dalam parlemen Selandia Baru segera setelah seluruh korban tewas dimakamkan dan korban terluka pulih seperti sedia kala. ***2*** 
Baca juga: Menlu Selandia Baru sampaikan belasungkawa bagi WNI korban penembakan
Baca juga: Menhan imbau masyarakat tidak terpancing teror Selandia Baru
Baca juga: Dubes Australia sambangi MUI bahas penembakan Selandia Baru

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menlu Selandia Baru menuju Turki untuk tanggapi komentar Erdogan

Christchurch (ANTARA) – Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Rabu mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Winston Peters akan pergi ke Turki untuk “menanggapi” komentar yang dikeluarkan oleh Presiden Turki Tayyip Erdogan mengenai pembunuhan sekitar 50 orang di masjid-masjid di Christchurch.

Warga Australia Brenton Tarrant (28), seorang tersangka supremasi kulit putih, didakwa melakukan pembunuhan pada Sabtu, setelah seorang pria bersenjata melepas tembakan di dua masjid pada waktu shalat Jumat.

Erdogan — yang sedang berusaha menghidupkan dukungan bagi partai AK, yang berakar-Islami untuk pemilihan daerah pada 31 Maret– mengatakan Turki akan memberi perhitungan kepada tersangka apabila Selandia Baru tidak melakukannya.

Komentar tersebut disampaikan dalam kampanye dengan menyertakan tayangan rekaman penembakan yang diduga disebarkan di Facebook oleh pria bersenjata itu.

Ardern mengatakan Peters akan meminta penjelasan penting.

“Wakil perdana menteri kami akan menentang komentar tersebut di Turki,” kata Ardern kepada wartawan di Christchurch. “Dia akan di sana untuk mencatat langsung, berhadap-hadapan.”

Peters sebelumnya mengecam penyiaran rekaman penembakan yang disebutnya dapat membahayakan warga Selandia Baru di luar negeri

Selain campur tangan Peters, inti sari dari manifesto Tarrant kembali ditayangkan sekilas dalam kampanye Erdogan pada Selasa, termasuk gambar saat pria bersenjata itu memasuki salah satu masjid dan menembaki sambil mendekati pintu.

Sementara itu Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan dia memanggil Duta Besar Turki untuk suatu pertemuan dan pada kesempatan tersebut meminta komentar Erdogan dihapus dari lembaga penyiaran negara Turki.

“Saya akan menunggu untuk melihat tanggapan dari pemerintah Turki sebelum mengambil tindakan lebih lanjut, tetapi dapat saya sampaikan kepada Anda bahwa semua pilihan telah tersedia,” kata Morisson kepada para wartawan di Canberra.

Morisson mengatakan bahwa dubes Turki untuk Australia dijadwalkan mengadakan rapat dengan anggota pemerintahan Erdogan pada Rabu, sebagaimana diberitakan Reuters.

Morisson mengatakan bahwa Canberra juga mempertimbangkan ulang untuk membuat peringatan perjalanan bagi warga Australia yang merencanakan perjalanan ke Turki.

Hubungan antara Turki, Selandia Baru dan Australia pada umumnya baik. Ribuan warga Australia dan Selandia Baru setiap tahun bepergian ke Turki untuk mengadakan doa kenangan perang.

Lebih seabad lampau, ribuan tentara dari Pasukan Australia dan Selandia Baru (ANZAC) berjuang di luar negeri, tepatnya di pesisir sempit di Gallipoli dan malangnya, merenggut 130.000 nyawa.

Kawasan tersebut menjadi situs peziarahan untuk menghormati mereka bersemanyam di pemakaman yang berjarak setengah lingkar bumi, pada peringatan hari ANZAC setiap 25 April.

Sumber: Reuters

Baca juga: Menlu Selandia Baru sampaikan belasungkawa bagi WNI korban penembakan
Baca juga: Penyintas serangan Selandia Baru: saya dua kali luput dari peluru
Baca juga: Kata-kata terakhir lelaki Afghanistan perlihatkan Islam itu perdamaian

Penerjemah: Maria Dian A
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Erdogan: kita harus tolak xenofobia, Islamfobia

Washington (ANTARA) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Selasa (19/3) mendesak Barat agar bangkit melawan rasisme, xenofobia dan Islamfobia setelah serangan teroris di Selandia Baru.

Di dalam satu artikel yang disiarkan di surat kabar Washington Post, Erdogan mengatakan setelah pembantaian di Christchurch, Barat memiliki “tanggung-jawab tertentu”.

“Pemerintah dan masyarakat Barat harus menolak normalisasi rasisme, kebencian kepada orang asing dan Islamfobia, yang telah meningkat dalam beberapa tahun belakangan ini,” kata Erdogan sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu siang. “Penting untuk menegaskan bahwa ideologi pelintiran, seperti anti-Semitsme, meningkat jadi kejahatan terhadap umat manusia.”

Sedikitnya 50 orang Muslim wafat ketika seorang tersangka  teroris menembaki orang yang sedang Shalat Jumat di Masjid An-Nur dan Linwood di Christchurch.

Brenton Harrison Tarrant, warga Australia yang berusia 28 tahun, didakwa melakukan pembantaian.

“Kita harus mengungkapkan pada semua aspek mengenai apa yang terjadi dan sepenuhnya memahami bagaimana teroris menjadi radikal dan hubungannya dengan kelompok teroris guna mencegah tragedi pada masa depan,” kata Erdogan.

Ia menyatakan semua pemimpin Barat harus belajar dari “keberanian, kepemimpinan dan ketulusan” atas Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern dan merangkul orang Muslim yang tinggal di negerinya.

Pembantaian tersebut disiarkan langsung di media sosial, dan disertai oleh penyiaran pernyataan terbuka yang rasis serta Islamfobi yang juga menyerang Turki dan presidennya.

Erdogan mengatakan ada banyak rujukan sejarah mengenai senjata pembunuh dan dalam pernyataan terbuka. “Jumlah waktu yang ia sebutkan mengenai Turki dan diri saya mengundang perhatian dan pertimbangan yang lebih dalam.”

Tarrant berusaha mensahkan pandangannya dengan menyimpangkan sejarah dunia, kepercayaan Kristen dan berusaha menyebar benih kebencian di kalangan umat manusia, kata presiden Turki itu.

“Sebagai seorang pemimpin yang telah berulangkali menegaskan bahwa terorisme tak memiliki agama, bahasa atau ras, saya dengan tegas menolak setiap upaya untuk mengaitkan serangan teroris pekan lalu dengan ajaran, moral atau ujaran Kristen,” katanya. “… Apa yang terjadi di Selandia Baru adalah produk beracun ketidak-tahuan dan kebencian.”

Erdogan menyamakan ideologi penyerang Christchurch dengan kelompok teror Da’esh, yang menyerukan “penaklukan” Istanbul seperti Tarrant berjanji di dalam pernyataan terbukanya untuk membuat kota Turki itu “secara benar menjadi milik Kristen lagi”.

“Sehubungan dengan ini, kita harus menetapkan bahwa benar-benar tak ada perbedaan antara pembunuh yang membunuh orang yang tak berdosa di Selandia Baru dan mereka yang telah melancarkan aksi teroris di Turki, Prancis, Indonesia dan negara lain,” tulis presiden Turki tersebut.

Erdogan berpendapat Islamfobia dan xenofobia diterima dengan kebungkaman di Eropa dan belahan lain dunia Barat.

Sumber: Anadolu
Baca juga: Presiden Erdogan: Turki akan buru semua kelompok teror
Baca juga: Menlu Selandia Baru menuju Turki untuk tanggapi komentar Erdogan

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menlu Selandia Baru sampaikan belasungkawa bagi WNI korban penembakan

Jakarta (ANTARA) – Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters dalam pertemuan dengan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Jakarta menyampaikan belasungkawa kepada para WNI yang menjadi korban dalam penembakan di Kota Christchurch, pekan lalu.

Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang WNI yakni Lilik Abdul Hamid (58) meninggal dunia dan dua orang WNI terluka yang hingga kini masih dirawat di Cristchurch Public Hospital.

“Di Selandia Baru, kami menggunakan seluruh daya upaya untuk membantu keluarga-keluarga korban,” kata Peters usai bertemu Kalla di sela-sela Dialog Tingkat Tinggi tentang Kerja Sama Indo-Pasifik di Jakarta, Rabu.

Peters juga menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan Indonesia kepada Selandia Baru, saat negara tersebut menghadapi krisis akibat aksi teror di dua masjid di Kota Christchurch, yang ironisnya justru dilakukan oleh warga non-Selandia Baru.

Pemerintah Selandia Baru, ia melanjutkan, akan menyelenggarakan sebuah peringatan nasional untuk menghormati seluruh korban yang jatuh akibat insiden berdarah ini.

“Acara tersebut akan dilaksanakan minggu depan, segera setelah kami memastikan bahwa seluruh jenazah telah dikembalikan kepada keluarga mereka dan dimakamkan,” tutur Peters.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres Kalla menyampaikan apresiasi Indonesia atas kerja keras aparat keamanan Selandia Baru untuk menangkap pelaku penembakan, yang kemudian diketahui sebagai warga negara Australia bernama Brenton Tarrant (28).

“Saya mengucapkan terima kasih karena begitu cepatnya polisi di sana menyelesaikan (krisis), hanya beberapa menit setelah kejadian bisa ditangkap pelakunya,” ujar Kalla.

Tarrant telah didakwa melakukan pembunuhan dan segera menghadapi pengadilan pada 5 April mendatang. ***2***

Baca juga: Penyintas serangan Selandia Baru: saya dua kali luput dari peluru  
Baca juga: Dubes Australia sambangi MUI bahas penembakan Selandia Baru
 

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menlu: kerja sama konkret Indo-Pasifik selaras visi poros maritim

Jakarta (ANTARA) – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan bahwa kerja sama konkret di kawasan Indo-Pasifik selaras dengan visi Indonesia untuk menjadi poros maritim dunia.

Pandangan itu disampaikan Menlu RI dalam acara Dialog Tingkat Tinggi tentang Kerja Sama Indo-Pasifik (High Level Dialog on Indo-Pacific Cooperation) yang dibuka oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Jakarta, Rabu.

“Bagi Indonesia, kerangka kerja sama Indo-Pasifik yang inklusif dan transparan yang mempromosikan kerja sama konkret akan selaras dengan visi Indonesia sebagai poros maritim dunia,” ujar Retno.

Menurut Menlu Retno, Indonesia berpandangan bahwa kerangka kerja sama yang diperbarui di antara negara-negara di kawasan Indo-Pasifik sangat penting dalam memastikan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran bersama.

“Mengapa hal itu penting? Karena kita menghadapi tantangan keamanan dan ekonomi yang muncul di kawasan Indo-Pasifik dan pada saat yang sama kita memahami bahwa Indo-Pasifik merupakan kawasan strategis sebagai kunci untuk geopolitik,” ujar dia.

Menlu RI menambahkan, sebagai negara kepulauan yang terletak di dua samudera (Hindia dan Pasifik) di kawasan Indo-Pasifik, Indonesia ingin mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang damai dan makmur berdasarkan rasa saling percaya, saling hormat, dan semangat kerja sama.

“Untuk itu, kami berharap dialog ini akan dapat memfasilitasi musyawarah interaktif yang dinamis menuju kerja sama yang lebih dalam dan lebih eksklusif antara para pemangku kepentingan di kawasan Indo-Pasifik. Kami berharap dialog ini akan memberikan kesempatan untuk kolaborasi konkret di antara ekonomi-ekonomi di kawasan Indo-Pasifik,” ucap Retno.

Delegasi dari 18 negara anggota Pertemuan Tingkat Tinggi Asia Timur (EAS) menghadiri Dialog Tingkat Tinggi tentang Kerja Sama Indo-Pasifik (High Level Dialogue on Indo-Pacific Cooperation) yang digagas Indonesia.

Pertemuan yang dibuka oleh Wapres Jusuf Kalla itu mengangkat tema “Menuju Kawasan yang Damai, Sejahtera, dan Inklusif”.

Tujuan pertemuan itu adalah meningkatkan kerja sama dan membangun rasa saling percaya antarnegara di kawasan Samudera Pasifik dan Samudera Hindia yang mengarah pada kerja sama yang saling menguntungkan berdasarkan pada prinsip-prinsip keterbukaan, transparansi inklusif, dan penghormatan terhadap hukum internasional.

Baca juga: Wapres dorong Stabilitas Perdamaian, Kemakmuran Kawasan Indo-Pasifik

Baca juga: Kemenlu bahas konsep Indo-Pasific bersama ilmuwan mancanegara

Baca juga: 18 negara hadiri dialog kerja sama Indo-Pasifik gagasan Indonesia

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penyintas serangan Selandia Baru: saya dua kali luput dari peluru

Christchurch (ANTARA) – Mohammed Abdi Jemal Afi, seorang penyintas serangan teroris pekan lalu di dua masjid di Selandia Baru, mengatakan teroris tersebut berusaha menembak dia dua kali, tapi entah bagaimana ia selamat.

Afi, penyintas yang berusia 60 tahun dari serangan tersebut, mengatakan kepada Kantor Berita Anadolu bahwa ia sangat dekat dengan teroris itu ketika ia akan memasuki Masjid An-Nur di Christchurch, satu dari dua masjid tempat lelaki bersenjata tersebut menembak dan menewaskan 50 orang Muslim.

“Ibadah Jumat baru akan dimulai, dan di pintu masuk seorang perempuan Somalia berbicara dengan saya dalam bahasa kami. Ia mengatakan, ‘Saudara Jamal, perhatikan lelaki di belakang kamu akan menembak kami,” kenang Afi.

Ia mengatakan teroris itu sedang merekam apa yang ia kerjakan dengan satu kamera di helmnya. Afi menambahkan peluru pertama menyerempet kepalanya dan peluru kedua tak mengenainya ketika ia jatuh ke tanah.

“Kami cuma terpisah satu langkah. Cuma selangkah antara kami. Ia menunggu beberapa detik. Ia tidak berhenti menembak. Ia tidak berbicara, dan ia cuma melihat ke muka saya. Lalu ia menjauh dua langkah, dan mulai berlari ke arah pintu masjid. Ia berpakaian seperti tentara. Dan ia mengatakan, ‘Kamu tak bisa memasuki masjid, keluar sana’. Dan ia mulai menembaki saya,” kata Afi, sebagaimana dikutip Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu dini hari.

Orang datang untuk shalat

Afi juga menggaris-bawahi bahwa ia melihat teroris tersebut membunuh seorang pria Afghanistan dari jamaah yang menyambut dia. Afi juga menyaksikan beberapa perempuan dan lelaki ditembak di dada dan di kepala, katanya.

Setelah selamat dari serangan itu, Afi menghubungi polisi dan ambulans, dan mereka tiba sekitar 18-20 menit kemudian, katanya.

Karena terjatuh, tulang kedua lutut Afi patah, dan para dokter memberitahu bahwa ia harus dioperasi, tapi ia mengatakan menunda pengobatan sampai pemakaman para korban dilakukan.

“Semua orang tidak bersenjata. Mereka bertangan kosong, dan mereka berada di sini cuma untuk shalat, bukan untuk berkelahi,” katanya.

“Dengan izin Tuhan, semoga orang yang gugur akan masuk surga. Mereka berada di masjid untuk beribadah. Mereka sedang mendengarkan khutbah. Mereka akan masuk surga,” katanya.

Sedikitnya 50 orang Muslim meningal ketika seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke arah orang yang sedang Shalat Jumat di Masjid An-Nur dan Linwood di Christchurch, Selandia Baru. Lelaki itu dengan darah dingin melepaskan tembakan, tanda lain mengenai Islamfobia, yang meningkat.

Brenton Harrison Tarrant, orang Australia yang berusia 28 tahun, menghadapi dakwaan pembantaian.

Sumber: Anadolu
Baca juga: Menhan imbau masyarakat tidak terpancing teror Selandia Baru
Baca juga: Dubes Australia ajak warganya pelajari Islam dari Indonesia
Baca juga: Korban selamat Christchurch yang istrinya tewas kepada pelaku: Saya masih menyayangimu

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019